World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 223: Munculnya Monster Dari Dunia Artificial World ke Dunia Real World


__ADS_3

Cuplikan Chapter 222.


Red Phoenix yang menggunakan tubuhnya A02 membunuh A03 hingga masuk ke dalam air yang mendidih lalu Yuna, Eina dan Tina mulai hilang kesabaran melihat monster yang mereka benci di Dunia Artificial World menunjukkan sifat asli mereka.


Tiga Aura yang sangat besar membuat lautan berguncang tidak ada kata ampun untuk makhluk yang mereka benci tersebut kini Red Phoenix yaitu Bos Lantai Dunia Artificial World sudah muncul pertama di Real World.


"Eina arah barat!..[berbisik]..aku meletakkan Kevin di sana jika kamu terus mencarinya ada sebuah bongkahan ice yang melindunginya!"


Perkataan Yuna membuat Tina khawatir dengan kondisi Kevin namun saat ini mereka harus fokus dengan pergerakan dari Phoenix yang merupakan Bos dari Dunia Artificial World.


"Eina, aku serahkan Kevin kepadamu!"


Ucap Tina membuat Eina yang ingin mengikuti pertarungan langsung sirna karena saat ini, dia mendapatkan tugas penting yaitu menyembuhkan Kevin supaya dapat kembali ke dalam pertarungan ketika Eina sudah pergi tiba-tiba Blue Phoenix yang mengetahui tuannya sudah mati mulai mendekati Yuna dan Tina dengan tujuan tertentu.


Sontak Yuna dan Tina langsung waspada dengan Blue Phoenix namun tidak ada tanda-tanda permusuhan dari Blue Phoenix yang mendekati mereka.


"Tuanku sudah tiada walaupun aku sudah melindungi dia dengan sekuat tenaga tapi dengan kekuatanku yang sekarang sama saja jiwaku hancur sehingga diriku tidak bisa bangkit lagi!"


"Apa yang kamu inginkan...cepat katakan!"


Tanya Yuna yang mengetahui niat dari Blue Phoenix lalu sebuah lingkaran api merah mulai kembali menutupi sebagian permukaan air laut sehingga air laut mulai menguap.


"Aku ingin kamu menjadi tuanku dan memperbolehkan diriku memakan energi yang ada di dalam tubuhmu kemudian menjadikannya kekuatanku sehingga burung ini bisa membantu anda dalam melawan Red Phoenix!"


Ucap Blue Phoenix membuat Red Phoenix tertawa kemudian sebuah fakta tentang energi yang dia maksud mulai Red Phoenix bongkar.


"Energi yang dia maksud adalah energi kehidupan jadi intinya, manusia kamu adalah makanan untuknya walaupun kalian berhubungan tuan dan pelayan...nyawamu akan sama seperti bocah ini!"


Ucap Red Phoenix yang mana Yuna tidak mendengarkan dia berbicara namun fokus kepada Blue Phoenix dan sesuatu yang Yuna ingin tahu adalah tentang mereka berdua.


"Jawablah terlebih dahulu tadi dia mengatakan kalau dia dari Dunia Artificial World kalau begitu beritahu kepadaku tentang kalian berdua!"


Perkataan Yuna membuat Red Phoenix mulai menyerang namun Blue Phoenix memakai authority miliknya untuk menahan Red Phoenix untuk sementara.


"..[tangan, kaki dan leher terbelenggu oleh rantai api biru]..Bajinan kamu Blue Phoenix, apa kamu mengkhianati sang pencipta jika iya..[SFX: Kobaran Api]..aku akan membunuh dirimu!"*


Teriak Red Phoenix membuat kobaran api mengamuk hingga uap terus bermunculan membuat awan di atas langit menjadi gelap.

