World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 207.5: Story Buku Infinite Timeline Part 7


__ADS_3

Cuplikan Chapter 207.


"Maaf menyembunyikannya selama ini..[menarik napas lalu menghembuskannya]..aku Ulma Asteria salah satu putri dari Raja dan Ratu Kerajaan Asteria!"


Ucap Ulma yang membuat mereka terkejut bukan main kemudian seluruh penjaga langsung berkumpul di depan pintu masuk kota.


...


Kini mereka semua berada di dalam istana dengan beberapa penjaga berdiri tegak di samping kiri dan kanan yang pastinya menjaga Ratu Kerajaan Asteria. Terlihat ada satu putri yang duduk di sebelah Ratu sedangkan Raja tidak ada di kursi takhta karena sedang ada urusan di Kerajaan Asteria karena itulah ibukota kerajaan sedang di jaga oleh Ratu Asteria yang bernama Muri Asteria.


Rika, Olivia dan Kyota menunduk seperti kesatria di alas karpet merah dan suasana ruangan yang begitu megah dan anggun membuat mereka bertiga merasa tidak layak untuk berada di tempat itu lalu pintu masuk ke ruang takhta terbuka lebar sambil memperlihatkan sosok putri cantik dengan gaunnya yang sangat indah dan mempesona.


Ulma berjalan mendekati temannya lalu dia berdiri di depan teman-temannya sambil menatap ibunya yaitu Ratu Muri Asteria. Terlihat putri yang duduk di sebelah Ratu Muri sedang memperlihatkan perasaan tidak senang akan keberadaannya Ulma, itu semua dapat Olivia rasakan.


"..[memberikan hormat kepada ratu]..Salam ibunda, maaf selama ini aku merepotkan ibunda tapi teman-temanku tidak bersalah dalam permasalahan ini semua jadi aku ingin ibunda membebaskan mereka dan membiarkan mereka bertiga tinggal di Ibukota Kerajaan Asteria yaitu Kota Delos!"


Minta Ulma dengan tulus kepada ibunya yang menatap dirinya dengan kemarahan akan sikapnya yang tidak seperti putri kerajaan. Putri yang duduk di sebelah Ratu Muri langsung berdiri dari kursinya karena mendengarkan permintaan dari Ulma.


"Ulma, kamu yang sudah menghilang tanpa kabar selama seminggu membuat ayahanda khawatir dan hampir membuatnya sakit untung saja ada kakak pertama yang menenangkan ayahanda dan kamu datang tanpa memberitahu kepada kami, apa yang selama ini kamu lakukan malah meminta sesuatu kepada ibu!"


Ucap putri yang sangat tidak suka dengan perilaku Ulma yang semaunya dan bebas. Ulma menarik napas lalu menghembuskannya lalu dia menyuruh pelayannya mengambil buku diary miliknya kemudian Ulma membuka beberapa halaman dari buku diary miliknya. Ratu Muri memperlihatkan wajah datar ketika melihat buku itu masih berada di tangannya Ulma.


"Sebelum aku menceritakannya..[menunduk]..Kak Naya maaf sudah membuatmu kerepotan selama ini!"


Ucap Ulma dengan tulus meminta maaf kepada kakak keduanya yaitu Putri Naya Asteria walaupun terlihat mulai tenang tapi Putri Naya tidak senang dengan adiknya yang nakal.


"Selama ini aku berada di istana hanya berlaku seperti putri dan semuanya harus aku lakukan seperti putri tidak ada waktu bebas untukku bahkan aku tidak bisa menjalankan hobi yang aku mau karena itulah aku memutuskan untuk melarikan diri dari istana!"


Ucap Ulma dengan perasaan bangga dan tidak menyesal dengan apa yang dia perbuat lalu Ratu Muri mulai angkat bicara.


"Setelah melarikan diri dari istana, apa yang kamu lakukan?"


Tanya Ratu Muri kepada Ulma lalu dia kembali membuka beberapa halaman di buku diary miliknya.


"Melarikan diri dari istana sungguh pilihan yang tepat dengan memakai kerudung dan topi membuatku tidak diketahui oleh siapapun lalu..[tersenyum]..aku bisa melihat ibukota dengan mataku sendiri, berjalan sendiri dengan kerumunan orang yang lalu-lalang tanpa ada seseorang yang membatasi pergerakanku sungguh sangat indah dan memuaskan!"


Balas Ulma dengan perasaan senang dan bahagia lalu Ratu Muri terlihat sangat marah kepada putrinya yang sangat kekanak-kanakan.


"Ulma, putriku apa kamu tahu dunia luar itu seperti apa?"


