World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 157: Ruiki Akhirnya Tahu Yang Sebenarnya


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, Ruiki yang masih gelisah dengan keadaan Yuuto berusaha untuk menelepon Hiru namun Hiru tidak mengangkat telepon dari Ruiki karena suatu alasan.


alasan Hiru tidak mengangkat telepon dari Ruiki karena dia sedang berpikir tentang cara untuk membangunkan Yuuto dari tidurnya sekaligus Hiru tidak mau berhubungan dengan Ruiki untuk beberapa waktu sebab Hiru tidak mau Ruiki datang lagi ke Rumah Lab.


"..[Menelepon]..[Tidak tersambung]..Ini sudah ke-20 kali aku meneleponmu tapi kenapa kamu tidak mengangkatnya..[Kesal]..Apa sebaiknya aku datang lagi ke Rumah Lab tanpa sepengetahuan dirinya..[Mengingat ucapan Hiru].." Gumam Ruiki


Cuplikan Chapter 156.


"Tidak ada yang perlu kita bicarakan, Ruiki setelah ini kamu cepat pulang !" Ucap Hiru


"..[Kesal]..Mohhh, mengingatnya saja sudah membuatku marah..[Menghela napas]..Alicia, ibu mau tanya besok kamu ada kegiatan belajar bersama teman sekolahmu ?" Tanya Ruiki


Alicia sedang bermain boneka di ruang tamu lalu dia mendengar suara ibunya yang mana membuat Alicia harus memberhentikan permainannya.


"..[Mencari ibunya]..Ketemu, apa tadi ibu memanggilku ?" Tanya Alicia


"Iya, ibu mau tanya besok kamu belajar sama temanmu ?" Tanya Ruiki


"..[Menghela napas]..Ibu, besok dirumahnya temanku akan ada banyak laki-laki dari kelasku ikut belajar bersama itu membuatku tidak nyaman sama sekali lebih baik aku belajar dirumah sendirian !" Ucap Alicia


"Alicia kamu bicara seperti orang dewasa saja..[Jongkok]..Perlihatkan sisi manismu dan para pria akan menyukaimu !" Ucap Ruiki


"Moohh..[Ruiki tertawa]..Memangnya ibu mau kemana ?" Tanya Alicia


"Sebenarnya ibu mau pergi ke suatu tempat dan ibu tidak mau meninggalkanmu sendirian apalagi ibu akan pulang lama jadi ibu sangat khawatir !" Ucap Ruiki


"Apa ibu tidak bisa mengajakku ?" Tanya Alicia


"Maaf, ibu tidak bisa mengajakmu !" Ucap Ruiki


"Baiklah..[Ruiki kaget]..Alicia akan belajar di rumah teman dan Alicia ingin ibu jemput nanti ketika sudah mau pulang !" Ucap Alicia sambil tersenyum


"Alicia..[Memeluk Alicia]..Maaf, tidak bisa mengajakmu !" Ucap Ruiki


"Tidak apa-apa jadi kapan ibu akan pergi ?" Tanya Alicia


"..[Melepaskan pelukannya]..Ibu akan pergi besok siang !" Ucap Ruiki


"Kalau begitu sekalian antar aku ke rumah teman !" Ucap Alicia dengan wajah senang

__ADS_1


"Baiklah, ibu akan mengantarmu lalu menjemputmu !" Ucap Ruiki


Alicia memeluk ibunya lalu pergi ke kamarnya untuk menelepon temannya dan memberitahu kalau ibunya yang akan mengantar jadi temannya tidak perlu menjemputnya.


Di sisi lain saat ini Hiru sedang berpikir keras untuk membangunkan Yuuto namun dia tidak menemukan jawabannya bahkan Hiru harus waspada dengan kedatangannya Ruiki yang mana pasti akan datang.


"..[Duduk sambil bersandar di dinding]..Lucas aku ingin kamu membawa semua Alat Transfer Memory ke rumah keluargaku dan pastikan kakekku tidak mengetahuinya !..[Berdiri]..Bisakah kamu melakukannya ?" Tanya Hiru


"Jika itu yang anda minta pasti akan saya lakukan tapi membawa Alat Transfer Memory yang mana ukurannya sedang pasti akan membuat pengawal maupun security memeriksa barang bawaan !" Ucap Lucas


"Kalau soal itu tenang saja soalnya semua yang ada di rumah itu sudah tidak berani mengganggu apa yang aku lakukan kecuali kakek tua itu jadi aku ingin kamu besok langsung membawanya !" Ucap Hiru


"Apa anda melakukan sesuatu sampai membuat semua yang ada di rumah ketakutan ?" Tanya Lucas


"Apa yang kamu bicarakan bukannya kamu tahu apa yang aku lakukan kepada pelayanku bahkan kamu yang melakukannya !" Ucap Hiru


"..[Tersenyum]..Saya benar-benar bingung kenapa hal ini bisa membuat mereka ketakutan !" Ucap Lucas


"Sudah sewajarnya mereka takut bahkan kamu dan aku bisa saja takut akan suatu hal jadi jangan melupakan itu !" Ucap Hiru


"Baik tuan akan saya ingat perkataan anda kalau begitu besok akan segera saya bawa semua Alat Transfer Memory tapi apa saya bisa mengantarnya siang hari ?" Tanya Lucas


"Alasannya ?" Tanya Hiru


"Baiklah terserah dirimu..[Pergi ke kamarnya]..Aku mau istirahat..[Menguap]..Memikirkan ide untuk membangunkan Yuu membuatku tidak tidur dua hari jadi aku mau langsung istirahat..[Menguap]..[SFX: Buka Pintu]..Tolong periksa bom yang ada di setiap sudut Rumah Lab pastikan masih berfungsi !" Ucap Hiru


Hiru langsung terkapar di kasurnya dengan kantung mata yang hitam dan tubuh yang sangat lelah.


