
Cuplikan Chapter 68.
Yuuto sekarang menjadi lebih baik ketika dia berbicara terus terang dengan teman-temannya tetapi Yuuto terus maju, apa yang sudah Yuuto lakukan tidak bisa dia hentikan tapi ada seseorang yang dapat menghentikan Yuuto, suatu saat yang pasti akan tiba yaitu teman-temannya.
"..[SFX: Taksi Berhenti Berjalan]..Tuan kita telah sampai di tujuan..[Mengarahkan tangannya ke belakang]..Pembayarannya tuan !" Ucap Sopir Taksi
"..[Mengambil uang di saku celananya]..[Memberikan uang ke sopir taksi]..[SFX: Membuka Pintu]..[Yuuto keluar dari taksi lalu kembali menutup pintu mobil]..Terima kasih !" Ucap Yuuto
Yuuto pulang ke rumah sendirian lalu hal yang paling buruk saat Yuuto sudah sampai di rumah yaitu Yuuto tidak memiliki kunci rumah maupun kunci cadangan.
"..[Baru sadar]..Ahh, kalau aku kembali..[Menggelengkan kepalanya]..Tidak, tidak itu hanya memperburuk suasana..[Yuuto mulai berpikir].." Ucap Yuuto
[Sesaat Yuuto baru sadar tidak mempunyai kunci rumah]
"Hmm, aku lupa memberikan kunci rumah kepada Yuuto..[Kesal]..Biarkan saja dia menunggu karena dia pulang duluan jadi ini adalah hukuman buatnya !" Gumam Alicia
[Kembali ke Yuuto]
"..[Menghela napas]..Aku harus bagaimana..[Berpikir untuk merusaknya]..Tidak mungkin aku merusaknya nanti siapa yang memperbaikinya..[Menghela napas]..Sepertinya aku harus melatih kemampuan Akseleration yang dapat memperbaiki benda..[Mendapatkan ide]..Mungkin saja bisa..[Mendekati pintu depan]..Aku hanya perlu mendorong besi yang sudah bergerak masuk ke dalam lubang !" Gumam Yuuto
Saat kita mengunci pintu ada sebuah besi yang bergerak ketika kita memutar kunci dan terdengar suara besi yang terdorong lalu saat kita memutar kunci sekali lagi maka besi langsung masuk ke suatu lubang sehingga pintu tidak dapat di buka jika besi tersebut masih berada di lubang.
"Yosh, akan aku mulai..[Melihat besi yang sudah masuk ke dalam lubang]..Akseleration..[SFX: Gelombang Bunyi]..Pertama: masukan gelombang bunyi ke sela-sela besi lalu kedua: selimuti besi dengan gelombang bunyi dan yang ketiga: jadikan gelombang bunyi melekat dengan besi lalu tinggal tarik sekuat tenaga kearah luar dari lubang..[SFX: Besi Bergerak]..Mantap aku berhasil !" Gumam Yuuto
Yuuto masuk ke dalam rumah lalu dia kembali menggunakan trik seperti tadi untuk mengunci pintu..[SFX: Besi Bergerak]..
