
Cuplikan Chapter 86.
Mereka berempat masuk ke dalam Laboratorium milik Professor Randolf beberapa menit kemudian sebuah lift turun lalu berhenti di lantai satu kemudian terbuka, terlihat Professor Randolf yang sendirian menyambut mereka berempat.
"Maaf membuat kalian menunggu !" Ucap Professor Randolf
"..[Mendekati Professor Randolf]..Tidak apa-apa Professor !" Ucap Nisuta
"Bagaimana, apa kita langsung saja ke Project atau keliling Laboratorium ?" Tanya Professor Randolf
"Professor Randolf tempat ini bukan museum atau pameran !" Ucap Hiru dengan senyum candaan
"Hahha...Baiklah, aku akan mengantar kalian langsung ke Project !..[Masuk lift]..Ayo ikut aku !" Ucap Professor Randolf
Semuanya masuk ke dalam lift..[Lift bergerak naik ke atas]..
"Agurame apa kamu sudah menceritakan tentang Project ini ?" Tanya Professor Randolf
"Sudah saya ceritakan tentang apa yang menghambat Project, anda akan merasa senang karena Senior sudah menemukan cara untuk mengatasinya !" Ucap Agurame
"Wahh..Begitu, tidak salah aku memilih anda !" Ucap Professor Randolf dengan wajah senang
"Yang aku dengar Virus Leech, Virus ini sedikit berbahaya dan sedikit aman, berkembang biak mereka sangat cepat karena itu aku menyarankan pembersihan Virus selama 1x dalam seminggu !" Ucap Nisuta
"Membersihkannya memang mudah tapi mereka terus bermunculan tanpa henti karena Virus ini, Program baru yang aku buat mengalami kegagalan !" Ucap Professor Randolf
"Tenang saja Professor saat ini Senior Yamada dan Senior Hiru akan membuatkan perlindungan untukmu !" Ucap Agurame
"Perlindungan apa ?" Tanya Professor Randolf
"Warning Wall, aku akan membuatnya dengan menaikan keamanan sampai 100% sehingga Program yang anda buat akan menjadi aman !" Ucap Yamada
"Pembuatan Warning Wall lumayan memakan waktu karena itu saya dan Yamada ingin berada di ruangan Program Imajination untuk beberapa jam !" Ucap Hiru
"Hmm, jadi Yamada dan Hiru akan berada di ruangan Program Imajination sedangkan Nisuta dan Agurame menemaniku untuk mencari masalah yang lain di dalam Project-ku, seperti itu ?" Tanya Professor Randolf
"Tepat sekali Professor Randolf tapi itu semua tergantung dengan Professor, saya tahu Project ini sangat rahasia dengan memasuki orang asing tidak menjamin keamanan tapi di sini saya menginginkan kepercayaan dan pasti teman saya akan menyelesaikan masalah tersebut !" Ucap Nisuta
"Saya sudah percaya dengan kalian kalau begitu mohon bantuannya !" Ucap Professor Randolf
Lift berhenti bergerak ketika mencapai angka lima yang artinya mereka semua berada di lantai lima yang dimana itu adalah tempat pengembangan Project Program Imajination.
"..[Keluar dari lift]..[Memanggil seseorang]..Kamu antar mereka berdua ke ruangan Program Imajination katakan kepada mereka kalau aku yang mengijinkan mereka berdua untuk masuk dan mengambil alih Program Imajination untuk sementara !" Ucap Professor Randolf
"Baik Professor Randolf, mari saya antar !" Ucap Rekan Kerja Professor Randolf
"Nisuta pastikan jangan mengacau sesuatu !" Ucap Hiru
"Nisuta..[Melihat Nisuta dengan wajah khawatir].." Ucap Yamada
"..[Menghela napas]..Yamada semoga berhasil !" Ucap Nisuta
Ucapan Nisuta membuat rasa khawatir Yamada menjadi rasa lega kemudian mereka berdua pergi meninggalkan Nisuta dan Agurame.
