World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 32: Akhir Permainan


__ADS_3

Tahun 2046, di Kota Hometown tepatnya rumah sakit terbesar di kota tersebut mengalami kejutan yang sangat menggembirakan. Perawat dan dokter hanya bisa menangis saat melihat satu persatu pasien korban WQO akhirnya terbangun dari tidur panjang mereka. Dengan segera para dokter memberitahukan atasannya yang bernama Professor Randolf.


"Tiit..Tiit..Tiit..[SFX: Nada Hp]..[Terhubung]..Halo, Professor !" Ucap salah satu dokter


"Ada perlu apa dokter ?" Tanya Professor Randolf


"Professor, segera ke rumah sakit !..Mereka semua sudah bangun !" Ucap salah satu dokter


"..[Menjatuhkan Hp-nya]..[Lari menuju pintu keluar]..Taksi berhenti !" Teriak Professor Randolf


"Silahkan pilih tujuannya pak !" Ucap Sopir Taksi


"Antar saya ke rumah sakit Randolf..[Mobil langsung menuju rumah sakit Randolf]..Putriku..[Mengingat masa-masa saat dia bersama putrinya]..[SFX: Rem].." Ucap Professor Randolf


"Total semuanya..[Professor Randolf memberikan semua uang yang dia punya di dalam sakunya]..Ambil saja..[Membuka pintu] !" Ucap Professor Randolf


Professor Randolf membuka pintu rumah sakit dengan kuat hingga membuat sebagian orang terkejut melihatnya. Suasana menjadi sunyi lalu salah satu perawat putrinya Professor Randolf mendekatinya.


"Professor silahkan pergi ke kamarnya !" Ucap salah satu perawat


Professor Randolf pergi menuju ruangan A Nomor 980 tempat putrinya berada. Ketika sampai di depan pintu, Professor Randolf perlahan membuka pintunya..[SFX: Pintu terbuka]..Sosok perempuan berdiri di depan jendela untuk melihat pemandangan lalu perlahan membalik badannya. Rambut panjang pirang halus karena di rawat dengan baik membuat siapapun akan terpesona dengan kecantikannya.


"..[Tersenyum]..[Meneteskan air mata] !" Aksi Yuna


"..[Tersenyum]..[Perlahan mendekati Yuna]..[Memeluk Yuna dengan erat]..Selamat datang, Yuna !" Ucap Professor Randolf


"Aku pulang ayah..[SFX: Menangis]..[Memeluk erat ayahnya]..Ayah aku pulang, akhirnya aku pulang..[SFX: Menangis]..Maafkan aku ayah !" Ucap Yuna sambil memeluk erat ayahnya dan menangis


Yuna menangis selama 5 menit lalu karena lelah dia tertidur. Professor Randolf mengangkat putrinya ke ranjang.


"..[Keluar dari kamar Yuna]..Semuanya, beritahu keluarga korban !..Suruh mereka untuk datang ke rumah sakit dan beritahu bahwa anggota keluarga mereka sudah bangun !" Teriak Professor Randolf


Semua perawat dan dokter mengambil Hp dan telepon rumah sakit untuk mengabari keluarga korban lalu saat mereka mendengar perkataan bahwa anggota keluarga mereka sudah bangun. Mereka semua berbondong-bondong pergi ke rumah sakit untuk menemui anggota keluarga mereka. Semua perasaan rindu seketika hilang saat mereka bertatap muka dengan anggota keluarganya.


[Ruangan 4 Pemerintah]


"Tuan Kim [Pemimpin Korea], apakah anda sudah mengetahui lokasi The Number ?" Tanya Zhafi [Pemimpin Indonesia]


"Pasukan belum menemukan lokasinya !" Ucap Tuan Kim [Pemimpin Korea]


"..[Memukul Meja]..Penjahat ini sangat membuatku marah !" Ucap Tuan Kyojuro [Pemimpin Jepang]


"Penjahat ini sangat pintar dan memiliki banyak koneksi sehingga kita kesusahan mencarinya walaupun sudah menggunakan alat canggih. Intinya pemimpin mereka sangat pintar dan licik." Ucap Tuan Chen [Pemimpin China]


Tiba-tiba pintu ruangan di buka dengan keras.