"..[SFX: Perut Kosong]..Aku lupa dari pagi aku belum sarapan..[Memeriksa kulkas]..[SFX: Membuka Kulkas]..[Melihat roti isi]..Untung saja Bibi Ruiki membuat roti isi..[Yuuto mengambil roti isi lalu memakannya]..[SFX: Mengunyah]..[Yuuto duduk di sofa]..Apakah sekolah sudah di perbaiki..[Mengingat temannya menjemput di bandara]..Berarti sekolah belum selesai di perbaiki..[SFX: Telepon]..Tepat sekali aku baru saja membicarakan tentang sekolah !" Gumam Yuuto sambil mengangkat telepon
"Ahh, Yuuto tadi aku melihatmu pulang..[Menatap keluar jendela]..Apakah terjadi sesuatu ?" Tanya Professor Randolf
"Hmm, tidak ada hanya masalah kecil..[Yuuto mengalihkan pembicaraan]..Professor ada yang ingin aku tanyakan tentang sekolah !" Ucap Yuuto
"Tentang itu, sekolah sebentar lagi akan kembali pulih kemungkinan..[Melihat jam tangan]..Sekitar 20 menit lagi kami akan menelepon seluruh anak murid untuk datang ke sekolah !" Ucap Professor Randolf
"Sepertinya kamu ingin bergerak cepat !" Ucap Yuuto
__ADS_1
"..[Berwajah serius]..Yuuto sekarang kamu adalah jenderal yang sudah diakui oleh Empat Pemerintah jadi aku ingin memilih para murid yang siap untuk latihan yang kamu berikan pastinya murid yang aku pilih tidak akan mengecewakanmu karena mereka adalah yang terbaik !" Ucap Professor Randolf
"..[Bergumam]..Kelihatannya tidak begitu buruk karena sebagian korban WQO adalah orang yang tidak sesuai syarat sekolah jadi sangat di sayangkan karena mereka sebenarnya dapat menguasai kemampuan Akseleration jadi hanya sedikit anak yang harus masuk ke sekolah..[Menghela napas]..Baiklah Professor aku serahkan kepadamu !" Ucap Yuuto
"Baiklah, Yuuto segera datang setelah aku meneleponmu..[Di panggil Yuna]..Sekarang aku mau melihat anak manisku dulu !" Ucap Professor Randolf sambil mematikan teleponnya
"Jenderal di usia muda..[Menatap keatas]..Semoga saja orang-orang di militer tidak menghinaku atau tidak ada yang ingin mengajak duel untuk melihat kekuatanku..[Berdiri]..Lebih baik aku mandi !" Ucap Yuuto
Yuuto membuka bajunya lalu langsung menuju ke kamar mandi..[SFX: Shower]..Sebuah paket khusus berada di kamar Yuuto, paket khusus itu berisi baju sekolah untuk Yuuto dari Professor Randolf .
[Sekarang mari kita menceritakan keadaan para penjahat]
Sebuah tempat yang bahkan orang tidak akan tahu kecuali pemilik tempat dan orang-orang yang sudah berada di tempat tersebut. Pemilik tempat tersebut adalah The Number.
Suara teriakan yang sangat keras dan suara kesakitan yang sangat amat pedih terjadi di tempat latihan yang sangat besar bahkan mampu menampung beribu-ribu orang. Latihan yang mereka jalani sangat keras karena untuk dapat segera meningkatkan, mengendalikan, membentuk, dan menguasainya kemampuan Akseleration namum mereka tidak tahu kalau latihan seperti itu dapat membahayakan tubuh mereka terutama ketika melebihi kapasitas otak mereka.
Orang yang menjalankan latihan tersebut mereka sebut TSN (The Soldier Number). TSN adalah para pasukan biro pertahanan yang kini sudah menghilang ke suatu tempat dan ternyata mereka bersama organisasi yang sangat berbahaya yaitu The Number.
"..[Menuju ruangan kaptennya]..[Berdiri di samping ketua The Number yaitu One]..One sepertinya dua orang sudah gugur dan mereka mati di tangan orang yang sama !" Ucap Three (Graundila)
"Ayolah One kamu menyuruh Three yang memiliki pemikiran sempit untuk menjelaskan situasi !" Ucap Two (Helix) yang tiba-tiba ikut berbicara
"Cih..[Kesal]..Baiklah, anak pintar jelaskan situasinya !" Ucap Three (Graundila)
"..[Tersenyum]..Dua bawahan Three sudah terbunuh oleh anak yang bernama Yuuto yaitu sang pahlawan WQO..[Three bertambah kesal]..Pertama Jahan: tubuhnya tidak kita temukan dan juga anak-anak yang ada di sekolah tersebut mengira bahwa jahan telah kabur namun nyatanya anak yang bernama Yuuto sudah membunuhnya lalu membuang mayatnya atau mengubur layaknya orang mati dan yang kedua Yale: dia mencari kawannya yaitu Jahan namun dia terlalu meremehkan kekuatan Yuuto dan akhirnya dia mati, tubuhnya sama seperti Jahan. Anak ini sangat berhati-hati dalam bertindak !" Ucap Two (Helix)
"Bagaimana dengan rencana pembunuhan seluruh anggota militer ?" Tanya One (Hiru Okama)
"Sayang sekali rencana tersebut sudah di gagalkan oleh anak itu lagi !" Jawab Two (Helix)
"Tidak apa-apa setelah kita sudah selesai untuk rencana utama kita yang akhirnya mereka dapat melihat lagi hal yang paling mengerikan bagi mereka yaitu Game Over..[Tersenyum Jahat]..Kepala mereka akan menjadi kembang api yang sangat indah !" Ucap One (Hiru Okama)
"Anda sungguh hebat jadi kapan rencana ini akan di mulai ?" Tanya Two (Helix)
"Rencana sudah di mulai sejak kita melatih para orang-orang bodoh ini..[Melirik ke Three]..Three bagaimana dengan anak yang kamu bawa itu ?" Tanya One (Hiru Okama)
__ADS_1
Cuplikan chapter 36: Saling Tipu Menipu
Yuuto melihat seseorang membawa tubuh David di jendela luar lalu menghilang dengan cepat.
