
Selama dalam perjalanan tak banyak kata yang terucap diantara aku dan Hendrick. Entah kenapa suasana terasa berbeda saat kami sudah memiliki hubungan khusus dengan sebelumnya yang boleh dibilang sering bertolak belakang. Jantungku tiba tiba berdetak begitu kencang 'Ya tuhan... santai aja Shela.. santai...' gumamku dalam hati.
Tak berapa lama kemudian sampai lah kami di sebuah restoran jepang. Hendrick memarkirkan mobilnya, lalu mengajakku turun dan masuk kedalam restoran tersebut.
"ayo sayang... " ujar hendrick menggengam tanganku.
DEG...
jantungku berdetak semakin tak karuan disaat Hendrick memanggilku dengan panggilan 'sayang'
"i..i..iya kak.. kak.. Hendrick" jawabku terbata bata.
Laki laki itu tersenyum melihatku
"santai saja, kenapa tangan kamu jadi berkeringat gini?" ujar Hendrick tertawa melihat tanganku yang basah karena saking gugupnya.
Kemudian pemuda itu mempersilahkanku duduk di sebuah kursi khusus tamu VIP di restoran itu. Tak lama kemudian datanglah seorang pelayan memberikan buku menu pada kami.
"kamu mau makan apa Shel?" tanya Hendrick.
"terserah kakak saja" jawabku yang masih keki dengan suasana yang ku hadapi saat ini.
"kalau begitu pesan steak beef ramen nya dua, dan ice lemon tea dua" ujar Hendrick pada pelayan tersebut.
__ADS_1
"oke.. silahkan ditunggu beberapa saat tuan" ujar sipelayan kemudian beranjak pergi meninggalkan kami.
"Sayang.. oh maaf kalau aku memanggilmu dengan panggilan itu" kata Hendrick sambil menatapku.
"tidak apa apa kok kak" jawabku sambik menundukkan padangan
"kenapa kamu jadi gugup begini.. come on.. santai aja... aku nggak makan orang kok. Buktinya barusan pesan mie ramen.. ya kan" canda Hendrick yang membuatku seketika tertawa dan memecahkan rasa gugupku saat itu. Memang ini baru pertama kalinya aku memberanikan diri memasuki dunia pacaran dan laki laki yang dihadapanku saat ini juga cinta pertamaku.
Tak lama kemudiam datanglah si pelayan tadi dengan membawa sebuah nampah yang berisi dua mangkok Steak ramen dan dua gelas ice lemon tea.
Setelah makan direstoran tersebut, Hendrick mengajakku berkeliling sebentar di alun alun kota tua. Suasana malam hari di kota Tua memang jauh berbeda dengan suasana saat pertama kali diajak oleh kekasihku itu kesini.
lampu lampu berkelap kelip menghiasi alun alun kota tua, serta berbagai aktifitas seperti kesenian banyak diadakan oleh para anak muda. Tak terasa hari sudah mulai larut malam, pukul 11 malam.
"ya ampun... bagaimana ini?" seruku saat melihat jam di ponselku.
"sudah malam, ayo kita pulang saja kak" ajak ku pada Hendrick.
"oke, kita baliknya ke kost karina atau pulang ke apartement?" tanya Hendrick.
"ke kostnya Karina saja kak" ujarku.
Kemudian Hendrick mengantarkan aku menuju kost Karina. Sesampainya di kost Karina ternyata disana ada Andrew tengah duduk bersama David dan Karina di teras.
__ADS_1
"Hey.. Shella, Hendrick dari mana saja kalian?" tanya David yang heran melihat kedatangan kami.
"biasalah kak, dua sejoli yang sedang dimabuk asmara..." ledek Karina.
"sssttt kamu ini Karina" ujarku pelan sambil melirik ke arah gadis itu.
"maksudnya... oooo jadi selama ini elu sering ninggalin kami.. karena cewek cantik disamping elu ini ndrick?" Kata David yang ikut senang setelah mendengar ucapan Karina barusan.
"biasa aja kali lu dav ngomongnya" timpal Hendrick.
"selamat ya sob, akhirnya elu nggak jadi jomblo karatan lagi.. hahaha" ledek David sambil menepuk pelan bahu sahabatnya itu.
Tiba tiba saja Andrew yang dari tadi duduk diam di samping Karina, mendadak kesal membanting sebuah botol minuman kaleng yang tengah dipegangnya. Lalu ia pergi dari tempat itu meninggalkan kami semua.
"Elu mau kemana Ndrew?" seru David. Akan tetapi Andrew tak menjawab sama sekali.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Hallo readers, terima kasih sudah membaca novel ini.. dan yang belum like.. Pliiisss bagi like nya dong, gratis kok.. nggak bayar 😁