World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 224: Kekuatan Dua Manusia Terkuat Yang Kini Diperlihatkan Part 1


__ADS_3

Sebelum kemunculan makhluk dari Dunia Artificial World!


Cuplikan Chapter 211.


Lingkaran cahaya matahari milik Mayuri menjadi sebuah laser yang sangat panas sedangkan Helix, lingkarannya mengeluarkan gelombang bunyi yang mampu merusak tubuh manusia dengan tekanan yang sangat kuat.


Dua serangan saling baku hantam hingga lautan sudah tidak seperti lautan pada umumnya, mereka berdua saling menyerang dengan kekuatan penuh.


"..[membalas serangan Mayuri]..Anak ini dan mereka..[membalas serangan dari segala arah]..semakin berkembang bahkan mereka sudah saling bisa bekerja sama..[serius]..Marga Ery adalah satu-satunya yang bisa mengalahkan kita jadi..[selesai bergumam]..In Poker Akseleration..[jarinya memainkan kartu pokernya]..Jack Card!..[lingkaran gelombang bunyi milik Helix semakin banyak dan bergerak sangat cepat ketika menembak].." Aksi Helix


"Tch..[matanya fokus melihat lingkaran yang Helix munculkan]..kemunculannya dan kecepatan dalam menembaknya meningkat kalau begini terus, aku akan kelelahan..[sinar matahari dan sinar dimensi terus baku hantam satu sama lain]..[Helix terus menatapnya]..kalau diam di tempat saja ini tidak akan aman..[berlari di udara sambil membalas sinar dimensi milik Helix].." Aksi Mayuri


Helix mengerti kalau The Sun milik Mayuri bisa menahan Dimensional Ray miliknya karena itu Helix berusaha mencari cara untuk membuat sinar matahari tidak muncul karena itu adalah tenaga dari kemampuan Mayuri yang dia gunakan.


"Cuaca mendung..[mendapatkan ide]..kalau begitu..[memainkan kartu lain di jarinya]..In Poker Akseleration!..[gelombang bunyi menyatu dengan kartu]..akan aku pindahkan dia ke tempat yang tidak ada cahaya matahari!..[SFX: Pecah]..[kaget]..apa bentuk Akseleration milikku gagal!"


Helix terkejut melihat bentuk Akseleration miliknya pecah atau gagal membentuk karena suatu hal ketika dia melihat lebih teliti terdapat Michel yang dari kejauhan sedang menggunakan Akseleration.


"Kamu..[terbang melesat kencang ke arah Michel]..[SFX: Cyiingg]..tch..[menghindari serangannya Mayuri]..jadi ini strategi kalian!"


Helix akhirnya mengetahui strategi mereka berdua yaitu Michel bertugas untuk merusak susunan Akseleration milik Helix dengan menggunakan Ultimate Akseleration miliknya sedangkan Mayuri fokus untuk menyerang sekaligus fokus dengan pertahanan mereka berdua.


"Ultimate Akseleration: Composition Crusher..[Helix berhenti mendekatinya]..Mayuri-chi berjuang keras dalam menyerang dan bertahan, ini strategi yang sangat tidak menguntungkan untuk kita namun keuntungannya adalah membuat jarak antara Helix denganku sehingga aku bisa merusak setiap bentuk Akseleration miliknya yang berbahaya!..[menarik napas lalu menghembuskannya]..setidaknya aku bisa membantunya!" Gumam Michel


Helix semakin kesal dengan mereka berdua bahkan dia tidak bisa meminta bantuan Graundila yang sedang bertarung melawan Ryzen karena itu hanya satu yang bisa Helix lakukan yaitu melakukan hal yang dahulu pernah dia lakukan yaitu Magic Killer.

__ADS_1


"Tidak ada pilihan lain..[tangannya seperti mencengkram]..kekuatan yang selama ini sudah lama tidak aku pakai akan aku perlihatkan kepadamu dengan gabungan Akseleration kini aku berhasil meningkatkannya..[SFX: Time Stop]..Ultimate Akseleration: Magic Killer!..[SFX: Darah].." Aksi Helix


Waktu seakan-akan berhenti lalu kembali berjalan dengan Helix yang menghilang dari tempatnya lalu langsung memotong lengan kirinya Mayuri hingga air mancur dengan warna merah terus keluar dari bekas potongan lengan kiri Mayuri.


Jeritan kesakitan dari Mayuri membuat Ryzen yang tadinya fokus dengan Graundila kini merasa khawatir dengan mereka berdua namun keadaan tidak bisa membuat Ryzen berpaling dari Graundila. Lengan kiri Mayuri yang terluka langsung Michel hilangkan rasa sakitnya namun lengan kiri Mayuri masih berada di genggamannya Helix.


