TERLALU LELAH

TERLALU LELAH
Hotel


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh akhirnya mereka telah sampai di sebuah hotel pinggir pantai.


"Ayo, kita makan dulu di sana ada teman kami yang sudah menunggu,". Ucap Regan. Ia sambil menggandeng tangan Vivian.


"orangnya enak kok di ajak ngomong sama becanda,". timpal Vivian.


"kamu bercandain gak bakalan marah ko Yu,kalau mereka berani marah bisa habis di tangan kekasih mu,". sahut Regan


"Hemmm,". Jawab Ayunda. "ya sudah,aku juga sudah lapar,di perjalanan cuman di mobil doang,". kekeh Ayunda.


"iya,gak peka banget jadi cowok,". ketus Vivian.


"iya-iya semua wanita itu benar,di tawarin mau apa banyak pilihnya. gak mau di situ,ada biawaknya,gak mau di situ ada bencong juga,gak mau juga di situ ada setannya,gak mau ini itu dan ujung-ujungnya gak jadi,". kata Regan, sambil memonyongkan bibirnya


Semua koper sudah di antar oleh pegawai hotel.


Mereka menuju Restoran di samping hotel tersebut. Terlihat ada sepasang kekasih yang sedang menunggu mereka.


"Hay,apa kabar,". Wanita berambut pirang,tubuh seksi bagaikan gitar spanyol itu langsung menghampiri Vivian. Dan seorang pria langsung berjabat tangan dengan Regan.


mereka berempat saling berbincang tanya kabar, kangen-kangenan dan banyak lagi


Ayunda,hanya nampak diam melihat mereka saling peluk dan cium cipika cipiki sesama perempuan.


Tapi bagian prianya gah yah. Masa Regan dan temannya begituan hihihi


berasa jadi nyamuk beneran aku begini, batin Ayunda.


"Eemm,". Karena merasa dirinya tak di hiraukan langsung saja Ayunda, berdehem


"hehehe,maaf yu.kenalkan dia Ayunda,temanku waktu masa kuliah,". Regan, memperkenalkan Ayunda.


"namanya juga jadi obat nyamuk,yah biasalah kalau di asingkan,".


"hehe,jangan marah yah,jangan ngambek,". kata Melisa.


"Melisa,". Wanita itu langsung mengulurkan tangannya dan di balas hangat oleh Ayunda.


"Farhan, tunangan Melisa". Ujar pria itu.


"Ayunda, senang berkenalan dengan kalian,". Katanya.


mereka pun memesan beberapa menu makanan, sebelum datang mereka juga berbincang hangat saling bercerita satu sama lainya.


Tak berselang lama hidangan sudah berdatangan siap untuk di santap. apa lagi di tambah angin sepoi-sepoi di pinggir pantai.

__ADS_1


"Ayo,kita makan dulu terus kembali ke hotel. Badanku sudah pegal-pegal. Ayunda, Mereka ini sama dengan kami para calon pengantin! Melisa, sebelum uwuwuwun sama farhan, mending kamu berguru sama suhu Ayunda dan Vivian juga,". Tanpa ba-bi-bu Regan, berbicara seenak nya tanpa peduli bagaimana batin Ayunda.


Ia tengah geram dengan Regan,apa lagi sekarang dia tengah di bohongi.


"Ck,bilangnya rame,aku gak bakalan jadi obat nyamuk,ehh taunya lebih parah," Gumam Ayunda, dengan kesal.


"Sabar, sebentar lagi mereka juga datang,". Sahut Regan.


"Pasangan lagi,". Tanya Ayunda.


"Dulu sih kami kira pasangan,tapi sekarang gak lagi,". Sahut Farhan. Mereka semua cengengesan mendengar ucapan dari Farhan.


"Gak yakin aku,". Ketus Ayunda.


"masa kamu gak percaya sih. sama aku,". tanya Regan.


"Ckckck, kamu sering bohongin aku,untung bos, sudahlah kita makan lagu,". ujar Ayunda


Mereka semua menikmati hidangan yang baru datang. Selesai makan mereka berniat untuk ke hotel beristirahat.


Nanti sore mereka semua baru jalan-jalan keluar menikmati pemandangan di sore hari yang sudah pasti di pinggir pantai.


"Aku tidur sendiri,kira tidur sama Melisa atau Vivian. Kaliankan belum nikah,atau jangan-jangan nyicil dulu,". Kekeh Ayunda.


"Nanti kamu ada temannya kok,sabar yah,". Vivian, mengedipkan mata centil nya.


