
Cuplikan Chapter 38.
"Aku pulang !" Teriak Yuuto
"Yuuto cepat mandi dan bersiap-siaplah !" Teriak Alicia
Yuuto masuk rumah dengan wajah bahagia yang dimana dia dapat teman baru yaitu Rina dan Xuan.
"Baiklah, waktunya bertemu dengan sahabat-sahabatku..[Berjalan menuju kamar mandi]..!" Gumam Yuuto
Setelah selesai mandi Yuuto langsung pergi ke kamarnya untuk memilih pakaian yang cocok untuknya. Yuuto mengambil kaos putih dan celana putih lalu memakainya...Yuuto memeriksa dirinya di sebuah cermin besar.
"..[Melihat dirinya di sebuah cermin]..Lumayan dan supaya lebih cocok lagi mungkin aku harus memakai sepatu yang berwarna putih juga..[Yuuto keluar dari kamarnya menuju rak sepatu].." Ucap Yuuto
Ketika Yuuto berjalan ke arah rak sepatu tiba-tiba Alicia menghalangi Yuuto sambil melihat-lihat pakaian yang Yuuto pakai.
"..[Dahi berkerut]..Yuu kamu akan pergi ke restoran mahal bersama kami. Celana putih dan juga pasti kamu ingin mengambil sepatu yang disana-kan ?..["Hmhmhm, Alicia kamu pintar menebak." Balas Yuuto]..Celana putih dan sepatu putih terlihat cocok tapi..[Menunjuk jarinya ke baju Yuuto]..Baju itu apakah kamu mau ke sana dengan baju bergambar buah cherry ?" Teriak Alicia
"..[Melihat bajunya]..Ada yang aneh ?..[Alicia hanya bisa menepuk jidatnya].." Ucap Yuuto
Alicia terus memarahi Yuuto untuk segera mengganti bajunya lalu Yuuto membalas bahwa dia tidak mempunyai Jas ataupun kemeja tiba-tiba ibunya Alicia datang mendekati mereka berdua dengan memakai pakaian terbaik yang ibunya Alicia punya.
"..[Terkejut]..Bibi terlihat lebih muda bahkan bibi sangat cantik dengan pakaian itu !" Ucap Yuuto
"..[Alicia kesal bahwa ibunya lebih cantik daripada dirinya]..Hmph, saat aku umur 20 tahun pasti aku akan terlihat seperti itu !" Ucap Alicia dengan wajah kesal
"Alicia umur 20 tahun kamu pasti akan terlihat tua..[Alicia mencubit pipi Yuuto]..Ahhhh, sakit lepaskan Alicia !" Ucap Yuuto
"Hmm..[Melihat baju yang Yuuto pakai]..Yuu, bagaimana kalau kamu memakai Jas milik suamiku..[Mengambil Jas di kamarnya]..Yuu, coba kamu pakai Jas ini !" Minta Ibunya Alicia
"..[Yuuto memakai Jas yang bibinya berikan]..Hmm, Jas-nya cocok denganku. Terima kasih bibi !..[Melihat ke arah Alicia]..Alicia sekarang angka 1 sampai 10 akan kamu berikan nilai berapa untukku ?" Tanya Yuuto
"..[Alicia masih melihat baju dengan gambar cherry]..Nilai mungkin 0..[Yuuto melepas baju dengan gambar cherry lalu menggantinya dengan baju putih polos]..[Melihat Yuuto sekali lagi]..Kamu dapat nilai 8 !" Ucap Alicia
Yuuto terpaksa untuk mengganti bajunya karena dia tidak mau berdebat lagi dengan Alicia. Setelah beberapa menit, jam menunjukkan pukul 17.25 berarti lima menit lagi Rina dan Xuan akan datang ke rumahnya Alicia untuk ikut makan malam bersama di restoran Tanagi...Alicia, Yuuto dan ibunya Alicia sudah selesai melakukan persiapan lalu ketika mereka akan pergi menuju pintu luar tiba-tiba terdengar suara lonceng berbunyi di pintu luar saat Alicia membukanya dia sangat terkejut saat melihat kedua temannya memakai pakaian indah dan cantik.
"..[Terus melihat-lihat ke Rina dan Xuan]..Kenapa kalian ada disini ?" Tanya Alicia
Rina dan Xuan menampilkan pesan yang Alicia kirim saat ingin memberitahukan kepada mereka berdua bahwa dia akan pergi ke restoran Tanagi..Rina dan Xuan menjelaskan kepada Alicia bahwa mereka berdua tidak melihat pesan yang Alicia kirim karena saat itu terjadi sedikit perkelahian dengan penjahat lalu Yuuto menolong mereka berdua dan sebagai ucapan terima kasih Rina mentraktir Yuuto lalu setelah Yuuto mau pulang dia mengajak Xuan untuk pergi ke restoran Tanagi bersamanya lalu Rina juga ikut tetapi Rina sendiri yang akan membayar makanannya.
