
Keadaan di ruang tunggu UGD menjadi sangat tegang, lampu UGD masih berwarna merah dan ini sudah terjadi selama tiga jam lamanya. Ruiki berserta Yamada dan Ibunya berpelukkan sambil berdoa tapi Yamada yang sekarang bukanlah Yamada yang asli, itu adalah Voice Head yang sedang menggunakan tubuhnya Yamada. Hiru duduk bersama dengan Agurame sambil memeriksa waktu yang mana waktu adalah kunci untuk mereka berdua saat ini agar memastikan Yamada kembali ke tempat dia berada yaitu di Rumah Lab.
"Sudah tiga jam berlalu dan tidak ada tanda-tanda yang aneh dari Yamada !" Ucap Agurame
"Voice Head mengatakannya di dalam pikiranku...
"Aku tidak tahu sampai mana aku bisa mempertahankan tubuh ini tapi ketika terjadi hal aneh dari diriku segera kalian bawa Yamada ke Rumah Lab lalu kurung kembali !" Ucap Voice Head
"...Itu dia katakan jadi tetap fokus dengan gerak-gerik Yamada kalau ada yang berbeda cepat bawa dia keluar, apa kamu mengerti Agurame ?" Tanya Hiru
"Baik saya mengerti Tuan Hiru lalu apa yang akan Tuan lakukan ?" Tanya Agurame
"Ada sesuatu yang harus aku lakukan !" Ucap Hiru yang langsung pergi dari ruang tunggu UGD
Agurame terus memantau Yamada, operasi masih terus berjalan dan itu membuat mereka berdua gelisah dan khawatir sedangkan Yamada yang saat ini adalah Voice Head sedang berbicara dengan Yamada asli di alam bawah sadarnya.
Alam bawah sadar Yamada sangatlah indah dan nyaman, siapapun yang berada di tempat ini pasti tidak akan mau pulang karena suasananya yang begitu tenang dan tentram membuat pikiran kita lupa akan dunia luar. Sebenarnya alam bawah sadar ini sudah lama Voice Head buat untuk Yamada sejak mental Yamada rusak, yang mana tujuan Voice Head belum diketahui kenapa dia membuat alam bawah sadar yang begitu indah buat Yamada.
"..[Duduk di kursi]..[Melihat pohon yang bergerak karena hembusan angin]..Ternyata dirimu, entah siapa dirimu tapi kamu membantu kami sungguh terima kasih selanjutnya aku akan membantumu sebisa mungkin suatu saat nanti !" Ucap Yamada
"..[Berbicara sopan]..Anda sudah banyak membantu saya dan sekali lagi maaf hanya ini yang bisa aku lakukan kepadamu..[Menangis]..Kenapa takdir kita semua sangat kejam seperti ini !" Ucap Voice Head
"Tidak ada takdir yang kejam, semua sudah di tentukan jadi kita sebagai manusia hanya bisa menerimanya dan menjalankannya seharusnya kamu mengerti itu..[Melihat ke arah langit]..Semua yang kamu lalui sampai ke sini adalah takdir yang kamu jalani dan hanya kamu yang bisa mengubahnya bukannya kamu sudah ribuan kali merubah takdir kita !" Ucap Yamada
"Aku sudah merubahnya bukan ribuan bahkan jutaan kali, aku sudah merubahnya tapi yang aku dapat adalah kehilangan, kesengsaraan, kekejaman, penghianatan, kebohongan bahkan kematian !" Ucap Voice Head
"Suatu saat semuanya akan tahu, apa yang kamu lakukan dan kamu akan menganggap semua yang kamu lakukan selama ini tidak akan sia-sia !" Ucap Yamada
Perlahan-lahan alam bawah sadar Yamada menghilang dan hanya menyisakan Voice Head saja yang artinya Yamada sudah kembali ke tubuhnya..[SFX: Lelah]..[SFX: Berlari]..Agurame menggendong Yamada menuju ruang kosong.
__ADS_1
"Ah..Ah..Ah..Ah..[Duduk di lantai]..Yamada kamu diam di sini dan jangan bergerak !" Ucap Agurame
"..[Menatap dengan kosong]..Agurame..[Mentalnya masih rusak].." Ucap Yamada
"Bagus..[SFX: Bernapas Teratur]..Keadaanya masih sama seperti di Rumah Lab !" Ucap Agurame
Sebelum berlari membawa Yamada.
Agurame melihat Yamada sedang menutup kedua matanya, pakaian yang Yamada pakai terlihat rapi dan bersih bahkan seperti keadaan normal. Melihat Yamada seperti itu, Agurame langsung mendekatinya terlihat Ruiki yang masih memeluk kakaknya sedangkan ibunya fokus dengan berdoa sehingga lupa melihat sekitar.
