
Cuplikan Chapter 210.
"Akseleration!..[memperkuat tubuhnya lagi]..kalau begitu akan aku kalahkan dirimu bahkan angin yang kamu ciptakan itu!"
Ucap Yuuto kemudian serangan beruntun mengarah kepadanya hingga hutan menjadi hujan tombak yang mana Yuuto bergerak dan menghindari setiap serangan tombak di dalam hutan tapi ada beberapa luka yang dia terima.
...
"..[melihat Yuuto yang sedang terpojok]..[tiba-tiba Graundila langsung berada di hadapannya namun Ryzen langsung menendang Graundila sampai terlempar jauh]..hampir saja!"
Ucap Hermes yang terkejut melihat serangan Graundila yang tiba-tiba lalu Ryzen menarik bajunya Hermes dengan penuh amarah.
"Hermes, apa yang kamu pikirkan saat ini kita sedang dalam pertarungan jangan fokus ke hal yang lain selain mempertahankan nyawamu!"
Teriak Ryzen yang sangat marah kepada Hermes karena tidak fokus dengan pertarungannya sendiri.
"Maaf tadi aku khawatir dengan keadaan Yuuto yang melawan A01..[menarik napas lalu menghembuskannya]..kali ini aku akan fokus!"
Ucap Hermes yang langsung memfokuskan gelombang bunyi miliknya ke dua musuh yaitu Graundila dan Helix.
"..[melihat bekas tendangan di tangan kirinya]..Kini mereka semua sudah fokus akan pertarungan sepertinya susah untuk melakukan serangan kejutan kalau begitu..[mempersiapkan kuda-kuda]..Akseleration!..[Graundila menekan gelombang bunyi di tangan kirinya sampai membuat air laut mengamuk].." Aksi Graundila
Tekanan gelombang bunyi yang sangat kuat membuat Ryzen langsung waspada.
"Kak Mayuri ini sangat bahaya setidaknya kita harus hentikan serangan itu!"
Minta Ryzen yang tahu kalau Mayuri bisa menghentikan serangannya Graundila namun dia sedang sibuk melawan Helix.
"Ryzen..[menahan serangannya Helix]..aku sedang sibuk saat ini..[menghindari pertarungan jarak dekat dengan Helix]..Michel dan Hermes bantu Ryzen biarkan aku yang mengalahkan Helix..[Helix membuat badai kartu yang sangat tajam]..kalian harus bekerja sama kalau ingin menang!"
Ucap Mayuri membuat mereka bertiga langsung terjun ke hadapannya Graundila sedangkan Helix kesal dengan Mayuri yang berani melawannya sendiri.
"Melawanku sendiri itu seperti bunuh diri saja..[badai kartu langsung hilang]..[terkejut]..kalian sedikit berbeda dari sebelumnya..[memainkan kartunya]..terserahlah..[Mayuri terluka].. dan berusahalah untuk tetap hidup!"
Ucap Helix yang sangat tidak peduli dengan perubahan mereka dengan serius, Helix mengeluarkan seluruh kekuatannya hingga membuat Mayuri harus bertahan dengan seluruh kemampuannya.
__ADS_1
"Mengalahkannya adalah batu loncatan pertama untuk menjadi lebih kuat..[menghembuskan napas]..Akseleration!..[gelombang bunyi mengelilingi tubuhnya Mayuri]..Limitless Protection!" Aksi Mayuri
Mayuri dan Helix bertarung satu lawan satu walaupun Helix lebih unggul dari Mayuri tapi dia masih berusaha keras untuk memenangkan pertarungan tersebut sedangkan Michel, Hermes dan Ryzen bekerja sama untuk menghentikan serangan Graundila yang akan segera dikeluarkan.
"Waktu itu serangan ini belum sepenuhnya aku keluarkan jadi kali ini aku tidak akan meremehkan musuh walaupun mereka lemah..[wajah penuh amarah]..akan aku keluarkan seluruh kekuatanku..[Graundila menekan tinjunya]..[pusaran air terjadi di sekitarnya]..Meteor Sound Wave!..[SFX: Pusshhh].." Aksi Graundila
Waktu berhenti selama 2 detik terlihat serangan Graundila yang mampu merusak waktu hingga serangannya meledak..[SFX: Boomm]..seperti ledakan nuklir yang mana membuat air laut menguap.
"..[SFX: Batuk Darah]..Ha..ha..ha..ha.ha..ha..[Ryzen di gendong Hermes yang sedang gemetar melihat kondisi Ryzen yang terluka parah]..kita tidak boleh kalah di sini!" Aksi Ryzen
"Bertahanlah Ryzen..[takut]..tch, Michel lakukan penyembuhan ke tangan Ryzen!"
Minta Hermes yang khawatir dengan Ryzen karena saat ini tangan kanan Ryzen sudah hancur dengan serius Michel menyembuhkan tangan Ryzen sedangkan Hermes harus menahan Graundila sendirian.
"Hermes tahan Graundila selama 10 menit..[melirik ke Hermes]..bisakah kamu melakukan itu?"
Tanya Michel kepada Hermes yang mana mendapatkan perintah untuk mempertaruhkan nyawanya sendiri namun dengan bangga Hermes maju ke depan berhadapan dengan Graundila sendirian, berusaha menahan waktu selama 10 menit menghadapi monster di depannya.
