World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 208: Story Buku Infinite Timeline Part 8


__ADS_3

Cuplikan Chapter 207.5.


"Mereka semua di mana..[tubuhnya lelah]..aku harus mencari mereka, semoga mereka semua selamat!"


Gumam Laura yang sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya.


"..[terkejut melihat pelayan yang menunggunya di luar kamar]..Siapa kalian?..[melihat sekeliling]..tempat ini sangat mirip seperti di istana!"


Ucap Laura yang mengingat itu semua karena dulu dia pernah pergi ke istana bersama dengan ayahnya karena suatu pekerjaan ayahnya.


"Nona Laura syukurlah anda baik-baik saja!"


Suara yang tidak asing lagi bagi Laura yang mana suara pria ini merupakan pelayan terbaik bagi Laura karena selalu melindungi dirinya semasa kecil bahkan merupakan sahabat baik ayahnya.


"..[melihat ke belakang]..Ronald ternyata benar..[berlari menuju ke Ronald kemudian memeluknya dengan erat]..maafkan aku sudah merepotkanmu..[menangis]..aku tidak mau pergi sebelum semua yang ayahku lakukan menjadi tidak sia-sia..[menangis]..Ronald, ayah...ayah...aku tidak ingin menjadi beban untuk ayah!"


Ucap Laura dari lubuk hatinya yang sangat ingin menunjukkan semua yang ayahnya lakukan demi kerajaan. Laura memiliki pikiran dan sikap seperti orang dewasa terkadang dia bisa menjadi seperti anak pada umurnya. Ronald sangat senang melihat keadaan Laura yang baik-baik saja dengan pelukan bagai seorang ayah perlahan-lahan membuat Laura menjadi tenang.


"Terima kasih Ronald..[memegang tangan kanan Ronald]..ada yang harus aku selesaikan di sini dan aku juga harus mencari sahabatku, semoga mereka baik-baik saja!"


"Maksudmu kami?"


Laura langsung melihat suara yang sangat dia kenal dengan raut wajah bahagia, mereka semua telah kembali bersatu kemudian tanpa memikirkan apa yang ada di sana bahkan Ratu Muri di abaikan. Untuk melepaskan kekhawatiran, mereka berpelukan.


"..[tersenyum melihat adiknya bahagia]..Ibunda silahkan beristirahat biarkan aku mengurus sisanya mohon jaga kesehatan ibu!"


Minta Putri Naya kepada ibunya karena tahu kondisi ibunda yang sangat tidak sehat karena selama ini, dia memikirkan keadaan Ulma yang menghilang walaupun dia terlihat kuat di luar namun di dalam, ibundanya sangat lemah.


"..[menahan batuknya]..Naya maafkan ibumu ini tolong jaga ibukota ini selama ibu beristirahat!"


"Baiklah, ibu akan aku lakukan!"


Balas Putri Naya terhadap permintaan dari ibunya lalu para pelayan membawa Ratu Muri menuju kamarnya sedangkan Putri Naya langsung memulai apa yang selama ini dia inginkan.


"Maaf mangganggu reunian kalian..[melihat ke Laura]..apa kamu yang bernama Laura?"


Tanya Putri Naya namun Laura tidak tahu perempuan yang ada dihadapannya itu adalah seorang putri karena itu Ronald memberitahunya.


"Nona, dia adalah Putri kedua Kerajaan Asteria yang bernama Naya Asteria mohon perilaku sopannya!"


Minta Ronald kepada Laura seketika mereka berdua menunduk seperti kesatria.


"Tidak perlu sopan seperti itu dihadapanku..[memegang tangan Laura]..Laura Marquis atas nama ayahmu yang bernama Duke Edware Marquis, saya sangat meminta maaf sebesar-besarnya karena tidak bergerak cepat saat ayahmu telah terpojokkan..[menunduk]..[semua yang melihatnya terkejut bukan main]..untuk menembus itu semua, saya Putri Naya akan membasmi seluruh korupsi negara yang ayahmu cap sebagai benalu kerajaan untuk di hukum mati!"


