World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 37: Sesuatu yang sulit diungkapkan


__ADS_3

[Bibi Ruiki menonton televisi]


"Selamat pagi semuanya, saya ingin memberitahukan kepada anda semua bahwa Pemimpin Biro Pertahanan dan Keamanan yang bernama Colerin telah di tangkap atas menyalahgunakan pangkat dan saat ini anak dari Colerin masih dalam pencarian, dalam kejadian TKP tepatnya di Sekolah Hometown telah terjadi banyak kerusakan yang di akibatkan oleh para bawahan Colerin sehingga membuat sebagian murid trauma dengan kejadian tersebut. Tentang Korban setidaknya tidak ada yang meninggal maupun terluka. Sekian dari saya terima kasih !" Ucap pembawa berita


"..[Menaruh makanan di tempat meja]..Yuu, Alicia bangun waktunya sarapan !" Teriak Bibi Ruiki


"..[Menonton berita di Handphone-nya]..[Mematikan Handphone-nya]..Tidak ada korban yang meninggal..[Menutup kedua matanya dengan tangan kanan]..Aku terus terbayang-bayang dengan sosok Jahan yang telah aku bunuh tapi setidaknya aku sudah mengubur jasadnya..[Membuka kedua matanya]..[Berjalan menuju pintu kamarnya]..Perasaan tidak tenang ini akan terus ada jika kamu tidak jujur tapi aku harus melakukannya untuk menjalankan rencanaku !..[Yuuto selesai bergumam lalu dia membuka pintu kamarnya]..Baik, bibi aku datang !" Ucap Yuuto


"..[Di dalam kamarnya Alicia sedang mengintip di luar kamarnya]..Itu suara Yuu sebaiknya aku tunggu dia duluan ke bawah lalu setelah itu aku yang akan turun..[Terus mengintip]..Setelah kejadian di Sekolah Hometown, Yuu Kazuto kembali sehat sekarang dia dapat berjalan, berbicara dan melihat sungguh di luar akal sehat seketika dia kembali sehat setelah aku meminta pertolongannya..[Merasa sedikit senang]..Dia sungguh baik !" Gumam Alicia


Tiba-tiba Alicia terkejut saat melihat Yuuto yang juga mengintip di luar pintu kamarnya karena itu Alicia terjatuh lalu pintu kamarnya terbuka.


"..[Melihat Alicia yang terjatuh]..Apa yang sedang kamu lakukan Alicia ?" Tanya Yuuto


"Aduh..[Melihat Yuuto di depan pintu kamarnya]..Dasar mesum keluar !" Teriak Alicia


Yuuto di lempar bantal tepat di mukanya lalu Alicia pergi ke bawah yaitu tempat meja makan untuk bertemu dengan ibunya. Yuuto yang bingung dengan sikap Alicia langsung turun ke bawah.


"..[Menunjuk dengan jarinya]..Ibu dia berada di depan kamarku lalu dia berniat untuk melakukan sesuatu denganku !" Ucap Alicia dengan mata berkaca-kaca


"Ha ?..Tunggu dulu bibi percaya dengan perkataannya ?" Tanya Yuuto


"Hmm, jika kamu ingin melakukannya sebaiknya kalian berdua harus menikah terlebih dahulu !" Balas ibunya Alicia


"Haaa ?..Aku sama sekali tidak sudi menikah dengannya dan juga bukannya kita adalah sepupu mana mungkin kita berdua bisa menikah !" Ucap Alicia


"Tentu saja kalian boleh menikah karena kalian bukan saudara melainkan sepupu !" Ucap ibunya dengan wajah senang


"..[Menghela napas]..Bibi cukup bercandanya dan juga aku tidak tertarik dengan Alicia !" Ucap Yuuto


"..[Alicia yang mendengar perkataan dari Yuuto merasa tersinggung]..Apakah aku tidak menarik di depan matanya !" Gumam Alicia


"..[Duduk di kursi]..Bibi terima kasih makanannya !" Ucap Yuuto

__ADS_1


Mereka bertiga makan bersama namun Alicia depresi dengan ucapan yang Yuuto katakan kepadanya..Yuuto yang melihat Alicia yang makannya terlalu pelan dan akhirnya Yuuto baru saja dengan ucapannya.


