
Cuplikan Chapter 233.
"Kevin kalau kamu tidak membunuhku atau kalian tidak membunuhku, bersiaplah di atas adalah sebuah hitungan mundur dan aku masih hidup akan aku pastikan kalian menanggung seluruh nyawa di dunia ini!" ucap Yuuto
Hanya ada tiga orang yang berdiri tepat di depan Yuuto yang sudah menjadi musuh seluruh manusia. Eina tidak ikut bertarung karena merawat Tina yang terluka parah lagi kini Yuuto tidak segan-segan untuk melukai orang terdekatnya bahkan Yuna sekalipun.
"Kenapa?..[bingung]..kenapa kamu melakukan ini semua, jawab aku Yuuto?" tanya Kevin dengan perasaan amarah
"Empat Kemampuan Spesial sudah tidak lengkap. Oleh karena itu, satu-satunya untuk mencapai tujuanku adalah melakukan ini semua!" balas Yuuto
Tiga orang ini menganggap serius ucapan Yuuto tapi sebenarnya tujuan Yuuto hanyalah dirinya saja dan Tina yang sudah mengetahui kesedihan yang Yuuto pendam selama ini. Waktu terus berjalan dan masih tersisa sebanyak 50 menit lagi sebelum insiden ledakan otak terjadi kini untuk menghentikan itu semua yang harus mereka lakukan adalah membunuh Yuuto atau mengalahkannya.
Kevin sudah sangat serius menanggap Yuuto sebagai musuhnya karena sudah melukai kakaknya, sedangkan Yuna dan Baron masih tidak percaya dengan ini semua hingga Yuuto mengeluarkan Aura miliknya yang sangat kuat sampai membuat hembusan angin yang sangat kencang.
"Yuna, Baron saat ini waktu masih berjalan jika kalian tidak memutuskan apa yang harus dilakukan, semuanya akan mati di depan matamu!" ucap Yuuto sambil tersenyum licik
Yuuto mulai mempersiapkan diri untuk menyerang lalu Kevin yang juga sudah siap untuk melakukan baku hantam dengan Yuuto. Namun, sebelum itu Kevin memberitahu kepada mereka berdua untuk membuang perasaan ragu-ragu itu.
Szzzzt...
Kevin menggunakan God Electric untuk menyerang Yuuto secara cepat tapi serangannya selalu dapat Yuuto tahan bahkan dirinya sempat terpental jauh karena Yuuto memukul tubuhnya...pertarungan mereka berdua masih berlanjut tapi untuk Yuna dan Baron masih memikirkan apa yang selama ini Yuuto ingin sampaikan
"Yuna, aku tahu ini membuat kita bingung tapi ada seseorang yang harus aku selamatkan..[mengingat Melinda]..jika, aku membiarkan Yuuto melakukan kejahatan pasti dia akan mendapatkan hukuman mati karena itu aku ingin membunuhnya di sini sekarang juga daripada membawanya kepada polisi!" ucap Baron dengan nada tegas
Yuna masih tidak terima karena dia sudah sangat mencintai Yuuto bahkan rela untuk menjadi penjahat seperti Yuuto tapi saa ini, itu semua tidak bisa dilakukan karena Yuna masih mempunyai keluarga yang masih menunggu dirinya kini Yuna sudah membulatkan tekadnya saat melihat perubahan sikap Yuuto.
__ADS_1
...
"Baron mari kita lakukan!" ucap Yuna dengan tekad yang kuat
Yuuto berkali-kali memukul Kevin hingga terlempar jauh hanya dengan pukulan dan tendangannya tapi Kevin bersikeras untuk melancarkan serangannya tepat kepada Yuuto. Namun, dirinya sangatlah kuat bahkan Kevin terkejut melihat mata Yuuto yang dapat mengikuti gerakannya.
Duaarrr...
"Akseleration Manipulation..[awan menjadi mendung berwarna hitam]..Yuuto, aku tidak akan segan-segan kali ini akan aku pastikan seranganku mengenaimu..[tangannya mengayunkan ke bawah dengan kuat]..Lightning Zeus!" teriak Kevin
Szzzzzt...Duaarrr...
Ledakan dari petir membuat tanah menjadi hancur hingga menciptakan kawah sedang. Kevin sudah berharap pasti dengan serangannya yang sudah mengenai Yuuto tapi wajahnya berubah ketika melihat Yuuto berjalan dengan santai melewati kawah akibat dari petir Kevin tanpa terluka sekalipun.
"Kevin, apa hanya ini saja kekuatan yang kamu miliki..[Kevin menjaga jarak]..akan aku perlihatkan kepadamu serangan yang sesungguhnya..[menarik napas]..Akseleration Manipulation..[Yuuto membentuk gelombang bunyi menjadi sebuah tombak dengan ukiran unik tapi dengan kekuatan yang luar biasa]..Lancer!" ucap Yuuto
Rambut putih serta senyuman kecil dari Yuuto membuat dirinya seakan-akan seperti sebuah malaikat putih tapi dengan sifat yang buruk.
