Suara Air Mata

Suara Air Mata
Kesal


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Hendrick keluar kost tersebut, kemudian segera menuju parkiran mobilnya.


"elu mau kemana ndrick?" tanya david.


"gue ada urusan sebentar dav, elu tunggu aja disini sama Andrew"


"oke" ujar David.


Kemudian Hendrick melajukan mobilnya keluar area kost menuju apartement luxury yang jaraknya sekitar dua puluh menit dari kost elite.


Dalam perjalanan Hendrick berulang ulang kali mencoba menghubungi nomor Shella, tapi tak ada jawaban sama sekali. Raut wajahnya jelas terlihat kesal, ia pun mempercepat laju mobilnya, pikirannya saat ini semakin kacau. Hingga akhirnya sampailah ia di apartement Luxury. Usai memarkirkan mobilnya, pemuda bertubuh tinggi tegap itu segera menuju kediaman pak Tama.


TING TONG


Hendrick memencet bel yang sengaja ditaruh di depan pintu masuk apartement tersebut. Tak lama kemudian, bi Siska membukakan pintu.


"Den Hendrick, silahkan masuk den" kata bi Siska.


"terima kasih bi" ujar Hendrick segera masuk ke ruangan tersebut.


"eh nak Hendrick, ada apa malam malam kesini nak?" tanya bu Tari yang sedang menonton sinetron di televisi.


"maaf bu, Shellanya ada bu?"

__ADS_1


" Shella ada, cuma mungkin sekarang dia sudah tidur habis minum obat" kata bu Tari.


"Silahkan duduk dulu nak Hendrick, bi Siska tolong buatkan minum untuk nak Hendrick" seru bu Tari.


"baik nyonya" sahut bi Siska dari arah dapur.


"tidak usah repot-repot bu, Hendrick hanya ingin mengetahui keadaan Shella saja, kalau boleh tau Shella sakit apa bu?" tanya Hendrick.


"lho.. jadi nak Hendrick belum tau, tadi di kampus katanya Shella pingsan. jadi dibawa ke kostnya karina"


"terus bu? Shella tadi diantar karina pulangnya?"


"tidak, tadi Shella pulang sendiri saja, mungkin pakai Gi-car"


"lhoo kok buru-buru, itu bi Siska lagi bikin minum buat kamu"


"tidak usah bu, Hendrick balik dulu ya bu"


Kemudian Hendrick segera melangkah keluar apartement pak Tama dan berlari menuju mobilnya.


"Bagaimana aku bisa tak mengetahui kalau dia pingsan... aaaarrrgghhhh" gumam pemuda itu kesal pada dirinya sendiri. Lalu Ia menstarter mobilnya dan segera pergi dari komplek apartement luxury tersebut.


Pikirannya saat ini jadi semakin kacau, terlebih lagi saat ia mengetahui kalau Andrew sahabatnya sendiri juga menyukai Shella. 'oh Tuhan, bagaimanpun tak akan aku biarkan dia jatuh ketangan orang yang salah' guman Hendrick. karena ia mengetahui bagaimana sifat asli Andrew yang suka mempermainkan perasaan wanita. Setiap mahasiswa baru pasti ada yang jadi incarannya.

__ADS_1


.


.


.


.


Hai readers, mohon maaf author akhir akhir ini jarang update, karena lagi sibuk mengurus beberapa kegiatan di luar.


Dan author juga turut berduka atas musibah virus corona yang melanda di berbagai belahan dunia termasuk negara kita Indonesia.


Semoga musibah virus corona ini segera berakhir dan kita semua bisa kembali beraktifitas seperti biasanya. Amiinn.


untuk readers semua, semoga sehat selalu. Dan jangan lupa untuk terus dukung novel ini dengan cara klik tombol like dan komen apabila ada hal yang perlu di perbaiki dalam tulisan ini.


Sekali lagi, author ingatkan.


Jagalah kesehatan readers semua, konsumsi vitamin dan makanan sehat, jangan lupa cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas di luar rumah.


Semoga musibah virus covid-19 cepat berakhir. Amiinn


.

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2