World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 133: Project Transfer Memory & Project Program Imajination


__ADS_3

Cuplikan Chapter 131.


Pelayan Hiru memberikan kunci mobil supaya Hiru dapat pulang dengan sendiri karena pelayan Hiru sibuk akan membersihkan keadaan Nisuta. Hiru kini mempunyai keluarga yang sangat dia impikan walaupun begitu Hiru mempunyai segudang rahasia yang tidak ingin dia bicarakan kepada istrinya itu.


"..[Menyalakan mobil]..[SFX: Mesin Mobil]..Voice Head berikan alasan kepadaku kenapa aku harus memberikan kedua Porject ke Agurame ?" Tanya Hiru


Mobil melaju menuju rumah baru Hiru Okama.


"Alasanku ?...Hmm...Begini, Project buatan Professor Randolf memang Project yang luar biasa dan sangat menakjubkan tapi ada kesalahan fatal yang belum di ketahui sekarang kamu akan mengetahui kesalahan fatal Project Program Imajination yaitu Project ini hanya bisa menduplikasikan otak asli menjadi otak buatan yang artinya tidak ada isi maupun memori di otak duplikasi tersebut..[Hiru mulai paham]..Sehingga kita butuh apa untuk mengisi otak duplikasi tersebut ?..[Hiru berpikir].." Tanya Voice Head


"Isi dan memori bukankah sudah jelas jawabannya Project Transfer Memory !" Ucap Hiru


"Benar sekali jadi kenapa aku menyuruhmu memberikan kedua Project ke Agurame ?" Tanya Voice Head


"..[Menghela napas]..Hey bodoh aku ini sedang bertanya kepadamu, kenapa kamu yang bertanya !" Ucap Hiru


"Dirimu sungguh bodoh tidak cepat mengambil simpulan dari kata-kataku betulkah kamu seorang Professor ?" Tanya Voice Head


"Aku ini benar-benar seorang Professor tapi aku bingung dengan apa yang kamu rencanakan !" Ucap Hiru


"Hanya Agurame satu-satunya yang dapat mengembangkan kedua Project itu dan menyatukan kedua Project sehingga akan tercipta suatu alat yang dapat mengeluarkan potensi terpendam manusia yaitu Kekuatan Akseleration, kemampuan ini muncul ketika persentase otak manusia naik 10% sekarang kamu mengerti kenapa aku memberikan Agurame kedua Project ini ?" Tanya Voice Head


"Aku mulai mengerti..[Mobil berjalan di suasana malam hari]..Kekuatan Akseleration jadi ini yang akan membuatku menjadi penguasa..[Tersenyum]..Baguslah lalu bagaimana kalau persentase otak manusia di tingkatkan lebih dari 10% ?" Tanya Hiru


"Kamu akan melebihi manusia normal pada umumnya atau yang lebih tepat kamu akan seperti monster yang memiliki kekuatan besar...Lalu berikan aku penjelasan kenapa kamu menambahkan satu tugas lagi untuk Hiru ?" Tanya Voice Head


"Otak Duplikasi Nisuta dan Yamada adalah harta karun satu-satunya di dunia jadi aku ingin memilikinya lagipula setelah kamu beritahu kalau isi dan memorinya kosong, aku ingin mengisinya dengan memori Nisuta dan Yamada sehingga ke depannya nanti aku bisa memanfaatkan kedua otak duplikasi itu !" Ucap Hiru


"Terserah dirimu yang penting jangan menjauh dari rencanaku !" Ucap Voice Head


"Tenang saja, aku tidak akan melakukan itu tapi kalau kamu sudah menghilang dari kepalaku tentu saja aku akan menjauh dari rencanamu dan melakukan rencanaku sendiri !" Ucap Hiru


"Hmmm..Sebentar lagi, aku akan menghilang dari kepalamu jadi setelah aku menghilang capailah tujuanmu Hiru Okama jika kamu mencapainya kamu akan menemukan jawaban yang akan membuatmu mengingat akan takdir !" Ucap Voice Head


"Takdirku..[Menghela napas]..[Mobil berhenti di depan pagar]..[Keluar dari mobil]..Aku sungguh ingin tahu takdir apa yang menunggu diriku..[Berjalan memasuki rumahnya]..[Membuka pintu]..Ruiki, Alicia..Ayah pulang !" Ucap Hiru

__ADS_1


Alicia yang sedang bermain di kamarnya mendengar suara ayahnya yang sudah tiba di rumah dengan cepat dia langsung menuju ke ruang tamu untuk bertemu dengan ayahnya sedangkan Ruiki yang sedang meletakkan makanan di meja tersenyum senang ketika mendengar suara Hiru.


