
Yuuto beserta teman-temannya berada dilantai 80 yaitu Kota Bauren sedangkan 5 teman Yuuto yaitu Baron, Yuna, Eina, Kevin dan Tina berada di dunia Kuro Sang Naga Lautan mereka disana berlatih selama satu hari dengan menjalankan ujian simulasi dari ciptaan Kuro Sang Naga Lautan. Setelah satu hari latihan di dunia Kuro akhirnya mereka berlima sudah selesai latihan.
[Dunia Kuro Lautan Dalam dan Luas]
"Latihan kalian berlima sudah selesai, asal kalian tahu kalian berada di dunia ciptaanku selama sebulan bisa dikatakan dunia buatanku sangat cepat waktu berlalu disana sedangkan di dunia Artificial World kalian hanya butuh satu hari jadi dengan ini aku menyatakan kalian berlima telah lulus simulasi." Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Uwaah, tidak kusangka banyak sekali monster di dunia ciptaanmu itu Kuro !" Ucap Baron (Level 93 setelah latihan)
"Sebulan di dunia itu dan satu hari di dunia Artificial World sungguh hebat dunia ciptaan Kuro Sang Naga Lautan !" Ucap Kevin (Level 92 setelah latihan)
"Hei semuanya bukannya monster di dunia Kuro sangat lemah bahkan aku bisa mengalahkan 100 ekor monster dalam 10 menit !" Ucap Eina (Level 93 setelah latihan)
"Itu benar mungkin Naga yang baik hati ini memberikan kita kemudahan dalam latihan !" Ucap Yuna (Level 94 setelah latihan)
"Hahah, pujilah aku jika tidak jangan berharap kalian berlima dapat keluar dari dunia ini, hahah !" Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Hmph, Kuro Naga yang perkasa dan hebat !" Ucap Tina (Level 93 setelah latihan)
"Baiklah kembali ke topik pembicaraan, memang benar aku memberikan kemudahan kepada kalian jika tidak kalian berlima tidak akan dapat menyusul level Yuuto yang sekarang !" Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Kuro, bagaimana dengan keadaan Yuuto !" Teriak Baron
"Yuuto sudah kembali, saat ini Shinigami dalam tubuh Yuuto sepenuhnya telah hilang !" Balas Kuro Sang Naga Lautan
"Syukurlah dia baik-baik saja !" Ucap Tina
"Syukurlah..[Gumam Yuna]..Kuro bagaimana dengan semua teman kami ?" Tanya Yuna
"Semuanya telah aku pindahkan ke lantai 80 yaitu Kota Bauren !" Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Lantai 80 ?...Bagaimana bisa dalam satu hari mereka semua berada dilantai 80, Kuro apakah kamu yang membantu kami ?" Tanya Kevin
"Tidak, itu semua Yuuto yang melakukannya..[Baron, Yuna, Eina, Kevin dan Tina terkejut]." Balas Kuro Sang Naga Lautan
"Yuuto melakukan itu semua sendirian !" Ucap Kevin yang terkejut
"Tepatnya bukan Yuuto yang melakukannya tapi Guardian Pertama Shinigami. Perasaanku tentang kekuatan Shinigami bukanlah sebuah lelucon tapi sesuai fakta dan kalian salah bukan satu hari tapi dia menyelesaikannya dan sampai dilantai 80 hanya membutuhkan waktu 2 jam." Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Cih, kekuatannya sangat mengerikan bahkan Kuro tidak dapat mengalahkannya bagaimana dengan kami saat Yuuto mengamuk !" Gumam Kevin
"Itu baru Guardian Pertama bagaimana dengan yang terakhir..[Menghela napas]..Aku takut jika Yuuto tidak dapat mengendalikannya !" Gumam Tina
"Jadi apakah kami akan di pindahkan ke lantai 80, Kota Bauren ?" Tanya Yuna
"Jika kalian semua telah siap, aku Sang Naga Lautan akan segera memindahkan kalian dan saat itulah kita akan berpisah !" Ucap Kuro Sang Naga Lautan
"Keagunganmu berubah menjadi dramatis, aku mulai ragu dengan julukan Sang Naga Lautan !" Ucap Baron
"Semut kau pertama yang akan ku pindahkan..[Kuro menteleport Baron]..Selanjutnya siapa ?" Teriak Kuro Sang Naga Lautan
"Kuro tolong pindahkan kami semua ke Kota Bauren !" Ucap Yuna
"Baiklah akan segera aku lakukan..[Kuro menteleport Yuna, Eina, Kevin dan Tina]." Ucap Kuro Sang Naga Lautan
Di dunia Lautan Dalam dan Luas kini mulai kembali menjadi gelap. Kuro mulai kembali merasa kesepian akan tetapi Kuro melihat Kertas terbang melayang di lautannya ketika Kuro membacanya, kertas tersebut membuat Kuro Sang Naga Lautan menyimpan kertasnya karena tulisannya membuat Kuro menjadi tidak kesepian yaitu "Rasa kesepianmu akan hilang karena sekarang kamu memiliki banyak teman dan terima kasih atas bantuan yang telah kamu berikan Kuro Sang Naga Lautan ~Salam dari kami~". Tina merasakan perasaan terdalam Kuro sehingga Tina membuat tulisan tersebut bersama Baron, Yuna, Eina dan Kevin untuk berterima kasih kepada temannya yaitu Kuro Sang Naga Lautan.
