World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 188: Gurun Valley


__ADS_3

Cuplikan Chapter 187.


Yuuto masih berada di badai pasir yang disebabkan olehnya sendiri dengan cepat dia bergerak menuju ke Kota Hometown namun dia masih bingung karena lokasinya saat ini tidak dia ketahui untuk itu Yuuto mencari ujung yang tidak ada badai pasirnya supaya dapat melihat lalu mencari tahu di mana dia sebenarnya berada.


"..[SFX: Angin]..[SFX: Badai Pasir]..Menutup mataku supaya tidak kemasukan pasir..[mendengarkan dan merasakan keadaan di sekitarnya]..[masih terbang melesat kencang di udara sambil mendorong kakinya di udara bagaikan sebuah per]..[SFX: Wushh]..tunggu!..[turun ke bawah]..ada yang aneh kalau tidak salah..[membuka matanya]..aku merasakan gelombang bunyi di depanku!" Ucap Yuuto


Yuuto mendengar suara orang yang mana jumlahnya sangat banyak sehingga Yuuto tidak mendengar dengan jelas tapi mereka menyebutkan sesuatu yaitu Gurun Valley.


"Berarti..[Yuuto masih berada di badai pasir]..jika, aku ke depan..[Yuuto mulai berjalan seketika tubuh Yuuto terasa seperti menyentuh gelombang bunyi yang sudah di bentuk menjadi sebuah dinding]..kalian bisa mendengarku!" Teriak Yuuto


Yuuto terus berteriak hingga salah satu orang mendengar suaranya.


"Oi, tunggu sebentar!..[mendekati dinding gelombang bunyi].." Ucap Warga desa


"Apakah kalian bisa mendengarku tolong cepat jawab!" Teriak Yuuto


"..[kaget]..Kepala desa..[Yuuto mendengar suara]..ada seseorang di balik dinding!" Teriak warga desa


"Apa..[mendekati warga desanya]..tidak mungkin saat ini badai pasir terjadi sangat mengerikan mana mungkin ada manusia yang hidup saat badai pasir masih terjadi!" Ucap Kepala desa


"Kalau begitu..[menarik Kepala desanya lalu menempelkan telinganya]..dengar dengan baik, Kepala desa!" Ucap Warga desa


"Apa kalian bisa mendengarku!" Teriak Yuuto


"..[kaget]..Kamu benar, siapa kamu dan mengapa bisa berada di badai pasir?" Tanya Kepala desa


"Pertanyaannya nanti saja, ada yang ingin aku beritahu kepada kalian!..[Kepala desa dan warga desa]..suruh beberapa orang untuk mempersiapkan dinding untuk melapisi bagian tengah ini!" Teriak Yuuto


"Tunggu apa maksudmu?" Tanya Kepala desa


"Aku akan merusak bagian tengah ini!" Teriak Yuuto


"Semuanya gawat akan ada bagian yang rusak dan badai pasir akan melindas desa kita segera evakuasi!" Teriak Warga desa


"Dasar tahunya cuma bikin panik seluruh orang..[menghela napas]..cuma anak muda yang bisa menggunakan kekuatan Akseleration!..[memanggil seluruh pemuda]..kalian cepat buat dinding ketika bagian ini rusak!" Ucap Kepala desa


Baik, Kepala desa!" Ucap seluruh pemuda desa


"Baiklah..[gelombang bunyi berpusat ke tangan kanan Yuuto yang siap meninju dinding]..Akseleration Coating!..[tangan Yuuto terlapisi gelombang bunyi]..[SFX: Syettt]..[SFX: Tasschh]..[dinding langsung pecah dan Yuuto mulai masuk ke dalam kemudian badai pasir juga ikut masuk]..akhirnya, sekarang tutup!" Teriak Yuuto


"Akseleration Wall!" Teriak seluruh pemuda desa


Badai pasir hanya sedikit masuk ke dalam celah yang Yuuto masuk karena pemuda desa sudah memperbaikinya namun hasilnya mereka kelelahan karena sudah membangun begitu lebar dinding dengan kekuatan Akseleration.


