
Ledakan besar terus terjadi hingga air laut menjadi panas dan mendidih kini pertarungan Yuna melawan A02 bukanlah pertarungan biasa karena mereka berdua sedang bertarung dengan mengeluarkan seluruh kemampuan yang mereka punya untuk membuat musuh tumbang dan mati.
"Tch..[kesal]..sampai kapan kamu terus berlari?"
Tanya A02 yang sangat kesal kepada Yuna sambil sebuah kobaran api merah berada di tangan kanan A02 yang mana api ini sangat panas berasal dari Burung Phoenix yang sedang terbang di samping kirinya A02.
"..[SFX: Napas Beku]..Tidak perlu terburu-buru..[menggerakkan Pedang Gletser bagaikan pendekar pedang]..aku ingin mencoba seluruh teknik pedang yang akhirnya bisa aku praktekkan lagi!"
Balas Yuna dengan nada pelan namun napasnya mampu membuat udara di sekitar menjadi dingin.
"Semua serangan dariku bisa dia hindari tapi saat itu jelas sekali bola api milikku mengenai tangan kanannya tapi..[kesal]..dia tidak terluka, tenanglah A02 saat ini lawanmu adalah Akseleration Elemen Ice jadi mungkin saja dia menetralkan panas yang mengenai tubuhnya..[selesai bergumam lalu sebuah api merah berkobar di kedua tangannya A02]..[SFX: Terbakar]..Akseleration Manipulation: Flame Phoenix!”
Ucap A02 sambil melempar sebuah api yang langsung berbentuk Burung Phoenix ke arah Yuna dengan gerakan yang sangat cepat.
“Glacier Breathing Technique Sword Skill 3..[Burung Phoenix bersuara sangat keras menuju ke arahnya]..Winter Slash!..[tebasan dingin memotong Burung Phoenix milik A02 hingga terbelah dua]..” Aksi Yuna
Keberadaan A02 langsung menghilang lalu dia tiba-tiba berada di belakang Yuna sambil membuat pola api yang mana sudah tepat pada sasarannya.
“Terbakarlah..[pipinya mengembung]..Akseleration Manipulation: Phoenix Breath!..[SFX: Terbakar]..[napas api yang begitu besar membuat air laut menjadi semakin mendidih dan Yuna terkena serangan telak]..dia pasti tidak akan selamat dari serangan telak ini!”
Saat A02 merasa sudah menang tibat-tiba saat napas api sudah mulai menghilang terlihat Yuna memasang kuda-kuda berpedangnya dan itu membuat A02 terkejut lalu sebuah teknik pedang yang sangat cepat namun lambat bagi A02 telah Yuna tampilkan.
“Glacier Breathing Technique Sword Skill 7..[SFX: Tebasan]..Frozen Slash!” Aksi Yuna
Tebasan Yuna mengenai kedua lengan A02 yang langsung refleks melindungi diri hingga kedua lengannya langsung membeku di bagian dalam hingga memberhentikan jalan darah.
“..[SFX: Freeze]..Serangannya selalu berubah tidak ada kepastian kalau teknik pedangnya berjumlah tujuh..[melelehkan ice di kedua lengannya]..[SFX: Tetesan Darah]..Akseleration Manipulation: Healing Flame Phoenix..[seketika api membakar kedua lengannya A02 yang mana langsung sembuh]..”
__ADS_1
Gumam A02 yang langsung menjauhi Yuna sambil membuat lingkaran api merah yang sangat panas di permukaan air laut hingga membentuk sebuah dinding api.
“Apa kamu tahu siapa A04?”
Tanya Yuna yang membuat A02 marah lalu kemarahannya dia lampiaskan di dinding api yang mana berkobar begitu dahsyat.
“Dia adalah lawan yang sudah kamu bunuh dan dia adalah salah satu rekanku asal kamu tahu aku tidak akan memaafkanmu atas perbuatanmu kepada adik dan rekanku!”
Mendengar ucapan itu, Yuna tertawa hingga A02 kebingungan dengan sikap Yuna yang sangat aneh namun tertawanya memiliki maksud lain.
“A02 ucapanmu itu berlaku kepada kami juga, sebenarnya di sini yang aneh bukan diriku tapi itu kamu..[A02 menatap Yuna]..Ketika mendengar A04 telah mati di tanganku membuat perasaan di hatimu menjadi kemarahan, aku tanya sekali lagi..[SFX: Wusshh]..[Yuna langsung berada di samping kanannya A02]..apa kamu mengingat kalau A04 adalah kakakmu?”
Sontak A02 langsung membuat ledakan api yang begitu besar di sekitarnya untuk membuat Yuna menjauhi namun hal itu tidak membuat Yuna menjauhi dirinya malah A02 sampai merinding melihat Yuna mampu bertahan di kobaran api yang sangat panas bahkan berasal dari Burung Phoenix Legenda.