Ucap Putri Naya membuat Laura menangis bersyukur lalu dia melihat ke arah Ulma seketika Laura langsung mengerti kalau ini semua perbuatan Ulma yang sudah menceritakan semua yang ayahnya Laura lakukan kepada keluarga kerajaan.


"Terima kasih Ulma!"

__ADS_1


Ucap Laura dengan senyuman serta Ronald yang mengelap tetesan air matanya lalu Putri Naya menyuruh beberapa pengawal untuk menangkap seluruh benalu kerajaan.


"Laksanakan perintahku!..[pengawal langsung bergegas]..Ulma bawa teman-temanmu untuk bersantai di istana pakai saja seluruh fasilitas yang ada di istana, aku masih memiliki urusan!"


Ucap Putri Naya kepada adiknya lalu Ulma dengan senyuman membalas ucapan kakaknya.


"Terima kasih Kak Naya karena sudah berjuang selama ini suatu saat aku akan menjadi seperti Kak Naya!"


Ucap impian Ulma kepada kakaknya namun Putri Naya hanya tersenyum lalu dia memberikan jawaban yang mana membuat Ulma terkejut.


"Lebih baik kamu menjadi seperti kakak pertama karena aku mengikuti jalannya!"


Putri Naya bergegas menuju ruangannya untuk mengumumkan para benalu kerajaan lalu menghukum mati yaitu hukum gantung yang mana akan di perlihatkan kepada seluruh bangsawan, duke, para menteri dan orang-orang yang membantu kerajaan seakan-akan memberitahu kepada mereka kalau inilah yang kalian dapatkan ketika merugikan kerajaan.


Ulma membawa mereka semua ke kamarnya tanpa ada pelayan maupun seseorang yang menguping hanya ada Olivia, Rika, Kyota dan Laura saja.


"..[mengunci kamarnya]..Ini sesuatu yang sangat penting untuk di bicarakan bukankah begitu Laura?"


Tanya Ulma kepada Laura yang mana sudah tahu kalau mereka bertiga meminta bantuan kepada Voice Head.


"Jadi kalian meminta bantuannya..[duduk di kursi]..Kyota mari sini!"


Kyota mendekati Laura kemudian dengan menyentuh keningnya Kyota seketika dia terjatuh lalu tertidur lelap seperti bayi. Olivia, Rika dan Ulma bingung dengan apa yang Laura lakukan kemudian dia menjelaskan kepada sahabatnya.


"Olivia, Rika, Ulma bisakah kalian menjelaskan kepadaku tentang kemampuan kalian?"


"Pertama mulai dariku, kemampuan milikku adalah penglihatan...kemampuan ini mampu melihat aura seseorang jadi aku bisa tahu dia berniat buruk atau baik dan dengan kemampuan ini aku mampu melihat secara jelas, rinci, cukup jauh dan yang paling hebatnya aku bisa mengetahui gerakan tercepat sekalipun!"


Ucap Ulma yang menjelaskan kemampuannya yang selama ini dia dapatkan sejak masih kecil lalu dia mulai tahu keberadaan kemampuannya ini kemudian dia mengembangkannya dan melatihnya.


"Itu menjelaskan kenapa kamu bisa tahu kami sembunyi di mana saat bermain petak umpet!"


Ucap Olivia yang ternyata Ulma menggunakan kemampuannya dalam bermain petak umpet.


"Selanjutnya adalah aku, kemampuan milikku adalah peramalan...kemampuan ini bisa melihat kepingan masa depan yang akan terjadi yang perlu aku lakukan adalah kontak untuk pertama kalinya dengan seseorang contohnya aku menyentuh tangan Laura..[memegang tangan Laura]..ini adalah kontak pertama jadi selama ini sudah mendapatkan kontak, aku bisa mengetahui kepingan masa depannya yang akan terjadi dan itu bisa aku lakukan berkali-kali karena hanya perlu satu kali kontak saja!"


Ucap Rika yang menjelaskannya sambil menatap Laura dengan kesal.


"Rika apa kamu kesal denganku?"


