
Cuplikan Chapter 212.
A05 dan Kevin langsung saling baku hantam dengan Kevin yang membuat A05 tidak bisa melihat pergerakan Kevin yang sangat cepat sehingga A05 hanya bisa bertahan dari seluruh serangan Kevin yang mana cukup kuat namun tidak berdampak buruk.
...
"..[menendang perisai batu yang A05 buat hingga hancur]..Tch, pertahanannya kuat sekali..[SFX: Listrik]..aku masih ada waktu untuk tetap menggunakan mode ini jadi masih ada kesempatan menang karena itu..[Kevin mengangkat tangan kirinya lalu langit mulai mendung berwarna hitam]..[SFX: Listrik]..Akseleration Manipulation..[SFX: Petir]..[Yuna, Eina dan Tina melihat ke arah Kevin]..[SFX: Guntur].."
Gumam Kevin sambil membuat sebuah tombak petir yang bertegangan tinggi dan sangat kuat membuat temannya fokus melihat Kevin sedangkan musuh terlihat waspada dengan jarak serangan tersebut yang mana bersifat AOE atau Tunggal.
"Kakak lihatlah mungkin serangan itu bisa menghancurkan A05!"
A03 khawatir dengan serangan dahsyat itu yang akan mengarah ke A05 namun kakaknya tidak tertarik dengan keadaan A05 mati atau hidup karena saat ini dia fokus memperhatikan lawannya.
"Adikku saat ini tidak perlu khawatir dengan keadaan rekan kita yang perlu kita lakukan adalah fokus dengan pertarungan kita!"
"Maaf kak kalau begitu..[SFX: Bersiul]..maju, Blue Phoenix..[SFX: Phoenix]..habisi mereka!"
Blue Phoenix terbang ke arah Tina seketika sebuah badai angin mengelilingi Tina yang mana membuat badai tersebut menjadi badai api biru..[SFX: Burrrr]..Tina sengaja melakukan itu karena tahu sifat dari Burung Phoenix berwarna biru.
"..[menghilangkan badai beserta dengan api biru]..Blue Phoenix, aku pernah mendengarnya kalau burung ini berbeda dengan Red Phoenix yang mana abadi dan tidak bisa di bunuh sedangkan untuk Blue Phoenix, mereka tidak abadi hanya karena apinya yang lebih kuat dari Red Phoenix tidak akan berpengaruh jika kelemahannya sudah diketahui!"
Tina menjelaskan kelemahan fatal dari Blue Phoenix yaitu mudah bersatu dengan angin kemudian apinya melemah namun A03 hanya tersenyum dan menatap dengan tatapan sadis ke arah Tina.
"..[menatap sadis]..Lalu apa itu membuatmu merasa lebih unggul dariku...Blue Phoenix keluarlah..[SFX: Phoenix]..[Blue Phoenix terbentuk dengan jumlah yang sangat banyak terbang di sekitar Tina dan Eina]..perlihatkan kepadaku sisi lemahnya dari burung indahku ini!"
A03 melancarkan serangannya yang mana membuat Tina dan Eina harus menghindari dan bertahan dari serangan Blue Phoenix namun serangan dari Blue Phoenix mengenai lengan Tina yang langsung membuat luka bakar yang sangat panas.
"..[kesakitan]..Aggghh..[Eina langsung menyembuhkannya]..terima kasih Eina..[melihat Blue Phoenix masih sangat banyak]..akan aku musnahkan seluruh Blue Phoenix..[SFX: Angin]..Akseleration Manipulation!..[badai besar terbentuk lalu terlihat Eina menciptakan sebuah busur dengan anak panah angin yang seperti tornado]..Tornado Arrows!..[angin berhembusan dengan sangat kencang di anak panah yang akan Tina tembakan]..terimalah ini..[SFX; Shoot].."
Tornado Arrows di tembakkan membuat seluruh Blue Phoenix menyatu ke Tornado Arrows hingga tidak tersisa membuat Tornado Arrows menjadi sangat besar dengan api biru mengarah ke A03.
"Tch..[Tornado Arrows mengarah kepadanya]..Akseleration Manipulation: Flame Control!..[mengarahkan tangan kanannya ke Tornado Arrows lalu menggenggam sekuat mungkin hingga Arrows menghilang]..[luka bakar di telapak tangannya]..kakak lawan kita cukup tangguh untuk seekor serangga betina!"