“Percuma saja A02..[memotong tangan kanannya A02 hingga menjerit kesakitan]..” Aksi Yuna
“Aggghhh..[duduk di permukaan air laut sambil menahan pendarahan di tangan kanannya]..tidak mungkin…tidak mungkin dia sekuat ini..[menatap Yuna]..A03...adikku tidak akan aku biarkan balas dendam ini
Teriakan A02 membuat lautan api mulai bergerak membabi buta kali ini tidak ada kata untuk A02 berpikir jernih lagi karena satu-satunya yang dia inginkan adalah kematian Yuna di kedua tangannya sendiri.
“Glacier Breathing Technique Sword Skill 2: Ice Castle!..[sebuah kastil megah terbentuk dan mampu menahan lautan api dari A02]..amarahmu sangat mengerikan sesuai dengan hatimu yang tidak bisa dingin lagi!”
Yuna mulai membekukan air laut yang mendidih namun itu hanya setengah sedangkan A02 mengeluarkan seluruh gelombang bunyi yang dia ubah menjadi api merah yang sangat panas untuk mencairkan ice milik Yuna.
“Yuna akan aku pastikan tulang dan tubuhmu itu tidak tersisa lagi!”
A02 semakin mengerikan bahkan Burung Phoenix menjadi semakin besar hingga seukuran kapal membuat udara dan air menjadi panas bahkan ikan dan burung terbakar habis terkena panas dari api Burung Phoenix.
__ADS_1
A02 menyerang Yuna secara brutal dengan tombak api serta dengan bulu Phoenix yang sangat tajam dan panas hingga membuat Yuna menahan dan menangkis seluruh serangan dari A02 karena dia sadar tidak akan
bisa membekukan serangan tersebut.
“Akseleration Manipulation..[tangan kirinya mengarah ke Yuna]..Explosion Flame Phoenix!..[SFX: Duaarrr]..” Aksi A02
Ledakan besar terjadi lagi membuat Yuna terhempas ke langit kemudian serangan beruntun datang lagi dari arah atas membuat Yuna kewalahan.
“Akseleration Manipulation..[tangan kirinya mengarah ke serangan beruntun di atasnya]..Ice Wall!..[bulu Phoenix terus-menerus menghantam perisai ice milik Yuna]..kemarahannya membuat dia semakin kuat kalau
begitu..[menarik napas lalu melempar Pedang Glacier ke bawah permukaan air laut]..[SFX: Tertancap]..Glacier Breathing Technique Sword Skill 1: Glacier Ice!” Aksi Yuna
Permukaan air laut langsung mengeluarkan duri-duri tajam yang mana membuat A02 harus menghindari serangan tersebut lalu seketika Yuna bergerak dengan sangat cepat hingga A02 tidak menyadari dirinya berada di belakangnya.
“..[menarik napas]..Glacier Breathing Technique Sword Skill 3: Winter Slash!..[SFX: Tebasan]..” Aksi Yuna
Tebasan Yuna mengenai punggungnya A02 hingga terluka dan membekukan darahnya namun A02 tidak merasakan kesakitan malah dia menyerang balik dengan memusatkan api Phoenix di tangan kirinya lalu membakar Yuna dengan api yang sangat besar..[SFX: Terbakar]..serangan tersebut membuat mata Yuna
kesakitan karena uap panas.
Sebenarnya hal yang membuat Yuna mampu bertahan dari serangan A02 adalah sebuah teknik pedang nomor 8 yang mampu membuat pelindung ice abadi yang sangat kuat, kenapa Yuna tidak menyebutkan teknik pedang ini bukan seperti itu, sebenarnya Yuna menyebutkannya dengan suara pelan untuk mengaktifkan teknik pedang ini karena Yuna tidak mau A02 sadar kalau kelemahan Yuna untuk saat ini adalah uap panas yang tercipta dari ice dan api.
“..[berusaha membuka matanya walaupun merah]..Sampai kapan Batas Pikirannya..[menahan serangan beruntun lagi dari A02]..dia sama sekali tidak peduli dengan itu, pertarungan ini adalah waktu..[kepanasan]..dinding api membuat uap panas tidak keluar kalau begini terus, aku akan kalah!..[tersenyum]..lawanku adalah seorang pengguna api yang luar biasa gila!”
Yuna terus berusaha mendekati A02 yang sudah terluka cukup parah namun amukan api merah tidak membiarkan Yuna mendekatinya bahkan Burung Phoenix semakin membesar hingga menutupi jalur keluar yang berada di atasnya dan itu membuat Yuna semakin sesak napas karena uap panas.
Paru-paru Yuna mulai sakit ketika menarik napas untuk melakukan teknik pedang dan itu dia paksakan untuk menahan seluruh serangan dari A02 yang membabi buta kini Yuna harus mempertaruhkan seluruh yang dia
__ADS_1
punya untuk membunuh A02 tanpa perlu menyelamatkannya.
Bersambung…