__ADS_1


"Kami berdua adalah Bos Lantai 90: Red & Blue Phoenix saat kalian sudah menyelesaikan lantai 85 tiba-tiba kami bertemu dengan Kuro Sang Pemilik Secret Dungeon dan Nekora Sang Pemilik Special Guide dalam beberapa menit kami bertarung dan kekalahan kami dapatkan lalu setelah itu dia memberitahu kepada kami kalau lantai 90 dan 95 sudah dikalahkan yang berarti para player sudah bisa memanjat lantai 100 dalam beberapa waktu, aku bingung dengan keputusan dua Makhluk Suci tersebut lalu aku sadar dengan tujuan mereka!..[SFX: Terbang]..yaitu memenuhi tujuan dari sang pencipta yaitu Agurame Asura!"


Ucap Blue Phoenix yang membuat Red Phoenix terdiam untuk beberapa waktu ketika Blue Phoenix mengatakan pencipta yang berbeda dengan penciptanya.


"Jadi kamu di sini ingin mengatakan kalau kamu ingin memenuhi tujuan dari penciptamu itu?"


Tanya Yuna yang membuat Blue Phoenix mulai mengeluarkan api birunya untuk melindungi Yuna dan Tina supaya tidak sesak saat menghirup udara yang panas akibat dari uap yang Red Phoenix ciptakan.


"..[SFX: Terbakar]..Manusia sepertimu cocok untuk menjadi tuanku..[mengelilingi Yuna]..aku akan menggunakan sisa kekuatanku untuk membantumu walaupun kita tidak menjalin kontrak tapi aku bersedia untuk menolongmu!"


[SFX: Phoenix]..Suara yang sangat keras membuat Red Phoenix kembali sadar lalu merusak rantai api biru tersebut hingga hancur berkeping-keping kemudian kembali membara bagaikan gunung meletus.


"Blue Phoenix tidak bisa aku maafkan sikapmu kepada sang pencipta!"


Teriak Red Phoenix yang menggunakan tubuhnya A02 mulai membakar kulit dan tulang dari tubuh manusia tersebut lalu menggantikannya dengan kobaran api merah.


"Sang Pencipta bukanlah Hiru Okama melainkan Agurame Asura, dia adalah pencipta kita!"


Teriak Blue Phoenix yang sudah membesar lalu membuat angin api biru yang mana membuat Red Phoenix mulai marah besar dengan sisa kekuatan yang Blue Phoenix punya, dia mulai membantu Yuna dan Tina.


"..[SFX: Uap]..[matanya terbakar, tubuhnya kini menjadi manusia api]..Manusia rendahan seperti kalian seharusnya menyerah dan terbakarlah menjadi abu!..[SFX: Terbakar]..[menarik napas].." Aksi Red Phoenix


"Yuna, Tina bersembunyilah di belakangku karena api ini tidak bisa kalian tahan!"


Ucap Blue Phoenix yang langsung Yuna dan Tina lakukan kemudian sebuah semburan napas api merah yang sangat besar membuat udara memanas dan air laut menguap dengan tubuh Blue Phoenix, dia menahan semburan napas api merah tersebut namun dirinya merasakan jiwanya sedikit terbakar.


"Kekuatannya sungguh berbeda dari sebelumnya, aku tidak yakin bisa membantu kalian untuk waktu yang lama!"


Semburan napas api merah mampu Blue Phoenix tahan namun jiwanya sedikit terbakar kini Red Phoenix sudah kembali ke kekuatan sebenarnya seperti di Dunia Artificial World.


"Tch...bagaimana makhluk seperti kalian ini bisa muncul di dunia nyata..[turun lalu mendekati Red Phoenix]..Glacier Breathing Technique Sword Skill: Ice Queen!..[Yuna mulai berubah kemudian dia menebas tubuhnya Red Phoenix hingga tebasannya membekukan api merah tersebut].." Aksi Yuna


"..[SFX: Freeze]..Manusia..[memegang kaki Yuna sehingga tidak bisa kabur]..rasakan ini..[menarik napas]..Red Fire Breath!..[SFX: Kobaran Api]..[SFX; Freeze]..apa!" Aksi Red Phoenix


Yuna membekukan api merah yang sangat panas itu dengan tangan kanannya yang diselimuti ice membuat Red Phoenix terkejut melihat Yuna melakukan itu kemudian satu tebasan lagi mengenai perut Red Phoenix hingga api dalam dirinya membeku.