Tanya Ratu Muri dengan perasaan marah kepada Ulma namun dia dengan tenang menjawabnya.

__ADS_1


"Tentu saja aku sama sekali tidak tahu karena selama ini aku terkekang di istana..[Ratu Muri terdiam]..pada akhirnya aku bisa keluar dari ibukota lalu aku melihat pemandangan di luar ibukota yang sangat indah dan sejuk membuatku menggambar pemandangan itu di dalam buku ini..[memperlihatkan gambarannya yang sangat bagus dan indah]..namun aku akhirnya tahu kalau ada penduduk yang tidak tinggal di dalam ibukota mereka adalah para pengungsi ilegal!"


Ucap Ulma yang tadi senang langsung murung ketika mengingat betapa pedihnya para pengungsi ilegal yang mana tempat tinggalnya sudah hancur dan rata dengan tanah karena kemunculan hewan buas dari Dark Forest.


"Aku mendapatkan teman pertama yang seumuran denganku di pengungsi ilegal, dia tidak memiliki orang tua baik itu ayah atau ibu bahkan tidak memiliki satupun keluarga karena aku dapat melihatnya yang sangat berjuang keras untuk hidup sendirian..[melihat ke arah Olivia]..Olivia itulah namanya..[Olivia senang dengan ucapannya Ulma]..Olivia memperlihatkan kepadaku seluruh yang tidak aku ketahui bahkan kebahagiaan di dalam istana sangat berbeda di luar istana itulah yang aku pelajari!"


Ucap Ulma dengan tegas lalu dia membalikkan beberapa halaman buku diary miliknya lagi.


"Hanya dua hari saja aku sangat dekat dengan Olivia kemudian kami masuk ke dalam Dark Forest untuk mencari bahan makanan!"


Ucap Ulma yang langsung membuat Ratu Muri berdiri dari kursinya dengan wajah marah dan khawatir.


"Apa yang kamu lakukan Ulma, Dark Forest sangat berbahaya apalagi kalau masuk ke dalam hutan itu untung saja kamu baik-baik saja..[marah]..Ulma sikapmu itu sangat kelewatan!"


Teriak Ratu Muri yang sangat marah kepada Ulma namun dengan tegas, Ulma menjawab balik ke arah ibunya.


"Lalu apa ibu hanya khawatir dengan diriku saja daripada ribuan manusia yang ada di luar ibukota harus berjuang mati-matian demi mencari makanan yang mana hanya ada di Dark Forest bahkan persediaan makanan yang ibunda persiapkan untuk para pengungsi ilegal sama sekali tidak mencukupi itu semua karena para korupsi yang ada di istana ini bahkan ibunda tidak menyadarinya sama sekali!"


Teriak Ulma yang langsung membuat para menteri-menteri kerajaan mulai takut ketahuan. Ratu Muri sangat tekejut dengan sikap Ulma yang sangat berani kepadany lalu Putri Naya berdiri dari kursinya lalu mendekati Ulma kemudian mereka berdua bertatap muka.


"Marah saja kepadaku Kak Naya, semua yang aku ucapkan adalah kebenaran yang selama ini aku ketahui, ibunda saat aku dan Olivia berada di Dark Forest, aku bertemu dengan Laura yang mana seumuran denganku walaupun dia terlihat seperti anak kecil tapi pikirannya itu sangat luar biasa!"


Ucap Ulma yang membuat Ratu Muri mengingat nama Laura yang mana dulu ayahnya di hukum mati karena membuat kerusuhan tentang para menteri sedangkan ibunya sudah lama meninggal karena sakit.


Ucap Ratu Muri lalu Ulma menjawab lagi.


"Laura kabur dari kereta kuda dan kami bertemu di Dark Forest kemudian dia menceritakan dirinya kepadaku dan menceritakan semua pencapaian dari ayahnya yang mana sudah mengungkapkan seluruh para korupsi yang ada di ibukota ini tapi sebelum mengungkapkannya..[marah]..ayahnya di hukum mati oleh para menteri yang tidak senang akan kebenarannya!"


Teriak Ulma membuat seluruh ruangan takhta bergema, Putri Naya menarik tangan Ulma dengan wajah yang penuh amarah.


"Syukurlah, akhirnya pekerjaanku selesai juga..[Ulma bingung]..bukti sudah ada sekarang bawa 10 menteri yang terdaftar dalam kertas hukuman mati ke ruangan eksekusi!"


