
Cuplikan Chapter 82.
"..[Terkejut]..Silahkan masuk Professor Randolf dan anda juga Professor Agurame Asura mari kita bicarakan tentang Project yang anda buat ini !" Ucap Hiru sambil sedikit tersenyum
[Nisuta dan Yamada]
"Uwaah, film tadi sungguh menyedihkan..[Mengusap matanya]..Kasihan sekali Riona yang di tinggalkan oleh kekasihnya !" Ucap Yamada
"..[Kesal]..Laki-laki itu tadi tidak tahu betapa baiknya Riona tapi dia malah memilih perempuan lain !" Ucap Nisuta
"Ahhh, aku ingin tahu kelanjutannya !" Ucap Yamada
"Kalau tidak salah lanjutan filmnya masih dalam pembuatan !" Ucap Nisuta
"..[Memegang tangan Nisuta]..Ayo kita tonton bersama saat film tersebut sudah datang, aku ingin nonton bersama denganmu lagi Nisuta !" Ucap Yamada dengan senyuman
"..[Mengelus kepala Yamada menggunakan tangan kirinya]..[SFX: Wush-Wush]..Pasti kita akan menontonnya sebelum itu, Yamada ada yang ingin aku beritahu kepadamu tentang tadi malam !" Ucap Nisuta
Mereka berbicara sambil jalan dan berpegangan tangan.
"Soal tadi malam yang kamu dan Okama bicarakan tentang suatu Project yang ingin kalian buat ?" Tanya Yamada
"Benar, Yamada apa kamu mau ikut membuat Project ini ?" Tanya Nisuta
"..[Mengelus kepalan tangan Nisuta]..Selama ada Nisuta aku akan ikut saja !" Ucap Yamada
"..[Pipi memerah]..Yamada aku mencintaimu !" Ucap Nisuta
"Ehhhhh, kenapa tiba-tiba..[Melihat sekeliling, orang sedang memandangi mereka berdua]..Jangan terlalu keras aku malu Nisuta !" Ucap Yamada
"..[Tersenyum]..Biar saja, aku harus memberitahu kepada semuanya kalau aku sudah menjadi pasanganmu !" Ucap Nisuta
"Mohhh..[Menggembungkan pipinya]..[Ekspresi suram]..Aku turut bersedih soal apa yang menimpa keluarga Okama !" Ucap Yamada
"..[Memegang erat tangan Yamada]..Mari kita pulang ke Laboratorium, aku sedikit khawatir dengan Hiru yang sendirian !" Ucap Nisuta
"Jangan begitu nanti Okama marah padamu !" Ucap Yamada
[Professor Randolf, Professor Agurame Asura dan Hiru Okama]
"Acchoo..[Menggosok hidungnya]..Ahhhh !" Ucap Hiru
"Hiru apa kamu terkena flu ?" Tanya Professor Randolf
"..[Mengelap hidungnya]..Tidak, mungkin ada seseorang yang sedang membicarakan diriku !" Ucap Hiru
"..[Melihat sekeliling Laboratorium]..Wahh, tempat ini sangat bagus bahkan lebih baik dari Laboratorium milik Professor Randolf !" Ucap Agurame
"Agurame kamu terlalu jujurĀ ya !" Ucap Professor Randolf
"Hahaha, memang benar Laboratorium Professor Randolf sangat berantakan ketika aku datang ke sana !" Ucap Hiru
__ADS_1
"Mau bagaimana lagi Project buatanku sebentar lagi akan selesai dan kalau sudah selesai bukannya nanti Project ini akan mengemparkan dunia !" Ucap Professor Randolf
"Kalau tidak salah Project yang anda buat dapat menduplikasikan otak manusia mirip seperti otak aslinya !" Ucap Hiru
"Benar aku membuat Project ini untuk menyimpan kepintaran otak manusia dari orang-orang jenius contohnya seperti kalian !" Ucap Professor Randolf
"Project yang Professor buat termasuk Project yang sangat sulit tapi kami sudah hampir selesai hanya saja kami belum mencobanya !" Ucap Agurame
"..[Sedikit tersenyum]..Professor jika boleh bagaimana kalau Nisuta melihat Project buatan anda..[Professor Randolf terkejut]..Nisuta adalah Professor yang paling jenius menurut dunia saat ini bahkan banyak yang ingin menjadikannya sebagai Professor dunia !" Ucap Hiru
"Memang benar kejeniusannya sangat luar biasa namun terkadang sifatnya terlalu bebas sehingga orang yang bekerja sama dengannya tidak dapat mengikuti arahannya !" Ucap Professor Randolf
"Memang benar Nisuta seperti itu namun saat ini ada aku dan Yamada jadi bisa di bilang kami sangat tahu seperti apa Nisuta !" Ucap Hiru
"..[Menghela napas]..Aku sangat iri dengan kalian jadi aku serahkan kepada kalian berdua untuk mengajak Nisuta melihat Project yang aku buat !" Ucap Professor Randolf
Ting..Ting..[Lonceng mendeteksi]..[Pintu terbuka]..Ting..Ting..Ting..[Lonceng mendeteksi]..[Pintu terbuka]..Nisuta dan Yamada sudah sampai di Laboratorium.
