
Bisa kita ketahui saat ini Yuuto berjuang keras untuk sampai di Kota White House dan mulai mempercayai keajaiban kini waktu Yuuto sampai di Kota White House adalah 2 jam lamanya saat Yuuto sudah memilih jalur ini, keadaan di Kota White House sedang dalam suasana membara dan ketegangan antara kedua tim yang kuat akan saling beradu kekuatan.
Cuplikan Chapter 187.
"..[menarik napas lalu menghembuskannya]..Fiuhh, aku akan berusaha!" Ucap Jong Yu
"Baiklah, pertandingan kali ini akan dimulai..[seluruh penonton menunggu]..kalau begitu, mari kita mulai pertandingan ini!" Teriak MC
Suji memasang kuda-kudanya sedangkan Melan mulai menunjukkan sesuatu yang luar biasa yang tadi para penonton mengira Melan adalah orang yang malas kini dia memutarbalikkan seluruh ucapan penontonnya.
"Apa ini sungguh di luar dugaan..[gelombang bunyi Melan menekan seluruh arena]..aku bisa merasakan diriku yang sulit untuk berdiri..[jongkok sedikit]..Melan mulai menunjukkan taringnya jadi inilah kata pepatah, jangan membangunkan kucing yang tertidur karena kucing itu adalah singa sang raja hutan!" Teriak MC
Seluruh penonton bersorak dan mulai berteriak keras untuk menyelesaikan pertandingan dengan cepat namun Melan sadar lawannya bukanlah lawan sembarangan dalam sekilas Melan dapat melihat kalau Kevin bisa mencakar dirinya.
"..[maju sendiri]..Jong Yu!..[Jong Yu membuat serangan peluru miliknya di udara dengan jumlah yang banyak untuk membuat bingung musuh]..Dua tahun..[Kevin maju ke depan dengan berbicara kepada dirinya sendiri]..aku bertarung dengan mempertaruhkan nyawaku..[pedangnya di samping tubuhnya]..penonton, pemerintah, Marga Ery bahkan kalian belum merasakan sejarah WQO..[Kevin sedikit menyinggung seluruh yang dia ucapkan]..pengalaman hidup dan mati..[seluruh arena menghembuskan udara yang begitu dingin dan kasar]..[tersenyum seperti Yuuto]..itulah yang membedakan aku dengan kalian!" Ucap Kevin yang mana membuat seluruh penonton terdiam
"Kevin berbeda dari biasanya..[merasakan gelombang bunyi yang sangat buas]..apa ini Aura?..[berpikir ulang]..ini belum Aura miliknya..[menelan ludah]..ini hanya gelombang bunyi miliknya!" Gumam Jong Yu
"..[matanya fokus dengan satu orang]..[mengganti kuda-kudanya menjadi mode bertahan]..[keringatan]..Perasaan ini seperti perasaan aku melawan guru pedangku sendiri..[badan tidak bergeming]..Melan, kita serang dia berdua tapi sebelum itu apa bisa kamu memberikan tekanan gravitasimu kepada Jong Yu?" Tanya Suji
Suji yang tadi semangatnya membara dan berkobar-kobar kini langsung tenang seperti api unggun bahkan Melan sudah tidak bisa menahan diri untuk mengukur kekuatannya itu kepada lawannya saat ini kedua sahabat ini sedang berpikir hal yang berbeda dan mereka tidak sadar kalau hal itu akan membuat perpecahan kombinasi pertarungan antara mereka berdua.
Tanpa sadar Suji melihat Melan mulai bergerak menuju ke arah Kevin yang mana sedang berjalan menuju ke arah mereka, saat ini Suji benar-benar bingung kenapa Melan begitu berani melawan Kevin dengan duel satu lawan satu.
"..[SFX: Hentakan kaki]..Akseleration Gravity Pressure!..[Kevin merasakan adanya gelombang bunyi yang dari atas mulai mendekati dirinya dan juga menghantam ke tanah]..[Kevin menghindar serangan Melan]..tch, Akseleration Body Weight Gravity!" Ucap Melan
Suji dan Jong Yu belum memulai pertarungan karena mereka sedikit takjub dengan pergerakkan kecepatan baku hantam antara Kevin dan Melan yang membuat seluruh penonton tegang dan fokus dengan suara hantaman antara pedang dengan tangan, Kevin dan Melan bertarung seperti kecepatan cahaya.
"..[melompat ke arah Jong Yu]..Melan mampu menahan Kevin!" Gumam Suji
Suji mampu melihat pergerakkan pertarungan antara Kevin dan Melan yang mana Melan berusaha untuk tidak kalah. Suji maju ke depan dengan cepat membuat Jong Yu mengaktifkan kekuatannya.
