
Sebulan telah berlalu.
"..[Menghembuskan napas lelah]..Ahhhhh, akhirnya semua masalah sudah selesai !" Ucap Hiru sambil tiduran di sofa
"Tidak kusangka bisa membutuhkan waktu satu bulan untuk menyelesaikan masalah ini !" Ucap Agurame
Nisuta dan Yamada turun dari tangga sambil bergandeng tangan.
"Hiru..[Hiru melihat ke arahnya]..Terima kasih sudah banyak membantuku !" Ucap Nisuta
"Okama terima kasih sudah membantu suamiku bahkan kamu juga membantu keluargaku sungguh aku sangat berterima kasih !" Ucap Yamada
"Sama-sama Yamada lalu apa yang kamu pikirkan Nisuta..[Mengepalkan tangannya]..[Meninju dada Nisuta dengan pelan]..Sudah tugasku untuk membantumu dan saat aku membutuhkan bantuanmu pasti kamu ada bukan ?" Tanya Hiru
"..[Tersenyum senang]..[Mengepalkan tangannya]..[Meninju dada Hiru dengan pelan]..Tentu saja aku akan membantumu !" Balas Nisuta
"Walaupun bukan saudara kandung kalian berdua sudah melebihi hal tersebut semacam ada ikatan di dalam hati kalian !" Ucap Agurame
"..[Merinding]..Agurame tolong berhenti !" Ucap Nisuta
"..[Merinding]..Agurame kami berdua masih sehat !" Ucap Hiru
"Kalian berdua kenapa ?" Tanya Agurame
Mereka berdua diam untuk tidak membicarakan hal tersebut.
"..[Menghela napas]..Agurame aku tidak percaya kalau kamu memiliki sifat gay !" UcapĀ Yamada
"Apa maksudmu Senior Yamada, aku bukan gay..[Mengingat ucapannya]..Lupakan apa yang aku katakan kepada kalian..[Melihat ke arah mereka bertiga dengan tatapan tajam]..Cepat lupakan ! Ucap Agurame
"Baiklah !" Ucap Nisuta, Hiru dan Yamada
"Hiru coba katakan kepadaku ada berapa banyak masalah yang kamu hadapi ?" Tanya Nisuta
"Pertama adalah pernikahanmu yang sudah diketahui oleh seluruh dunia karena sudah diketahui banyak orang yang ingin bicara denganmu tapi aku sudah mencegahnya bahkan itu sempat membuatku stres bukan main..[Nisuta hanya bisa tersenyum]..Kedua masalah rumah dan pekerjaan buat keluarga Yamada, Ketiga masalah sahabat Ruiki..[Menghela napas]..Aku harus membuat Kartu ID supaya mereka mudah untuk mendapatkan pekerjaan dan itu sudah aku atasi sehingga mereka saat ini sudah bekerja lalu yang Keempat masalah ini sebenarnya aku tinggal membangun klinik seperti yang Jean katakan dan aku sudah membeli klinik dari orang itu !" Ucap Hiru
__ADS_1
"Apa dia tidak marah ketika kamu membeli kliniknya ?" Tanya Nisuta
"Apa yang kamu bicarakan tentu saja dia sangat senang bahkan dia sekarang ini sudah pasti orang terkaya di China tapi tidak perlu khawatir itu hanya sedikit yang aku berikan !" Ucap Hiru
"Jadi saat ini Ruiki, Jean dan Huang Chan bekerja di klinik yang baru kamu bangun ?" Tanya Agurame
"Benar sekali !" Ucap Hiru
"Yamada aku sedikit bingung ketika adikmu memperkenalkan dirinya, nama belakangnya berbeda dengan nama belakangmu kalau tidak salah dia pakai nama belakang Nagamase !" Ucap Nisuta
"Aku sedikit penasaran dengan itu !" Ucap Hiru
"Dia adikku tapi berbeda ayah !" Ucap Yamada
"Yang artinya Ruiki adalah saudara tirimu tapi kenapa dia tetap memakai marga Nagamase ?" Tanya Agurame
"Itu untuk mengenang ayahnya yang sudah meninggal !" Ucap Yamada
"Aku turut berduka soal ayahnya !" Ucap Nisuta
"Terima kasih !" Ucap Yamada
"Apa maksudmu Hiru ?" Tanya Nisuta
"Kalian ini, apakah lupa dengan tujuan utama kita !" Ucap Hiru
"Astaga aku hampir saja lupa !" Ucap Nisuta
"Memulai Project Transfer Memory tapi tunggu dulu, apa hanya kita berempat di sini ?" Tanya Agurame
"Apa kamu ingin lebih dan mau seseorang mengetahui Project kita ?" Tanya Hiru
"Bukan itu maksudku, ayah dan ibunya Senior Yamada berada dimana lalu Ruiki dan juga teman-temannya ?" Tanya Agurame
"Bukannya sudah aku katakan kalau mereka sudah aku berikan rumah dan pekerjaan !" Ucap Hiru
__ADS_1
"Project Transfer Memory sudah berjalan selama satu tahun dan kita masih berada di awal perkembangannya !" Ucap Nisuta
"Apa kamu mau berhenti ?" Tanya Hiru
"..[Memakai Jas Lab]..Apa yang kamu bicarakan, pakai Jas Lab kalian mari kita mulai Project Transfer Memory !" Ucap Nisuta
Mereka bertiga mengikuti arahan Nisuta seketika pada hari itu akhirnya mereka akan memulai lagi perkembangan Project Transfer Memory.