"Ruiki saat ini keadaan Yamada mungkin tidak baik..[Ruiki melihat kakaknya yang tertidur]..Mungkin aku harus membawanya kepada suster perawat di sini untuk dapat di periksa !" Ucap Agurame dengan tenang
"Kakak..[Yamada masih tidak membuka matanya]..Mungkin keadaan saat ini dan pekerjaannya membuat dia lelah jadi aku mohon bantuannya Agurame !" Ucap Ruiki
"Baik..[Menggendong Yamada]..[SFX: Lelah]..[SFX: Berlari]..Aku harus membawanya ke ruang kosong !" Gumam Agurame
"..[Menelepon Hiru]..[SFX: Telepon]..Ayolah tersambunglah !..[Tersambung]..Tuan Hiru !" Ucap Agurame
"Jangan berisik..[Agurame melihat sekeliling]..Aku sudah tahu kondisi di sana karena saat ini aku sedang bersama dengan Voice Head !" Ucap Hiru
"Tuan sedang apa ?..[Lelah]..Saat ini Yamada telah sadar tapi kondisinya masih sama !" Ucap Agurame
"Ada sesuatu yang harus aku lakukan !" Ucap Hiru yang mengejar sesuatu
Hiru mencari taksi kemudian pulang ke Rumah Lab ketika sampai Hiru memeriksa setiap mainan Yuuto yang mana hampir semuanya dia cari namun tidak ada entah apa yang dia cari tapi sesuatu yang penting sedang Hiru cari.
"Hanya Yuu yang tahu benda itu jadi kamu tidak bisa menemukannya !" Ucap Voice Head
"Cih..[Membanting peti]..Topeng itu..Topeng itu..Kenapa kamu baru memberitahuku soal topeng ini !" Ucap Hiru
__ADS_1
Topeng yang Hiru maksud adalah topeng pemberian ibunya pada saat hari Halloween yang mana topeng ini adalah topeng paling berkesan di memori Yamada karena pada saat itu Yuuto mengucapkan "Aku akan selalu ingin pemberian dari ibu jadi ingatlah aku !" kepada Yamada secara tidak langsung Yamada mengenang moment itu sebagai hal yang berharga untuknya.
"Topeng itu adalah asli buatanku biar kamu tahu saat Yamada mencari kostum untuk Yuu, aku secara sengaja meletakkan topeng itu dan Yamada tertarik akan topeng itu yang mana topeng ini berisi hal yang sangat kamu inginkan yaitu efek untuk menahan diri yang berarti mentalmu akan tetap seperti dirimu yang asli Hiru Okama !" Ucap Voice Head
"Cih, Bajin*gan dengan tanpa topeng itu berarti aku harus menikah dengan Ruiki yang berarti masa depannya tidak akan baik jika terus bersamaku..[Menangis]..Berhenti menangis dasar bodoh !" Ucap Hiru yang kondisinya berubah
"Aku lebih suka sifatmu yang seperti itu yang mana kebaikan dan kejahatan tercampur di dalam dirimu !" Ucap Voice Head
"Cih..[Menelepon Agurame]..[SFX: Telepon]..[Tersambung]..Agurame buat Yamada untuk tutup matanya..[Agurame mengerti ucapan Hiru]..Voice Head kembalilah ke tubuh Yamada saat ini Yamada di perlukan !" Ucap Hiru
"Baiklah tapi jangan harap kamu menemukan topeng itu karena kamu belum berhak mendapatkan topeng itu !..[SFX: Koneksi terputus]..[Seperti sengatan listrik].." Ucap Voice Head
"Aku akan menunggu sampai aku berhak mendapatkan topeng itu !" Ucap Hiru yang kesal
Voice Head kembali ke tubuh Yamada.
"..[SFX: Sengatan Listrik]..Ahhhh..[Menatap Agurame]..Agurame..[Tiba-tiba Agurame seperti di kendalikan]..Misimu adalah berusaha lepas dari kendali Hiru Okama lalu kamu bebas untuk berbicara pada siapapun !" Ucap Voice Head
Agurame sudah seperti boneka tapi kenapa Voice Head memberikan misi seperti itu dan kalau Agurame bebas di waktu salah bagaimana ?..Sepertinya Voice Head sudah tahu kapan Agurame akan bebas dari kendalinya Hiru Okama.
Agurame bangun bersama dengan Voice Head di dalam tubuh Yamada dalam ruangan itu, Agurame tidak banyak bicara yang dia katakan hanya beberapa kata yaitu...
"Bilang kepada Ruiki kalau kamu tadi cuma pusing !" Ucap Agurame
*"..[Berdiri]..Baiklah Agurame Asura kamu terlihat lebih tenang dari pada si bajin**an itu bahkan dia mencari topeng haloween di saat genting seperti ini !" Ucap Voice Head
Agurame langsung sadar apa yang Hiru lakukan dan itu sedikit aneh menurut Agurame tapi dia tidak mau menjelekkan tuannya.
Bersambung...
__ADS_1