"Aku tidak akan menjadi beban untuk Kevin..[fokus dengan gerakan Suji]..Akseleration!..[menarik napasnya lalu menekan napasnya di paru-paru]..Stealth..[SFX: Plasshhh]..[Jong Yu berada di belakangnya Suji]..[menyentuh punggung Suji]..akan aku lakukan hal yang sama kepadamu!..[menghembuskan napasnya]..Akseleration Wave Bullet!" Ucap Kevin
Jong Yu yang merasa kalau serangannya akan berhasil mengenai Suji tiba-tiba waktu bergerak dengan sangat lambat namun Suji bergerak dengan cepat.
"Akseleration!..[memutar tubuhnya 90 derajat]..[gelombang bunyi melapisi pedangnya dan tangannya]..Teknik Pedang Pertama!..[memasang kuda-kuda lalu mengangkat pedangnya dengan kedua tangan tepat di atas kepalanya]..Tebasan Satu Arah!..[SFX: Slasshh]..[SFX: Daarrr].." Ucap Suji sambil mengayunkan pedangnya dengan kuat
Keduanya terlempar akibat benturan kedua serangan itu lalu Jong Yu langsung mempusatkan paru-paru miliknya untuk menekan napasnya sedangkan Suji mempertajam kedua indra miliknya yaitu indra penglihatan dan indra perasa bersamaan dengan gelombang bunyi yang memperkuat kedua indra tersebut.
__ADS_1
Jong Yu menggunakan Akseleration Stealth miliknya yang mana membuat paru-paru miliknya nanti akan terasa berat dan menyakitkan karena Jong Yu akan menggunakan Stealth terus-menerus hingga mengalahkan Suji.
Akhirnya kedua orang itu bertarung dan saling baku hantam satu sama lain dengan gerakan Jong Yu yang cepat membuat Suji harus fokus dengan kedua indra miliknya jadi yang bisa dia lakukan hanyalah menunggu kesempatan saat Jong Yu menarik napas kemudian menekan kembali napasnya di dalam paru-paru kemudian di situlah Suji bergerak untuk menyerang balik.
Sampai titik ini, arena pertarungan menjadi di luar dugaan para penonton dan MC yang mana seluruh penonton tidak mengeluarkan satu kata dari mulut mereka karena fokus dengan gerakan pertarungan antara Melan dan Kevin yang mana baku hantamnya tidak terlihat namun terdengar sedangkan Jong Yu dan Suji terlihat dan sangat mudah untuk dipahami.
...
"..[melihat arena pertarungan yang mana sulit untuk dijelaskan]..Sungguh luar biasa, aku sama sekali tidak bisa melihat pertarungan Kevin dan Melan namun di lain sisi aku bisa melihat pertarungan Jong Yu dan Suji..[menelan ludah]..[SFX: Daarrhhh]..[melihat Melan terjatuh menghantam lantai arena hingga hancur]..Melan menghantam lantai!" Teriak MC
...
Seluruh penonton bersorak seru dan merasakan hatinya berdebar-debar akan pertarungan dua orang ini. Saat ini mereka melihat Kevin berdiri di udara sedangkan Melan berada di arena sedang merasakan kesakitan.
"..[tersenyum jahat]..[memutar pedangnya dan memainkannya]..Melan kamu kuat jadi aku tidak akan setengah-setengah untuk melawanmu..[SFX: Listrik]..[rambutnya mulai naik]..aku akan melawanmu dengan seluruh kekuatanku!" Ucap Kevin
Dalam pertarungan tidak sengaja Suji merasakan perbedaan kekuatan antara Melan dengan Kevin karena khawatir dengan Melan dengan Teknik Pedang bentuk ke empat yaitu Tebasan Empat Arah membuat Jong Yu mundur seketika dan bajunya terpotong namun tidak berdarah.
"Suji..[menarik napas lalu menekan kembali]..aku tidak akan membuatmu mengganggu pertarungan Kevin!..[SFX: Plassshh]..[berada di belakangnya Suji]..lawanmu adalah aku!" Ucap Jong Yu
"Tch...[SFX: Ting-Ting]..[SFX: Daarrr]..Jong Yu akan aku kalahkan kamu secepat mungkin!" Ucap Suji
"Coba saja, Suji!" Teriak Jong Yu
Di lain sisi, Melan tersenyum melihat Kevin di atasnya sambil melihat Kevin menggunakan seluruh kekuatannya.
"Ultimate Akseleration..[SFX: Listrik]..pedang ini hanya akan membunuhmu!..[membuang pedangnya]..Electric God Step!..[SFX: Listrik]..[rambut Kevin naik ke atas dan seluruh tubuhnya mengeluarkan listrik]..persiapkan dirimu Melan, aku akan menyambutmu!" Ucap Kevin
"..[berdiri]..Kamu benar-benar kuat, Kevin..[menghela napas]..tubuhku akan sakit semua!..[menarik napas]..[matanya membuka lebar]..Ultimate Akseleration!..[Kevin tersenyum bahagia]..Zero Gravity!" Ucap Melan
Seluruh batu-batu yang asalnya dari arena yang mana rusak karena benturan Melan tadi jatuh ke lantai arena mulai terbang dan melayang. Melan mengendalikan seluruh batu kecil dan sedang itu lalu terbang seperti Kevin dan mulailah Melan membuat pelindung dari gerakan batu yang dia kendalikan dengan berputar-putar di sekelilingnya dengan cepat.