Teriak Putri Naya yang sudah jelas memperhatikan para menteri yang melakukan korupsi, melihat kedua putrinya yang sudah sangat dewasa membuat Ratu Muri menangis dan kecewa dengan kelalaiannya selama ini dalam mengurus ibukota.


"..[menghela napas]..Naya dan Ulma kalian sungguh luar biasa..[tangannya memerintah seluruh pengawal dan pasukan kerajaan]..bawa seluruh penduduk ilegal masuk ke dalam ibukota dan berikan mereka tempat tinggal dan bagi rata harta dari para menteri korupsi sehingga mereka bisa bertahan hidup di ibukota!"


Teriak Ratu Muri yang mana membuat seluruh pengawal dan pasukan langsung bergegas melaksanakan tugasnya. Lalu Ratu Muri mendekati Ulma kemudian memeluknya dengan erat seperti ingin menghilangkan rasa kangen dan rindunya.


"Ibu terlalu berlebihan nanti Ulma bisa kesakitan!"


Ucap Putri Naya yang melihat Ulma di peluk erat oleh ibunda.

__ADS_1


"Ibu maafkan aku karena selama ini membuat kalian berdua khawatir dengan keadaanku!"


Ulma meminta maaf lagi dengan tulus, Ratu Muri atau ibunya menerima permintaan maaf dari putrinya itu lalu Putri Naya masih bingung dengan satu perempuan dan satu laki-laki ini yang mana belum Ulma ceritakan.


"Ulma siapa mereka berdua?"


"Itu Rika dan Kyota mereka adalah temanku juga...Rika adalah orang yang tinggal di Dark Forest begitu lama bersama dengan adiknya jadi kami sangat terbantu saat itu karena Rika menjelaskan seluruh bahan makanan yang bisa di makan dan cara menghindari hewan buas untuk tidak menjadi mangsa tanpa aku sadar, Olivia, Rika dan Laura menjadi temanku yang sangat penting bagiku!"


Ucap Ulma yang menjelaskan kalau Rika dan Kyota adalah penduduk asli Dark Forest.


"Intinya Rika dan Kyota adalah orang yang sangat dibutuhkan kerajaan untuk permasalah Dark Forest ini..[merasa senang]..Ulma pasti kakak pertama akan senang dengan ini semua karena masalah Dark Forest akan selesai!"


Ucap Putri Naya kemudian Rika berdiri tegak lalu menjelaskan tentang Dark Forest.


"Maaf menyela..[menarik napas lalu menghembuskannya]..Dark Forest memang berisi hewan buas dan ganas karena sedari dulu mereka lahir dan berkembang biak di hutan itu saja karena itu mereka sangat waspada dengan pendatang baru yang merugikan hutan mereka apalagi terhadap manusia yang menghancurkan ekosistem hutan jadi saya sangat ingin Putri tidak serakah akan Dark Forest!"


Minta Rika yang sangat peduli dengan hutan lalu Putri Naya menerima pendapat itu dan akan mengamankan Dark Forest dari orang-orang yang merugikan lalu Ulma menceritakan apa yang selama ini mereka lalui di hutan.


...


"Aku minta maaf sebesar-besarnya..[sujud kepada kakaknya]..saat itu aku bertemu dengan keturunan serigala mistik yang masih kecil lalu aku bermain sebentar kemudian ada hewan buas lainnya datang mendekatiku dengan cepat aku pergi menjauh tapi anak serigala itu menjadi buruan untuk hewan buas yang sedang kelaparan karena itulah aku mimpi buruk karena selalu berpikir kenapa aku tidak menyelamatkannya saat itu..[menangis]..aku sangat lemah kak!"


Akhirnya, Kyota menjelaskan semuanya dan ternyata Voice Head berbohong kalau Kyota membunuh keturunan serigala mistik yang padahal anak serigala itu menjadi buruan dari hewan buas lainnya jadi Kyota sama sekali tidak membunuh namun dirinya tetap salah karena tidak menyelamatkan anak serigala itu saat masih ada waktu.


"Ulma apa kamu terluka saat insiden itu?"


Tanya Ratu Muri kepada anaknya.


"Tidak sama sekali tapi Laura mendapatkan luka namun kami selamat karena bantuan dari sosok yang kami tidak ketahui!"


Balas Ulma.


Laura terbangun dari tidurnya dan tidak tahu sedang berada di mana lalu dia berusaha mengingat kejadian pengejaran serigala mistik yang mana hampir mereka semua sedang terpojokkan.


"Mereka semua di mana..[tubuhnya lelah]..aku harus mencari mereka, semoga mereka semua selamat!"


Gumam Laura yang sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya.


Bersambung...


 

__ADS_1


 


__ADS_2