
Cuplikan Chapter 137.
"Sesuatu yang di luar nalar ini sangat aneh tapi aku yakin ini sangat berbahaya jadi aku..[Berbalik badan]..[Melihat Agurame membawa linggis lalu memukul kepala Professor Randolf hingga pingsan]..[SFX: Plakk]..!" Ucap Professor Randolf yang belum selesai lalu dia jatuh pingsan
Beberapa Jam kemudian, Professor Randolf bangun dari pingsannya.
"..[Mencoba bangun]..[Memegang kepalanya]..[Darah terlihat di telapak tangan]..Ada yang aneh dengannya..[Berdiri tapi sempoyongan]..Dia berbeda dari yang aku kenal..[Matanya masih kunang-kunang]..Aku harus memberitahu mereka berdua bukan aku harus beritahu kepada Hiru soal Agurame yang mengambil otak duplikasi ini !" Ucap Professor Randolf
Professor Randolf pergi menuju telepon namun sayang teleponnya tidak bisa digunakan karena jaringan telekomunikasi sedang bermasalah. Professor Randolf memeriksa setiap barangnya seketika raut wajah Professor Randolf berubah menjadi marah, setiap file penting tentang Project Program Imajination sudah hilang dari tangannya.
"..[Bersandar di dinding]..Bajin*an, Agurame apa yang kamu lakukan !" Gumam Professor Randolf yang sangat kesal
Para rekan kerja Professor Randolf masuk ke dalam Laboratorium lalu menemukan Professor Randolf yang kelelahan dan kepalanya ada darah kering.
"Professor apa anda baik-baik saja ?" Tanya Rekan Professor Randolf
Professor Randolf kembali pingsan lagi lalu para rekan kerjanya membawa Professor Randolf ke rumah sakit untuk diperiksa keadaanya dan untuk merawatnya.
Satu Bulan berlalu.
"..[Membuka kedua matanya]..[Terdengar suara para suster]..Dimana aku !" Ucap Professor Randolf
"Syukurlah ayah bangun !" Ucap Yuna Kecil
"Sepertinya suami anda sudah siuman !" Ucap Suster
"Tunggu sebentar suster..[Mendekati suaminya]..[Menangis]..Syukurlah..[Memeluk suaminya]..Kamu membuatku khawatir saja, kenapa kamu bisa seperti ini !" Ucap Istri Professor Randolf
"Yelena..[Mengelus pipi istrinya]..Maaf, membuatmu khawatir kalau boleh tahu..[Mencoba bangun]..Ahhh, berapa lama aku di rumah sakit ?" Tanya Professor Randolf
"Suamiku kamu pingsan selama satu bulan penuh dengan kondisimu yang kehilangan banyak darah di kepala membuatmu koma dan syukurlah kamu bisa cepat bangun dari koma-mu !" Ucap Yelena istri dari Professor Randolf
Professor Randolf kaget karena dia koma selama satu bulan.
"Yuna kemari biar papa memelukmu..[Yuna naik ke atas kasur lalu memeluknya]..[Menghela napas]..Syukurlah, papa masih bisa memeluk dirimu !" Ucap Professor Randolf yang merasa lega masih dapat hidup
"Ayah tadi ada orang yang datang ke sini lalu memberitahuku kalau ayah akan bangun pada hari ini !" Ucap Yuna
"Aku bangun hari ini tunggu dulu Yuna bisakah kamu sebutkan ciri-ciri orang itu ?" Tanya Professor Randolf
"Seorang perempuan dengan wajah yang cantik dan juga dia baik namun dia sepertinya sedih melihat kondisi ayah !" Ucap Yuna
"Seorang perempuan..[Marah]..Bisakah, kamu menjelaskan itu semua ?" Tanya Yelena
"Yelena tenanglah, aku sama sekali tidak mengenal perempuan itu lagipula kamu adalah satu-satunya wanita yang aku cintai di dunia ini !" Ucap Professor Randolf
"Hmm, benarkah yang kamu ucapkan itu ?" Tanya Yelena
"Betul aku benar-benar mencintaimu tidak ada wanita di dunia ini yang seperti dirimu jadi jangan marah !" Ucap Professor Randolf
"Kalau begitu aku memaafkanmu !" Ucap Yelena dengan pipinya memerah
"Sayang..[Mengelus kepala Yuna]..Bisa kamu memberi ayah dan ibu waktu untuk bicara ?" Tanya Professor Randolf
__ADS_1
"Baik ayah kalau begitu aku akan bermain dengan suster !" Ucap Yuna
"..[Bingung]..Suster terus pegang tangan Yuna jangan melepaskannya !" Ucap Yelena
"Baik Nyonya akan saya lakukan, sini Yuna mari kita jalan-jalan !" Ucap Suster
"Apa yang ingin kamu bicarakan kepadaku ?..Apa tentang yang terjadi kepadamu ini ?" Tanya Yelena
