
Sakha masih tertidur sambil memelukku. Tubuh nya yang kekar itu membuatku semakin nyaman dalam pelukannya. sesekali aku mencium dadanya yang telanjang. Dia menggeliat sedikit Tampa membuka matanya itu.
Aku menciumi Dadanya berkali kali, membentuk bulatan bulatan kecil di sekitar ****** nya yg mini. Aku memainkan nya. dia menggelinjang sambil menatap ku.
" Jam berapa ini yang?" katanya.
" Baru jam Enam." jawab ku. lalu terdengar suara menggeliat nya itu. Aku semakin memeluknya.
Dia menatapku Sebentar sambil mencium ku.
" Nanti aku mau ke Bekasi ya yang. teteh kena stroke?" katanya.
" Yaa ampun, sudah berapa lama?" tanyaku padanya
" Ya kurang Faham sih. makanya aku mau Kesana, tanya sekalian nengokin."
" Teteh minta pulang ke rumah Abah, Aku Bingung. Rumah Abah kan kecil?" katanya.
" Hmmm, iya juga ya. jadi terus gimana?" tanya ku.
Dia menatapku.
" Ya makanya nanti aku mau rundingan sama anak anaknya terus sama Aa Rahman. suaminya teteh?" katanya.
Aku hanya diam.
Kemudian dia mencium ku, aku menatapnya lalu Aku tersenyum sambil menyambut pelukannya yg hangat.
Kami kembali, menginginkan satu sama lain.
******* atau Erangan yang Tak ku tahan Sangat
Berisik sekali.
Semuanya dia lakukan terhadap ku.
Dan kami berakhir di 77. dia mencium tenguk dan punggung ku. mengakhiri nya dengan manis.
**
Aku berusaha menelfon nya beberapa kali, namun panggilan ku tersebut tak di angkat.
Kemana ya dia? pikirku.
Sudah jam 10 pagi, harus nya dia sudah bangun. pikirku.
hari ini hari Sabtu jatah bagiku sebagai pegawai untuk libur. aku pikir bisa bertemu dengannya beserta anak-anak. sedikit berharap lagi, Aku ingin berlibur bersama nya juga anak anak.
Yaa mungkin sekedar untuk pergi makan di luar, pergi ke taman kota atau bahkan Hanya berdiam diri dirumah. bercengkrama bersama anak-anak.
Aku seperti Kecanduan mempunyai hubungan terlarang bersama nya itu. Jujur, sebagai wanita dewasa. Aku membutuhkan nya sebagai partner, sebagai lelaki yang ku inginkan, dan yang boleh menyentuh ku.
Teringat Saat ia menawarkan kepadaku untuk menikah lagi dengannya. meskipun sekarang harus menikah Siri dengan ya?
namun aku memikirkan Livia. bagaimana jika dia tahu aku balikkan dengan Sakha?
Mungkin perasaannya sama Seperti ku Dulu, mempunyai perasaan sakit terhadap nya. Namun sekarang dibalik. Dia yang akan sakit karena ku.
Aku menghembuskan nafas ku. Mungkin dia tak akan datang. ada sesuatu yang lebih penting dia kerjakan mungkin, jadi menunggu selesai baru kemudian menengok Anak nya. pikirku secara positif.
**
Aku buka buka ponselnya yang tertinggal ini.
terlihat di Layar ponselnya ada wallpaper wajah ketiga anaknya yang dia jadikan menjadi satu.
Manis sekali, pikirku. Sakha mengedit nya menggunakan aplikasi. lalu aku menggesernya, terdapat wajah ku di Wallpaper layar ponsel nya yang ke dua. Aku jadi merasa tersanjung.
Aku buka aplikasi perpesanan milik nya itu. hanya berisi pesan dari rekan kerja nya yang isinya singkat singkat. tak ada pembicaraan yang serius.
Perpesanan nya dengan mbak Estu pun tak ada yang mencurigakan. lalu aku cari di daftar kontaknya Nama orang itu yang pernah menjadi pacarnya. kontak yang tersebut tidak ditemukan, entah dinamainya siapa di dalam daftar kontak nya itu.
register panggilannya pun tidak ada yang mencurigakan, baik yang keluar, masuk atau hanya miscall.
Aku beralih ke galeri di ponselnya itu, Hanya gambar-gambar furniture hasil buatannya dan sedikit keterangan di bawah ya.
Lalu foto-foto anaknya, adiknya, atau foto pemandangan alam di waktu sore, malam atau pagi yang menarik untuk dipotret nya.