"Apa perlu kakak bantu?..[Red Phoenix bertengger di pundaknya].."
"Tidak perlu kak..[menarik napas lalu menghembuskannya]..akan aku selesaikan sendiri jadi kakak diam saja tidak perlu mengurus dua serangga betina ini!...Akseleration Manipulation: Flame Control!..[bukan hanya Burung Phoenix yang bisa A03 bentuk bahkan Harimau, Singa, Elang dan Macan bisa dia bentuk]..serang mereka!"
A03 mengeluarkan seluruh kekuatannya melalui empat hewan yang dia bentuk melalui gelombang bunyi yang di manipulasi menjadi api biru yang sangat panas.
__ADS_1
"Eina mundur!..[mengeluarkan pedang sound container]..walaupun kamu terlihat seperti anak-anak tapi sikapmu itu busuk seperti orang dewasa jadi akan aku beri kamu pelajaran..[SFX: Gelombang Bunyi]..[SFX: Angin]..Akseleration Manipulation: Wind Skin!"
Seluruh tubuh dan pedang Tina terlapisi oleh angin yang memperkuat tubuh Tina dan juga mempertajam pedang Tina lalu empat hewan menyerang Tina dari segala arah..[SFX: Slash]..Tina menebas seluruh hewan api biru itu namun tidak memberikan luka fatal tapi ketika Tina menghindari dari kumpulan serangan empat hewan buas itu, terlihat A03 terluka di bagian pipinya.
"Hooo...aku mengerti..[empat hewan buas mengepungnya]..jadi begitu..[A03 bingung dengan ucapannya Tina]..akan aku perlihatkan kepadamu keterampilan pengguna pedang yang sudah aku latih selama 2 tahun!"
Tina menyerang dan menebas empat hewan dengan wujud api biru walaupun bisa melancarkan serangan dan melukai A03 secara perlahan-lahan tapi luka yang empat hewan dengan wujud api biru berikan lumayan membuat Tina menderita akan kesakitan luka bakar yang dia terima.
"..[melihat Tina menghindar dan menyerang]..Agghh...dia tahu kalau aku terhubung dengan empat hewan ini...agghh..[memegang perutnya yang berdarah]..sial, perempuan ini sudah tahu kalau aku menarik kembali seranganku yang ada hanya membuat celah untuknya menyerang langsung ke arahku jadi..[mengangkat tangan kirinya]..Akseleration Manipulation: Blue Fire Ball!..[melemparkan bola api biru ke arah Tina]..
Tina terkena serangan bola api biru tepat di punggungnya yang langsung memberikan luka bakar kemudian empat hewan dengan wujud api biru mencakar dan mengigit tangan dan kaki Tina hingga kulit terbakar kemudian memerah.
"Aggghh..[memegang lengan kirinya]..Wind Skin memperkuat pakaianku tapi api biru ini sangat panas hingga menembus pertahananku..[tubuhnya sangat banyak luka bakar]..tapi..[A03 kelelahan dan kesakitan]..A03 apakah kamu sudah mencapai batasmu?"
Teriak Tina membuat A03 merasa kesal dan marah kepada Tina yang sangat meremehkan dirinya.
"Diamlah!..[kesal]..diamlah!..[SFX: Burrr]..[jumlah bola api biru sangat banyak dan terus-menerus A03 tembakan ke arah Tina].."
A03 marah kemudian memberikan serangan beruntun kepada Tina karena itu Tina harus menghindari serangan bola api biru yang bertubi-tubi mengarah kepadanya dengan empat hewan buas terus menyerang dari titik butanya Tina.
Walaupun Tina bisa menghindari seluruh serangannya A03 tapi luka yang dia terima cukup parah hingga Eina terpaksa menyembuhkan dari jarak jauh yang mana sangat sulit namun dia berhasil memulihkan tubuhnya Tina.
A03 melemparkan bola api biru yang sangat panas namun Tina langsung bergerak cepat hingga bola api biru itu terpotong lalu menghilang.
"Kalian..[semakin kesal].."
"..[sadar kalau A03 ingin membuat pertarungan jarak dekat]..Adik hentikan kamu akan kalah kalau bertarung jarak dekat..[A03 terbang dengan sangat cepat ke arah Tina dengan api biru berada di tangannya].."