"..[SFX: Menusuk daging dengan garpunya]..Gawat, aku baru saja mengatakan sesuatu yang perempuan tidak suka yaitu tidak menarik..[Yuuto terus menundukkan kepalanya karena Alicia terus menatapnya]..Hancur sudah hidupku !" Gumam Yuuto


Ruiki Kazuto atau ibunya Alicia tersenyum melihat mereka berdua lalu dia sedikit mengucapkan perasaannya saat ini.


"Saat ibu melihat Yuu pulang berdua dengan Alicia tanpa kursi roda..[Mata berkaca-kaca]..Ibu sungguh terkejut dan susah berkata-kata saat melihatmu dapat berjalan, berbicara, dan melihat tanpa alat bantuan. Sungguh ibu sangat senang melihat Yuu yang sekarang kembali sehat..[Meneteskan air mata].." Ucap Ibunya Alicia


Alicia turut senang mendengar perasaan ibunya yang sekarang beban yang ibunya pikul telah menjadi sedikit ringan. Yuuto berdiri dari kursinya lalu dia mendekati bibinya sambil memeluknya.


"..[SFX: Menangis]..Terima kasih sudah menjagaku, terima kasih sudah melindungiku..[Memeluk erat bibinya]..Terima kasih sudah menerimaku, terima kasih atas kasih sayang yang telah bibi berikan kepadaku..[SFX: Menangis]..Terima kasih !" Ucap Yuuto dengan tangisan


"..[Mengeluarkan Liontin foto ibu dan ayahnya Yuuto]..Yuu, simpan Liontin ini karena Liontin ini merupakan peninggalan ibu dan ayahmu !" Minta Ibunya Alicia


"..[Tersenyum bahagia saat membuka Liontin]..Aku pasti akan menjaganya !" Balas Yuuto


Mereka bertiga menjadi sebuah keluarga yang Yuuto sangat mimpikan. Sejak dia tinggal sendirian, sejak dia melihat sebuah keluarga bahagia di sebelah rumahnya membuatnya merasa iri oleh karena itu Yuuto selalu tidur dengan membayangkan sosok ibu dan ayahnya dengan gambaran samar-samar. Kini dua sosok penting bagi Yuuto telah terpenuhi walaupun sedikit berbeda tetapi mimpi Yuuto telah terkabul.


"..[SFX: Panggilan telepon]..[Tersambung]..Halo, Baron !" Ucap Yuuto


"Oh, Yuuto akhirnya kamu menghubungiku sebenarnya aku selalu menunggu kamu meneleponku bahkan aku sulit tidur !" Ucap Baron


"Maaf, Baron aku hanya tertarik dengan perempuan bukan laki-laki !" Ucap Yuuto dengan tegas


"Lupakan apa yang barusan aku katakan !..[Menghela napas]..Jadi ada perlu apa denganku ?" Tanya Baron


"Tentang janji saat itu." Balas Yuuto


"Kami sudah melakukannya tetapi kamu tidak ada bukannya kita sudah berjanji Yuuto saat itu !" Ucap Baron


"Kalian sudah melakukannya ya jadi bagaimana pertemuaan saat itu ?" Tanya Yuuto


"Jangan bertanya tentang hal itu..[Yuuto hanya bisa diam]...!" Ucap Baron

__ADS_1


"Maafkan aku karena tidak menepati janji yang telah kita buat bersama !" Ucap Yuuto


"Yuuto, apa yang kamu lakukan selama 2 bulan di dunia Artificial World dan tolong ceritakan sedikit tentang dirimu Yuuto karena kami hanya sedikit mengetahui tentang dirimu Yuuto ?" Tanya Baron


"..[Yuuto memikirkan kata yang tepat untuk di beritahu kepada sahabatnya]..Akan kuberitahukan semuanya kepadamu setelah semuanya selesai dan soal diriku bukannya kamu sudah tahu jika aku menceritakan semua tentang masa laluku...!" Balas Yuuto


