World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 102: Semuanya Setuju !


__ADS_3

Semua orang berkumpul di satu tempat, terdengar suara detak jantung yang begitu cepat seakan-akan dirinya akan meledak. Ruiki dan orang tuanya duduk di sofa sedangkan Yamada dan Nisuta duduk di sofa satunya mereka saling bertatapan mata yang lainnya berdiri di bagian sudut dinding sambil memantau sikap Nisuta.


"..[SFX: Deg-Deg]..[Menundukkan kepalanya]..[Memukul jantungnya dengan pelan]..Kenapa mereka datangnya cepat sekali bahkan tidak memberikan kabar..[Panik]..Aku..Aku..Aku..Harus bagaimana ?" Gumam Nisuta


"Pertama-tama selamat datang di Jepang ayah, ibu dan adik kecilku !" Ucap Yamada sambil tersenyum


"..[Kening mengerut]..Kakak, aku sudah besar jadi jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi !" Ucap Ruiki sambil menggembungkan pipinya


"..[Tertawa]..Maaf, tidak aku sangka sekarang adikku sudah sebesar ini..[Menatap Ruiki dengan perasaan lega]..Akhirnya kamu mencapai apa yang kamu mau !" Ucap Yamada


"Terima kasih kak !" Ucap Ruiki


"Ayah dan ibu terlihat sehat, aku turut senang dan maafkan aku karena jarang mengunjungi kalian !" Ucap Yamada


"..[Kesal]..Kamu ini sebagai anak kamu harus memantau kedua orang tuamu tapi kamu tidak pulang lama sekali dan hanya memberikan kabar lewat surat saja !" Ucap Nanase


"Ayah setuju dengan perkataan ibumu..[Menghela napas]..Tapi syukurlah kamu baik-baik saja..[Mata menatap tajam]..Lalu apakah dia calon suami yang kamu sebutkan ?" Tanya Ryu


"..[Berdiri]..Per..per..per..per..kenalkan saya..saya !" Ucap Nisuta yang sedang kepanikan


"Nisuta berjuanglah !" Ucap Yamada sambil tersenyum


"..[Melihat senyuman Yamada]..[Balik menatap kedua orang tua Yamada]..[Menarik napas]..Perkenalkan nama saya Nisuta, salam kenal ayah dan ibunya Yamada kalau anda perkenankan apakah saya boleh menikah dengan anak anda ?" Tanya Nisuta dengan logat bangsawan


Dari kejauhan, Hiru tertawa tapi tidak terlalu keras.


"Tidak !" Ucap Ryu


"Ya !" Ucap Nanase


"Ehhhh..[Bingung]..Yang mana benar ?" Tanya Nisuta


"..[Menghela napas]..Sayang jelaskan kenapa kamu tidak terima ?" Tanya Nanase


"Memang benar kamu sudah memperkenalkan diri tapi kami ingin tahu tentang dirimu, semuanya kalau bisa !" Ucap Ryu


"Bagaimana denganmu Ruiki bukannya kamu juga tidak setuju ?" Tanya Nanase


"..[Berdiri]..Perkenalkan namaku Ruiki Nagamase, adik dari Yamada Kazuto sekarang aku ingin kamu memberikan semua tentang dirimu kalau tidak pernikahan ini kami batalkan !" Ucap Ruiki


"Bagaimanapun cara kalian tidak akan bisa membatalkan pertunangan ini !" Gumam Nanase


"Temui aku ke keluarga yang kamu miliki !" Ucap Ryu

__ADS_1


Hiru yang mendengar hal tersebut seketika mendekati mereka berlima.


"Salam kenal tuan dan nona, saya adalah Wali Nisuta !" Ucap Hiru


"Temui aku ayah dan ibumu !" Ucap Ryu


"Ayah !" Teriak Yamada


Seketika semua orang terkejut karena teriakan Yamada.


"Tidak apa-apa Yamada..[Kembali dudurk]..Keluarga saya saat ini hanya ada satu orang yaitu orang ini !..[Menunjuk ke arah Hiru].." Ucap Nisuta


"..[Terkejut]..Saudaramu ?" Tanya Ryu


"Bukan tapi kalian bisa memanggil kami sebagai saudara !" Ucap Nisuta sambil tersenyum


"..[Memukul meja dengan pelan]..Apakah kamu benar-benar yatim piatu ?" Tanya Ryu


"Tidak, mereka masih hidup tapi sekarang mereka bukan orang tuaku karena aku tidak lagi terkait dengan mereka !" Ucap Nisuta


"Tidak terkait jadi maksudmu..[Merenung]..Kamu beritahu aku pekerjaanmu ?" Tanya Ryu


"Sama seperti anak anda !" Balas Nisuta


"Tunggu dulu sepertinya aku pernah melihatmu disebuah buku !" Ucap Nanase


"Nisuta perkenalkan dirimu secara rinci !" Ucap Hiru


"Maaf..maaf..maaf..Perkenalkan saya Professor Nisuta kalau tidak salah saya mendapatkan Gelar Jenius..[Tertawa]..Walaupun terdengar sedikit aneh tapi mereka semua yang memberikan gelar tersebut kepadaku..[Orang tua Yamada dan Ruiki terkejut]..Bahkan aku tidak terlalu suka dengan gelar tersebut !" Ucap Nisuta


Nanase tersenyum seakan-akan sudah dapat melihat bendera kemenangannya sedangkan Ruiki dan ayahnya tidak percaya kalau pria yang akan menjadi suami Yamada adalah orang yang sangat terpandang di seluruh dunia.