A03 melesat kencang ke arah Tina dengan dua api biru yang berkobar di kedua telapak tangannya berusaha membakar Tina.
"Inilah yang aku tunggu..[SFX: Angin]..Ultimate Akseleration!..[dunia melambat]..aku memiliki dua ultimate yang mana harus aku pelajari dan ciptakan dengan usaha yang sangat keras..[A03 bergerak lambat]..Wind Zone!"
Tina menggunakan Ultimate Akseleration: Wind Zone yang mampu membuat pergerakkan Tina menjadi sangat cepat namun dari sisi musuh akan terlihat dunia terasa melambat. Tina menebas tubuh A03 hingga terluka parah..[SFX: Syeettt]..A03 kalah dengan luka tebasan di perutnya.
"..[SFX: Syeettt]..Aggghh, kakak maafkan aku!..[tubuhnya jatuh ke air kemudian mengapung dengan air perlahan berwarna merah di sekitarnya]..aku kalah melawannya!"
A03 masih hidup namun lukanya cukup parah hingga membuatnya tidak bisa bertarung lagi.
"Tidak mungkin A03 kalah melawan perempuan itu!"
__ADS_1
Ucap A04 sambil menahan dan memotong serangan ice milik Yuna.
"Kami akan menang walaupun sekuat apa kalian..[ice tercipta dengan bentuk seperti tentakel namun sangat tajam]..menyerahlah!"
A04 tertawa karena mereka tidak tahu kalau sedang membangunkan harimau yang tertidur dengan memperlihatkan pemandangan yang tidak dia sukai.
"Sepertinya rekanmu tidak akan bertahan hidup!"
A04 tertawa dengan Yuna menyadari tekanan gelombang bunyi yang sangat kuat membuat dia sadar kalau Tina dan Eina dalam bahaya namun A04 mencegahnya untuk tidak membantu Tina dan Eina.
"Hooo..[Yuna menahan serangannya A04 yang sudah memotong seluruh tentakel tajam]..freeze..[lengan A04 membeku kemudian dia menjauh].."
"..[SFX: Pecah]..Ice ini mengganggu sekali dan sangat kuat tapi selama aku menahanmu, perlahan dirimu akan kelelahan dan rekan-rekanmu akan mati!"
"Mereka tidak akan mati!"
Yuna mulai bertarung jarak dekat melawan A04 hingga terjadi sebuah pertarungan duel pedang yang sangat sengit antara mereka berdua seperti tarian pedang yang mempertaruhkan nyawa.
...
"..[SFX: Gelombang Bunyi]..[SFX: Buuurrrr]..[SFX: Api Membara]..Apa yang kalian lakukan kepada adikku!"
"Eina persiapkan pelindung..[waspada]..aku tidak bisa bertarung sambil melindungimu!"
Yuna melihat sebuah deretan tombak api yang sangat banyak bahkan sudah mengelilingi dan mengepung dari segala arah. A02 mengeluarkan seluruh kekuatannya dengan tombak api yang sangat besar sedang dia persiapkan untuk membunuh Tina dan Eina.
"Aku akan membunuh kalian!"
A02 melancarkan tombak api yang jumlahnya sangat banyak itu mengarah ke Tina dan Eina dengan gerakan yang sangat cepat akibat bantuan dari Wind Zone membuat Tina bisa bertahan dari serangannya A02 namun serangan tombak api yang sangat besar itu sudah mulai siap.
"Ultimate Akseleration: Hell Spear!"
A02 membuat tombak api yang sangat besar kemudian Yuna ikut membuat tombak yang dia gunakan saat melawan Graundila.
"..[melihat di bawah pulau]..Pelindung Baron pasti bisa menahan ini semua kalau begitu..[menarik napas lalu menghembuskannya]..Ultimate Akseleration: Spear Of Judgment!..[tombak angin yang sangat besar mirip seperti tombak A02].."
Tina dan A02 melempar tombak mereka hingga benturan antara dua tombak membuat satu pulau bergetar dengan air laut, angin dan tanah berguncang hebat..[SFX: Booomm]..ledakan yang sangat dahsyat membuat langit bergetar hingga terjadi ledakan susulan yaitu ledakan tekanan gelombang bunyi hingga membuat air laut membentuk pusaran air dan badai besar.
Bersambung...
__ADS_1