"Terima kasih semuanya!..[Yuuto sedikit kagum dengan keindahan desa dengan tanah berpasir serta pepohonan yang hanya tumbuh di tanah berpasir dan juga sebuah danau yang sangat bersih]..Ahh...benar, maaf sudah merepotkan kalian..[mengulurkan tangannya]..aku, Yuu Kazuto biasanya di panggi dengan nama Yuuto..[tersenyum]..salam kenal!" Ucap Yuuto

__ADS_1


"Salam kenal..[menjabat tangan Yuuto]..lalu bisakah kamu menceritakan bagaimana kamu bisa berada di bada pasir di Gurun Valley sungguh mengagumkan kamu masih bisa bertahan tanpa terluka!" Ucap Kepala desa


"Hmm, jadi nama padang pasir ini adalah Gurun Valley..[menundukkan kepalanya]..maaf, sebenarnya aku yang membuat badai pasir ini!" Ucap Yuuto


"Ehh..[kaget dan panik]..ehhhh!" Teriak Kepala desa dan pemuda desa


Beberapa menit kemudian, Yuuto berada di rumah Kepala desa untuk dimintai keterangan tentang badai pasir sekaligus identitas Yuuto lalu jawaban yang Yuuto berikan adalah.


"Maaf, aku adalah seorang pengembara yang mana sedikit tersesat dan aku membuat badai pasir karena kekuatanku lepas kendali jadi mengakibatkan badai pasir...hahaha..[bergumam]..ayo tertipulah kalian!" Ucap Yuuto


Seluruh orang penting di desa menatap Yuuto dengan tatapan mencurigakan dan Yuuto mulai panik sendiri tiba-tiba.


"Ternyata begitu..[menghela napas]..untunglah ini bukan kemarahan dewa!" Ucap Kepala desa


"Ehh...Dewa..[bingung]..mereka penganut kepercayaan Dewa!" Gumam Yuuto


"Syukurlah...kalau begitu desa masih aman ini semua berkat kesabaran Dewa kita!" Ucap pemuda desa


"Jangan lupa untuk memberikan persembahan untuk Dewa nanti!" Ucap keluarga Kepala desa


"Ano..[seluruh orang penting di desa menatap Yuuto lagi]..ihh..[panik]..boleh saya tahu ini di mana?" Tanya Yuuto


"Sebelum itu kamu harus bertanggung jawab atas terjadinya badai pasir ini lalu kami akan memberitahumu!" Ucap Kepala desa


"..[berpikir]..Ini akan memakan waktu lama dan aku seharusnya segera menuju Kota White House sebelum kejadian tidak terduga terjadi..[menguatkan tekadnya]..badai pasir ini akan segera menghilang lagipula anda sudah membuat dinding anti badai pasir jadi ini akan aman!" Ucap Yuuto


"..[merasa bersalah lalu Yuuto berdiri]..Segera bawa aku ke para korban!" Ucap Yuuto


Yuuto pada akhirnya dibawa ke ruangan korban yang mana ada 28 orang yang terluka karena badai pasir bahkan ada yang tidak sadarkan diri dan sesak napas.


"10 korbannya adalah anak-anak yang mana butiran pasir masuk ke dalam paru-paru mereka, 5 pemuda mata terluka hingga menjadi merah dan mengeluarkan darah lalu 13 wanita telinganya terluka dan tidak bisa mendengar karena butiran pasir menyumbat telinga mereka hingga susah untuk dikeluarkan!" Ucap Kepala desa


"Sudah berapa lama korban menderita?" Tanya Yuuto


"Sekitar tujuh jam lebih!" Ucap Kepala desa


"Aku bisa menyembuhkan mereka dengan Recovery!..[merasakan batas pikiran miliknya]..tapi saat ini batas pikiranku adalah 50% kalau jumlah korban sebanyak 28 orang jadi batas pikiranku akan naik sebesar 15% yang membuatku kacau saat ini di mana ini dan seberapa jauh kalau aku menggunakan pesawat atau kendaraan hanya akan membuatku lama datang ke kota sedangkan kalau menggunakan bentuk itu (bentuk saat Yuuto terbang melesat kencang di udara yang bernama Air Boost) Air Step memang cepat tapi sangat boros..[berpikir]..tch, nyawa adalah yang terpenting..[menguatkan tekadnya]..saat ini aku akan fokus dengan keselamatan nyawa yang ada di depan mataku!" Gumam Yuuto


Yuuto berjalan ke depan lalu menyentuh mata korban lalu perlahan korban sembuh dan mulai bisa melihat lagi dan itu membuat semua orang terkejut.


"Luar biasa!" Ucap Kepala desa


Yuuto berjalan lalu menyembuhkan dan pola ini terus Yuuto lakukan hingga seluruh korban bangun dengan sehat sedangkan Yuuto mulai merasakan dirinya pusing, lelah dan mengantuk.


"Ini..[lelah]..efek..[pusing]..aman..[mengantuk]..aku masih bisa lanjut!" Gumam Yuuto

__ADS_1


Seluruh warga desa kembali normal karena Yuuto lalu sebagaimana kesepakatan tadi, Kepala desa memberitahukan lokasi Yuuto saat ini.