"Maaf atas kelancangan saya tapi hari ini, tahun ini merupakan hari akhir dari permainan WQO. Tuan-tuan mereka semua sudah bangun !" Ucap Sekretaris dengan penuh kegembiraan


Empat Pemimpin yaitu Jepang, China, Indonesia dan Korea langsung berdiri dari tempat duduknya lalu pergi meninggalkan ruangan rapat menuju ruangan siaran.


"Informasi ini harus kita sebarkan ke seluruh negeri !" Ucap Zahfi [Pemimpin Indonesia]


Empat Pemimpin negara melakukan siaran secara langsung setelah mendapatkan kabar bahwa 50 juta umat manusia telah kembali dengan selamat setelah tertidur selama 2 tahun lamanya. Salah satu korban di beri pertanyaan dan dia menjawab "Seluruh player bekerja sama untuk selamat dari dunia itu dan player pemberani yang menyatukan seluruh player adalah 10 Pemimpin Besar."


[The Number Menonton Siaran Langsung]


"Hmm, dari 100 juta umat manusia kamu membunuh setengah dari mereka sungguh sia-sia !" Ucap One


"One, rencana apa yang harus kita lakuakan setelah ini ?" Tanya Two


"Hmm, benar rencana harus terus berlanjut..[One menyuruh Two untuk mengikutinya]..Lewat sini !..[Ke Ruang Bawah Tanah]..[Di ruangan tersebut terdapat alat AI-hard milik Agurame Asura]..Tubuhnya memang benar sudah mati sejak di mulai permainannya tetapi pikirannya masih ada dan saat ini berada di alat AI-hard yang dia pakai !" Ucap One


"Bagaimana mungkin alat AI-hard tidak di pakai tapi masih berfungsi..[Melihat cahaya berwarna hijau di AI-hard milik Agurame Asura]..Apakah ini tidak aneh ?" Tanya Two karena kebingungan


"Aneh, tidak ini sama sekali tidak aneh jika kamu lebih memahami cara kerja dari alat AI-hard mungkin kamu akan mengetahui rahasia dari pembuatan AI-hard !" Ucap One


"Rahasia dari pembuatan AI-hard ?" Ucap Two yang bingung


"Aku akan memberitahu rahasia dari pembuatan AI-hard. Alat ini di buat untuk ilmu kedokteran karena alat ini dapat menyembuhkan penyakit ketuliaan, penyakit bisu bahkan menyembuhkan otak bagi yang terkena keterbatasan dengan kemampuan Akseleration kamu dapat melakukannya." Ucap One


"Kemampuan Akseleration ?" Two masih bingung


"Kemampuan Akseleration adalah kemampuan dimana manusia dapat mengatur percepatan sehingga menciptakan gelombang bunyi yang dapat di jadikan suatu pertahanan bahkan bisa di jadikan sebuah serangan." Ucap One

__ADS_1


"Apa, jadi kemampuan ini sungguh hebat !" Ucap Two


"Oh iya, aku lupa memberitahumu kenapa alat ini masih hidup tanpa pemakai itu karena dia menyatu dengan AI-hard sehingga otaknya atau pemikirannya berada di dunia Artificial World jadi jika dia belum mati di dunia itu berarti alat AI-hard masih akan tetap berwarna hijau !" Ucap One


"Intinya pikiran Four berada di dunia buatan sehingga tubuhnya hanyalah tubuh kosong tanpa jiwa lalu kalau kita menghancurkan AI-hard milik Four, apakah Four akan mati di dunia buatannya ?" Tanya Two


"Tidak tetapi Jika kita merusak AI-hard miliknya semua usahaku untuk membuat anak ini menciptakan alat AI-hard akan sia-sia karena kita akan mengambil langsung kemampuan Akseleration dari data di AI-hard-nya ke otak kita sehingga kita mendapatkan kemampuan Akseleration !" Ucap One