Orang tersebut adalah Three (Graundila).
"Dia anak yang paling kamu sukai One karena anak ini mempunyai rasa benci yang sangat besar !" Balas Three (Graundila)
"Hmm, menarik. Aku akan menunggu saat dia melepaskan kebencian tersebut ketika bertemu dengan orang yang sangat dia benci !" Ucap One (Hiru Okama)
"Baik..[Meninggalkan ruangan One]..Aku sangat benci dengan orang pintar semacam dia..[Berjalan menuju ruang latihan pribadi]..[SFX: Membuka Pintu]..Hoi bocah bagaimana dengan latihanmu ?" Tanya Three (Graundila)
"Ah..Ah..Ah..Ah..Ah..[SFX: Dinding Rusak]..Seperti yang kamu lihat !" Ucap David dengan wajah serius
"..[Melihat dinding yang sangat rusak parah]..Lumayan tapi apa itu cukup untuk melawannya ?" Tanya Three (Graundila) sambil duduk di kursi
"Cih, aku ingin cepat menjadi kuat sehingga dapat membunuh orang itu..[Mengingat tatapan sadis Yuuto)..Aku tidak akan pernah lupa rasa sakit ini !" Ucap David
"..[Mendekati David]..Kalau begitu aku akan memberikanmu sesuatu..[Memegang kepala David]..Kau ingin cepat menjadi kuat kalau begitu kamu akan mendapatkannya. Akseleration !..[SFX: Gelombang Bunyi]..Forced Increase !..[Kepala David langsung bergetar, seluruh tubuhnya mengeluarkan urat biru, darahnya mendidih dan David langsung berteriak sangat keras].." Ucap Three (Graundila)
Rasa sakit yang luar biasa membuat seluruh tubuh David menjadi kaku bahkan sampai membuatnya terjatuh ke lantai.
"..[Menghela napas]..Ahh, ternyata gagal..[Berbalik badan]..Aku akan melakukannya lagi ketika menemukan yang cocok !" Ucap Three (Graundila)
"Three apa yang terjadi dengan tubuhku..[SFX: Aura]..Ada semacam Aura yang menyelimuti tubuhku !" Ucap David
"..[Berbalik badan menatap David yang langsung dapat menggunakan Aura]..[Tersenyum]..Itu adalah kekuatan yang ingin kamu dapatkan !" Ucap Three (Graundila)
"Luapan ini membuatku seakan-akan memiliki jumlah gelombang bunyi yang sangat tidak terbatas..[Memancarkan Aura-nya]..Hahahaha, suatu saat aku pasti akan membunuhnya !" Ucap David dengan kebencian
"Akseleration Forced Increase adalah kemampuan yang membuat orang yang aku sentuh akan melewati batasan mereka secara paksa jadi intinya kemampuan ini membuat dirimu seperti sudah berlatih selama 5 bulan lamanya namun kemampuan ini memiliki resiko yaitu orang yang sudah aku lakukan peningkatan paksa akan..[Tersenyum senang]..Menjadi seperti kayu kering !" Gumam Three (Graundila)
David tidak tahu akibat yang dia terima ketika menginginkan kekuatan secara instan, sekarang nyawanya sedang mendekati malaikat maut dan hanya beberapa bulan lagi dia akan bertahan.
Bersambung...
__ADS_1