"Hmm..Professor Nisuta anda sangat cocok dengan Professor Yamada..[Berjalan menuju ke tempat ruang Operasi Sistem Program Imajination]..!" Ucap Professor Randolf
"Terima kasih Professor Randolf..[Merasa malu]..Professor kita akan pergi kemana ?" Tanya Nisuta
"Ke ruangan Operasi Sistem Program Imajination !" Ucap Professor Randolf
"Senior Nisuta, Operasi Sistem Program Imajination adalah ruangan tempat pembuatan otak duplikasi namun belum pernah sama sekali melakukan duplikasi kepada otak manusia !" Ucap Agurame
"Mengapa ?..[Melihat ruangan putih dengan banyak orang di dalamnya]..Apakah ada sesuatu yang menghambat Project Professor ?" Tanya Nisuta
"..[Berhenti di depan pintu]..Masalahnya seperti yang Agurame ceritakan. Pertama masalah dengan Virus Leech, kedua masalah dengan pengoperasian sistem dan ketiga Program yang rusak karena Virus Leech walaupun aku bilang kepada Hiru kalau Project ini hampir selesai sebenarnya masih butuh waktu untuk Project ini selesai !" Ucap Professor Randolf
"Apakah saya boleh memeriksa pengoperasian sistem barangkali saya bisa membantu !" Ucap Nisuta
"Baiklah Professor Nisuta mohon bantuannya lalu Agurame kamu masih ingat dengan Operasi Sistem ?" Tanya Professor Randolf
__ADS_1
"Saya masih ingat, apakah ada sesuatu yang harus saya lakukan ?" Tanya Agurame
"Pertama-tama beri Professor Nisuta hasil dari Project kita dengan melakukan percobaan terhadap otak monyet !" Ucap Professor Randolf
"Jadi kelinci percobaan anda adalah monyet memang benar kalau otak monyet seperti otak manusia kalau begitu Agurame perlihatkan kepadaku tentang cara kerja pembuatan otak duplikasi ini dengan menggunakan Project tersebut !" Ucap Nisuta
"Baiklah Senior Nisuta !" Ucap Agurame yang langsung pergi ke ruang Operasi Sistem Program Imajination
Nisuta di bawa ke ruangan yang dimana ruangan tersebut memiliki kaca tembus pandang yang sangat besar untuk melindungi mereka dari sinar cahaya yang sangat terang ketika sistem berkerja, beberapa Professor Junior membawa monyet yang sudah di ikat lalu di pasangkan sebuah Alat Imajination di kepalanya.
"Professor itu alat apa yang ada di kepalanya ?" Tanya Nisuta
"Alat Imajination itu adalah hasil Project ini !" Ucap Professor Randolf
"Hmm..Berarti Program Imajination adalah Program yang mengoperasi Alat Imajination ini !" Ucap Nisuta
"Tepat sekali tapi Program Imajination adalah program yang sudah aku buat, kumpulkan lalu aku susun sampai menjadi seperti ini jadi ini adalah hal yang sangat susah untuk dilakukan karena itu Program Imajination sangat rahasia untuk di perlihatkan !" Ucap Professor Randolf
"Kalau begitu terima kasih sudah memperlihatkan Program Imajination ini dan akan aku pastikan Project anda akan berfungsi seratus persen !" Ucap Nisuta dengan penuh kepercayaan
"Sekali lagi mohon bantuannya Professor Nisuta !" Ucap Professor Randolf
"..[SFX: Monyet]..[SFX: Suara Mesin]..Pengoperasian Sistem telah di mulai..[Monyet langsung tertidur lelap]..Sudah di pastikan monyet sudah tidur, naikan duplikasi sampai 50% !..[Alat Imajination berbunyi]..Duplikasi hampir mencapai 50% dan sistem operasi masih aman..[Alat Imajination mengeluarkan bunyi yang sangat keras]..46..47..48..49..50..Duplikasi sudah mencapai setengah angka !" Ucap Agurame
"..[Menekan tombol hitam lalu mengambil sebuah alat yang mirip dengan mic]..Lanjutkan ke tahap normal !" Ucap Professor Randolf
"Baik..[Melanjutkan sampai 75%]..Menaikan duplikasi sampai 75%..[Melihat komputer]..Sistem Operasi masih aman..[Alat Imajination tiba-tiba bunyinya menghilang lalu berubah menjadi kilauan cahaya]..Proses Duplikasi sudah mencapai tahap normal dengan aman, apakah lanjut ke tahap akhir ?" Tanya Agurame yang terus memantau komputer
"Periksa apakah dalam 75% tersebut sudah menduplikasikan otak monyet tersebut !" Ucap Professor Randolf
"Baik, pemeriksaan akan dilakukan dalam waktu 60 detik sementara itu saya akan meminimalisir kerusakan otak duplikasi !" Ucap Agurame