"..[Berlari]..Ayah !!!" Teriak Alicia sambil memeluk ayahnya


"..[Memeluk Alicia]..Ugghhh, Alicia tidak baik lari-lari di rumah !" Ucap Hiru


"Baik ayah !" Ucap Alicia di pelukan ayahnya


"..[Melepaskan pelukannya]..Dimana ibumu ?" Tanya Hiru


"..[Keluar dari dapur]..Aku sedang meletakkan makanan di meja makan..[Tersenyum]..Syukurlah kamu dapat datang sekarang kita bisa makan bersama !" Ucap Ruiki


"..[Tersenyum]..Alicia apa kamu senang kalau ayah makan bersamamu ?" Tanya Hiru


"Apa yang ayah bicarakan tentu saja Alicia senang !" Ucap Alicia


"..[Mengangkat Alicia lalu meletakkannya di pundak]..[Memegang kedua tangan Alicia]..Ayah juga senang makan bersama kalian !" Ucap Hiru


"..[Takut]..Ayah turunkan aku, ibu aku akan jatuh !" Ucap Alicia


"Haha..[Tertawa kecil]..Sayang turunkan Alicia jangan menakutinya !" Ucap Ruiki


"..[Malu]..Aku tidak takut sama sekali dengan ketinggian !" Ucap Alicia sambil bermain jari


"Hmm, kalau begitu mau lagi ?" Tanya Hiru


"Ayah jahat..[Berlari mendekati ibunya]..Ibu, ayah jahat !" Ucap Alicia


"Ehhh, bukankah aku sudah bilang jangan lari-lari di rumah !" Ucap Hiru


"Sayang..[Nada marah]..Duduk dan jangan jahil kepada Alicia !" Ucap Ruiki


"..[Menghela napas]..Baiklah, ayah tidak ingin melihat ibumu marah..[Duduk di kursi]..Alicia duduk dekat ayah !" Ucap Hiru


"Janji tidak jahil lagi ?" Tanya Alicia

__ADS_1


"..[Sini dekat ayah]..[Alicia mendekati Hiru]..[Memberikannya kelingking]..Mari kita lakukan janji kelingking !" Ucap Hiru


"Ahhh, aku tahu tentang janji ini..[Melakukan janji kelingking]..Dengan ini kita melakukan janji jika kita mengingkarinya kita akan menelan seribu jarum !" Ucap Alicia


"..[Takut]..Ehhh, bukankah terlalu bahaya !" Ucap Hiru


"..[Duduk di kursi sambil mengambil piring lalu di beri nasi]..Berusahalah untuk tidak mengingkarinya, ini nasimu !" Ucap Ruiki


"Baiklah, terima kasih sayang..[Melihat makanan buatan Ruiki]..Terlihat sangat enak, baiklah hari ini ayah akan makan sampai gemuk !" Ucap Hiru


"Wahhh, bahkan ibu membuatkan makanan kesukaanku..[Mengambil rendang]..Ayo ayah kita habiskan semuanya !" Ucap Alicia


"Jangan terlalu banyak makan nanti susah tidurnya !" Ucap Ruiki


Mereka berdua mengabaikan peringatan Ruiki dan langsung menyantap setiap makanan di atas meja buatan Ruiki. Beberapa menit kemudian, makanan yang Ruiki masak telah habis semuanya dan menyisakan piring kosong bahkan nasi juga habis.


"..[Mengambil piring]..[Menghela napas]..Bukankah aku sudah bilang jangan terlalu serakah !" Ucap Ruiki


Hiru dan Alicia terbaring di sofa dengan perutnya yang besar membuat mereka berdua tidak bergerak sama sekali.


"Mau bagaimana lagi, makanan yang kamu buat sangat enak bukankah begitu Alicia ?" Tanya Hiru


"..[Tertidur]..Ibu makanannya sungguh enak, aku ingin tambah lagi !" Ucap Alicia


Hiru dan Ruiki tertawa, Alicia tertidur bagaikan malaikat sehingga Hiru membawanya dengan pelan menuju kamarnya.


"..[Meletakkan di kasur]..[Mengelus kepala Alicia]..Selamat malam Alicia..[Mencium kening Alicia]..Walaupun kamu bukan darah dagingku tapi kamu adalah putri kesayanganku !" Ucap Hiru


Hiru perlahan menutup kamar Alicia ketika sudah tertutup tiba-tiba Ruiki berada di belakangnya.


"..[Kaget]..Ruiki kamu membuatku kaget..[Ruiki langsung memeluk Hiru]..Ruiki ?" Tanya Hiru


"Aku kangen belaian tanganmu..[Tersenyum]..Aku rindu kasih sayangmu !" Ucap Ruiki


"..[Menggendong Ruiki]..Kalau begitu malam ini..[Menyentuhkan keningnya ke kening Ruiki]..Aku akan menghilangkan rasa kangen dan rindumu itu pada malam hari ini juga !" Ucap Hiru

__ADS_1


Mereka melakukannya saat itu juga di kamarnya, suara indah di malam hari siapapun tahu suara itu bagi pasangan suami istri.


Bersambung... 


__ADS_2