Mereka berlima sampai di Kota Bauren
"Dasar Naga Air beraninya dia menteleport diriku duluan !" Ucap Baron
"Baron mungkin saat ini dia menangis dengan kertas salam dari kita !" Ucap Kevin
"Kamu benar Kevin, rasakan itu Naga Air !" Ucap Baron
__ADS_1
Yuna melihat gerbang besar di hadapannya yaitu gerbang menuju Kota Bauren.
"Baiklah teman-teman mari kita bertemu mereka semua !" Ucap Yuna
Baron, Yuna, Eina, Kevin dan Tina membuka gerbang bersama-sama ketika gerbang telah terbuka lebar, suasana Kota Bauren sangat ramai karena anggota Aliansi berada disana.
"Hei kalian semua lihat disana !" Ucap anggota Aliansi
"Bukannya itu para Komandan !" Ucap anggota Aliansi
"Semuanya 5 Komandan sudah pulang dari latihannya !" Teriak anggota Aliansi
Lisa, Machi, Vino, Ran-Ran, Ruina dan Professor Jack mendengar teriakan para anggota Aliansi dengan cepat mereka langsung menuju tempat mereka berlima.
"..[Langsung memeluk Eina]..Akhirnya kamu pulang Eina !" Ucap Lisa
"Yuna, akhirnya kamu sudah kembali..[Memegang tangan Yuna]..Bagaimana keadaanmu Yuna ?" Tanya Machi
"Yuna pasti kamu sudah sangat kuat bukan..[Menghela napas]..Aku pengen sekali ikut latihan bersama kalian tapi maksimal latihan tersebut hanya 5 orang !" Ucap Vino
"..[Mengelus kepala Vino]..Vino dan kalian semua termasuk sudah sangat kuat jika tidak ada kalian bagaimana kami bisa mencapai lantai !" Ucap Yuna
"Itu benar kalian semua sudah banyak membantu !" Ucap Kevin
"Tina akhirnya aku bisa mengelus rambutmu lagi..[Ruina mengelus rambut Tina]." Ucap Ruina
"Aku juga mau mengelus rambut Tina..[Ran-Ran mengelus rambut Tina]." Minta Ran-Ran
"Kalian berdua sebaiknya hentikan itu..[Tina mulai merasa malu]." Minta Tina
"Selamat datang Baron !" Ucap Professor Jack
"Terima kasih Professor, jadi dimana Yuuto ?" Tanya Baron
"Tampaknya kalian berlima baik-baik saja !" Ucap Yuuto
"..[Mata Yuna terbuka lebar]..[Yuna langsung memeluk Yuuto dengan erat]..Yuuto kami kembali !" Ucap Yuna
"Yuna tidak adil biarkan aku juga memeluk Yuuto..[Tina bergumam]..Kelihatannya Yuuto sudah dapat menekan Aura yang dia miliki karena aku Yuuto terluka !..[Tina memeluk Yuuto dengan erat]..Yuuto maafkan semua yang aku lakukan padamu !" Ucap Tina dengan tulus
"..[Yuuto mengelus kepala Tina]..Akhirnya aku bisa menekan Aura-ku dan sekarang Tina sudah lebih bisa terbuka kepadaku !" Yuuto tersenyum
Tina melihat senyuman Yuuto yang begitu senang karena dapat mencapai tujuannya yaitu menekan Aura-nya demi dia (Tina) dan itu pertama kalinya Tina melihat senyuman yang begitu tulus, tanpa sadar Tina memegang pipi Yuuto.