Alicia sangat senang bisa makan malam bersama keluarga dan juga bersama kedua sahabatnya. Alicia, Rina dan Xuan terus tersenyum saat membicarakan tentang restoran Tanagi.
Yuuto yang melihat Alicia tersenyum bergumam di dalam pikirannya yaitu.
"Rencana untuk membuat Alicia lupa dengan insiden di Sekolah Hometown telah selesai !" Gumam Yuuto sambil sedikit tersenyum.
Sekilas Rina melihat Yuuto tersenyum lalu terlintas di pikiran Rina.
"Yuu, apakah ini semua adalah rencanamu..[Mengingat saat dia melihat senyuman Yuuto]..Senyuman itu tidak mungkin salah, Yuu melakukan ini supaya Alicia melupakan insiden di Sekolah Hometown." Gumam Rina
Yuuto membuat rencana tersebut secara dadakan karena dia beruntung saat itu Xuan mengatakan bahwa dia sangat ingin berada di restoran Tanagi lalu Rina dan Xuan belum membaca pesan dari Alicia karena saat Yuuto mengajak Alicia pergi untuk makan malam di restoran Tanagi.
Alicia sangat ingin memberitahukan kepada teman-temannya tetapi terjadi sesuatu saat kepada Rina dan Xuan sehingga tidak dapat membaca pesan dari Alicia, itu sedikit mengganggu Alicia karena pesannya belum di baca sehingga terlintas di pikiran Yuuto yaitu membuat sebuah rencana supaya Alicia melupakan insiden di Sekolah Hometown saat dia terluka.
Yuuto senang karena rencananya sukses. Saat mereka semua sudah siap untuk pergi ke restoran Tanagi tiba-tiba sebuah mobil panjang tiba di depan rumah Alicia.
"Alicia, Xuan, Bibi Ruiki dan juga Yuu mari kita pergi ke sana dengan menaiki mobil ini !" Ucap Rina
__ADS_1
Alicia, Xuan, Bibi Ruiki tidak terkejut tapi Yuuto sangat terkejut bahwa dia menyadari kalau Rina adalah anak orang kaya. Mereka semua menaiki mobil milik Rina saat di perjalanan tiba-tiba Handphone milik Yuuto berbunyi..[SFX: Nada dering]..
Yuuto mengangkat panggilan dari Baron.
"Yuuto, kamu sudah dimana ?..Saat ini semuanya sudah berkumpul tinggal kamu dan keluargamu yang belum !" Ucap Baron
"Baiklah, ini sudah dalam perjalanan !..Bolehkah aku mengajak dua orang ?" Tanya Yuuto
"Tentu saja, kami akan menyiapkan meja untuknya bersama dengan keluargamu !" Balas Baron
"Terima kasih..[Panggilan telah selesai].." Ucap Yuuto
Xuan dan Rina penasaran dengan siapa Yuuto berbicara di Handphonenya lalu mereka berdua bertanya kepada Yuuto.
"Yuu, siapa yang meneleponmu ?" Tanya Rina
"..[Berbicara sambil malu-malu]..Yuu, bolehkah aku tahu siapa yang tadi meneleponmu ?" Tanya Xuan
"Hmm, seperti kalian dengan Alicia..[Menyimpan Handphonenya di saku celana]..Orang ini merupakan sahabatku sekaligus rekan." Balas Yuuto
Beberapa menit kemudian mereka semua tiba di restoran Tanagi. Sebuah bangunan besar yang terbangun dengan sangat rapi dan megah bahkan orang yang makan di restoran Tanagi merupakan kalangan kelas atas.
Rina berbicara dengan pengawal di pintu restoran Tanagi saat Rina mengatakan nama orang yang akan makan di restoran Tanagi tiba-tiba di perlakukan secara khusus oleh pelayan di restoran.
Yuuto kagum melihat restoran yang begitu besar dan megah karena itu Yuuto telat masuk bersama mereka semua.