"Kali ini seranganku tidak akan meleset. Aku ingin kalian bertarung serius dengan mengeluarkan seluruh kekuatan yang kalian simpan!" ucap Yuuto sambil membentuk Lancer
Kevin merasa tidak sendirian lagi karena Baron dan Yuna bersamanya hingga sebuah lemparan tombak lagi dari Yuuto membuat mereka bertiga menghindari serangan tersebut lalu Yuna membuat hujan serpihan ice dari langit membuat Yuuto harus melindungi diri dari serangan tersebut tapi serangan belum berakhir karena Kevin membuat sebuah aliran listrik ke setiap udara sehingga menjadi sebuah benang yang bertegangan tinggi.
Szzzt...
"Listrik dan kemampuannya semakin meningkat..[tersenyum kecil]..jangan meremehkan diriku Kevin!" ucap Yuuto yang tiba-tiba mengusap wajahnya menggunakan tangan kanan hingga sebuah topeng muncul dengan menutupi wajahnya
__ADS_1
Tekanan gelombang menjadi semakin kuat hingga Yuna, Baron dan Kevin merasa ingin bersujud tapi mereka bertiga berusaha untuk tetap berdiri sembari mempersiapkan diri lalu muncul Yuuto dengan wujudnya yang sangat berbahaya yaitu Hollow.
Yuuto membentuk sebuah pedang putih dengan bentuk ramping lalu menebaskannya ke tanah seketika tebasannya membelah tanah serta menghancurkannya. Yuuto tidak main-main untuk membunuh mereka bertiga bahkan gerakannya saja sudah cukup membuat orang yang sangat hebat dalam pertahanan langsung terkena tebasan Yuuto secara tiba-tiba tanpa mereka sadari.
Slash...Aggghh...
Langsung saja Yuna menciptakan sebuah gunung ice yang lumayan besar tapi itu tidak bisa menahan Yuuto yang dalam bentuk Hollow seketika gunung ice langsung terpotong menjadi dua hanya dalam satu tebasan.
"..[muntah darah]..Tinggalkan aku sekarang juga jangan membantuku saat ini kita dalam pertarungan kalau kalian berdua masih memiliki niat menolong satu sama lain yang ada Yuuto akan membunuh kita bertiga jadi tinggalkan diriku!" teriak Baron yang tubuhnya terluka parah terkena tebasan Yuuto
Dengan terpaksa mereka berdua meninggalkan Baron yang terluka parah dengan menghadapi Yuuto secara bersamaan tapi hasilnya nihil karena Yuuto menjadi sangat kuat bahkan Yuna saat ingin menahan serangannya Yuuto menggunakan pedangnya, dirinya hanya bisa terlempar hingga tubuhnya menghantam tanah dengan kuat.
"..[lelah]..Apa yang harus kita lakukan untuk setara dengannya?" tanya Yuna yang sudah sangat lelah
Tiba-tiba terdengar suara Blue Phoenix yang mana sadar akan tuannya sedang membutuhkannya lalu dirinya muncul di samping Yuna dengan kobaran api biru seketika itu membuat Yuna bingung kenapa dia berada di sini. Namun, Blue Phoenix memberitahu kepada Yuna kalau dirinya sudah menyelesaikan tugas yang sebelumnya Yuna berikan kepadanya lalu dia dengan serius ingin memberikan seluruh jiwanya ke Yuna untuk dapat setara melawan Yuuto.
"Jika, tuanku menerimanya akan aku pastikan dirimu akan setara dengan lawanmu yang sekarang!" ucap Blue Phoenix
Yuna sudah bertekad untuk membunuh Yuuto lalu dia menerima semua jiwanya Blue Phoenix hingga sebuah Aura api bercampur dengan ice membentuk satu harmonis yang sangat kuat membuat Yuuto semakin memperlihatkan seluruh kekuatannya hingga membuat seluruh daratan maupun lautan menjadi hancur.
Kevin yang melihat kekuatan Yuna hanya bisa terdiam melihat mereka berdua yang kini akan melakukan duel satu lawan satu karena itu Kevin langsung meninggalkan pertarungan sembari membantu Baron menuju tempatnya Eina untuk disembuhkan.
"Perlihatkan kepadaku Yuna!" ucap Yuuto dengan suara yang berbeda karena dia memakai topeng
Penampilan Yuna saat ini adalah mempunyai sebuah dua sayap ice dengan Aura api biru mengelilingi dirinya lalu Yuna mengeluarkan sebuah pedang yang hampir mirip dengan Yuuto.
__ADS_1
"Mari kita akhiri ini semua, Yuuto!" ucap Yuna dengan wajah serius
Bersambung...