"Hmph, Tina apakah kamu baik-baik saja ?" Tanya Yuuto
"Kakak apa yang kamu lakukan ?" Tanya Kevin
"..[Tina tersadar]..Ahh, maaf Yuuto, maaf, maaf, maaf..[Tina langsung berlari menuju belakang Kevin]..Perasaan apa ini sebaiknya aku harus menjaga jarak dari Yuuto !" Gumam Tina
"Kakak kamu baik-baik saja ?..[Memegang kepala Tina]..Hmm, sedikit panas !" Ucap Kevin
"Kevin hentikan !" Minta Tina
"Baiklah kakak jangan marah !" Ucap Kevin
"..[Yuna langsung memegang kedua pipi Yuuto].." Aksi Yuna
"Hmph, Yuna apakah kamu juga baik-baik saja ?" Tanya Yuuto yang kebingungan
Wajah Yuna memerah dan langsung berada dibelakang Baron sambil menutup wajahnya karena malu
"Kalian apakah ada sesuatu yang aneh di wajahku ?" Tanya Yuuto
__ADS_1
Semua orang mengatakan bodoh kepada Yuuto yang tidak peka dengan suasana. Yuuto tidak berintraksi dengan anak seusianya setelah kejadian tersebut karena itu dia tidak peka dengan suasana.
"Dengar Yuuto jika seorang gadis menyentuhmu kamu harus merasa sedikit tersipu supaya usaha gadis tersebut tidak sia-sia !" Ucap Eina
"Apakah harus perempuan yang menyentuh laki-laki duluan ?" Tanya Yuuto
"Perempuan sedikit suka dengan laki-laki agresif dan saat ini di depanmu sudah ada perempuan yang suka dengan pria agresif !" Ucap Eina
"Hmm, kalau begitu bagaimana dengan ini..[Yuuto memeluk Eina]." Ucap Yuuto
Eina mendorong Yuuto dan langsung berada dibelakang Baron dengan wajah malu.
"Mungkinkah tanganku merupakan senjata terkuat bagi perempuan !" Ucap Yuuto
Semua mendengar perkataan konyol dari Yuuto seketika semuanya tertawa melihat kelakuan Yuuto yang sedikit seperti anak kecil. Kemudian Yuuto memeluk satu persatu teman-temannya, ada yang tersipu malu seperti Lisa, Ruina, Machi, Vino dan Ran-Ran, dan juga ada yang senang dengan pelukkan tersebut menurutnya itu merupakan sebuah tanda pertemanan.
Kebahagiaan terkumpul disatu tempat, akhirnya mereka semua berkumpul bersama-sama. Disisi lain dilantai 100 disebuah ruangan rahasia, Agurame Asura melihat banyak player yang mencapai lantai 80 dengan waktu yang sangat cepat.
"Bagus sekali, setelah kalian mengalahkan Mini Bos dilantai 85 yaitu Mini Bos Medusa kalian yang terkuat akan melawan Human-AI." Ucap Agurame Asura
"Apa kita harus menunggu disini sampai mereka berada dilantai 90 ?" Tanya Kashin
"Kashin kamu harus bersabar jangan terburu-buru !" Ucap Yusan
"Kalian berdua jagalah tempat kalian masing-masing jangan berkeliaran !" Ucap Agurame Asura
"Baiklah Professor !" Ucap Kashin
"Professor bisakah kita berempat berkumpul sejenak ? Kami ingin sedikit berdiskusi !" Minta Aini
"Kalian hanya boleh berkumpul jika kapten kalian menyetujuinya !" Ucap Agurame Asura
Aini, Yusan dan Kashin langsung berada ditempat kapten mereka. Mereka bertiga menundukkan kepala kepada kapten mereka yaitu Erichi. Sosok perempuan rambut pirang dengan zirah putihnya dan pedang Excalibur yang sangat legenda bahkan senjata tersebut dapat membelah ruang hampa.
"Aku merasakan kekuatan yang sangat besar dibawah sana !" Ucap Erichi
"Kami juga merasakan kekuatan tersebut Kapten !" Ucap Aini
"Kalian semua kembali keruangan kalian masing-masing !" Ucap Erichi
"Baik Kapten !" Ucap Aini
"Baik Kapten !" Ucap Yusan
"Baik Kapten !" Ucap Kashin
Mereka bertiga langsung lenyap dari ruangan Erichi dan gerakan cepat tersebut menandakan bahwa mereka sangat cepat dan gesit.
"..[Erichi duduk di kursi putihnya]..Aku menunggu kalian datang ditempat ini !"
Bersambung...
Catatan penting:
Human-AI memiliki ruangan masing-masing sehingga mereka dapat bertarung dengan maksimal diruangan mereka. Masing-masing dari mereka memiliki kemampuan yang sangat unik dan kuat yaitu Pedang Excalibur yang dapat membelah ruang hampa dan beberapa senjata lain dari Human-AI lainnya. Nama senjata dan skill akan disebutkan setelah mereka yang terkuat akan bertarung melawan Four Human-AI. Jadi tunggu keseruan pertarungan Puncak mereka !
__ADS_1