"..[Mendengarkan suara lonceng]..Akhirnya orang yang kita bicarakan sudah datang !" Ucap Hiru
"..[Berjalan menuju ruangan istirahat]..[Melihat sosok asing]..Hiru siapa mereka berdua ?" Tanya Nisuta
"..[Berdiri]..Nisuta mereka berdua adalah Professor Randolf dan Professor Agurame Asura bisa kamu lihat Professor Randolf sedang mengembangkan Project Program Imajination dan Professor Agurame Asura sedikit membantu Professor Randolf dalam mengembangkannya !" Ucap Hiru
"Ahhh, begitu tapi kenapa mereka ada di sini pasti ada sesuatu yang ingin kamu beritahu kepadaku !" Ucap Nisuta
"..[Menghela napas]..[Mendekati Nisuta]..Aku ingin kamu melihat Project buatan Professor Randolf lalu aku ingin kamu sedikit memberikan saran untuk Projectnya !" Ucap Hiru
"..[Melihat Professor Yamada dan Professor Nisuta]..[Berdiri]..Salam kenal Professor Nisuta dan Professor Yamada..[Membungkuk lalu berdiri tegak]..Aku senang dapat bertemu dengan anda terutama Professor Nisuta !" Ucap Agurame
"Ahh, panggil saya Agurame saja Professor Nisuta dan aku masih senior !" Ucap Agurame
"Hmm, begitu ya..[Melihat ke arah Yamada]..[Melihat ke arah Hiru]..[Melihat ke arah Agurame]..Hmm, sepertinya aku sudah mempunyai apa yang aku inginkan..[Tersenyum]..Baiklah Hiru aku akan melihat Project buatan Professor Randolf dan kalau bisa aku ingin membaca Projectnya !" Ucap Nisuta
"..[Berdiri]..Begitu, syukurlah aku sangat senang anda menerimanya..[Menjabat tangan Nisuta]..Besok datanglah terserah anda mau datang jam berapa tapi kalau bisa tolong telepon saya..[Memberika nomor telepon].." Ucap Professor Randolf
"Baiklah Professor Randolf tapi aku ingin Agurame berada di Laboratorium sini !" Ucap Nisuta
"Ahhh, baiklah jika itu keinginan anda..[Pergi ke depan pintu]..Baiklah sampai jumpa besok dan Agurame jangan menyusahkan mereka bertiga !" Ucap Professor Randolf
"Baiklah Professor Randolf hati-hati di jalan kalau ada masalah segera telepon aku..[Professor Randolf pergi]..Ahhh, maaf Professor Nisuta anda ada perlu apa denganku ?" Tanya Agurame
"Mulai sekarang kamu akan ikut dalam pengembangan Project yang akan aku buat bersama dengan Hiru dan Yamada !" Ucap Nisuta
Mendengar ucapan itu Hiru sontak terkejut karena dia bingung kenapa Nisuta membiarkan Project buatannya di dengarkan oleh orang asing.