[Televisi masih menyala]
"Kabar terkini terdapat seorang pemuda yang memiliki jiwa psikopat tinggi, dikabarkan bahwa dia sudah banyak sekali membunuh tanpa belas kasihan dan ketika polisi berbicara dengannya dia mengatakan alasannya dia membunuh sesamanya yaitu karena dia marah akan dunia yang lemah dan memilih kedamaian sepertinya alasan yang dia berikan memang alasan yang sangat aneh dari semua orang tidak ada yang lebih bagus daripada kedamaian sekarang dia saat ini berada di Penjara Internasional, di kekang seumur hidupnya tanpa cahaya maupun orang di sekelilingnya hanya makan, minum dan aktivitas lainnya yang bisa dia lakukan di dalam penjaranya sekian kabar hari ini dan semoga kalian semua diberikan kesehatan !" Ucap Pembawa Acara
Dari pojok pintu menuju Laboratorium pengembangan Project Transfer Memory, Hiru bersandar di bagian samping pintu sambil tersenyum melihat ke arah televisi entah apa yang dia pikirkan tapi kelihatannya dia menemukan seorang rekan yang akan membantunya menjalankan rencananya.
"Hiru cepatlah kami akan memulainya !" Teriak Nisuta
"Baiklah aku akan datang, dunia ini belum damai akan aku wujudkan apa kata damai sebenarnya ketika Project ini selesai akan aku jalankan rencanaku !" Ucap Hiru
Mereka berempat bekerja lagi hingga larut malam dan entah kenapa Yamada selalu mual-mual ketika Nisuta berpikir kalau itu pasti kehamilan tapi ketika di periksa itu hanyalah mual biasa bukan tanda kehamilan. Hal tersebut membuat Nisuta sedikit kecewa tapi Nisuta tidak menyerah, dia akan memiliki sebuah anak yang akan mewarisi kepintarannya, Nisuta selalu berpikir akan di apakan otak Nisuta ketika dia mati hanya satu yang dia tahu yaitu di bedah dan di periksa oleh para Professor, hal itu membuat Nisuta tidak mau kalau itu sampai terjadi karena akan membuat dirinya tidak nyaman di dunia akhirat nanti.
Nisuta seperti tahu saja apa itu dunia akhirat tapi yang pasti dia tidak mau kalau otaknya jadi bahan untuk mengetahui kepintaran manusia. Satu hal yang membuat Nisuta kalau kepintaran didapakan ketika seseorang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi sehingga dia akan terus mencari tahu dari buku ke buku yang lain, mencoba hingga berhasil dan memecahkan apa yang sulit untuk dipecahkan hingga dia mengetahui apa saja yang ada di dunia ini.
Karena itu Hiru ingin mentransfer memory-nya ke anaknya nanti bersamaan dengan memory Yamada jika berhasil anaknya nanti akan menjadi seorang yang lebih jenius dari dirinya bahkan akan lebih jenius namun Nisuta akan serius tentang resiko dari Projectnya jika gagal karena itu Nisuta bekerja dengan serius untuk membuat Projectnya 100% berhasil tanpa bahaya sama sekali.
Tanpa henti Nisuta terus menyelesaikan resiko yang ada di Projectnya hingga bulan terus berganti-berganti dan saat bulan memasuki bulan ke-3 saat itu hal yang membuat Nisuta bahagia adalah Yamada telah mengandung anaknya. Semua orang gembira akan kabar tersebut namun hanya satu orang yang bahagia dan sedih yaitu Hiru, mungkin rencananya akan membuat anak dari Nisuta memiliki masa depan yang sangat sulit dan berbahaya.
Semua keluarga berlomba-lomba untuk menamai anak Nisuta. Ruiki memberikan nama Angel ketika yang lahir adalah perempuan, Nanase memberikan nama Mailin ketika yang lahir adalah Perempuan sedangkan Ryu memberikan nama Argus ketika yang lahir adalah laki-laki. Yamada mengelus perutnya lalu mengucapkan.
"Anak ini adalah anakmu Nisuta dan aku ingin kamu yang memberikan dia nama !" Ucap Yamada
"..[Mengelus perut Yamada]..Anakku ketika kamu lahir pastikan kamu berjenis kelamin laki-laki..[Semua orang tertawa]..Maupun perempuan atau laki-laki kamu tetaplah anakku..[Berhenti mengelus perut Yamada]..Semuanya aku akan memberikan nama kepada anakku ketika lahir, aku ingin sekali dia mendengar suaraku ketika aku memberikan dia nama jadi tunggu saja sampai anak kita lahir, Yamada !" Ucap Nisuta sambil mengelus kepala Yamada
"..[Tersenyum]..[Mengelus perutnya]..Aku tidak sabar ketika melihat wajah anakku nanti !" Ucap Yamada
Dari kejauhan Hiru memasuki toilet lalu memukul kepalanya..[SFX: Brakk]..Rencanaku tidak akan berkaitan dengan anaknya Nisuta, dia tidak bersalah tapi kenapa kepalaku selalu ingin memanfaatkan apa yang ada di depan mataku sungguh..[Marah]..Apa yang terjadi denganku sebenarnya, apakah aku sudah gila ?" Ucap Hiru di depan cermin
__ADS_1
"Apapun itu aku akan menjadi seorang paman dan tidak lain aku juga akan melindungi anak Nisuta nanti jika aku tidak menjadi gila hingga saat itu terjadi !" Gumam Hiru
Bersambung...