"..[Melirik ke arah Nanase]..[Nanase tersenyum]..[Menghela napas]..Baiklah aku memperbolehkan kalian untuk menikah !" Ucap Ryu


"Ayah..[Panik]..Kakak, apakah kamu memang sangat mencintainya ?..[Mencoba bermain kata-kata]..Bisa saja  dia akan meninggalkan kakak karena dia adalah orang yang sangat terpandang jadi para wanita pasti akan membuatnya tergoda lalu meninggalkan kakak setelah itu !" Ucap Ruiki


"Ruiki..[Menatap Ruiki dengan senyuman]..Nisuta tidak seperti itu, aku mempercayainya !" Ucap Yamada


"Kakak !" Ucap Ruiki dengan perasaan kesal


"Maaf, apa boleh aku ikut berbicara..[Tidak ada yang menjawab]..Kalau begitu aku anggap boleh..[Melihat ke arah Ruiki]..Kamu adiknya Yamada dan namamu adalah Ruiki, apakah aku benar ?" Tanya Hiru


"Kenapa, bukannya kamu sudah tahu dari awal lalu kenapa kamu bertanya lagi !" Ucap Ruiki

__ADS_1


"Aku hanya memastikan saja sebenarnya kamu tidak ingin kakakmu meninggalkan dirimu bukan ?" Tanya Hiru


"Apa maksudmu ?" Tanya Ruiki


"Berbeda dengan ayahmu, aku tahu kalau ayahmu hanya takut kalau Nisuta seperti pria busuk di luar sana yang memperlakukan istrinya dengan kasar karena itulah ayahmu sangat tidak setuju dengan pernikahan ini yang sangat tiba-tiba..[Ryu terkejut dengan ucapan Hiru yang sangat tepat]..Sedangkan dirimu, kamu hanya takut kalau kakakmu tidak akan dekat lagi denganmu !" Ucap Hiru


"Diam jangan berbicara lagi !" Ucap Ruiki dengan perasaan kesal


"Ruiki..[Mendekati Ruiki lalu memeluknya]..Kakak tidak akan seperti itu karena kamu adalah adik tercinta dan terimutku bagaimana mungkin aku seperti itu !" Ucap Yamada sambil mengelus kepala Ruiki


"Apakah benar ?" Tanya Ruiki


"Benar kakak akan selalu dekat dengan dirimu !" Ucap Yamada


"Kalau begitu aku ingin tinggal di Jepang dan kerja di Jepang juga !" Ucap Ruiki


"Ehhhh, apa kamu serius meninggalkan pekerjaanmu di China ?" Tanya Yamada


"Aku serius walaupun aku tidak akan bertemu lagi dengan temanku tapi kalau dapat selalu bertemu dengan kakak, aku lebih menginginkan ini !" Ucap Ruiki


"Itu adalah ide yang sangat egois !" Ucap Nisuta


"..[Melepaskan pelukan kakaknya]..Kalau kamu tidak setuju..[Mendekati Nisuta]..Bicaralah kalau kamu tidak setuju !" Ucap Ruiki


"Itu kalau aku tidak mampu..[Ruiki bingung]..Hiru kali ini aku ingin meminta pertolonganmu, apakah bisa ?" Tanya Nisuta


"Kita ini adalah saudara jadi apapun yang kamu inginkan kalau aku sanggup pasti akan aku lakukan !" Ucap Hiru


"Bagus kalau begitu, adik ipar bawa teman bukan sahabatmu untuk tinggal di Jepang..[Ruiki kaget]..Pekerjaan akan kami berikan setelah sahabatmu datang dan mertuaku kalian akan tinggal di rumahku sedangkan aku dan Yamada akan tinggal di rumah satuku !" Ucap Nisuta


Nanase dan Ryu setuju untuk tinggal di Jepang sedangkan Ruiki masih terkejut akan ucapan Nisuta, tidak percaya kalau semua itu akan benar-benar terjadi.


"Sahabatku ada dua dan satunya sudah mempunyai anak dan pekerjaan apakah kamu akan memberikan mereka berdua tempat tinggal juga dan pekerjaan ?" Tanya Ruiki


"Aku akan melakukannya !" Balas Nisuta


"Kalau begitu baiklah..[Perasaan kesal menghilang]..Terima kasih !" Ucap Ruiki


"Sama-sama lagipula aku sekarang menjadi kakak iparmu !" Ucap Nisuta dengan senyuman


"..[Melirik ke arah Hiru]..Kamu sangat menyebalkan !" Ucap Ruiki sambil menggembungkan pipinya


"Terima kasih atas pujiannya !" Ucap Hiru

__ADS_1


Mereka sekeluarga memberikan ucapan setuju kepada Nisuta yang berarti mereka berdua akan segera melaksanakan pernikahan dan sekali lagi Hiru akan sibuk dengan urusan yang Nisuta berikan kepadanya yaitu tentang semua biaya walaupun begitu harta kekayaan keluarga Hiru sangatlah banyak karena itu Hiru tidak khawatir kalau soal biaya.


Bersambung...


__ADS_2