World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 178: Harus Pilih Satu Tidak Boleh Lebih


__ADS_3

9 Agustus 2046.


Cerita dimulai dengan munculnya benjolan di kepalanya Yuuto ketika dia memeriksanya di kamar mandi.


"..[Menekan benjolan di kepalanya]..Uwaahh, ini sedikit menyakitkan untukku..[Menghela napas]..Padahal aku tidak salah sama sekali !..[Melihat dirinya di cermin]..Dan kenapa mereka berlima tidur di kasurku..[Mengingat dirinya tidur di sofa tanpa selimut]..[Mengambil sikat gigi]..Wanita memang tidak bisa dikalahkan !" Ucap Yuuto sambil sikat gigi


Ketika Yuuto sikat gigi tiba-tiba Ria membuka pintu kamar mandi lalu mengambil kursi dan bersebelahan dengan Yuuto melakukan sikat gigi.


"..[SFX: Ssksk]..[Kumur-kumur lalu membuang air di mulutnya]..Ria, kenapa tidak memakai kamar mandi yang satunya ?" Tanya Yuuto yang bingung dengan kelakuan Ria


"..[SFX: Ssksk]..[Kumur-kumur lalu membuang air di mulutnya]..Hmm, apa Yuuto malu ?" Tanya Ria sambil tersenyum manis


"Sudah aku katakan sebelumnya dan tolong keluar cepat atau mereka akan membunuhku !" Ucap Yuuto dengan nada takut


"Xixixi..[Turun dari kursi]..Baiklah !..[Keluar dari kamar mandi lalu membangunkan mereka berempat]..Kakak bangun !" Teriak Ria


"..[Buka baju]..[Terdengar suara Yuna, Tina, Eina dan Lisa]..[SFX: Shower]..Ahhh, ini yang terbaik !" Gumam Yuuto


Mereka berlima mandi bareng di kamar mandi sebelah sedangkan Yuuto mandi dengan tenang kali ini di kamar mandi satunya. Beberapa menit kemudian, Yuuto keluar duluan dari kamar mandi lalu cepat-cepat memakai baju lalu keluar dari kamarnya.


"Fiuhh..[Memegang dadanya]..Kenapa mereka juga mandi di kamarku..[Bingung]..[Melihat Baron dan Kevin]..Baron, Kevin kalian sedang apa ?" Tanya Yuuto


"Ahh, Yuuto..[Bawa handuk]..Tentu saja mau mandi bareng di pemandian umum !" Ucap Kevin


"Jangan-jangan kamu lupa kalau di hotel ini ada onsen !" Ucap Baron


"Ha ?..[Baru ingat]..Tidak !!!..[Memukul dinding]..Ini kesalahanku !" Ucap Yuuto


"..[Membuka pintu kamar Yuuto]..Yuuto bisakah kamu meminta pelayan perempuan untuk membawakan baju yang kami pesan !" Teriak Tina


"Baiklah akan aku lakukan !..[Kevin syok]..Kevin kenapa kamu ?" Tanya Yuuto


"..[Menarik baju Yuuto]..Apa yang kamu lakukan kepada kakakku ?" Tanya Kevin dengan nada marah


"Ha ?..[Melirik ke Tina]..Kamu salah paham ini cuma salah paham kamu harus percaya !" Ucap Yuuto


"..[Memegang pundak Kevin]..Mari kita dengarkan dulu !" Ucap Baron dengan tatapan kosong


"Kenapa dengan matamu itu !" Ucap Yuuto


Beberapa menit kemudian setelah Yuuto menjelaskan semuanya dan Yuuto sudah memanggil pelayan perempuan untuk membawa pakaian yang mereka berempat pesan.


"..[Menghela napas]..Syukurlah ini cuma salah paham !" Ucap Kevin

__ADS_1


"..[Menghela napas]..Aku kira Yuuto sudah mulai ke jalan yang buruk !" Ucap Baron


"..[Mengangguk]..Jadi, apa kalian tidak mandi ?" Tanya Yuuto


"Gawat..[Menarik tangan Kevin]..Kevin ayo kita segera mandi !" Ucap Baron


Baron menarik Kevin sampai ke onsen sedangkan Yuuto menunggu mereka berlima yang belum keluar dari kamarnya Yuuto.


"..[Membuka pintu]..Uwaah, Yuna kamu cantik sekali dengan pakaian itu !" Ucap Eina


"Begitukah..[Malu]..Eina juga imut dengan pakaian itu !" Ucap Yuna


"Lisa kamu juga terlihat imut !" Ucap Tina


"Tina, kamu cantik seperti biasanya !" Ucap Lisa


"Kalian berempat sungguh cantik dan imut sungguh beruntung Yuuto bisa memiliki kalian, aku tidak akan menyerah !" Ucap Ria


"Ehhh, Ria maksudmu ?" Tanya Yuna


"Kalian ini istrinya Yuuto bukan ?" Tanya Ria dengan polosnya


Yuna, Tina, Eina dan Lisa terkejut dan malu mendengar ucapannya Ria yang mana mereka langsung melihat sekeliling untuk memastikan Yuuto tidak ada saat sudah memastikan Yuuto tidak ada tiba-tiba pintu kamar dengan sendiri tertutup lalu mereka berlima melihat Yuuto sedang bersandar di dinding.