"Benar, sayang dengar sebentar lagi atau bahkan sekarang aku akan menjadi orang yang mendapatkan ejekan dari publik dan aku tidak ingin Yuna terlibat dan aku juga tidak ingin kamu ikut terlibat juga saat ini Project yang susah payah aku kembangkan dan aku ciptakan kini berada di tangan mantan rekan kerjaku !" Ucap Professor Randolf
"Tunggu bukannya Project yang kamu ciptakan berada di tangan pemerintah ?" Tanya Yelena
"Memang benar berada di tangan pemerintah tapi aku adalah pemilik dari Project tersebut sehingga file-file penting Project Program Imajination berada di tanganku dan dalam barang itu ada bukti hak cipta tapi aku belum tanda tangan jadi aku ingin kita pisah rumah dulu sampai keadaan ini mereda !" Ucap Professor Randolf
"Jadi kamu ingin aku melihat suamiku sendirian di ejek depan publik, kamu ingin seperti itu ?" Tanya Yelena dengan nada kesal
"Benar, aku tidak ingin kamu di ejek depan publik karena kesalahanku !" Ucap Professor Randolf
"..[SFX: Pakkk]..[Menampar pipi Professor Randolf]..Aku adalah istrimu dan sebagai istrimu sudah wajib aku harus selalu mendampingi dirimu maupun itu susah atau sulit jangan mengatakan seperti itu seakan-akan kamu ingin menanggung beban itu sendirian !" Ucap Yelena
"Yelena..[Memeluknya]..Maaf..Maaf, ini kesalahanku jadi tolong dampingi diriku sampai ini selesai !" Ucap Professor Randolf
"Aku akan selalu di sampingmu sayang tapi sebagai orang tua kita tidak harus melibatkan anak kita karena aku tidak ingin merusak masa depannya !" Ucap Yelena
"Kalau begitu, aku akan memindahkan Yuna ke rumah yang baru saja aku beli di sana ada Mare dan Werik jadi sampai publik mereda kita tidak boleh bersama Yuna dan ketika selesai, kita akan kembali bersama lagi !" Ucap Professor Randolf
"Baik kalau begitu aku akan langsung mengantar Yuna ke rumah baru itu !" Ucap Yelena
"Maaf, aku tidak bisa membantu karena aku masih merasa pusing !" Ucap Professor Randolf
"Yelena..[Yelena berhenti di depan pintu lalu balik melihat Professor Randolf]..Aku tidak salah memilih dirimu sebagai pendampingku !" Ucap Professor Randolf
"..[Tersenyum]..Aku juga senang karena kamu memilihku !" Ucap Yelena lalu dia pergi
"..[Kembali berbaring]..Ahhh, Agurame Asura sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan dengan mengambil Project dan juga otak duplikasi Nisuta dan Yamada !" Ucap Professor Randolf
[Di sisi lain]
"Bagaimana apakah kamu sudah siap ?" Tanya Agurame
"Aku benar-benar sudah siap untuk menjatuhkan Pemerintah !" Ucap Robert
Lampu menyala memperlihatkan semua orang duduk di kursi dan di depan mereka adalah para dewan juri yang akan melakukan sidang saat ini Pemerintahan Jepang beserta dengan para mentri dan wakil pemerintahan dengan Agurame Asura bersama Robert Ketua dari Perusahaan New World akan melakukan sidang perebutan hak cipta Project Program Imajination.
"..[SFX: Hantaman palu]..Dengan ini para wartawan di perbolehkan merekam semua apa yang terjadi di sidang besar ini kalau begitu mari kita mulai..[SFX: Hantaman palu].." Ucap Dewan Juri
"..[Berdiri]..Dewan Juri pertama-tama terima kasih sudah menerima sidang ini kalau begitu tanpa basa-basi lagi..[Membuka kopernya]..[Mengambil file penting tentang Project Program Imajination]..Ini adalah File tentang Hak Cipta Project Program Imajination !" Ucap Robert
"..[Berdiri]..Dewan Juri saya keberatan !" Ucap Wakil Pemerintahan
"Keberatan di terima !" Ucap Dewan Juri
"Saya mengakui kalau memang benar itu adalah File tentang Hak Cipta Project Program Imajination tapi bagaimana File itu berada di tangan mereka bukannya File sepenting itu adalah File milik Professor Randolf yang menciptakan Project tersebut saat ini Professor Randolf berada di rumah sakit karena mengalami pendarahan di kepalanya yang di sebabkan oleh benda tumpul yang mengenai kepalanya jadi sudah pasti ini adalah kasus pencurian !" Ucap Wakil Pemerintahan
__ADS_1
"Kalau begitu berikan aku bukti apakah benar itu adalah kasus pencurian ?" Tanya Dewan Juri
Agurame dan Robert merasa tertekan akan hal itu.