"..[air laut mengering namun perlahan mengisi kembali]..Akseleration!..[Aura yang sangat besar berpusat ke arah Hermes]..persiapkan dirimu!" Aksi Graundila
"Aku tidak akan menyerah...Akseleration!..[Aura Hermes dengan Aura Graundila sangat berbanding jauh namun Hermes masih tidak menyerah]..Manipulation: Sea Of Destiny!..[air laut bergerak mengikuti perintah Hermes]..ini adalah medan pertarunganku!" Aksi Hermes
Graundila terus melancarkan serangan mematikan ke arah Hermes namun insting Hermes sangat luar biasa dalam menghindari seluruh serangannya Graundila bahkan Graundila tersenyum dan terus-menerus melancarkan serangan mematikannya dan pada akhirnya pukulan Graundila mengenai perutnya Hermes hingga dia muntah darah dan terlempar masuk ke dalam laut.
"..[tenggelam]..[matanya terbuka dan terkena air asin]..aku tidak akan kalah kali ini akan aku tunjukkan arti nama Marga Ery..[air laut berputar seperti badai dan terlihat Hermes yang ada di dasar laut sedang mengendalikan air laut]..[matanya serius]..Ultimate Akseleration: The King Ocean!" Aksi Hermes
Michel dan Mayuri kagum dengan kekuatannya Hermes yang langsung meningkat drastis dalam pertarungan kini Hermes membuat perlawanan balik ke arah Graundila hingga pertarungan sengit terjadi selama 8 menit yang mana Hermes mampu melukai Graundila namun Graundila membuat Hermes kelelahan.
"Aku berhasil sisanya aku serahkan kepadamu Ryzen..[terjatuh].."
Ucap Hermes yang berhasil mempertahankan nyawanya dan mengulur waktu selama 10 menit kemudian dia terjatuh tapi Ryzen menangkapnya.
"Michel aku mohon kepadamu sembuhkan Hermes!"
Ucap Ryzen dengan wajah yang penuh akan kemarahan dan keseriusan.
__ADS_1
"Graundila kamu sangat kuat...Ultimate Akseleration!..[Aura Ryzen bergejolak]..Hermes pinjamkan aku kekuatanmu..[mengeluarkan seluruh Aura miliknya]..Sea Of Fire!" Aksi Ryzen
Seluruh lautan langsung bersatu dengan api yang mana melingkar ke mereka berdua menjadi sebuah cincin atau sebuah ring pertarungan.
"..[tertawa]..Kalian sama sekali tidak membuatku bosan dengan kekuatan yang kalian perlihatkan kepadaku sungguh dunia ini masih sangat luas..[memasang kuda-kuda]..Akseleration!..[terkejut]..hmm, ring ini sudah penuh dengan gelombang bunyi milikmu!"
Ucap Graundila yang sadar kalau seluruh ring sudah penuh dengan gelombang bunyi milik Ryzen.
"..[mengeluarkan busur api]..Akseleration Manipulation: Igneel!..[busur dengan anak panah api yang sangat panas]..mari kita lihat seberapa kuat kulitmu itu, Graundila..[SFX: Shoot].." Aksi Ryzen
Selanjutnya pertarungan Ryzen dan Graundila menjadi semakin memanas namun di sini Graundila menjadi sasaran untuk Ryzen hingga kulit keras Graundila terkena anak panah hingga terluka parah walaupun Graundila merasa sudah terpojokkan namun dia masih bertahan dari serangannya Ryzen sambil menunggu batas pikirannya Ryzen.
Tembakan anak panah terus meluncur sambil meledak seperti granat mengarah ke Graundila yang terus menghindar lalu dari jauh Helix sedikit kagum melihat musuh yang mampu memojokkan Graundila berkali-kali.
"Jangan berpaling dariku Helix!"
Teriak Mayuri yang melancarkan serangan tajam berupa angin ke arah Helix namun mampu dia hindari dengan santai.
"Cukup bermainnya..[mengeluarkan seluruh Aura miliknya]..Akseleration In Poker!..[lingkaran kartu mengelilingi Mayuri]..waktunya aku serius untuk melawanmu!" Aksi Helix
Tiba-tiba Michel mengeluarkan seluruh kekuatannya yang mampu membuat Ryzen dan Mayuri merasa tubuhnya sedang di perkuat dan sembuh secara perlahan.
"Michel kerja bagus..[SFX: Shoot]..[SFX: Boom]..Graundila sampai kapan kamu lari seperti tikus!"
"Tch...berisik kamu bocah mana mungkin aku maju ke depan dengan tubuh tanpa pakaian ini..[maksudnya tanpa kemampuan Akseleration].."
...
"Michel kamu sudah berkembang, terima kasih..[menarik napas]..Ultimate Akseleration: The Sun!..[SFX: Cyiinngg]..[Mayuri membuat lingkaran gelombang bunyi yang menyerap cahaya matahari]..Helix mari kita selesaikan ini!"
Lingkaran cahaya matahari milik Mayuri menjadi sebuah laser yang sangat panas sedangkan Helix, lingkarannya mengeluarkan gelombang bunyi yang mampu merusak tubuh manusia dengan tekanan yang sangat kuat.
Dua serangan saling baku hantam hingga lautan sudah tidak seperti lautan pada umumnya, mereka berdua saling menyerang dengan kekuatan penuh.
Bersambung...
__ADS_1