"Yuuto, terima kasih sudah mau bertanggung jawab..[membungkuk]..sungguh terima kasih!" Ucap Kepala desa


Kepala desa melakukan ucapan terima kasih yang sangat tulus begitupun dengan seluruh warga desanya.


"Tidak apa-apa ini memang salahku lalu bisakah aku tahu ini di mana?" Tanya Yuuto


"Lokasi saat ini adalah Gurun Valley yang terletak 270 km dari Kota White House dan nama desa ini sama dengan nama Gurun Valley yaitu Desa Valley!" Ucap Kepala desa


"270 km..[Yuuto sedikit panik]..kalau dengan mobil kecepatan kira-kira 90km/jam kalau tidak ada halangan maka aku akan sampai di Kota White House selama 3 jam tapi dengan Air Boost, aku akan sampai 2 jam pengurangan hanya 1 jam saja..[mulai takut]..2 jam itu dengan Air Boost memang aku akan cepat tapi Batas Pikiran kemungkinan 70% ke atas dan keuntungan lainnya adalah tidak ada halangan sama sekali tapi kalau aku menggunakan mobil yang mana belum tentu aku bisa mendapatkannya..[melihat sekeliling]..desa tidak mungkin punya mobil ataupun motor lalu kerugiannya adalah medan yang terkadang sulit untuk di lewati jadi aku harus pilih Air Boost tapi melawan musuh saat ini cukup mustahil hanya dengan Batas Pikiran segitu..[panik]..apa teman-temanku bisa mengalahkan meraka?..[panik]..lawan sangat kuat!..[panik]..aku harus bagaimana..[panik]..bagaimana ini!" Gumam Yuuto


Yuuto yang selama ini selalu tenang dengan keadaan yang terjadi membuat orang-orang begitu mengagumi sikapnya itu namun bagi sahabat dan teman-temannya, mereka tahu kalau Yuuto menyelesaikan ketenangannya itu dengan memikirkan begitu banyak ide untuk menenangkan dirinya dan Yuuto selalu menyelesaikannya tetapi saat ini keadaan sudah sangat sulit dengan adanya satu monster yang Yuuto ketahui bahkan Batas Pikirannya yang mana membuatnya pusing.


"..[memukul tanah]..Bajin*an!" Teriak Yuuto


Seluruh orang terkejut melihat sikap Yuuto yang tiba-tiba berteriak.


"Yuuto, apa kamu mengalami kesulitan yang mana membuatmu seperti itu?" Tanya Kepala desa


"..[menangis]..Aku tahu saat ini aku belum cukup kuat!..[tetesan air mata]..mereka dalam bahaya kalaupun aku sudah sampai tapi kelemahan ini hanya akan membuatku menjadi beban dan aku tidak mau mereka khawatir denganku!" Ucap Yuuto


"Percayalah!" Ucap Kepala desa


"Apa..[berdiri]..maksud anda apa?" Tanya Yuuto dengan pipi yang basah


"Mereka itu adalah teman atau sahabatmu bukan?..[Yuuto mengangguk]..kalau begitu percayalah dengan mereka kalau mereka masih akan hidup selama kamu datang maupun tidak datang hanya itulah yang perlu kamu ingat karena kamu belum melihat dengan kedua matamu sendiri mereka saat ini telah tiada atau tidak!" Ucap Kepala desa


"..[Yuuto mengerti ucapan Kepala desa]..Benar, keajaiban terkadang terjadi dan mengalahkan hipotesis!" Ucap Yuuto


Yuuto mulai mempercayai keajaiban lalu dia mengelap air matanya kemudian mempersiapkan diri untuk meninggalkan Gurun Valley.


"..[jari menunjuk ke arah timur]..Bergeraklah ke timur terus saja ke timur dan kamu akan sampai di Kota White House!" Ucap Kepala desa


"Kepala desa kenapa kamu tidak ikut dalam Festival Kota White House?" Tanya Yuuto


"Desa ini adalah tempat yang menjadi harta untuk keluarga kami lagipula badai pasir ini selalu terjadi dan akan membuat desa sedikit kerusakan tidak mungkin aku meninggalkannya tapi tenang saja kami tidak tertinggal informasi maupun pendidikan!" Ucap Kepala desa


"Kalau begitu terima kasih..[matanya serius]..aku akan mempercayai keajaiban itu!" Ucap Yuuto


Yuuto melompat ke udara lalu menggunakan Akseleration Air Boost untuk mempercepat dirinya sampai ke Kota White House dan semua yang melihatnya kagum dengan kekuatan Yuuto.


"Bertahanlah kalian semua!..[SFX: Wusshh]..aku tidak akan menyerah!" Gumam Yuuto


Yuuto melaju cepat di udara.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2