"Majulah Kevin!" Ucap Melan
Seluruh penonton melihat pertarungan mereka dan berusaha mendukung Melan namun harapan mereka langsung sirna karena Kevin sekali lagi menghantam Melan jauh ke luar ring tapi saat itu Melan menggunakan Zero Gravity untuk menahan dirinya tapi.
"Agggh..[muntah darah]..[lelah]..bahkan Ultimate tidak mempan padamu setidaknya kamu merasakan tekanan ketika mendekatiku!" Ucap Melan
"..[turun dan menyentuh arena]..Melan, terima kasih ini pertarungan yang menyenangkan setidaknya aku merasakan sedikit tekanan itu!..[Kevin merasakan suatu serangan dengan niat melakukan tusukan]..[Kevin menghindar]..Suji walaupun serangan itu tidak mematikan tapi aku akan mengalami kerusakan organ dalam..[SFX: Daaarrr]..[Kevin menendang perut Suji hingga terbang ke udara].." Ucap Kevin
__ADS_1
Pertarungan selesai dengan tubuh Suji yang terluka akibat serangan Wave Bullet milik Jong Yu yang terakhir mengenai punggungnya namun ini adalah kemenangan Suji karena Jong Yu sudah tergeletak di lantai arena lagi karena melewati batas namun Suji sudah mulai kelelahan.
Suji sebelum pingsan dia membuat tubuhnya bergerak dengan sendiri menggunakan indra insting miliknya untuk membantu Melan dan itu membuahkan hasil namun tidak berguna. Suji di tendang bagian perutnya hingga terbang ke udara oleh Kevin saat itulah Suji sudah pingsan.
...
"Suji..[melihatnya terbang di udara]..telah gugur karena pingsan dan..[kaget]..luar biasa..[Jong Yu berdiri namun sangat pusing dan kelelahan]..Jong Yu masih bertahan!" Teriak MC
"Bagus sekali Jong Yu!" Ucap penonton
"Kevin akhiri ini dengan kemenangan untuk kalian berdua!" Ucap penonton
...
Melan yang mendengar suara dukungan dari penonton untuk Kevin dan Jong Yu mulai membuat dirinya marah.
"Diam kalian semua!..[melihat sahabatnya jatuh menghantam lantai arena dengan keadaan pingsan]..Kevin akan aku kalahkan kamu!..[tekanan gravity mulai naik drastis]..Zero Gravity!..[tangannya mengarah ke Kevin]..Pressure Wave!" Teriak Melan
"..[tekanan gelombang mengenai tubuhnya]..Melan, tekanan gelombang ini masih lemah dari milik sahabatku..[pura-pura jatuh ke lantai]..kamu tahu kalau tekanan gelombang milik sahabatku ini mampu merusak tubuh manusia!..[SFX: Listrik]..[langsung di depan mata Melan]..[SFX: Daarr].[serangan siku tepat di perut Melan]..Denki hijikōgeki!" Ucap Kevin
"Aggghh..[muntah darah]..ini kekalahan kita Suji..[tubuhnya perlahan jatuh ke luar ring]..lawan kita terlalu kuat!..[SFX: Braakk]..[tubuhnya terkapar di luar arena].." Gumam Melan
...
"Suji telah gugur!..[teriakan penonton bersorak seperti orang gila]..luar biasa ini sungguh luar biasa!" Teriak MC
Pemerintah dan Walikota berdiri lalu tepuk tangan.
"Pemenang dalam Duel Berpasangan Laki dengan Laki adalah Kevin dan Jong Yu dari Kota Gabungan!" Teriak MC
Seluruh penonton bersorak atas kemenangan Kevin dan Jong Yu lalu mulai jatuhlah sebuah hiasan-hiasan atau manik-manik yang seperti hujan turun mengenai arena.
"..[mendekati Jong Yu yang sedang duduk]..[Jong Yu berdiri]..[SFX: Paaakkk]..Kemenangan untuk kita!" Ucap Kevin
"..[SFX: Paaakkk]..Itu benar!" Ucap Jong Yu
Duo ini melakukan tepuk tangan kemenangan. Pertarungan selesai dengan waktu 26 menit dan seluruh peserta kembali ke ruang perawatan dan MC mulai memberikan pertarungan selanjutnya yaitu Solo Duel atau lebih tepatnya satu lawan satu.
Bersambung...
__ADS_1