
Cuplikan Chapter 218.
Ria dan Alicia meninggalkan medan pertempuran karena keadaan Tina yang saat ini sedang dalam ambang kematian yang artinya Dokter Nigisima tidak bisa menyembuhkan Tina karena itu yang Tina butuhkan adalah penyembuhan yang sama saat Alicia terluka parah melawan David.
Mereka berdua berlari secepat mungkin menuju ke arah Tina yang sedang mempertaruhkan nyawanya.
"Putri Ria biarkan saya ikut dengan anda!"
Ucap Jenderal Asteria meminta kepada Ria sambil bicara dan berlari menuju ke tempatnya Tina sedangkan Alicia fokus dengan tujuannya sampai tidak mempedulikan musuh yang ada di sekitarnya.
"Baiklah tolong lindungi aku!"
Ria sadar akan kekurangan yang dia miliki yaitu tidak bisa bertarung karena itu dia hanya bisa mengandalkan perlindungan dari orang lain setelah menerima ijin dari Ria dengan cepat Jenderal Asteria mengalahkan beberapa musuh yang ingin mengganggu perjalanan mereka menuju ke lokasi Tina berada.
Musuh masih masuk dari pelindung yang sudah rusak itu namun terdengar suara ledakan besar lagi yang kemungkinan itu adalah Ultimate Akseleration milik Jong Yu yang berarti Jong Yu berusaha mengurangi jumlah musuh yang masuk ke dalam Pulau Timur.
Setelah berlari dengan cepat selama 20 menit mereka akhirnya telah tiba di lokasi Tina namun dengan wajah yang sangat sedih melihat kondisi Tina yang sangat parah.
"Alicia, Ria..[membuang wajahnya]..maaf kami tidak bisa melakukan apapun karena luka yang Tina terima adalah luka permanen!"
Professor Jack menjelaskan luka bakar yang Tina terima bukanlah luka sembarangan karena serangan api yang menyebabkan Tina terluka parah ini memiliki efek yaitu mematikan sel-sel tubuh sehingga tidak bisa membantu regenerasi.
"Bukan itu saja dengarkan baik-baik, saya sebagai dokter akan menjelaskan kondisi Tina saat ini dan saya ingin kalian berdua harus tetap tegar!..[Alicia dan Ria berusaha tetap tenang]..luka bakar ini tidak akan berhenti sampai seluruh tubuh yang terkena api dari Burung Phoenix hangus terbakar..[Alicia dan Ria terkejut]..dugaanku benar setelah memeriksa kondisi Tina yang mana Eina mengatakan kalau dia terkena serangan api dari Burung Phoenix jadi intinya kami sudah tidak bisa menyembuhkan Tina!"
Ucap Dokter Nigisima membuat Alicia dan Ria takut dan sedih namun mereka berdua masih mengingat metode penyembuhan yang pernah itu Tina lakukan kepada Alicia saat terluka parah.
"Ria mari kita lakukan penyembuhan yang pernah Tina lakukan bersamamu saat menyembuhkanku!"
"Baiklah mari kita lakukan kalau begitu ikutin perkataanku!"
Balas Ria namun Tina mendengar suara mereka lalu dia berusaha mengucapkan sesuatu.
"Percuma saja..[Alicia dan RIa langsung mendekati Tina yang sudah sadar]..metode itu dilakukan untuk membangunkan kemampuan spesial yang ada di dalam diri kita, sekali sudah terbangun sudah tidak bisa terbangun lagi karena pewaris sebelumnya sudah keluar dari tubuh kita dan menghilang untuk selamanya!"
Ucap Tina yang mana membuat Alicia dan Ria menangis begitupun dengan Eina serta Professor Jack yang sedih melihat Tina yang akan segera mati bahkan Professor Jack khawatir dengan keadaan Kevin ketika mengetahui kondisi Tina saat ini.