Ada juga Foto nya sendiri yang terkesan narsis itu. Aku sedikit tersenyum dan tertawa kecil.
foto nya beserta keluarganya dan teman-temannya, tidak mencurigakan sih isi dari galeri foto di ponselnya tersebut.
tapi aku masih curiga, di mana dan di mana dia menyembunyikan foto-foto perempuan itu??
aku membuka manager file nya, dan ternyata benar disembunyikan di sana sepertinya. Karena untuk membuka akses itu, membutuhkan sidik jari miliknya?
Hhmmmm???
tak berapa lama aku membuka aplikasi sosial miliknya. hampir seluruhnya berisikan foto furniture yang dia jual.
__ADS_1
aku melihat jumlah like dan komentar dari masing-masing foto tapi tidak semua. Ya sudahlah sepertinya tidak ada yang mencurigakan pikirku. namun kemudian terdapat notifikasi di pojok kanan atas Jika ada pesan yang masuk. aku membukanya, dan terbongkarlah semua isi percakapannya dengan perempuan itu selama ini.
rasanya kuping ku Memerah, juga mukaku terasa terbakar. membaca setiap perkataan darinya dan balasan dari Sakha.
dadaku terasa sesak, aku cemburu. rasanya aku ingin membanting ponsel miliknya itu.
***
Aku memberhentikan mobil ku itu di pelataran toko Bangunan milik Aa Rahman, kakak iparku.
aku menanyakan kepada salah satu karyawannya akan keberadaan kakak iparku tersebut.
rupanya Kakak iparku itu sedang pergi sebentar keluar Untuk mengantarkan sesuatu.
hampir setengah jam aku menunggu di dalam ruangan miliknya.
Ketika dia Datang, tampaknya Dia sedikit terkejut melihat kehadiranku. aku hanya tersenyum kepadanya Sedikit.
setelah bersalaman dan berbasa-basi dengannya sebentar kemudian aku mengatakan sesuatu kepadanya.
" Aa punten sateuacanna, maksadna kuring naroskeun langsung ka Aa.?
" Naha leres Aa bade kawin deui?Arek nyandung Teteh Abi??" Dia menatapku dan hanya diam.
#( Aa mohon maaf sebelumnya, maksud saya tanya langsung ke Aa.?
"Benarkah Aa mau menikah lagi? Apa Aa akan menduakan kakak saya??")
" Aa, punten iyeuh mah A. Sanés kukumaha. Tapi langkung saé upami Aa hoyong kawin deui, nyungkeun idin ti Teteh.?"
" henteu sapertos kieu? " kataku dengan sedikit menahan amarah terhadapnya.
#( Aa, Maaf A. bukan kenapa-napa, Tapi lebih baik kalau Aa mau nikah lagi, minta izin ke Teteh.?”
"Bukankah seperti ini?")
" Teteh kuring ayeuna gering sareng peryogi perawatan sareng perawatan tibatan ditingalkeun ku nikah.? " Kataku dengan suara sedikit menekan.
#( Kakak saya sekarang sakit dan membutuhkan perawatan dan pengobatan bukannya ditinggalkan nikah.? ")
" Naha anjeun parantos hilap kumaha anjeunna sering Korban masihan sagala rupa ka anjeun?
" naon anu Teteh lakukeun pikeun ngabantosan anjeun janten anu anjeun ayeuna?
#( Apakah kamulupa seberapa Banyak dia Berkorban memberikan segala macam kepada Anda?
"naha ayeuna anjeun robih, sapertos hilap ka Daratan. Upami sapertos kieu, saha anu henteu terang yén lanceukna cilaka.)
#(" kenapa sekarang kamu berubah, seperti lupa ke Daratan. Jika demikian, siapa yang tidak tahu bahwa saudaranya dirugikan.
" punten janten bijaksana, adil sareng anjeunna. Kuring parantos sumping ka dieu leres-leres hoyong ambek upami teu émut saha anjeun kuring kantos Urang Hajar!?" kataku marah.
#( tolong bersikap bijak, adil dengannya. Aku datang ke sini sebenarnya ingin marah jika kamu tidak ingat siapa kamu, Sudah aku Hajar/ Pukul!?”)
**
" sabar bari, tong ambek heula. Anjeun terang kaayaan Teteh anjeun ayeuna, nalika kuring peryogi pasangan hirup. Kata nya.
#( " sabar sebentar, jangan marah dulu. Anda tahu keadaan Teteh kamu sekarang, saya ini membutuhkan pasangan hidup.)
