World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 218: Nyawa Tina Yang Sudah Di Ujung Tanduk


__ADS_3

Cuplikan Chapter 217.


Pertempuran masih terus berlanjut tidak ada kata istirahat setelah pertempuran ataupun pertarungan setelah sembuh, mereka akan bertarung lagi.


Pesawat tempur dan kapal perang memberikan suara tembakan yang mana musuh mulai masuk lewat area pelindung yang sudah rusak daripada melawan Baron kini pertempuran akan menjadi semakin sulit untuk mereka.


"Gawat..[menghubungi Baron]..Baron ada kerusakan pada pelindung yang kamu buat kini musuh masuk lewat kerusakan itu!"


Professor Randolf memberikan informasi kepada Baron yang mana membuat Baron sedikit terganggu namun dia khawatir dengan keadaannya Tina yang terluka parah.


Pasukan musuh sudah mulai masuk ke dalam Pulau Timur tepatnya bagian hutan dan saat ini Baron masih mengurus musuh di bagian pantai yang berarti Alicia dan yang lainnya akan bertemu musuh yang jumlahnya sangat banyak.


"Akseleration Wave Bullet!..[SFX: Duaar]..[melihat ke atas]..ini gawat, semuanya cepat berkumpul jangan berpisah..[SFX: Syeett]..[pasukan musuh menebas punggungnya]..aggghh!"


Jong Yu terluka karena tidak mengetahui keberadaan musuh yang berada di belakangnya lalu datang Putri Monica dan Putri Elizabeth yang langsung menahan musuh lalu membunuhnya.


"Akseleration Manipulation: Binding Root!..[akar pohon bergerak lalu mengikat tubuh musuh dengan kuat]..Monica sekarang!"


"..[menarik napas]..Akseleration!..[menyentuh dada musuh]..Wave Blast!..[SFX: Daaarr]..[jantung musuh meledak di bagian dalam]..Jong Yu apa kamu baik-baik saja?..[melindungi Jong Yu]..Monica, aku serahkan kepadamu!"


Monica menari di medan pertempuran dengan menghajar, menyentuh dan menghindari setiap serangan musuh namun stamina yang Monica miliki mulai menunjukkan batasnya.


"Bertahanlah..[fokus dengan menutup matanya]..Akseleration Manipulation: Paradise Garden!..[dari tanah muncul bunga-bunga yang langsung menyembuhkan punggungnya Jong Yu]..ini sudah baik-baik saja!"


"Terima kasih Putri Elizabeth..[berdiri]..segera berkumpul dengan yang lainnya, aku akan mencari Alicia untuk menyusun rencana lagi..[melihat ke atas]..musuh sudah menembus pertahanan jadi kita perlu sebuah rencana!"


"Baiklah kalau begitu berhati-hatilah!"


"..[menghela napas]..Seharusnya aku yang bilang itu kepadamu Putri Elizabeth tapi mungkin seharusnya tidak karena kamu bisa melindungi diri sendiri kalau begitu aku pergi!"

__ADS_1


Jong Yu pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang bertarung lalu dari berbagai sisi hutan, Jong Yu terus mencari Alicia lalu saat ketemu betapa terkejutnya dia melihat begitu banyak mayat musuh yang tergeletak di tanah dan mati dengan cara yang sangat rapi.


"Ha..ha..ha..ha..ha..[mengatur napasnya]..Mein, apa kamu masih bisa bergerak?"


Tanya Alicia yang khawatir dengan keadaan Mein yang sangat kelelahan dan merasa pusing kemungkinan dia melewati Batas Pikiran. Musuh mulai mengepung Alicia dan Mein kemudian sebuah bentuk Akseleration seperti sebuah jarum yang sangat banyak sedang melayang di atas tangannya Alicia.


"Akseleration Manipulation: Wind Needle!..[jarum kecil namun menyakitkan, menembus daging ke dalam organ kemudian merusaknya di bagian dalamnya]..[serangan Alicia tidak berhenti dan banyak musuh yang sudah tumbang].." Aksi Alicia


Tiba-tiba serangan Alicia berhenti karena dia merasa mual dan pusing, dari serangan Alicia telah menyisakan dua musuh yang mana membuat mereka kebingungan untuk melindungi diri lalu datang Jong Yu yang langsung menghajar dua musuh tersebut hingga tergeletak di tanah dengan keadaan tidak bernyawa.


"Apa kalian baik-baik saja..[Mein dan Alicia sudah melewati Batas Pikiran]..[bergumam]..ini gawat kalau musuh terus berdatangan kemungkinan kita sudah tidak bisa menggunakan Akseleration lagi]..Alicia, Mein apa kalian bisa merasakan Batas Pikiran kalian saat ini?"