"Selama jiwaku masih aman..[SFX: Mencair]..seranganmu tidak akan membunuhku..[memukul pedang Yuna hingga tubuhnya terpental jauh ke udara]..[mengangkat tangan kirinya]..Red Fire Explosion!..[SFX; Duaarrr]..manusia sekali lagi aku ucapkan..[tubuh sayap di punggungnya]..menyerahlah!" Aksi Red Phoenix

__ADS_1


Tina melindungi Yuna dari ledakan api merah tersebut kemudian mereka melihat monster itu semakin bertambah kuat lalu Yuna mulai merasakan sesuatu yang sangat aneh di sekitar udara maupun gelombang bunyi.


"Tina apa kamu merasakan sesuatu yang aneh?"


Tanya Yuna yang mana merasakan perasaan akrab dengan suasana tersebut kemudian Tina mendengar suara dari Roh Agung Angin yaitu Sylph yang mana membuat Tina terkejut.


"Bagaimana bisa ini terjadi?"


Tina kebingungan kemudian seluruh lautan mulai terjadi sesuatu yang aneh bahkan langit mulai bergemuruh,


sesuatu yang sangat di luar akal manusia kini membuat dua orang yang tengah berada di tengah lautan menyaksikan hal yang di luar akal tersebut kini monster-monster yang pernah mereka lawan di Dunia Artificial World mulai bermunculan melewati portal yang berada di langit dan laut.


..[SFX: Monster]..


[Markas Musuh]


"..[Alat Al Hard milik Agurame Asura berada di sebuah mesin buatan Hiru Okama]..Ini masih permulaan..[duduk sambil melihat pertarungan Yuuto melawan A01]..Dunia akan melihat lagi kesadisan World Quiz Online..[tersenyum]..sabar ini masih permulaan dan tidak boleh terlalu senang atau penyakitmu akan kambuh!"


Hiru Okama berbicara sendiri sambil tersenyum dan tertawa sendirian di markas miliknya.


[Pulau Timur]


"Tch...bagaimana mungkin ini terjadi..[SFX: Monster]..Bos Lantai 10: Kuullo!..[wajah mengerikan terlihat di bos tersebut]..dunia ini sudah rusak!"


Ucap Baron yang sudah sangat terluka parah karena sudah membunuh ribuan manusia dan kini dia berhadapan dengan monster dan bos yang pernah dia hadapi di Dunia Artificial World bukan hanya di pantai tempat Baron berada bahkan di hutan tempat Alicia dan yang lainnya mulai bermunculan monster yang keluar dari portal tepat di tengah hutan.


"Tidak mungkin..[SFX: Monster]..suruh seluruh pasukan menyingkir dari hutan!..[berlari menuju ke tempat Alicia dan yang lainnya]..bagaimana mungkin, makhluk ini berada di dunia nyata seperti ini..[SFX: Monster]..Bos Lantai 50: Rose Beast!"


Rose Beast makhluk tersebut keluar dari portal dan mulai beradaptasi dengan lingkungannya dan sebelum terlambat dengan kecepatan penuh, Professor Jack mencari Alicia dan yang lainnya untuk di selamatkan dari ancaman racun Rose Beast yang sangat mematikan.


Dunia menjadi gempar dengan kemunculan makhluk yang tidak pernah mereka anggap nyata kecuali di permainan dan kini makhluk tersebut muncul dan mulai membasmi manusia-manusia satu persatu.


Bersambung...


 


 

__ADS_1


__ADS_2