"Kalau mau cepat ada temannya gampang yu, tinggal cari aja bule-bule di sini,". Sahut Farhan.


"cari yang hot,". ucap Vivian,yang tak kalahnya dengan gerakan genitnya.


"yang kekar dan waw,". sahut Melisa,juga.


"Jangan bro, bakalan di cincang kita semua," kata Regan.


"Ya sudah,aku mau masuk. Udah gerah ni ngeliat kalian dari tadi ciuman pelukan mulu,". Kini Ayunda, meninggalkan pasangan laknat. Bisa-bisanya mereka bermesraan di depan Ayunda.


Sedangkan dia seorang Janda,tengah meronta-ronta kekurangan belaian juga.


"Iiss, mau-maunya aku ikut berlibur yang ada aku jadi pengen gitu,teman gak ada akhlak kasian ini janda,ouy Janda,". Kesal Ayunda. Entah mengapa dalam dirinya merasakan sesuatu yang perlu di tuntas.


"Aarggg,gila! bisa-bisanya aku mikir aneh-aneh begini,". gerutu dirinya sendiri


Kini dia mandi di bawah guyuran shower. Untuk menghilangkan rasa jenuh dalam dirinya.


Sedangkan Regan dan Vivian, mereka tengah bersantai di atas ranjang karena kelelahan.

__ADS_1


"Yang,emang gak papa gitu. Kita ciumannya di depan Ayunda. Kasian dia itu janda,pasti ada ser ser gitu,". Tanya Vivian.


"Nanti bakalan di bantu sama tuan Zense,sayang,". Kini Regan, mencium habis bibir sang kekasih.


"kok bisa yah!, Zense,jatuh hati sama Ayunda. janda pula,cantik sih postur tubuhnya sangat bagus juga kalau orang kira dia gak Janda,kaya terlihat masih gadis,aku kira kamu jatuh cinta sama dia,". Vivian nampak heran.


"gak lah,kami cuman temanan doang mulai dulu,".


"siapa tau aja kamu naksir, secarakan dia lebih cantikan sekarang dari pada dulu,".


"mulai dulu Ayunda,emang cantik. terus nikah udah burik aja. kan Suaminya ngangguran mana uangnya juga di porotin sama mertua dan lainnya. awalnya aku gak kenal siapa dia pas diliat teliti emang benar teman aku dulu. dia pintar orangnya,". jelas Regan.


"baguslah kalau dia udah gak lagi sama suaminya,jijik aku dengar udah ada istri cantik malah nikah lagi,emang yah keluarga suaminya dulu gak ada akhlak mungkin,". herdik Vivian.


Regan dan Vivian,bahkan Farhan dan Melisa. Mereka sedang bermadu kasih tanpa uwuwuwun di dalam kamar mewah tentunya hotel bintang lima. Mereka menunda dulu dan menahan diri jangan sampai hilaf. Sebab mereka belum sah, intinya hanya sebatas wajarnya saja Ckckck.


"Ahhh, segarnya,". Kata Ayunda,kini dia telah selesai mandi.


"Bobo siang dulu,ngantuk,". Dia langsung menarik selimut.


ingin mau tidur cantik namun di ganggu sebuah panggilan di ponselnya siapa lagi kalau para perasit.


nama ibu Sari, terpampang jelas di layar ponselnya


(ada apa bu). Ayunda.


(aku dengar-dengar kamu liburan yah yu, kenapa aku gak di ajak-ajak sih.kan aku ini mantan mertua kamu). bu sari.


Ayunda,hanya menghek nafasnya yang panjang. (maaf yah bu,aku liburan sama bos dan calon istri nya. tadi Sinta,aja mau ikut gak bisa). Ayunda.


(bilang saja kamu pelit gak mau ajak-ajak,nanti kualat lo bakalan gak berkah uang kamu). bu sari


astagfirullah,harus sabar menghadapinya, batin Ayunda.


(gak papa bu, asalkan gak di makan ibu juga to). balas Ayunda.


namun tak lama telpon tersebut di matikan sepihak oleh mantan mertua nya.


"gila,bikin gak ngantuk jadinya,". gumam Ayunda. ia malah fokus ke layar ponsel dan membuat status di sosmed.


[Berlibur sejenak,otak sudah capek. waktu nya bersantai sejenak].


begitu lah caption di status sosmed Ayunda. berserta foto dirinya dia dalam hotel dan pemandangan sekitar. ia memotret di balkon sehingga sangat jelas pinggiran pantai.


***

__ADS_1


__ADS_2