A03 yang pura-pura pingsan ternyata sudah mendengar semuanya tentang apa yang terjadi kepada Tina lalu dia berdiri kemudian mengeluarkan Burung Phoenix berwarna biru.
"Muncullah Blue Phoenix!..[SFX: Phoenix].."
__ADS_1
Professor Jack, Dokter Nigisima, Melinda, Jenderal Asteria, Ria dan Eina langsung melakukan aba-aba persiapan pertarungan namun sebuah Aura yang sangat mengerikan keluar dari Alicia yang sedang menatap kondisi Tina kemudian Alicia mengeluarkan api hitam yang berbentuk sebuah jarum kecil.
"Akseleration Manipulation: Black Needle!..[jarum berbentuk api hitam mulai mengelilingi A03].."
A03 terkejut melihat bentuk api hitam yang mana itu adalah bentuk terpanas dari segala api namun niat sebenarnya dari A03 tidaklah untuk melukai mereka yang berada di sana.
"Kamu tahu bukan kalau aku tidak ada niat membunuh..[melihat ke arah Alicia]..sebelum teman kalian terluka parah akibat kemarahan kakakku, aku harus pergi menemui kakakku untuk meredakan kemarahannya supaya rekan kalian tidak bernasib sama sepertinya!"
"..[matanya menjadi tatapan kosong]..Diamlah!..[Aura-nya terus keluar dan membuat tekanan membunuh yang sangat mengerikan]..kamu adalah salah satu orang yang melukai Tina walaupun kamu tidak menyebabkan ini semua tapi..[menatap ke arah A03]..aku akan tetap membunuhmu!"
Alicia menekan A03 hingga dirinya merasakan kalau tidak akan menang melawan Alicia yang sudah siap membunuhnya bahkan Aura yang Alicia keluarkan mirip seperti Aura milik Yuuto itu Eina ketahui karena pernah merasakan Aura milik Yuuto.
Batas Pikiran milik Alicia mulai menurun dan bisa menggunakan kemampuan Akseleration lagi karena sesuatu terjadi di dalam pikirannya Alicia yaitu dia menerima bantuan dari Shinigami yang mana sedang mengawasi Alicia sesuai perintah dari ibunya Alicia.
Dengan kemarahan yang tidak bisa dia tahan, Alicia membuat lingkaran api hitam yang menutupi jalan kaburnya A03.
"Bunuhlah dia!"
Suara yang berdengung di kepalanya Alicia membuat sikap Alicia berbeda dari sebelumnya itu adalah ulahnya Shinigami yang ingin membuat Alicia menjadi seorang yang ingin melakukan balas dendam.
"Alicia tenanglah jangan membunuhnya kalau tidak Tina akan sia-sia menolongnya!"
"Kak Alicia tolong tenanglah atau Kak Alicia akan menyesal setelah membunuhnya!"
Teriak Ria lalu Alicia yang mendengar kata menyesal langsung angkat bicara dengan nada keras.
"Menyesal..[menggigit lidahnya]..kenapa aku harus menyesal membunuh bajin*an ini yang sudah melukai Tina sampai separah ini...Ria, Eina apa kalian tidak marah melihat kondisi Tina yang sudah tidak bisa diselamatkan lagi dan ini semua adalah salahnya..[menunjuk ke arah A03]..aku tidak akan memaafkannya..[menatap A03].."
Teriak Alicia yang sangat marah kepada A03 namun A03 hanya tetap diam dan berusaha untuk menerima apa yang akan terjadi kepadanya.
"Alicia tenanglah kalau kamu membunuhnya nanti kakaknya yang sudah marah akan melukai rekan kita yang lain jadi pikirkanlah apa yang akan terjadi kepada Yuna dan Kevin!"
Teriak Professor Jack yang menerima usulan dari A03 karena dia tidak ingin yang lainnya memiliki nasib sama seperti Tina bahkan Professor Jack tidak tahan menerima itu semua jika terjadi.