Mein dan Alicia merasakan Batas Pikirannya lalu mereka tersenyum karena Batas Pikiran masih dalam fase awal.


"Untuk beberapa bentuk Akseleration bisa aku lakukan tapi setelah itu aku akan pingsan!"


Alicia mengatakannya sedangkan Mein sudah tidak bisa menggunakan Akseleration lagi karena sudah tidak kuat untuk mengeluarkannya.


Jong Yu ingin mengetes Ultimate Akseleration miliknya lalu dalam beberapa menit kemudian, semuanya sudah berkumpul sesuai perintah dari Alicia berikan melalui komunikasi.


"Baiklah semuanya aku ingin kalian mengumpulkan gelombang bunyi sebanyak mungkin lalu sebarkan ke seluruh area hutan.


"Semoga rencanamu berhasil sepenuhnya, Jong Yu..[mengumpulkan gelombang bunyi].."


Ucap Tona lalu dia mengumpulkan gelombang bunyi begitupun yang lainnya kemudian mereka sebarkan ke area hutan lalu Jong Yu mulai berkonsentrasi.


"Konsentrasi..[memperkuat indra miliknya]..jumlah musuh sudah sangat banyak kalau aku gagal dalam rencana ini pasti mereka akan terluka..[kesakitan]..aggghh, jumlah gelombang bunyi masih kurang..[Alicia memegang pundak Jong Yu]..Alicia"


"Selesaikan ini..[menarik napas lalu menghembuskannya]..Akseleration Transfer!"

__ADS_1


Alicia mengirim beberapa gelombang bunyi ke dalam tubuhnya Jong Yu kemudian Ultimate Jong Yu yang sudah dia kembangkan selama ini akhirnya bisa terbentuk sempurna.


"Ultimate Akseleration..[konsentrasi]..area hutan seluruhnya sudah aku ketahui jumlah mereka kini akan aku tunjukkan kepada kalian kalau lawan yang saat ini kalian serang adalah lawan yang salah untuk di lawan..[menarik napas]..[tangan Jong Yu membentuk seperti pistol]..Rein kumpulkan mereka semua ke satu tempat!"


"Ultimate Akseleration..[menyentuh tanah]..Jong Yu ini mereka semua...Replace!"


Rein Ruby memindahkan musuh yang berjumlah 2 ribu ke satu tempat dengan memakan banyak sekali gelombang bunyi hingga saat-saat terakhir Jong Yu mengarahkan pistol tangan ke arah musuh yang sudah Rein Ruby kumpulkan.


"..[tersenyum]..Kboom!..[SFX: Duaaarrr]..[ledakan yang sangat besar terjadi dan menghanguskan 2 ribu pasukan dalam sekali serang]..berhasil!"


Jong Yu mengumpulkan seluruh gelombang bunyi ke dalam satu peluru gelombang bunyi yang mana ketika terisi begitu banyak gelombang bunyi akan membuat peluru itu menjadi sebuah peluru bom yang akan memberikan ledakan begitu besar tergantung gelombang bunyi yang dikumpulkan.


Baron melihat ledakan besar tersebut lalu rasa khawatirnya sedikit hilang kemudian Jong Yu beserta yang lainnya berhasil menekan jumlah musuh namun mereka masih masuk ke dalam dengan membawa jumlah yang tidak sedikit lagi bahkan membuat mereka semua yang berkumpul mulai merasakan kecemasan.


Tiba-tiba suara komunikasi mengarah ke seluruh orang yang ada di Pulau Timur.


"Alicia, Ria datanglah ke sini..[menangis]..Tina...Tina...Tina sedang mempertaruhkan nyawanya!"


Ucap Eina membuat Ria dan Alicia mulai merasakan rasa sakit yang Tina rasakan.


"Ria ini!..[SFX: Deg-Deg]..Tina dalam bahaya..[mencoba pergi ke lokasi Tina]..Ria cepat kita ke sana!"


"Baik kak..[SFX: Deg-Deg]..aagghh...Tina jangan menyerah sebelum kami datang ke sana!"


Ria dan Alicia meninggalkan medan pertempuran karena keadaan Tina yang saat ini sedang dalam ambang kematian yang artinya Dokter Nigisima tidak bisa menyembuhkan Tina karena itu yang Tina butuhkan adalah penyembuhan yang sama saat Alicia terluka parah melawan David.


Mereka berdua berlari secepat mungkin menuju ke arah Tina yang sedang mempertaruhkan nyawanya.


Bersambung...

__ADS_1


 


 


__ADS_2