"Mayuri-chi kamu baik-baik saja?..[Mayuri mulai tidak merasa sakit di lengan kirinya]..ini tidak bagus..[Helix tersenyum jahat sambil memegang lengan kirinya Mayuri]..Helix terlalu kuat untuk kita lawan!"


Michel mulai panik namun dia berusaha memikirkan ide dengan waktu yang Helix berikan karena dia sedang melamun menatap lengan kirinya Mayuri yang mana mengingatkan dirinya dengan moment saat-saat dia menyiksa orang.


"Ahhh..[bola matanya bergaris merah]..ini sangat menyenangkan sudah lama sekali aku tidak melakukan ini..[membuang lengan kiri Mayuri ke lautan]..[tangannya seperti mencengkram]..selanjutnya adalah kakimu!"


Ucap Helix yang langsung membuat Michel panik, sekali lagi waktu berhenti kini gerakan Helix menjadi sangat cepat hingga mau menyentuh kaki kanannya Mayuri namun serangannya gagal karena Hermes terbangun dari pingsannya dan mampu melihat pergerakan Helix yang sangat cepat itu kemudian menghantam tubuh Helix dengan tamparan ombak laut.


"Apa kalian baik-baik saja?"


Minta Michel sambil menangis karena dia tidak bisa bertarung dan hanya bisa mengandalkan yang bisa bertarung saja sedangkan dia hanya menyembuhkan dan membantu ketika si penyerang kesulitan hanya itu yang bisa dia lakukan, jauh di dalam lubuk hatinya..[SFX: Tangisan]..Michel merasa tersiksa.


"..[mengelus kepala Michel]..Kamu bukanlah beban..[Michel menatap Hermes]..lihatlah aku, saat ini aku dapat kembali bergerak karena dirimu jadi aku ingin kamu membuat Mayuri kembali bergerak lagi untuk membantuku!" Ucap Hermes


Tekanan mental Michel yang dia rasakan dan ucapan Hermes membuat dirinya berpikir luas dalam memanfaatkan kemampuannya.


"Tolong bertahanlah Hermes..[wajah serius]..berikan aku 5 menit dan akan aku gantikan dirimu dengan Mayuri!"


Ucap Michel dengan penuh keseriusan bahkan dirinya tiba-tiba berubah dari yang mudah putus asa menjadi pantang menyerah dan itu membuat Hermes mulai berpikir kalau mereka satu persatu mulai berkembang.

__ADS_1


"Serahkan kepadaku..[Helix masih tersenyum]..Akseleration Manipulation..[air mengikuti perintahnya]..Dragon!..[pusaran air membentuk sebuah naga yang ukurannya cukup besar]..5 menit akan menjadi waktu untukku menahan dirimu, Helix" Aksi Hermes


"Ahhh..[rasa haus darahnya semakin menggila]..darah, potongan, kehangatan darah..[wajah Helix mulai menjadi seorang yang tidak mereka kenal]..aku ingin semuanya..[SFX: Syeett].." Aksi Helix


Helix bergerak sangat cepat namun reflex air mampu menandingi gerakannya yang sangat cepat itu dengan dragon yang terus menampar tubuhnya Helix dengan ekornya supaya menjauhi Michel dan Mayuri namun Helix tidak terluka bahkan setiap tamparan ekor dari sang naga air mampu Helix jadikan sebuah permainan menembus benteng karet.


Hermes kembali melakukan pertaruhan nyawa lagi untuk rekan-rekannya supaya dapat kembali bertarung dengan menahan Helix yang sudah gila akan darah dan siksaan yang ingin dia lampiaskan kepada musuhnya.


[Kembali ke Graundila dan Ryzen]


"Ha..ha..ha..ha..ha..[kelelahan]..sampai kapan kamu berlari dasar bajin*an!"


Ryzen kelelahan karena terus menembakkan anak panah api ke arah Graundila namun bisa dia hindari tapi beberapa anak panah sudah melukai Graundila tetapi masih belum cukup untuk menumbangkan dirinya.


"Lihatlah dirimu sudah tidak kuat lagi?"


Graundila mulai kembali bisa merasakan gelombang bunyi karena ring api milik Ryzen mulai menurun karena efek kelelahan karena itu Ryzen mengalami kesulitan.


"..[menarik busur]..Tidak akan aku biarkan rasa lelah ini membuatku berhenti di sini!..[menembak Graundila dengan anak panah api]..ini masih belum cukup!"


Serangan beruntun mulai mendekati Graundila dengan kemampuannya yang seorang destroyer membuat dirinya menghancurkan anak panah api itu hanya dengan kulitnya yang sangat keras itu membuat Ryzen semakin kesulitan.


Bersambung...


 

__ADS_1


 


__ADS_2