"Anda sungguh pintar, jadi kita akan menggunakan kemampuan tersebut untuk menguasai dunia !" Ucap Two


"Benar, dengan kekuatan dan kekuasaan kita dapat menguasai dunia ini tetapi aku ingin kalian mencuci otak para korban WQO yang selamat karena mereka akan menghalangi rencana kita !" Ucap One


"Kalau itu serahkan kepada Three karena dia lebih pengalaman !" Ucap Two


"Panggil Three kesini !" Ucap One


"..[Three datang ke ruang bawah tanah]..One, apa yang harus kulakukan untuk menjalankan rencanamu ?" Tanya Three


"Pakailah alat ini..[Memberikan AI-hard milik Agurame Asura atau Four]..!" Ucap One


"Baiklah..[Three memakai alat AI-hard]..[Tiba-tiba tubuh Three seperti kesetrum lalu pingsan].." Ucap Three


Selama 20 menit Three pingsan dan ketika dia bangun, kepalanya terasa ingin terbakar. Two dan One menyaksikan Three yang kesakitan.


"Kendalikan pikiranmu..[Memegang kepala Three]..[Perlahan Three mulai tenang dan sakit di kepalanya menghilang]..Bagus, setelah ini apakah kamu dapat melihat gelombang bunyi dari suaraku ?" Tanya One


"Baiklah One..[Perlahan gelombang bunyi dapat Three lihat]..Aku melihatnya One !" Balas Three


"Kendalikan bunyi tersebut lalu ubah gelombang itu menjadi sesuatu yang kamu inginkan contohnya jadikan gelombang bunyi menjadi sebuah pisau lalu potong tembok yang ada di belakangmu !" Ucap One


"..[Three fokus mengendalikan gelombang bunyi]..[Perlahan dia dapat mengubah bentuk gelombang]..[Dahi Three mengerut lalu dia membelah tembok layaknya sebuah kertas]..Berhasil !" Ucap Three


"Apa ini sungguh hebat, membelah tembok layaknya membelah sebuah kertas !" Ucap Two


"Three, latih kemampuan Akseleration milikmu lalu cari anggota dari korban WQO. Setelah itu tunjukkan kepada dunia bahwa mereka mempunyai sebuah musuh yaitu organisasi The Number !" Ucap One


"..[Tersenyum bengis]..Inilah yang sudah aku tunggu, peperangan, kehancuran, pertumpahan darah..Hhahaha..Baiklah One akan aku laksanakan perintahmu !" Ucap Three


Three pergi meninggalkan markas The Number lalu One sedikit marah melihat AI-hard milik Agurame Asura yang masih berwarna hijau.


[Kembali di Kota Hometown]


Seorang wanita berlari dengan cepat menuju rumah sakit Randolf untuk menemui sosok yang penting bagi dirinya. Ketika sampai di rumah sakit dia langsung menuju ruangan H Nomor 1154 yaitu ruangan Yuuto berada. Ruangan Yuuto penuh dengan perawat dan dokter karena melihat pasien yang tidak dapat bicara maupun bergerak.


"Dokter kenapa hanya pasien ini yang tidak dapat berbicara normal maupun bergerak ?" Tanya Perawat


"Dari hasil pengecekan, pasien mengalami sedikit kelumpuhan kinerja sistem otak dalam kepala pasien sehingga membuatnya seperti ini, mungkin penyebabnya karena alat AI-hard !" Ucap Dokter


Ketika dokter mengambil AI-hard di kepala Yuuto seketika tangan Yuuto bergerak lalu mencengkram erat tangan dokter. Perlahan dokter melepaskan tangannya dari AI-hard Yuuto lalu Yuuto perlahan melepaskan cengkramannya.


"Aku hanya akan melepaskannya tidak akan saya ambil barangmu !" Ucap Dokter


Setelah itu dokter mencoba mengambil AI-hard Yuuto, AI-hard telah di lepaskan dari kepala Yuuto lalu dokter memberikannya kepada Yuuto. Yuuto memegang erat AI-hard miliknya.