"Aku akan membunuh kakaknya..[tatapannya semakin kosong]..aku akan membunuh musuh yang melukai temanku akan aku bunuh mereka!"
Ucap Alicia dengan kemarahan dan keinginan balas dendam yang kuat membuat dirinya gelap mata lalu jarum api hitam yang sangat banyak jumlahnya mulai bergerak menuju tubuhnya A03 lalu yang lainnya berusaha untuk menahan Alicia kini pergerakkan menjadi lambat.
Tiba-tiba dimensi terbelah lalu keluar sosok yang dapat menenangkan Alicia yaitu sosok ibunya yang mana langsung memeluk Alicia kemudian jarum api hitam berhenti bergerak.
__ADS_1
"Shinigami..[matanya menunjukkan rasa marah].."
"Tch..."
Shinigami masuk ke dalam pikirannya Ruiki kemudian Alicia mulai bisa berpikir jernih lagi.
"Alicia jangan membuat kemarahan dan rasa ingin balas dendam mengelapkan matamu dan hatimu, lihatlah mereka yang ingin menghentikanmu!"
Ucapan Ruiki langsung membuat Alicia sadar kalau mereka yaitu Ria, Eina dan Professor Jack terkena api hitam sampai terluka ketika berusaha menghentikan dirinya yang lepas kendali.
"Maafkan aku semuanya..[menangis]..keadaan Tina saat ini sudah tidak bisa diselamatkan karena itu aku menjadi snagat marah, aku tidak menerima kalau Tina akan mati di sini!"
Semuanya juga tidak bisa menerima keadaan seperti itu apalagi kalau Kevin mengetahui itu namun Ruiki masuk ke dalam pembicaraan.
"Ibu datang ke sini karena khawatir dengan keadaan putrinya..[mengelus kepalanya Alicia]..Alicia kamu ingin temanmu sembuh?"
Tanya ibunya lalu Alicia yang tidak ingin bertanya kenapa ibunya bisa berada di sini dan tahu keadaan Alicia dari jarak jauh, Alicia hanya mengatakan apa yang dia inginkan.
"Aku ingin temanku..[meralat perkataannya]..aku ingin sahabatku selamat!"
Ucap Alicia dengan penuh permohonan lalu Ruiki mengeluarkan Buku Infinite Timeline dari ruang penyimpanan milik Tina kemudian buku itu terbang dan membuka halaman setiap halaman secara cepat.
"Empat Kekuatan Spesial kini telah berkumpul..[Ria dan Alicia terkejut mendengar kalau kekuatan spesial yang terakhir adalah Ruiki]..[sebuah cahaya putih mulai menyelimuti Tina dengan bersamaan tekanan gelombang]..Akseleration Pure Healing!"
Ucap Ruiki yang mengeluarkan bentuk Akseleration Pure Healing yang mana ini adalah bentuk yang terakhir dari Akseleration bentuk penyembuh lainnya. Cahaya terang dan putih menyembuhkan luka bakar yang Tina terima kemudian Tina bangun dengan terkejut melihat tubuhnya tidak merasakan sakit.
Cahaya terang dan putih begitu mencolok hingga musuh diam untuk sementara ketika melihat cahaya tersebut kemudian cahaya terang dan putih menghilang secara perlahan dengan bersamaan sembuhnya Tina dari kondisi kritis, mereka yang melihat kondisi Tina langsung memeluknya dengan erat bahkan Professor Jack kakinya lemas kemudian terjatuh ke tanah dengan mengelap air matanya.
Tina masih dapat bertarung dan sembuh dari luka kritis yang dia alami bahkan A03 terkejut melihat Aura milik Ruiki yang begitu besar bahkan lebih besar darinya kini datangnya Ruiki membuat Tina selamat dari kematian.
"Walaupun ini tidak sesuai rencanaku tapi ini tidak melanggar kontrak...melihat putriku yang seperti ini juga merupakan keinginanku!"
Gumam Ruiki di dalam hatinya
Bersambung...
__ADS_1