"Tunggu Nisuta ikut aku ke tempat biasanya !" Ucap Hiru
"Ke situ lagi yakin nih kamu tidak masuk angin lagi ?" Tanya Nisuta
"..[Kesal]..Ikut saja jangan protes, ayo cepat..[Pergi ke teras tadi malam].." Ucap Hiru
__ADS_1
"Maaf, Yamada dan Agurame tunggu kami setelah selesai bicara..[Melepaskan tangan Yamada]..Yamada aku pergi dulu !" Ucap Nisuta
"..[Tersenyum]..Baiklah Nisuta aku akan tunggu di sini !" Ucap Yamada
"..[Pipi memerah]..Hiru jangan terlalu lama kita bicaranya !" Teriak Nisuta
"AHHHH, aku tahu dasar bucin akut !" Teriak Hiru
Mereka berdua pergi ke teras tanpa membuka jendela besar.
"..[Duduk di sofa]..Benarkan kamu masuk angin !" Ucap Nisuta
"Diam Nisuta..[Menghela napas]..Apa yang kamu pikirkan beritahu aku kenapa kamu membiarkan Agurame ikut dalam pembuatan Project kita ?" Tanya Hiru
"Ehhhh, Hiru ini terlalu malu untukku jadi mari kita biarkan saja !" Ucap Nisuta
"Hooo begitu, sekarang sahabatku sudah mulai rahasia denganku bukannya kita sejak dulu selalu terbuka !" Ucap Hiru
"..[Pura-pura tidak tahu]..Ehhhh, kapan aku baru tahu !" Ucap Nisuta
"Saat kamu umur 12 tahun, aku mejauhi dirimu tanpa alasan lalu kamu menangis dan akhirnya aku memberitahumu..." Ucap Hiru
"Stop !!!..[Malu]..Ahhhh, baiklah aku akan kasih tahu tapi jangan melihatku !" Ucap Nisuta
"..[Jijik]..Nisuta kamu seperti perempuan saja !" Ucap Hiru
"Cepatlah !" Teriak Nisuta
"Ahhhh, baiklah..[Balik badan]..Cepat beritahu aku !" Ucap Hiru
"Jadi begini sekarang aku sudah pacaran dengan Yamada dan itu membuatmu akan sendirian terus karena aku akan selalu menghabisi waktu berduaan dengan Yamada..[Hiru kesal]..Jangan kesal dulu !..[Hiru kembali normal]..Lalu aku kepikiran ketika ketemu dengan Agurame dan kenapa aku tidak mengajaknya saja karena itu dapat membuatmu tidak sendirian lagi itulah yang aku pikirkan !" Ucap Nisuta
"..[Suram]..[Menghela napas]..Nisuta aku tidak merasa sendirian walaupun kalian berdua berpacaran, aku sama sekali tidak merasa kesepian. Selama kalian masih bersamaku pasti aku tidak akan kesepian !" Ucap Hiru
"Hiru...Begitu ya..[Berdiri]..Maaf kalau begitu aku batalkan saja !" Ucap Nisuta
"Jangan, aku akan bersalah kalau kamu mengusirnya karena alasanku ini !" Ucap Hiru
"Jadi kalau begitu ?" Tanya Nisuta
"Baiklah, Agurame akan membantu kita sekalian ini ajaran untuk junior kita !" Ucap Hiru
"Baguslah Hiru kamu pasti tidak kesepian lagi !" Ucap Nisuta
"Cih, bukannya aku sudah bilang tadi..[Melambai mengusir]..Pergi sana ke pelukkan Yamada !" Ucap Hiru
"Kamu melihatnya ?" Tanya Nisuta
"Cepat sana pergi !" Teriak Hiru
"Baik-baik..[Berhenti di depan pintu]..Hiru aku pasti tidak akan membiarkan kamu sendirian lagi !" Ucap Nisuta
__ADS_1
"..[Ekspresi sedih]..[Mengingat masa lalunya]..Terima kasih Nisuta !" Ucap Hiru
Bersambung...