"..[Melihat ruangan Yuuto yang penuh dengan dokter dan perawat]..Permisi, saya ingin melihat keponakan saya !" Ucap Bibi Yuuto


"Jadi anda adalah bibinya !..Baiklah, silahkan anda masuk !" Ucap Perawat


"..[Masuk ke dalam ruangan Yuuto]..Yuu !" Ucap Bibinya dengan suara pelan


"Anda adalah walinya, saya akan memberitahu tentang keadaan Yuuto..Saat ini pasien tidak dapat bergerak, berjalan, berbicara maupun melihat tetapi pasien masih bisa merasakan dan mendengar itulah hasil pengecekan dari kinerja otak pasien." Ucap Dokter


"Yuu..[Meneteskan air mata]..[Tiba-tiba Yuuto mengangkat tangannya]..Yuu..[Bibinya langsung memeluk Yuuto dengan erat lalu menangis] !" Ucap Bibi Yuuto


"Luar biasa, dokter ada kemungkinan dia bisa sembuh jika terus bersama bibinya. Lihat pasien saat kita berbicara tubuhnya sama sekali tidak merespon tetapi saat bibinya berbicara tubuh pasien langsung merespon !" Ucap Perawat


"Ini sungguh aneh, bukannya kinerja otak dia sedikit mengalami kelumpuhan..[Menghela napas]..Mungkin inilah keajaiban..[Tersenyum].." Gumam Dokter


Yuuto sekarang menggunakan alat bantu untuk bergerak yaitu menggunakan kursi roda. Bibi Yuuto merasa senang melihat Yuuto dapat kembali bersamanya tetapi perasaan sedih masih ada di dalam hatinya yaitu melihat kondisi yang dialami oleh Yuuto. Bibinya membawa Yuuto pulang ke rumah sekaligus menyewa dokter pribadi untuk memeriksa kondisi Yuuto.


Pemerintah membuat Program Kesehatan yang dimana digunakan untuk membuat tubuh pasien lebih terbiasa bergerak dan Program tersebut akan di laksanakan selama 2 bulan lamanya. Teman-teman Yuuto belum saling bertemu karena mereka sudah berjanji akan bertemu atau berkumpul di Restoran Tanagi.


[Rumah Bibi Yuuto]

__ADS_1


"..[SFX: Membuka Pintu]..Ibu, aku pulang !" Ucap Alicia


"Alicia, apakah ibumu sudah pulang ?" Ucap teman Alicia yang bernama Rina


"Bukannya ibumu selalu pulang malam !" Ucap teman Alicia yang bernama Xuan


"Ibuku sudah mengirim pesan..[Memperlihatkan kepada teman-temannya]..Katanya ibuku akan pulang cepat dan akan melakukan perayaan untuk sepupuku maka dari itu aku mengajak kalian !" Ucap Alicia


"Nice Alicia..[Mata bersinar],.[Memberikan Jempol kepada Alicia].." Ucap Rina


"..[Xuan Malu-malu]..Ini pertama kalinya, aku ke rumah Alicia..[Rina memukul punggung Xuan]..Rina itu sakit tahu !" Ucap Xuan


"Hehe, ayo masuk Xuan !" Ucap Rina


"Permisi..[Masuk ke rumah Alicia].." Ucap Xuan


"Alicia, cepat sini sekalian bawa temanmu ke sini !" Minta Ibunya Alicia


Alicia dan teman-temannya ke ruang dapur lalu Alicia kaget melihat laki-laki rambut pendek hitam poni menggunakan kursi roda dan memeluk AI-hard.


