World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 155: Ingatan Palsu


__ADS_3

Voice Head telah menghilang lalu Hiru Okama sudah mendapatkan ingatan dari dirinya di masa depan karena itu sekarang dia memiliki tujuan yang masih sama, semua yang Voice Head lakukan kini sudah berada di tangannya Hiru yang berarti Hiru Okama adalah pengguna pertama kemampuan Akseleration.


Hiru pulang ke rumahnya untuk bertemu keluarganya seketika raut wajah tanpa tangisan hanya ada senyuman lembut mengarah kepada Alicia dan Ruiki. Hal itu membuat Alicia dan Ruiki ikut tersenyum kemudian Alicia dan Hiru berpelukkan seakan-akan menganggap kalau mereka seperti dua orang yang terpisah kemudian bersatu kembali.


Mereka bertiga melakukan makam malam kemudian bersih-bersih bersama lalu tidur bersama, Hiru memeluk erat mereka berdua seakan-akan tidak mau melepaskan mereka berdua dari kedua tangannya.


saat malam harinya Ruiki terbangun bukan maksudnya terbangun dari tidur tapi terbangun di ruang pikirnya seketika itu membuat Ruiki bingung dengan apa yang terjadi namun tiba-tiba sebuah pintu berwarna merah menampilkan dirinya di depan Ruiki.


Terlihat Nightmare Box mengeluarkan satu makhluk yang ukurannya lumayan kecil dengan mata yang sangat banyak beserta dengan tubuhnya yang seperti anak kecil membuka pintu merah kemudian masuk ke dalam. Ruiki yang melihat itu seketika memeriksa Nightmare Box ketika di periksa tidak ada satupun makhluk yang berani keluar karena suatu hal.


Ruiki semakin dibawa bingung karena Nightmare Box terbuka dengan sendirinya dan mengeluarkan satu makhluk aneh dengan wujud miripi anak kecil bahkan ketika Nightmare Box terbuka lebar tidak ada satupun makhluk lain yang keluar kecuali yang tadi.


Ruiki mengikuti makhluk kecil itu yang masuk ke dalam pintu merah ketika masuk ke dalam yang tadi berwarna gelap berubah menjadi Rumah Lab yang mana membuat Ruiki sangat terkejut dengan keadaan Rumah Lab yang dia lihat, yang mana Rumah Lab terlihat sangat tidak terawat dengan baik.


Ruiki terkejut melihat sosok dirinya sendiri lagi masuk ke dalam Rumah Lab sedang mencari sesuatu.


Note Author.


Percakapannya sudah ada di Chapter 123.


Ruiki melihat dirinya sedang bertengkar dengan Hiru lalu kemudian dia berlari keluar menuju entah kemana hingga terjadi sesuatu kepada dirinya yaitu dia terjatuh yang mana mengakibatkan kakinya terluka seketika Hiru telah berhasil mengejarnya namun Ruiki bingung dengan raut wajah Hiru yang sangat aneh ketika melihat darah.


Seketika Ruiki melihat dirinya memeluk Hiru dengan erat sampai membuat raut wajah aneh Hiru menghilang tapi Hiru langsung memukul leher Ruiki hingga dia pingsan. Ruiki yang melihat itu bingung kenapa Hiru sampai melakukan hal itu untuk menutupi keberadaan Yamada selanjutnya Hiru muntah dan yang membuat Hiru terkejut lagi adalah saat Hiru berteriak...


Cuplikan Chapter 123.


"Aku muntah melihat darah bukannya ini aneh, darah Nisuta yang begitu banyak, aku tidak merasakan apapun..[Bingung]..Voice Head !" Teriak Hiru


"Darah Nisuta..[Menutup mulutnya]..Apa maksud dari ini semua !" Ucap Ruiki

__ADS_1


Ruiki terus melihat Hiru berbicara sendiri seperti orang gila namun Ruiki tahu kalau Hiru ini benar-benar berbicara dengan seseorang karena pekerjaan yang Ruiki miliki makanya dia bisa tahu.


Cuplikan Chapter 123.


"Apa yang kamu inginkan dari imbalannya !" Ucap Hiru


"Imbalan..[Melihat Hiru yang sangat panik]..Ingatan palsu..[Kepalanya mulai sakit]..Kakak..[Terduduk sambil memegang kedua kepalanya]..[Sengatan listrik].." Ucap Ruiki


Cuplikan Chapter 123.


"Aku ingin kamu menikah dengan Ruiki, bagaimana ?" Tanya Voice Head


Seketika hatinya Ruiki hancur lembur mendengar ucapan dari suara yang aneh itu namun di sini Ruiki tidak langsung mempercayai ucapan dari suara aneh itu dengan berusaha dia bergerak menuju Rumah Lab untuk melihat apa yang ada di Laboratorium.


