
Cuplikan Chapter 42.
Yuuto menutup matanya lalu dia memikirkan rencananya yang sudah dia susun di dalam otaknya.
Yuuto memasang wajah serius yang dimana wajah tersebut membuat Yuna teringat dengan wajah Yuuto saat bertarung dengan sekuat tenaga di dunia Artificial World melawan Human-AI, hati Yuna yang tadi gelisah kembali menjadi tenang karena dapat melihat sosok orang yang dia cintai kembali menjadi seperti dulu.
"Aku akan mulai bertanya kepada Professor Randolf, sejak kapan anda sudah mengenal dengan Professor Agurame Asura ?" Tanya Yuuto
"Baiklah kita mulai dari orang itu..[Melihat ke arah Yuna]..Yuna dengarkan baik-baik karena kesalahan ayahmu kamu sampai bertaruh nyawa di dunia buatan itu !" Ucap Professor Randolf
"Baiklah aku akan mendengarkan semua perkataan dari ayah !" Balas Yuna
"Ayah dengan Professor Agurame Asura merupakan rekan kerja dalam mengembangkan Project Program Imajination. Apakah kalian sudah tahu mengenai Program Imajination ?" Tanya Professor Agurame Asura
"Dari namanya mungkin semacam imajinasi !" Ucap Yuna
"Bukan Yuna sebenarnya Program inilah yang membuat player game over selamanya..[Yuna terkejut]..Program ini mampu menduplikasikan otak manusia mirip seperti otak aslinya sehingga kita dapat berada di dunia Artificial World atau dunia buatan dengan otak duplikasi ini." Ucap Yuuto
"Berarti otak duplikasi ini yang mengakibatkan 100 Juta umat manusia terjebak di dunia Artificial World dan yang selamat adalah setengah dari jumlah itu !" Ucap Yuna
"Benar Yuna sebenarnya ayah membuat Program Imajination untuk menyimpan kepintaran otak manusia dari orang-orang jenius demi masa depan yang lebih maju tapi Professor Agurame Asura mengambil setiap File dan alat dari Project Program Imajination demi dirinya sendiri sehingga tanpa kami sadar dia telah mengembangkan sebuah alat baru yaitu AI-hard." Ucap Professor Agurame Asura
"Dalam menciptakan AI-hard dia bekerja sama dengan perusahaan New World sehingga Professor Randolf kesulitan dalam mengambil kembali hak asli Project Program Imajination." Ucap Yuuto
"Itulah mengapa saya sebagai ketua dari Project tersebut sungguh ingin meminta maaf kepada semua orang !" Ucap Professor Randolf
"Professor, hak milik Project Program Imajination telah jatuh ke tangan Professor Agurame Asura berarti Professor Randolf tidak memiliki hak untuk meminta maaf kepada semua orang karena Project tersebut sudah bukan milik anda." Ucap Yuuto
"..[Menghela napas]..Tapi Project tersebut sudah tercampur dengan tangan saya jika saja saya tidak percaya dengan orang itu." Ucap Professor Randolf
"..[Yuuto hanya bisa terdiam ketika Professor Randolf masih memendam rasa bersalahnya]..Professor mari kita lanjutkan pembicaraannya !" Minta Yuuto
"Baiklah Yuuto silahkan !" Balas Professor Randolf
"AI-hard menjadi sangat terkenal sehingga perusahaan New World meluncurkan sebuah aplikasi yang dapat membuat para remaja menggunakan aplikasi tersebut yaitu Aplikasi Game WQO." Ucap Yuuto
"Yuuto aku ingin bertanya apakah pemerintah terlibat dalam peluncuran alat AI-hard atau tidak ?" Tanya Yuna
"Ada kemungkinan pemerintah terlibat. Coba kalian simpulkan Project Program Imajination berkembang menjadi alat AI-hard..[Professor Randolf mencoba berpikir]..Professor apakah anda masih ingat dengan cara kerja Program Imajination ?" Tanya Yuuto
"Aku masih mengingatnya, manusia yang akan di duplikasikan otaknya akan memakai alat Imajination lalu seseorang harus fokus terhadap komputer supaya dapat mempertahankan otak asli supaya tidak terjadi ledakan lalu mengirimnya ke Program Imajination kemudian akan menjadi duplikasi otak yang sangat mirip dengan aslinya." Balas Professor Randolf
"Professor aku akan bertanya lagi kepada anda. Apakah sistem kerja otak duplikasi sama dengan otak aslinya ?" Tanya Yuuto
__ADS_1
"Sama persis dan itulah yang membuat Program Imajination sangat efektif untuk menyimpan isi dan memori otak yang asli." Balas Professor Randolf
"Professor untuk mengirim isi dan memori otak asli ke otak duplikasi apakah itu tidak membutuhkan suatu program lain ?" Tanya Yuuto
"Hmm, tidak Program Imajination tidak memerlukan sesuatu yang seperti itu..[Kepala Professor Randolf langsung terkena setruman listrik yang membuatnya berpikir ulang dari kata-katanya]..Tunggu fungsi utama dari Program Imajination adalah menduplikasikan otak asli menjadi otak buatan tapi bagaimana caranya mengirim isi dan memori dari otak asli ke otak buatan ?" Tanya Professor Randolf
Yuuto sudah mengingat masa lalunya sampai dari bayi sampai umur 7 tahun yang dimana orang tuanya sudah menyelesaikan Project yang sudah mereka kembangkan selama 10 tahun lamanya yang bernama Project Transfer Memory.