"..[Menggenggam tangan kirinya dengan kuat]..Yuuto, manusia adalah makhluk sosial jadi jangan memikul semua beban sendirian !" Ucap Baron


"..[Menggigit bibirnya hingga berdarah]..Baiklah, akan aku ingat perkataanmu Baron !" Ucap Yuuto


"Datanglah malam ini bersama keluargamu lalu akan aku kirim lokasi restoranku dan menghubungi semua teman-teman untuk datang ke restoran !" Ucap Baron


"Baiklah, terima kasih Baron !..[Sambungan terputus]..Alicia, bibi malam ini kita akan pergi ke restoran Tanagi !" Ucap Yuuto


"Apa maksudmu restoran termahal dan termewah di dunia restoran Tanagi !" Ucap Alicia


"Yuu, maafkan bibi tapi untuk saat ini kita harus menabung untuk biaya kuliah kalian berdua !" Ucap Ibunya Alicia


"Soal biaya sudah teratasi karena aku di ajak temanku untuk datang ke restoran Tanagi lalu dia akan membayar semua makanannya yang kita makan jadi tenang saja !" Ucap Yuuto


Alicia yang mendengar hal itu langsung memberitahu temannya bahwa dia akan makan mewah di restoran Tanagi yang sangat terkenal bahkan ibunya Alicia langsung pergi ke kamarnya untuk mencoba pakaian yang cocok untuk pergi ke restoran Tanagi sedangkan Yuuto pergi ke kamarnya lalu setelah sampai dia mengunci kamarnya.


"..[Yuuto menutup matanya dengan kedua tangannya]..Baron, Yuna, Tina, Kevin, Eina, Lisa, Machi, Vino, Ran-Ran, Ruina, Professor Jack untuk saat ini aku tidak dapat memberitahu semuanya kepada kalian karena semuanya adalah masalah yang harus aku selesaikan sendirian cukup aku sendirian yang melakukannya...Masih tersisa tiga orang anggota The Number dan salah satunya adalah ketua mereka dan jika aku melibatkan kalian semua, aku tidak tahu apa yang terjadi walaupun aku dapat menyembuhkan kalian jika terluka saat membantuku tetapi kekuatan tersebut membuat perasaanku semakin tenggelam ke sebuah danau hitam yang sangat dalam..(Maksudnya memakai kekuatan Shinigami dapat merusak mental dan perasaan dalam dirinya)..!" Gumam Yuuto


Menjalankan rencana Yuuto sangat berbahaya karena orang yang Yuuto lawan bukanlah sembarangan orang sebab organisasi The Number yang anggota mereka bernama Two: Helix dan Three: Graundila merupakan penjahat kelas atas yang telah membunuh ribuan bahkan ratusan manusia dengan tangannya. Menurut Info yang Yuuto cari di sebuah situs dikatakan bahwa Three yang bernama Graundila telah membunuh ratusan orang dengan tangannya karena menurutnya hal membunuh merupakan hobi bagi dirinya dan sekarang karena dia sudah mendapatkan kemampuan Akseleration yang One berikan menggunakan AI-hard milik Agurame Asura membuat dirinya semakin kuat karena itu hanya Yuuto-lah yang dapat melawan monster ini.


Identitas The Number belum didapatkan oleh pemerintah karena mereka tidak mengetahui wajah dan nama anggota The Number sedangkan Yuuto sudah tahu nama Three dan Two yang merupakan penjahat kelas atas. Dan tampaknya pemerintah sedang menutupi sebuah kasus yang sangat mengerikan yang kasus tersebut di sebabkan oleh Organisasi The Number sehingga dunia belum mengetahuinya bahkan pemerintah takut dengan Organisasi The Number. Pemerintah terus mencari organisasi tersebut tetapi mereka tidak dapat menemukannya oleh karena itu membuat The Number menjalankan rencana mereka untuk menghancurkan dunia dengan mudahnya.


Bersambung...


Catatan Penting:


Jika pembaca ada sesuatu yang ingin di sampaikan kepada saya tentang kekurangan dan kelebihan tentang Novel ini silahkan komentar..Terima kasih..

__ADS_1


__ADS_2