" Kuring terang kusabab urang duaan lalaki tapi henteu sapertos kitu, anjeun henteu adil. Anjeun henteu wijaksana!! " kataku.
#( "Aku tahu karena kita sama-sama laki-laki tapi bukan seperti itu, kamu tidak adil. Kamu tidak bijaksana!!")
" Punten janten sopan sakedik, kumaha kuring teh masih Lanceuk ipar anjeun!?" katanya Keras.
#("tolong sedikit sopan bagaimanapun aku masih kakak iparmu!?" )
" Abdi émut anjeun Lanceuk ipar kuring, tapi jenis Lanceuk ipar naon anu kedah dihormat sareng dihargaan.!" Kataku membalas nya.
#( " Aku ingat kamu iparku, tapi ipar macam apa yang harus dihormati dan dihargai.!")
" Judul anjeun parantos haji, anjeun henteu kedah ngagaduhan hawa ***** deui. Naon anu anjeun lakukeun ka lanceuk kuring henteu manusiawi anjeun sapertos T**!!" kataku keras.
#( " Gelar kamu sudah Haji, Harus nya tidak perlu bernafsu lagi. Apa yang kamu lakukan pada saudaraku tidak manusiawi, kamu benar-benar T ** !! ")
" Anjeun anu pikir kuring henteu terang naon anu anjeun Lakukan, tong pura-pura mamatahan kuring pikeun kalakuan sapertos kitu.!!" katanya membalas.
#(" Kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu Lakukan, jangan pura-pura menasihatiku untuk melakukan hal seperti itu. !! ")
" meureun éta karma anjeun sabab anjeun ogé parantos siga kitu sareng awéwé!! " katanya Membela diri.
#(" mungkin itu karmamu karena kamu juga melakukan hal yang sama dengan wanita!! ")
" karma Mata mu!! Upami anjeunna putri abdi mah iyaa éta karma abdi. lahhh anjeunna pamajikan anjeun upami anjeun nyarios karma émut anak anjeun ogé Aya NU awéwé!!" kataku membalas nya keras.
#(" karma Matamu!! Jika dia adalah anak saya, ya itu adalah karma saya. lahhh dia istrimu kalau kamu bilang karma ingat anakmu ADA WANITA !! ")
Beberapa orang anak buahnya ada yg mendekati kami. bermaksud untuk membelanya.
__ADS_1
"Apa kalian dekat-dekat mau saya hajar sekalian!!"
" Gak usah coba coba main keroyokan. b****** kalian ini membiarkan atasannya berbuat dzolim sama istrinya!!" Kataku sambil berteriak marah.
" Jangan karena dia atasan kamu, haji yang ngasih kalian gaji Tidak bisa kalian ingatkan. pergi kalian semua.!!" kataku mengusir mereka.
kemudian kakak iparku itu menyuruh mereka semua untuk pergi menjauh.
**
" Anjeun pikir kuring henteu terang saha budak awéwé anu anjeun kencan? awéwé ngan ukur SPG anu awakna seksi ngajantenkeun anjeun n ******!" kataku keras. Dia terlihat melotot Kepada ku.
#(" Anda pikir saya tidak tahu siapa gadis yang Anda kencani? Hanya SPG wanita yang tubuhnya seksi membuatmu n******!")
" dupi anjeun tiasa mendakan jalma anu langkung saé tibatan Teteh kuring. teteh kuring henteu sami tingkat sareng mojang SPG éta!!" kata aku kesal.
#(" bisa kali kamu menemukan seseorang yang lebih baik dari Teteh saya. kakakku tidak setingkat dengan gadis SPG!!")
" Anjeun pikir anjeun anu pangsaéna pikeun kéngingkeun?. budak awéwé sapertos éta anu langkung geulis tibatan teteh?"
" anjeun mariksa deui, anjeun milari inpormasi lengkep ngeunaan anjeunna sateuacan anjeun mutuskeun nikah sareng anjeunna." kataku. dan kakak iparku itu hanya diam.
#(" Apa kamu pikir kamu itu adalah yang paling Ganteng bisa dapat gadis seperti itu yang memang lebih cantik dari saudara perempuan saya?
" kamu periksa Lagi, kamu cari informasi lagi tentang dia sebelum kamu memutuskan untuk menikah dengannya.!?)
**
" Aya seueur pisan awéwé murah dimana-mana. emang Kuring henteu terang sabaraha harga awakna per wengi!") kataku kasar.
##(" Ada banyak wanita murah di mana-mana. emangnya Saya tidak tahu berapa biaya tubuhnya per malam!)