"Dari hasil laporan kami mendapatkan..[Mengambil kertas yang sudah di remas]..Ini adalah buktinya..[Membuka kertas dan terlihat sebuah peta Laboratorium milik Professor Randolf]..Ini adalah sebuah peta bukan ini mini map untuk laboratorium yang di buat oleh pencurinya dengan bukti ini sudah jelas ini adalah kasus pencurian !" Ucap Wakil Pemerintahan
"Tuan Agurame Asura kamu adalah Rekan kerja Professor Randolf, apa anda memang benar kalau anda adalah pencipta Project tersebut ?" Tanya Dewan Juri
"Dewan Juri seperti yang anda lihat ini adalah sebuah File tentang Hak Cipta Project Program Imajination dan ini berada di tanganku sudah jelas kalau Project Program Imajination adalah ciptaanku !" Ucap Agurame
"Dewan Juri saya keberatan !" Ucap Wakil Pemerintahan
"Keberatan di terima !" Ucap Dewan Juri
[Mereka berdua berbisik]
"Cih, sepertinya kita sudah tertekan dari awal kalau begini sampai dimana Dewan Juri melakukan pengecekan di lokasi Laboratorium yang ada kita akan di penjara jadi apa rencanamu Agurame Asura ?" Tanya Robert
"..[Duduk]..[Menghela napas]..Aku kira kalau ada kamu pasti akan selesai tapi ini yang terjadi sayang sekali !" Ucap Agurame Asura
"..[Kesal]..Hey, aku tidak tahu kalau kamu akan mengambilnya seperti itu..[Menghela napas]..Kalau seperti ini apakah lebih baik kita jujur supaya hukuman di kurangi dan kita bisa memulainya lagi ketika sudah lepas dari penjara !" Ucap Robert
"Ikuti saja alurnya !" Ucap Agurame
"..[Menghela napas]..Kamu benar-benar ingin masuk penjara ?" Tanya Robert
"Bukankah kamu ingin bertemu dengan Hiru Okama ?" Tanya Agurame
"Cih, kalau begitu aku tidak bisa masuk penjara untuk saat ini tapi apa benar kamu ada koneksi dengan Hiru Okama ?" Tanya Robert
"Ikuti saja alurnya dan jawab sebisa mungkin sisanya dia yang akan bereskan !" Ucap Agurame Asura
"Terserah dirimu saja !" Ucap Robert
[Kembali ke sidang]
"Saya ingin Dewan Juri memperbolehkan melakukan pengecekan di lokasi kejadian !" Ucap Wakil Pemerintah
"Hmm, apa ada sanggahan dari pihak lawan ?" Tanya Dewan Juri
"..[Bingung]..Agurame bagaimana ini, apa kita harus menyerah ?" Tanya Robert
Tiba-tiba pintu sidang terbuka dengan keras, semua orang melihat ke belakang. Sesuatu yang membuat sidang menjadi sunyi seketika karena kedatangan mereka berdua yang bahkan membuat Dewan Juri bersikap serius.
"Dewan Juri kami berdua keberatan untuk melakukan pengecekan lokasi kejadian !" Ucap Hiru
"Hiru Okama..[Kesal]..Dewan Juri ini tidak bisa dibatalkan beri kami ijin !" Minta Wakil Pemerintahan
"..[SFX: Hantaman palu]..Keberatan di terima jadi bisa jelaskan kepadaku kenapa tidak boleh memberikan mereka ijin untuk pengecekan lokasi kejadian ?" Tanya Dewan Juri
Semuanya tertuju ke dua orang ini yaitu Hiru dan Yamada yang sepertinya Voice Head menggunakan tubuhnya Yamada lagi untuk memenangkan sidang ini.
"Astaga aku tidak percaya ini, Agurame Asura maaf atas sikapku selama ini..[Tersenyum]..Kamu memperlihatkan sesuatu yang bercahaya di depan mataku !" Ucap Robert
__ADS_1
Bersambung...