Lucas melakukan tugasnya, perlahan siang berganti sore berganti lagi malam hari yang mana tugas Lucas baru selesai.


"..[Mencuci mukanya]..Akhirnya selesai juga..[Melihat wajahnya di cermin]..Tuan Hiru sedikit berbeda sejak saat dia kehilangan teman bicaranya..[Mengingat namanya]..Apa ya kalau tidak salah namanya..Voice Head..benar namanya Voice Head ketika dia hilang sikap tuan berubah yang mana kalau ada kejadian yang tidak terduga akan membuat mentalnya berguncang namun saat Ruiki pernah itu datang, Tuan Hiru mampu mengendalikan mentalnya !" Gumam Lucas


Lucas membersihkan dirinya lalu dia masuk kamar berharap supaya tuannya tidak berubah sama sekali.


Hari telah berganti kini Ruiki pasti akan menemukan apa yang Hiru sembunyikan walaupun begitu Ruiki sedikit kesulitan supaya dia tidak ketahuan akan pelayannya Hiru dan juga Hiru.


Alicia bangun dari tidurnya lalu dia mencari ibunya.


"Ibu ada dimana ?" Teriak Alicia

__ADS_1


"..[SFX: Memasak]..Ibu lagi menyiapkan sarapan dan bekal untukmu di rumah temanmu nanti dan ibu mau kamu membagikan cemilan bersama temanmu nanti !" Ucap Ruiki


Alicia mendatangi ibunya karena mencium bau makanan yang mana kesukaannya Alicia.


"..[Melihat sosis dan nugget kesukaannya]..Apa aku harus membagi kepada mereka ?" Tanya Alicia dengan wajah tidak setuju


"Alicia makanan akan lebih lezat ketika kamu berbagi !" Ucap Ruiki


"Baiklah..[Pergi ke ruang tamu untuk menonton televisi]..Ibu dimana rekaman yang aku buat untuk ayah ?" Tanya Alicia


"Rekamannya ada di samping meja..[SFX: Memasak]..Alicia cuci muka dulu baru nonton dan jangan lupa sikat gigi !" Teriak Ruiki


Alicia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena hari sudah mulai siang dan Alicia harus pergi belajar bersama temannya tiba-tiba telepon berdering yang mana Ruiki harus mematikan kompor untuk mengangkat telepon itu.


"..[Mengangkat telepon]..Halo ini ibunya Alicia dengan siapa saya bicara ?' Tanya Ruiki


"Sayang ini aku Hiru..[Ruiki kaget]..ada yang ingin aku bicarakan kepadamu !" Ucap Hiru


"Kenapa kamu baru meneleponku..[Kesal]..Aku sudah meneleponmu banyak sekali dan kamu tidak mengangkatnya !" Teriak Ruiki


"Aku memiliki alasan..[Ruiki terus mengeluarkan amarahnya]..Ruiki dengarkan aku !" Ucap Hiru


"Kamu membuatku kesal saja kalau begitu jangan pulang ke rumah !" Teriak Ruiki


"Aku akan melakukannya lagipula saat ini aku adalah seorang penjahat yang sudah membunuh Nisuta dan Yamada dan masih banyak lagi..[Ruiki sangat terkejut]..Ruiki aku tidak akan mendekati dirimu maupun Alicia jika kamu mendekatiku aku akan memastikan dirimu dan Alicia sebagai musuhku..[Ruiki berlutut]..Ruiki ikutin perintahku dalam tahun baru nanti aku ingin kamu melaporkan diriku kepada polisi !" Ucap Hiru


"Kenapa kamu melakukan itu..[Menangis]..Kenapa kamu melakukan itu !" Teriak Ruiki


"Kenapa ?..Mereka mengganggu diriku..[Ruiki marah]..Cukup marahnya Ruiki ini sudah aku lakukan dan aku sama sekali tidak menyesal melakukannya..[Ruiki menangis]..Aku lupa memberitahumu ini tentang ayah dan ibu mertua !" Ucap Hiru


"Kenapa dengan ayah dan ibuku ?" Tanya Ruiki


"Aku membunuh mereka berdua dengan kedua tanganku !" Ucap Hiru


Seketika ucapan itu membuat Ruiki menjatuhkan telepon dalam hati yang sangat dalam Ruiki berpikir bahkan sempat mempunyai perasaan amarah yang sangat dalam.


"Yuu masih baik-baik saja lagipula aku sudah menyiksanya jadi aku ingin kamu melaporkan diriku kepada polisi tepat pada tanggal ulang tahunnya Yuu kalau kamu melakukannya aku jamin dia akan selamat !" Ucap Hiru


Ruiki menangis tersedu-sedu lalu telepon mati dalam hari itu juga hati Ruiki hancur berkeping-keping mengenai sosok yang dia cintai telah membunuh seluruh keluarganya lalu apa yang akan Ruiki lakukan ?

__ADS_1


Sudah pasti dia akan menyelamatkan sisa keluarganya yaitu Yuuto dengan mengikuti perintah dari Hiru.


Bersambung...


__ADS_2