"..[Melihat monyet dengan menggunakan kacamata thermal]..Tidak ada proses penolakan, tidak terjadi kejang pada kepala monyet..[Melihat komputer yang menampilkan otak monyet]..Tidak terjadi kerusakan pada otak monyet bukankah ini sudah akan pasti berhasil !" Ucap Nisuta
"Benar ini sudah pasti akan berhasil namun kami masih meminimalisir kerusakan yang terjadi sampai menjadi aman dengan itu kami akan langsung mencobanya ke otak manusia !" Ucap Professor Randolf
"Anda sangat benar dan anda sungguh luar biasa kalau orang lain tanpa pikir panjang mereka pasti akan melakukan percobaan kepada manusia namun anda tidak karena memikirkan apa yang akan terjadi kepada manusia sungguh anda sangat luar biasa !" Ucap Nisuta
"Itulah yang membuat anda menjadi luar biasa..[Cahaya yang memancar semakin terang]..Tapi terkadang ada seseorang yang merelakan sifat kemanusiaannya untuk mencapai tujuan mereka, aku dulu seperti itu tapi aku sadar akan kesalahanku ketika bertemu Hiru !" Ucap Nisuta yang tidak di dengar oleh siapapun
"Pemeriksaan sudah selesai dan 75% otak monyet sudah di duplikasi..[Mengetik komputer dengan cepat namun akurat]..Apa akan dilanjutkan ?" Tanya Agurame
"Lanjutkan ke tahap akhir 100% !" Ucap Professor Randolf
"Baik, memulai tahap akhir..[Mengetik Program Imajination dengan cepat ketika selesai langsung di kirim ke Alat Imajination lalu cahaya terang terjadi]..Persentase keberhasilan terus naik !..[Angka terus naik]..85..90..95..100%..Duplikasi sudah berhasil mencapai 100% !" Ucap Agurame
"Pisahkan antara otak duplikasi dengan otak monyet lalu hentikan Alat Imajination !" Ucap Professor Randolf
"Baik melakukan proses pemisahan..[Walaupun cahaya sangat terang dengan menggunakan kacamata anti cahaya, Agurame dapat melakukan Operasi Sistem Program Imajination dengan baik]..Pemisahan telah berhasil dan akan mematikan Alat Imajination !..[Cahaya terang mulai meredup]..Proses telah berhasil dan Alat Imajination berhasil dimatikan !" Ucap Agurame
Semua orang membuka kacamata mereka, monyet kembali sadar namun dalam keadaan lemas dan lelah. Professor Randolf membawa Nisuta ke ruangan Operasi Sistem Program Imajination lalu memperlihatkan hasil otak duplikasi betapa terkejutnya Nisuta melihat sebuah otak biru yang penuh akan jaringan dan saraf-saraf bahkan terdapat angka dan huruf yang tidak diketahui oleh manusia bahkan angka dan huruf tersebut sangat sulit untuk dimengerti oleh manusia saat ini.
"Professor anda sudah berhasil menciptakan hal yang sangat diluar nalar manusia tapi yang sangat saya khawatir adalah Project ini mungkin akan sangat bahaya anda tahu Otak Einstein yang masih diawetkan sampai sekarang kalau anda bisa menduplikasikannya..[Keringat]..Dunia entah bagaimana akan menjadi medan perang untuk memperebutkan Project ini !" Ucap Nisuta
"..[Menutup matanya dan merenung]..Namun jika Project ini berada di tangan yang benar pasti akan menolong umat manusia !" Ucap Professor Randolf dengan penuh keyakinan
"Jadi Project ini sudah berada di tangan pemerintah ?" Tanya Nisuta
"Benar sekali karena itu aku sangat yakin kalau Project yang aku jalankan ini akan sangat bermanfaat !" Ucap Professor Randolf
"Pemerintahan saat ini tidak bagus untuk diberikan Project sehebat ini namun satu hal yang membuatnya gagal untuk duplikasi yaitu isi pikiran otak atau lebih tepatnya memori otak tersebut tidak berada di dalam duplikasi sehingga otak duplikasi ini tergolong otak biasa tanpa isi, maaf Professor aku tidak mau memberikan informasi ini karena akan sangat bahaya untuk dunia tapi kalau Project yang aku buat mungkin bisa membantu Project ini karena itu tunggu sampai aku selesai mengembangkan Project yang aku buat dengan Project-ku pasti semuanya akan menjadi sehebat Einstein sehingga perebutan tidak akan terjadi !" Gumam Nisuta
"Senior Nisuta bagaimana..[Tersenyum]..Luar biasa bukan !" Ucap Agurame