"Ibu, siapa ?" Tanya Alicia


"Kamu kaget bukan saat kamu menjenguknya di rumah sakit memang rambutnya sangat panjang lalu ibu memotongnya dan lihatlah hasil potongan dari ibumu !" Ucap Ibu Alicia dengan bangga


"Lain kali jangan Yuu saja yang ibu potong rambutnya!" Ucap Alicia


"Hmm, kamu cemburu ?" Tanya Ibu Alicia


"Bukannya sudah jelas, ibu selalu pulang malam makanya aku jarang melihat ibu !" Ucap Alicia


"..[Mengelus kepala Alicia]..Sekarang karena Yuu sudah ada di rumah, ibu akan selalu pulang cepat untuk merawat Yuu mungkin ibu akan meminta waktu pulang cepat sama bos ibu !" Ucap Ibu Alicia


"Janji..[Mengangkat jari kelingkingnya].." Ucap Alicia


"Janji..[Alicia dan ibunya melakukan janji kelingking].." Ucap Ibu Alicia


"Rina, Xuan perkenalkan ini sepupuku namanya Yuu Kazuto !" Ucap Alicia


"Namaku Rina salam kenal Kazuto..[Yuuto hanya terdiam]..!" Ucap Rina


"Maaf Rina saat ini Yuu tidak bisa berbicara !" Ucap Ibunya Alicia


"Tidak apa-apa bibi !" Ucap Rina


"..[Menundukkan kepala]..Perkenalkan nama saya Xuan !" Ucap Xuan sambil malu-malu


"Ibu, aku sudah mendapatkan kabar dari rumah sakit Randolf...Bukannya pasien bangun dengan sehat lalu kenapa Yuu menggunakan kursi roda ?" Tanya Alicia


"Alicia saat ini merupakan pesta perayaan untuk sepupumu. Ibu akan memberitahu kondisi sepupumu setelah pesta ini selesai !" Ucap Ibunya Alicia dengan wajah murung


"Baiklah ibu !" Ucap Alicia


Pesta perayaan Yuuto di mulai dengan suasana yang tidak enak karena Alicia menanyakan hal yang seharusnya nanti di bicarakan. Setelah selesai melakukan pesta perayaan, Rina dan Xuan pulang ke rumah lalu Alicia mendatangi ibunya.


"Ibu, aku minta maaf tentang hal itu !" Ucap Alicia


"Tidak apa-apa Alicia..[Menarik napas panjang]..[Menutup wajahnya dengan telapak tangan]..Kenapa dia selalu menderita..[SFX: Menangis]..Alicia, sepupumu saat ini mengalami kelumpuhan kinerja otak sehingga membuatnya tidak dapat bergerak, berjalan, berbicara dan melihat tetapi dia masih dapat merasakan dan mendengar." Ucap Ibunya Alicia dengan mata merah akibat dari terus menangis


"..[Melihat mata ibunya yang merah karena terus menangis]..Ibu karena dia ibu selalu menangis, karena dia ibu selalu bersedih bukannya sebelum dia hadir..[Ibunya Menampar pipi Alicia]..Bahkan ibu memukul diriku !" Ucap Alicia


Alicia membalikkan badannya dan perlahan menuju kamarnya lalu ibunya meminta maaf kepada Alicia karena sudah menampar pipi Alicia.


"Ibu tidak perlu meminta maaf !" Ucap Alicia lalu dia pergi meninggalkan dapur menuju kamarnya


Alicia sedikit marah ketika melihat keadaan ibunya yang selalu menangis dan dia menganggap itu semua karena datangnya Yuu Kazuto di keluarga mereka. Karena Alicia sangat menyayangi ibunya, dia mengakui bahwa dirinya salah dan meminta maaf kepada ibunya lalu ibunya memeluk erat Alicia sambil meminta maaf.


Yuuto hanya bisa mendengar semua tangisan dan perkataan dari mereka, tangan Yuuto ketika mendengar suara tangisan dari bibinya, dia memegang erat AI-hard-nya hanya itu yang bisa dia lakukan.


Selanjutnya Chapter 33: Sekolah Hometown


PENGUMUMAN !!!


World Quiz Online Part One: Artificial World telah selesai dan pada chapter selanjutnya akan di lanjutkan Part keduanya yaitu World Quiz Online Part Two: Akseleration !

__ADS_1


Terima kasih atas dukungan para pembaca yang telah membaca WQO Part One !


__ADS_2