"Yuuto aku tarik semua kata-kata yang aku ucapkan, perkembangkan alat AI-hard menggunakan dua Project !" Ucap Professor Randolf
"Satu Project dari Professor dan satu Project lagi dari ayah dan ibu saya." Ucap Yuuto dengan wajah muram
"Apakah itu Project Transfer Memory ?..[Yuuto tersenyum].." Tanya Professor Randolf
"Anda benar Project tersebut di kembangkan oleh ayah dan ibu saya bersama dengan dua Professor lainnya dan salah satunya adalah Professor Agurame Asura." Balas Yuuto
"Ketika kita berkenalan di Restoran Tanagi, aku mengingat tentang Marga Kazuto dari seorang Professor yang dulu aku kenal..[Professor Randolf menyuruh asisten mengambil beberapa berkas]..[Asisten memberikan berkas tersebut kepada Yuuto]..Aku masih menyimpan kenangan dari dua Professor tersebut." Ucap Professor Randolf
"..[Melihat foto ayah dan ibunya]..[Yuuto melihat catatan tentang kematian kedua orang tuanya]..Ledakan dari gedung laboratorium..[Yuuto menutup berkas ayah dan ibunya]..Di berkas itu tidak tertulis catatan permintaan dari pemerintah dalam pengembangan Project Transfer Memory." Ucap Yuuto
"Berarti sudah jelas bahwa Project Transfer Memory dan Project Program Imajination telah dia satukan menjadi sebuah alat AI-hard !" Ucap Professor Randolf
Yuna melihat-lihat berkas dari ayah dan ibunya Yuuto sekaligus membaca catatan tentang kematian kedua orang tuannya Yuuto dan sekarang Yuna mengetahui bahwa nama kedua orang tuanya Yuuto adalah Nisuta Kazuto (Ayah Yuuto) dan Yamada Kazuto (Ibunya Yuuto).
"Bukannya sudah jelas dia yang telah merencanakan pembunuhan massal sehingga tercatat dalam sejarah yaitu peristiwa WQO." Ucap Professor Randolf
"Sebenarnya Paman Asura menjalankan semua rencana pembunuhan massal itu bukan dari dirinya atau bukan atas maunya sendiri." Ucap Yuuto
..[Mata menajam]..Kenapa kamu beranggapan seperti itu ?" Tanya Professor Randolf
"Aku sudah berbicara dengannya di dunia Artificial World sebelum Log Out..[Professor Randolf terkejut].." Balas Yuuto
"Apa..[Berusaha tenang]..Katakan kepadaku apa saja yang kalian bicarakan ?" Tanya Professor Randolf
"..[Yuuto bergumam]..Jika aku menjelaskannya bahwa dunia sudah sangat terancam dengan adanya Organisasi The Number mungkin Professor akan sangat khawatir dengan Yuna dan juga aku tidak ingin melibatkannya dalam pemusnahan The Number..[Yuuto selesai bergumam]..Paman Asura mengatakan kepadaku bahwa bukan dia dalang dari semua bencana Peristiwa WQO tapi ada sebuah organisasi yang memaksa dia untuk melakukan hal tersebut..[Yuuto bergumam]..Untuk saat ini aku tidak akan memberitahukannya tentang The Number." Gumam Yuuto
"Sebuah organisasi memaksa dia untuk melakukan itu..[Kening berkerut]..Apakah kamu tahu nama organisasi tersebut ?" Tanya Professor Randolf
"..[Menggeleng kepala]..Paman Asura tidak memberitahuku !" Balas Yuuto
"..[Menghela napas]..Sepertinya pembicaraan ini semakin menarik dan tanpa sadar sudah jam segini..[Melihat jam yang menunjukkan pukul 16.35]..Tapi apakah ini sudah akhir dari pembicaraan ?" Tanya Professor Randolf
"Berbicara dengan anda sungguh menyenangkan dan kelihatannya Yuna tidak akan bertahan lagi..[Melihat Yuna yang terus mengantuk]..Aku akan mengakhiri pembicaraan ini dengan satu permintaan untuk anda !" Minta Yuuto
__ADS_1
"Permintaan itu tolong beritahu aku. Saya usahakan akan mengabulkannya." Balas Professor Randolf