Dengan kakinya yang bergetar karena rasa takut akan kebenaran atas ucapan aneh tadi, dia berusaha berjalan dan akhirnya pintu Laboratorium tepat berada di depannya ketika Ruiki ingin membuka pintu itu.


ada makhluk kecil langsung menghalangi pintu Laboratorium dan mulai berbicara kepada Ruiki dengan nada suara yang sangat dia kenal yaitu suaranya Yuuto.


"Yuu, apa ini kamu..[Menangis]..Kenapa kamu bisa ada di sini ?" Tanya Ruiki


"Apa Bibi tidak sadar kalau selama ini sudah membuat tidurku begitu nyenyak tidak ada gangguan sama sekali bahkan mimpi buruk tidak pernah aku alami walaupun pernah itu ada namun bibi langsung membersihkannya dari pikiranku..[Ruiki tidak ingat]..Walaupun bibi tidak ingat tapi aku akan selalu mengingatnya saat ini aku adalah makhluk yang pernah berada di dalam mimpi untuk mengganggu Yuu !" Ucap Makhluk Kecil


"Aku ingin tahu apa yang ada di dalam Laboratorium !" Ucap Ruiki yang bersikeras


"Tidak perlu yang perlu bibi ketahui sekarang adalah kalau Hiru sangat mencintai bibi dan akan selalu mencintai bibi !" Ucap Makhluk Kecil


"Apa yang kamu ketahui tentangnya..[Marah]..Kamu hanya makhluk mimpi yang mengganggu tidur seseorang bagaimana mungkin kamu mengerti !" Teriak Ruiki


"Pasti bibi akan berbicara seperti itu !..[Ruiki kaget]..Ini adalah rekaman suara yang aku buat untuk makhluk ini walaupun caranya begitu rumit dan sulit tapi aku mampu melakukannya sekarang yang ada di hadapan bibi adalah diriku !" Ucap Makhluk Kecil

__ADS_1


"..[Kakinya lemas dan mati rasa]..Ahhh..[Menangis]..Hiru masih mencintai diriku !" Ucap Ruiki


"Bibi ada yang ingin aku bicarakan kepadamu nanti setelah bulan Desember, aku ingin kamu melaporkan ke polisi atas kematian Nisuta dan Yamada !" Ucap Makhluk Kecil


"Apa maksudmu ?" Tanya Ruiki


"Ayah dan Ibu telah meninggal dunia karena Hiru Okama sudah membunuh mereka !" Ucap Makhluk Kecil


Mata Ruiki bergetar dan seluruh tubuhnya gemetar ketika mendengar ucapan itu.


"Kakak dan Nisuta..[Mengigit bibirnya]..Yuu apa kamu juga ?" Tanya Ruiki


"Aku baik-baik saja !" Ucap Makhluk Kecil


"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Hiru, aku sama sekali tidak tahu bahkan aku menganggap kakakku adalah orang yang sudah tidak peduli dengan keluarga dan ternyata..[Menangis]..Dia sudah meninggal !" Ucap Ruiki


"Itu saja yang ini aku ucapkan kepada bibi selanjutnya bibi tahu apa yang harus bibi lakukan..[Ruiki berdiri]..Namun ada sedikit yang akan aku hilangkan dari percakapan ini jadi bibi, aku ingin kamu membenci Hiru untuk beberapa waktu ketika saatnya tiba ingatan ini akan menghilang dan kembali seperti semula jadi aku ingin melihat apa yang akan bibi lakukan jika bibi memilih jalan yang aku inginkan sudah pasti aku benar-benar mendapatkan jawaban yang benar dan pilihanku tepat !" Ucap Makhluk Kecil


Ruang Pikir perlahan hancur...


"Yuu bahkan rekaman ini seakan-akan aku berbicara denganmu !" Ucap Ruiki


"Begitukah..Mungkin aku sudah tahu apa yang kamu ucapkan karena aku mengetahui kalian semua !" Ucap Makhluk Kecil


Lalu Ruang Pikir hancur dan Ruiki terbangun dari tidurnya sambil mengingat tentang apa yang terjadi di ruang pikir.


"..[Melihat ke arah Hiru]..Aku akan menemui kakak bagaimanapun aku akan menemuinya karena ingatan ini aku tidak bisa menemui kakak tapi ingatan palsu sudah hilang dan sekarang aku bisa menemuinya dan akan aku bongkar apa yang sebenarnya kamu lakukan kepada mereka !" Gumam Ruiki


Bersambung...

__ADS_1


 


 


__ADS_2