Tanya Laura yang bingung sekaligus takut.


"Laura kamu menidurkan adikku tanpa bilang kepadaku seharusnya biar aku saja yang melakukannya!"


Ucap Rika yang alasan dia kesal membuat Laura tertawa.


"..[selesai tertawa]..Baiklah selanjutnya aku, kemampuan milikku adalah pikiran...kemampuan ini sangat sulit untuk di jelaskan dan efeknya sangat kuat, aku memberinya nama EMT yaitu Explore The Mind dengan kemampuan ini aku bisa masuk ke dalam ruang pikir milikku dan ruang pikir seseorang kemudian aku bisa memerintah apapun yang aku mau di dalam ruang pikir milikku maupun ruang pikir seseorang yang aku masuki, masih ada kemampuan lainnya seperti Box yang aku beri nama Nightmare Box dalam Box ini ada makhluk yang sudah aku simpan, makhluk seperti apa itu adalah makhluk mimpi buruk yang tercipta dari mimpi seseorang yang mengalami mimpi buruk dan masih banyak lagi yang bisa aku lakukan dengan kemampuanku ini seperti yang aku perbuat kepada Kyota!"

__ADS_1


Ucap Laura yang mana membuat kemampuannya itu sangat kuat dan hebat.


"Baiklah aku yang terakhir, kemampuan milikku adalah perasaan...kemampuan ini bisa membuatku merasakan perasaan manusia dan hewan dengan itu aku bisa mengetahui isi hati mereka dan mengetahui kebohongan atau kejujuran terkadang aku bisa mendengarkan isi hati seseorang dan itu membuatku tersiksa kemudian aku menggunakannya kepada hewan yang mana sedikit mengerikan untuk di bicarakan tapi mereka terkadang membantuku!"


Ucap Olivia membuat seluruh temannya berbicara lewat hati.


"Dia hebat ya!"


Ucap Laura di dalam hatinya.


"Olivia sangat mengagumkan!"


Ucap Rika di dalam hatinya.


"Sungguh luar biasa sekali!"


Ucap Ulma di dalam hatinya.


Olivia mendengar isi hati mereka bertiga kemudian dengan wajah memerah dan perasaannya yang senang karena di puji.


"Kalian, cukup membuatku malu!"


Teriak Olivia membuat mereka bertiga berhenti mengganggu Olivia.


"Aku tidak ingin Kyota mendengarkan ini semua karena kemampuan kita akan menjadi rahasia...coba kalian pikirkan saat ini kemampuan kita sangat hebat jadi akan ada orang yang akan tidak suka kemudian melakukan sesuatu yang buruk kepada kita suatu hari nanti jadi dengan tidurnya Kyota sama saja dia tidak mengetahui kemampuan kita berempat!"


Ucap Laura yang menjelaskan kalau mereka harus berhati-hati dalam menunjukkan kemampuan.


"Kamu ada benarnya dan jika kemampuan Rika diketahui dunia pasti akan terjadi keributan besar bukankah begitu?"


Tanya Ulma yang sadar akan terjadi peperangan jika kemampuan mereka diketahui.


"Itu benar sekali jadi aku ingin menamai kemampuan kita adalah Kemampuan Spesial yang terdiri dari Pikiran, Perasaan, Penglihatan dan Peramalan yang mana akan di tulis ke dalam buku diary milik Ulma!"


Ucap Laura lalu Ulma setuju dengan ucapannya Laura kemudian mereka berempat menulis di dalam buku itu.


...


"Aku sudah menyelesaikannya dengan ini imbalan yang kamu nantikan sudah selesai jadi kapan kamu pergi dari pikiranku, Voice Head?"


Tanya Laura yang sangat tidak senang dengan kehadirannya Voice Head yang berada di ruang pikirannya bahkan Laura tidak bisa memasukkan Voice Head ke dalam Nightmare Box.


"Aku akan terus bersamamu karena aku harus mengawasi semuanya jadi tidak perlu khawatir tidak akan aku lakukan hal yang aneh!"


Balas Voice Head yang masih berada di pikirannya Laura.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2