"..[Malu]..Yuuto apa kamu mendengarnya ?" Tanya Yuna dengan mata kebingungan dan malu


"..[Melihat mereka berlima]..Hmm..[Panik]..Aku mendengarnya dan tidak mendengarnya !" Ucap Yuuto dengan nada bingung


Tiba-tiba Eina dan Lisa langsung memeluk Yuuto.


"Kamu harus bertanggung jawab !" Ucap Eina dengan wajah malu


"Yey, aku sekarang tidak menjadi adiknya lagi sekarang kita setara Yuuto !" Ucap Lisa


"..[Menghela napas]..[Melepaskan pelukannya Eina dan Lisa]..Ria aku akan mengantarmu pulang ke keluargamu..[Ria langsung memegang tangan Yuuto]..Untuk kalian..[Yuuto melirik ke belakang]..Kalau kalian tidak keberatan aku sebagai itu kalian, aku akan menerima dan berusaha !" Ucap Yuuto


Hatinya Yuna dan Tina langsung berdebar-debar mendengar ucapannya Yuuto namun mereka berdua langsung angkat bicara bersama-sama.


"Tidak bisa, Yuuto suatu saat nanti kamu harus memilih diantara kami berempat !" Teriak Yuna dan Tina


Ria hanya diam karena sudah mengerti akan keadaan yang terjadi.


"Kalau begitu..[Tersenyum]..Kalian harus berusaha dan menunggu jawabanku !" Ucap Yuuto

__ADS_1


Yuna, Tina, Eina dan Lisa langsung diam memikirkan sesuatu di kepala mereka.


"Ria..[Jalan keluar ke hotel]..Ayo kita pergi !" Ucap Yuuto


Saat Yuuto dan Ria di luar hotel sekaligus menuju rumah penginapan Ria tiba-tiba Yuuto menutup wajahnya dengan tangan kanannya berusaha menutupi wajah malunya.


"Uwaahh, ada apa sih dengan mereka berempat..[Malu]..Lalu aku ini kenapa biasanya aku akan selalu tenang menghadapi ini tapi kenapa aku seperti ini..[Sadar]..Jadi aku menyukai salah satu dari mereka !" Gumam Yuuto


"Yuuto, dalam Kota Asteria memiliki banyak istri itu bisa dilakukan kalau calon pria mampu menghidupi istri mereka !" Ucap Ria


"Ria, apa ayahmu memiliki banyak istri ?" Tanya Yuuto


"Ayah memiliki tiga istri yang dua-nya sudah meninggal dunia karena suatu penyakit sedangkan saat ini hanya tinggal ibuku yang bernama Kastria Asteria sebenarnya beliau bukan ibu kandungku tapi aku sudah menganggapnya sebagai ibuku !" Ucap Ria


"Aku turut berduka..[Ria tersenyum]..Jadi kamu memiliki saudara ?" Tanya Yuuto


Mereka berdua jalan perlahan-lahan menuju rumah penginapan keluarganya Asteria.


"Aku memiliki dua saudara perempuan yang mana umurnya dua tahun di atasku !" Ucap Ria


"Hmm, apa kalian rukun satu sama lain ?" Tanya Yuuto


"..[Menggembungkan pipinya]..Apa Yuuto mau menambah istri lagi sama kakakku ?" Tanya Ria


"Ha ?..Bukan itu maksudnya aku cuma ingin tahu lagipula aku ini bukan penggila wanita !" Ucap Yuuto


"Hmm, kakak pertamaku namanya Elizabeth Asteria dan kakak keduaku namanya Monica Asteria kalau dibilang rukun..[Tersenyum]..Kami sedikit rukun !" Ucap Ria


"Hmm, syukurlah..[Ria melihat Yuuto]..Selama ini kamu sudah banyak tersenyum !" Ucap Yuuto


"..[Malu]..Benarkah, aku juga merasa begitu tapi apa terlihat aneh ?" Tanya Ria


"Sama sekali tidak !" Ucap Yuuto


Mereka terus jalan dan akhirnya Ria berhenti.


"..[Berhenti]..Kita sudah sampai !" Ucap Ria


"Sudah sampai dimana ?" Tanya Yuuto


"Di depanmu !" Ucap Ria sambil menunjukkan jarinya


Sebuah rumah penginapan yang sangat besar dan tradisional berdiri di depannya Yuuto.

__ADS_1


"Ini bukan rumah penginapan !" Teriak Yuuto yang kagum dengan pesona rumah dan ukurannya


Bersambung...


__ADS_2