"..[Yuuto berjalan menuju pintu masuk]..[Tiba-tiba ada sebuah benteng besar di depan Yuuto]..Permisi saya ingin bertemu dengan Baron Tanagi..[Pengawal pintu langsung menatap Yuuto dengan tatapan tajam]..Ahhh..[Yuuto menutup matanya]..Mereka di sana bukannya mereka juga menyebutkan nama-ku ?" Tanya Yuuto
"..[Tatapan sinis]..Siapa namamu ?..["Nama saya Yuuto !" Balas Yuuto]..Mereka tidak menyebutkan namamu..[Tatapan tajam]..!" Ucap Pengawal pintu masuk restoran Tanagi
"..[Yuuto menundukkan kepalanya]..Tunggu, kenapa kalian tidak menyebutkan namaku !..[Gumam Yuuto]..Sebaiknya anda memanggil Baron Tanagi karena saya ada janji dengannya..[Pengawal menatap tajam ke arah Yuuto]..Ahhh..[Mengingat sesuatu]..Yuu Kazuto itulah namaku !" Ucap Yuuto
Yuuto masuk ke restoran Tanagi dengan wajah ketakutan.
"Seram..[Melihat ke arah pengawal pintu masuk restoran Tanagi]..Dia mantan pisikopat !" Gumam Yuuto
Yuuto berjalan menuju meja yang dimana Alicia, Rina, Xuan dan ibunya Alicia duduk di meja tersebut. Ketika Yuuto hampir sampai di meja itu tiba-tiba Yuuto tersandung hingga terjatuh karena kaki seseorang.
Rina yang melihat itu langsung bertindak.
"Hei, lain kali hati-hati dengan kakimu !" Ucap Rina
"Ha ?..[Menunjuk jari ke arah Yuuto]..Jelas-jelas dia jatuh sendiri kenapa kamu menyalahkan aku ?" Tanya orang kaya
"Apa katamu jelas-jelas kakimu ada di sana !" Balas Rina
"..[Yuuto berdiri]..Sudah-sudah Rina jangan teriak-teriak di sini..[Yuuto berjalan lagi ke meja keluarganya].." Ucap Yuuto
"..[Memegang pundak Yuuto]..Bentar dulu, bocah apa kamu tidak lihat lantai di sini jadi kotor karenamu..[Menumpahkan air Wine di lantai]..Bersihkan !" Ucap orang kaya
"..[Memukul meja]..Kamu bukannya sudah jelas kamu yang menumpahkan air Wine itu dengan tanganmu !" Teriak Rina
Para pelayan datang untuk menyuruh orang kaya tersebut untuk segera pergi dari restoran tapi para pelayan di marahi bahkan mengatakan "Berani lawan akan aku pecat kamu !" Ucap orang kaya dengan wajah marah
Semua pelanggan di restoran tersebut hanya bisa diam dan tidak ikut campur karena orang kaya tersebut adalah ketua dari perusahaan yang sedikit maju di bidang perpasaran.
"Dengar ya nak, restoran ini hanya untuk orang elit sepertiku jadi diam dan patuhi perintahku, sekarang bersihkan !" Teriak orang kaya
__ADS_1
"..[Rina ingin memukul orang kaya itu]..Rina, tidak apa-apa..Baiklah, pelayan tolong kain biar saya dapat mengelapnya..[Pelayan mengambilkan kain tetapi orang kaya tersebut mengambilnya].." Minta Yuuto
"Kenapa harus memakai kain, bersihkan dengan baju murahanmu itu !" Ucap orang kaya
Ibunya Alicia yang melihat Yuuto terus di hina-hina membuat hatinya melakukan sesuatu seperti saat Yuuto masih kecil yaitu...
"..[Berdiri dari kursi]..Yuuto biar aku saja yang membersihkannya !" Ucap Ibunya Alicia
"..[Melihat ibunya Alicia]..Wow, bocah aku akan memaafkanmu jadi biar perempuan itu menemaniku semalam !" Ucap orang kaya
Yuuto berpikir tidak apa-apa selama hanya aku saja yang akan di hinanya tapi saat dia mengatakan hal itu. Perasaan yang sangat ingin aku tahan langsung keluar..Perasaan yang meluap-luap terus berdatangan di dalam otak dan terlintas di dalam pikiranku.