" heh sopan maneh ulah kurang ajar siga kitu!" katanya marah. Lantas aku tertawa sinis Sambil menatapnya.
#(" heh sopan kamu jangan kasar gitu!")
" Naon tarohan anjeun bet ka kuring upami sadaya anu kuring carioskeun ngeunaan anjeunna leres !!? Kataku. Dia memandang ku sengit.
#(" Taruhan apa yang bisa kamu pertaruhkan kepada saya jika semua yang saya katakan tentang dia benar !!?)
" Jalma anu Kolot sapertos anjeun ngan ukur dianggo ku artos, sanés hubungan séks, Komo deui panampilan. utamina upami anjeun ngan ukur tangkal anu garing dina panonna.?"
#(" Orang yang Tua sepertimu hanya di nilai dari uang, bukan ****, apalagi penampilan. Ibarat nya kamu ini hanya sebatang pohon kering di mata nya.)”
" Leres, ayeuna anjeunna mikanyaah sareng paduli anjeun sabab anjeun masih gaduh seueur artos, upami anjeun parantos sepuh gering, anjeun pasti bakal katinggaleun.!"
" Anjeun moal nikah sareng anjeunna Mun anjeun kere.lamun kawin ka anjeunna, moal dugi sataun kabeungharan anjeun musna."
##(" Benar, sekarang dia sayang dan peduli padamu karena kamu masih punya banyak uang, jika kamu sudah tua sakit, kamu pasti akan di tinggal.!"
" Dia tidak akan menikah dengan kamu kalau kamu miskin. kalau kamu kawin sama dia gak sampai setahun kamu bangkrut.!?)
**
" henteu kunanaon pikeun megatkeun adi kuring tapi mimitina balikkeun ka bumi bapak kuring di Lembur. Entong ngantep anjeunna tunduh hirup sareng penderitaan".
#(" tidak Apa apa kalau sampai menceraikan saudaraku, tapi pulangkan dulu dia ke rumah ayahku di desa. Jangan biarkan dia tinggal bersama Penderitaan.?"
" upami masalah masihan anjeunna tuang, kolot kuring masih mampu, kuring masih tiasa jatah anjeunna per bulan upami anjeun atanapi anak anjeun henteu sanggup deui." Kataku sedikit melunak.
#(" kalau masalah memberinya makan, orang tua saya masih mampu, saya masih bisa jatah dia per bulan jika kamu atau anak kamu tidak mampu.”)
" Ulah anjeun nganggap kuring hina kusabab kalakuan kuring? kuring masih kénéh ngabélaan kulawarga nalika kuring dinyenyeri!?"
#(" Jangan kamu anggap saya hina karena tindakan saya, Kamu tahu bahwa saya masih membela keluarga saya ketika mereka terluka.!)
" Saha anjeun tanpa eteh kuring, anjeun henteu Aya nanaon na, upami anjeun henteu nikah ka eteh kuring!! Ayeuna wae nte anjeun anggap. musabab keur gering sareng stroke!! "
#(" Siapa kamu tanpa saudaraku, kamu tidak ada apa-apa nya, jika kamu tidak menikah dengan saudaraku!!. Sekarang aja dia tidak kamu anggap karena sakit dan stroke !! ")
" Kuring moal nabrak anjeun kadua,katilu kalina Atawa kaopat kalina!!"
" Ngan sakali tapi sahenteuna anjeun kudu mikir.Anjeun ngan ukur sepuh anu bentang.!"
" Punten tetep kecap kuring dina pikiran anjeun!"
" Upami anjeun masih wenang sareng adi kuring, kuring tiasa gagabah!!" Kataku mengancam.
" anjeun nikah Kapungkur Hade, ayeuna upami anjeun kedah cerai, anjeun kedah ngalakukeun anu hadé ogé." kataku sambil pergi dari hadapan nya itu.
#(" Saya tidak akan melabrak kamu untuk kedua,ketiga kalinya atau keempat kalinya!!"
" hanya sekali, tetapi setidaknya Anda harus berpikir.? Kamu sekarang sudah Tua. Tolong ingat kata-kata saya di pikiran kamu.!"
" Jika kamu masih sewenang-wenang dengan saudaraku, aku bisa sembarangan!!"
" kamu dulu menikah dengan baik sekarang jika kamu mau Cerai kamu harus berbuat lebih baik juga."!!)
Seluruh anak buah dan pelanggan nya yang datang tampak memperhatikanku.
__ADS_1