"Professor apakah anda pernah bertemu dengan Empat Pemerintah ?" Tanya Yuuto
"Tentu saja saya sudah bertemu dengan Empat Pemerintah karena mereka ingin mengangkat saya sebagai Walikota Hometown." Balas Professor Randolf
"Jadi apakah anda bisa mempertemukan saya dengan Empat Pemerintah secara langsung ?" Tanya Yuuto sekali lagi
"..[Terkejut]..Permintaanmu sangat besar jika berkenan apakah Yuuto dapat memberitahu saya tentang alasan untuk bertemu dengan Empat Pemerintah ?" Tanya balik Professor Randolf
"Alasannya tidak bisa saya beritahu kepada anda untuk saat ini..[Tersenyum]..Apakah permintaan ini cukup sulit untuk anda ?" Tanya Yuuto
"..[Professor Randolf bergumam]..Wajah yang tenang dan saya tidak dapat melihat kebohongan dari ucapannya tapi perasaan saya mengatakan bahwa ada sesuatu yang dia sembunyikan tapi sesuatu itu tidak bisa saya tembus..[Tersenyum]..Anak ini sungguh hebat dalam berbicara..[Selesai bergumam]..Yuuto supaya kamu bisa bertemu dengan Empat Pemerintah sebaiknya kamu mempunyai sesuatu yang sangat penting untuk di bicarakan !" Ucap Professor Randolf
"..[Menutup mata]..Saat Professor membuat janji dengan Empat Pemerintah katakan saja bahwa ada seorang anak yang membenci nomor !" Ucap Yuuto
"Anak itu adalah kamu yang membenci nomor !" Ucap Professor Randolf
"Sebaiknya anda mengganti kata nomor menggunakan bahasa inggris supaya mereka mengijinkan saya untuk bertemu dengan Empat Pemerintah !" Ucap Yuuto
"Baiklah saya akan mengatakan itu." Balas Professor Randolf
"..[Berdiri dari sofa]..Terima kasih Professor atas waktu anda..[Mengulurkan tangan].." Ucap Yuuto
"..[Berdiri dari sofa]..[Menjabat tangan Yuuto]..Sama-sama dan juga pembicaraan ini sangat menarik !" Ucap Professor Randolf
Yuna tertidur lelap di sebelah Yuuto karena tidak ingin membangunkannya, Yuuto dan Professor Randolf perlahan pergi ke depan gerbang rumah.
"Aku ada sesuatu yang ingin aku beritahu kepada Professor..[Berbalik badan ke arah Professor Randolf]..Yuna akan aku latih supaya kemampuan Akseleration miliknya berkembang jadi apakah anda mengijinkan saya untuk melatihnya dan juga ini demi kebaikannya ?" Tanya Yuuto
"Jika tidak terlalu bahaya dan juga jika kamu melindunginya itu sudah cukup karena dia sudah terlalu percaya denganmu jadi aku serahkan anakku mulai sekarang." Balas Professor Randolf
"Apakah anda tidak takut kalau saya akan mengambil anak anda ?..[Kening Professor Randolf berkerut]..Cuma bercanda tapi jika kemungkinan itu terjadi sebaiknya anda menyiapkan diri !" Ucap Yuuto
"Lupakan tentang ucapanku barusan..[Yuuto langsung menghilang dari tempatnya]..Anak yang menarik tapi tidak akan kubiarkan Yuna menjadi miliknya..[Berbalik badan lalu menutup gerbang rumah].." Ucap Professor Randolf
Yuuto menggunakan kemampuan Akseleration bentuk Air Step untuk pulang ke rumahnya dalam beberapa menit saja Yuuto sampai di depan rumahnya.
"..[Yuuto membuka pintu rumah]..Aku pulang !" Ucap Yuuto
Saat Yuuto membuka pintu, dua orang sudah menyabutnya yaitu ibunya Alicia dan Alicia. Ibunya Alicia khawatir dengan Yuuto yang pulang pada jam 17.00 sedangkan Alicia memarahinya supaya pulang lebih cepat.
Yuuto selalu menginginkan untuk di sambut seperti ini, senyuman terlintas di wajah Yuuto dan itu semakin membuat dirinya untuk menjadi semakin kuat supaya dapat melindungi keluarganya maupun teman-temannya.
__ADS_1
Bersambung...