"..[SFX: Ruangan Bergetar]..[Mata Yuuto menampilkan mata membunuh]..Ahhh, aku sangat ingin membunuhnya..[Lampu restoran terus berkedip-kedip]..[SFX: Hentakan kaki]..[Saat Yuuto menghentakkan tubuh orang kaya tersebut langsung menyentuh dengan lantai]..[SFX: Hantaman langsung ke lantai]..Coba kamu katakan sekali lagi !..[Yuuto menginjak kepala orang kaya tersebut]..Kubilang katakan sekali lagi !" Ucap Yuuto dengan tatapan ingin membunuh
"Sakitt, lepaskan aku..[Merontah-rontah]..Apa yang kalian lakukan cepat bantu aku dasar pengawal tidak berguna..[Semua pengawalnya langsung ikut mencium lantai seperti tuannya]..Cepat lepaskan aku jika tidak aku akan membunuhmu !" Ucap orang kaya
"Hahahha, aku senang dengan orang sepertimu yang tidak melihat situasi dan masih menganggap bahwa masih bisa melawan..[Yuuto tersenyum jahat]..Kalau begitu..[Yuuto meningkatkan tekanan Gelombang bunyi]..Mat..[Yuuto tersadar dan hampir membunuh orang kaya tersebut yang dimana di saksikan banyak orang]..[Yuuto melemahkan tekanan Gelombang bunyi-nya]..[Getaran berhenti]..Bibi tidak perlu melakukan itu duduk dan bersantai-lah." Ucap Yuuto dengan wajah menekan amarah
"Hahah, akhirnya kamu melepaskanku juga dasar kaum miskin daripada melawan lebih baik patuh dengan ini kalian akan..[SFX: Pukulan]..[Pukulan tepat di wajah orang kaya]..[SFX: Terlempar]..Siapa yang melaku..[SFX: Tangan patah]..Agghhh, tanganku..[Tersujud di lantai]..[SFX: Kaki patah]..Agghhh, tolong berhenti..[SFX: Tendangan]..[Tendangan tepat di bagian pipi orang kaya]..[SFX: Terlempar]..Tolong berhenti..[SFX: Darah]..!" Ucap orang kaya
Mata Yuuto terbuka lebar saat melihat teman-temannya berada tepat di depannya.
"Yuuto, kamu sangat hebat ya dapat menahan amarah saat bibimu di lecehkan sama orang seperti ini !" Ucap Kevin
"Yuuto maaf sebesar-besarnya karena kelalaianku orang seperti ini masuk ke restoran !" Ucap Baron
"Aku masih mau memukulnya..[Tina dan Eina menahan Yuna]..Lepaskan aku !" Ucap Yuna
"Jijik, bukannya ini orang yang itu !" Ucap Ran-Ran
"Hmm, kamu masih saja datang ke restoran ini setelah mengganggu teman kita saat pertama kali datang ke restoran ini !" Ucap Machi
"Jangan mengingatkan aku saat pertama kali bertemu dengan orang kaya ini !" Ucap Lisa
"Dan kamu melakukannya lagi setelah mendapatkan pengampunan dari Baron !" Ucap Ruina
"Untuk saja Ketua dari 10 Pemimpin Besar dapat menahan amarahnya untuk orang sepertimu !" Ucap Vino
"Professor Jack karena kamu kenalan dengan pemilik kota, tolong bereskan ini !" Minta Ruina
Semua pelanggan di restoran Tanagi dari kelas 1 sampai kelas 3 langsung turun untuk melihat sosok Ketua 10 Pemimpin Besar yang memimpin Aliansi WInterland yang sangat di cari sosoknya bahkan pemerintah mencarinya. Bahkan keluarga dan sahabatnya Alicia terkejut saat mendengar kata dari Vino yang mengatakan bahwa Yuuto adalah Ketua 10 Pemimpin Besar.
"Baiklah, Yuna aku akan meneleponnya dan menyuruhnya datang ke sini untuk bertemu Yuuto !" Ucap Professor Jack
"..[Menatap tajam ke orang kaya itu]..Baiklah, Paman Jack !" Ucap Yuna
"..[Memegang tangan kanan ibunya Alicia]..Bibi tidak apa-apa !" Ucap Tina
"..[Memegang tangan kiri ibunya Alicia]..Sebenarnya Yuuto sangat marah kepada orang kaya itu tapi mungkin suatu alasan dia dapat menahan amarahnya. Syukurlah bibi baik-baik saja !" Ucap Eina
"Yuuto ?..[Kebingungan].." Tanya Ibunya Alicia yang masih bingung dengan siapa orang yang bernama Yuuto
Semua teman-temannya Yuuto mulai memperkenalkan pemimpin besar dalam Peristiwa WQO.
"Semuanya dengar, orang yang telah memimpin 50 juta umat manusia, orang yang mendirikan sebuah Aliansi besar yaitu Aliansi Winterland yang terdiri dari negara Indonesia, Jepang, Cina dan Korea, orang yang kami cari-cari selama 2 bulan dan dia adalah Yuu Kazuto atau Yuuto dengan julukan The Emperor dia adalah pahlawan besar WQO !" Teriak Baron, Yuna, Kevin, Tina, Eina, Lisa, Machi, Ruina, Ran-Ran, Vino, Professor Jack
Bersambung...
__ADS_1
Selanjutnya Restoran Tanagi Part 2.