"Benar sangat luar biasa karena itu aku akan menjelaskan apa yang aku lihat tentang Project ini !" Ucap Nisuta
"Silahkan jika ada pendapat yang menurutku masuk akal pasti akan aku lakukan untuk mencapai keamanan !" Ucap Professor Randolf
"Professor Randolf hanya satu masalah yang ada di sini yaitu masalah Virus Leech !" Ucap Nisuta
__ADS_1
"Bagaimana dengan masalah pengoperasian sistem ?" Tanya Professor Randolf
"Soal itu tenang saja tidak ada masalah sama sekali namun anda harus mencari orang yang sangat anda percaya seperti Agurame karena untuk menjalankan Sistem Operasi diperlukan ingatan tentang Program Imajination yang anda buat !" Ucap Nisuta
"Hmm..Kamu benar kalau begitu aku akan mencari orang yang bisa aku percaya selain Agurame !" Ucap Professor Randolf
"Ketika kalian membicarakan kepercayaan, aku sedikit malu !" Ucap Agurame
"..[Memukul punggung Agurame]..Ini adalah pujian buatmu !" Ucap Nisuta dengan senyuman
"Kalau begitu bagaimana kalau kita lihat Yamada dan Hiru, apakah mereka sudah membuat atau belum !" Ucap Agurame
"Bukannya mereka membutuhkan banyak waktu ?" Tanya Professor Randolf
"Hmm..Bagaimana dengan ide keliling tadi Professor ?" Tanya Nisuta
"Ehhh ?" Ucap Agurame
"Kalau begitu mari aku antar ke tempat istimewa untuk para Professor istirahat !" Ucap Professor Randolf
"Baiklah, sebenarnya aku sangat lapar bukankah begitu Agurame..[Agurame terkejut]..Sebenarnya aku dan mereka bertiga belum makan sama sekali walaupun aku sedikit makan cup ramen !" Ucap Nisuta
"Kalau begitu, tempat istirahat untuk para Professor hanya memiliki makanan kering dan minuman seperti kopi !" Ucap Professor Randolf
"Begitu tidak apa bukankah begitu Agurame ?" Tanya Nisuta
"Ahhh, benar Senior Nisuta kalau begitu mari kita makan dulu !" Ucap Agurame yang pura-pura lapar
"Agurame bukannya kamu itu kalau sudah lapar tidak akan bisa bergerak ?" Tanya Professor Randolf
"..[Sadar]..Senior Nisuta tolong gendong aku !" Ucap Agurame dengan wajah berbohong
"Ahhh, baiklah !" Ucap Nisuta
Walaupun sedang lapar Nisuta dapat menggendong Agurame sampai ke ruang tempat istirahat para Professor mereka menunggu Yamada dan Hiru sampai menyelesaikan pembuatan Warning Wall.
[Yamada dan Hiru]
Mereka berdua sampai di tempat penciptaan program support.
"Wahh, tempat ini sangat mendukung sekali !" Ucap Hiru
"..[Menarik tangan Hiru]..Jangan buang waktu saat ini Nisuta sendirian dan kita harus cepat selesai !" Ucap Yamada dengan wajah serius dan penuh akan semangat
"Yamada kalau kamu serius begitu, wajah cantik dan imutmu akan hilang !" Ucap Hiru
"Aku tidak peduli dengan itu karena saat ini nomor satu adalah keselamatan Nisuta !" Ucap Yamada
"Yamada ini bukan berperang !" Ucap Hiru yang bingung akan perilaku Yamada
"Kalau begitu saya antar ke tempat inti Program Imajination !" Ucap Rekan Kerja Professor Randolf
Mereka berdua diantar ke tempat yang penuh akan kode dan penuh akan komputer.
"Ahhh, mungkin kita akan membutuhkan waktu lebih untuk memecahkan kode ini !" Ucap Hiru
"Apa yang kamu bicarakan Hiru bukannya kamu ahli dalam bidang ini !" Ucap Yamada
"Cih, kamu bisa saja merayu diriku..[Mengambil kursi]..Yamada mari kita mulai !" Ucap Hiru dengan penuh semangat
"Baiklah aku serahkan kode pembuatan Warning Wall sedangkan aku akan menyusunnya lalu meletakkannya, tunggu sebentar !" Ucap Yamada sambil memanggil seseorang
"Ini adalah Alat Imajination..[Menunjuk ke Komputer]..Ini Sistem Operasi Program Imajination !" Ucap Rekan Kerja Professor Randolf
"Baiklah kalau begitu aku akan meletakkan Warning Wall di sekitar Alat Imajination kemudian menyusun kode untuk Program Imajination
"..[Mengetik komputer dengan cepat]..Aku serahkan bagian itu padamu Yamada !" Ucap Hiru yang langsung fokus dengan komputer
Mereka berdua melakukan pekerjaannya hingga membuat seluruh Professor Junior yang melihat aksi mereka dalam penciptaan Warning Wall membuat mereka terkagum dan bingung dengan kode yang Hiru tuliskan.
__ADS_1
Bersambung...