World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 47: Gedung Four Countries


__ADS_3

Cuplikan Chapter 46.


"Mereka semua pasti bisa (Maksudnya teman-teman Yuuto) semuanya mempunyai pengalaman selama 2 tahun jadi ada kemungkinan pelatihan pengendalian dan pembentukkan akan sangat mudah bagi mereka semua tapi kami kalah pengalaman dengan The Number apa lagi dengan One, Two dan Three. Mereka bertiga mungkin saat ini sudah dapat menghancurkan gunung." Gumam Yuuto


..[SFX: Mobil Berjalan]..Yuuto terus bergumam di dalam pikirannya hingga ucapan Professor Randolf tidak dia dengarkan.


"Yuuto !!..[Teriak Professor Randolf sambil memukul dengan keras ke punggung Yuuto].." Teriak Professor Randolf


"Maaf Professor Randolf tadi saya melamun !" Ucap Yuuto


"..[Melihat ke tangannya]..Yuuto tadi aku memukulmu dengan keras tapi kenapa kamu tidak merasa kesakitan ?" Tanya Professor Randolf


"Anda bercanda bukannya tadi semacam tepukan punggung !..[Yuuto tersenyum].." Balas Yuuto


"Aku yakin sekali tadi itu aku  memukul punggungmu dengan sangat keras !" Ucap Yuuto


"Hmm, mungkin karena anda sudah mencapai usia orang tua jadinya pukulan yang anda lakukan tidak terasa sakit bagiku !" Ucap Yuuto


Professor Randolf menerima perkataan dari Yuuto dengan perasaan ragu-ragu..[SFX: Mobil Berhenti Berjalan]..Mereka berdua akhirnya sampai di hotel penginapan lalu Professor Randolf dan Yuuto keluar dari taksi.


"Selamat datang Tuan Randolf..[Menghampiri Professor Randolf]..Terima kasih telah memilih hotel kami dan untuk tanda terima kasih kami akan memberikan anda pelayanan yang bagus seperti mandi air panas gratis !" Ucap Pemilik Hotel


"Wahh, Professor aku belum pernah mandi air panas..[Tersenyum]..Sebelum pergi ke janji temu lebih baik kita menikmati pemandian air panas !" Ucap Yuuto dengan wajah serius


"..[Menghela napas]..Yuuto kita harus cepat untuk janji temu karena janji temu sudah di sepakati pada pukul 12.00 dan kita harus segera berada di Gedung Four Countries !" Ucap Professor Randolf


"Apa !..[Terkejut]..Tunggu, Tuan Randolf apakah anda akan melakukan janji temu dengan Empat Pemerintah ?" Tanya Pemilik Hotel Penginapan


"Benar sekali !..[Melihat ke arah pemilik hotel]..Saya dan anak muda ini akan pergi ke Gedung Four Countries untuk melakukan pembicaraan !" Balas Professor Randolf


"Wahh, anda sangat hebat..[Tepuk tangan]..Jarang sekali ada yang bisa membuat janji temu dengan Empat Pemerintah !" Ucap Pemilik Hotel Penginapan


"Hahah, bukan saya yang membuat janji temu tapi anak muda ini..[Tangan berada di pundak kanan Yuuto]..Namanya Yuu Kazuto atau bisa di panggil dengan sebutan Yuuto !" Ucap Professor Randolf


"..[Melirik ke arah Yuuto]..Anak ini membuat janji temu dengan Empat Pemerintah..[Terkejut]..Tapi apa yang kamu ingin bicarakan dengan Empat Pemerintah ?" Tanya Pemilik Hotel Penginapan


"Saya tidak bisa memberitahukannya kepada anda karena pembicaraan ini rahasia !" Balas Yuuto


"..[Kecewa]..Saya sekali !..[Memanggil karyawannya]..Kalian bawa semua barang milik Tuan Randolf lalu antarkan mereka berdua ke kamar elit bagian atas !" Ucap Pemilik Hotel Penginapan


Semua karyawan langsung melaksanakan tugas dari bosnya..[Pukul menunjukkan 11.26]..Professor Randolf dan Yuuto mendapatkan kamar yang sangat bagus bahkan sangat luas. Professor Randolf menelepon pelayannya karena belum datang ke hotel penginapan.


"..[Tersambung]..Halo pelayan kenapa belum datang ke hotel penginapan ?" Tanya Professor Randolf


"Maafkan saya Tuan saat ini ada sedikit kendala !" Balas Pelayan


"Kendala ?..[Memindahkan telepon ke telinga sebelah kiri]..Memangnya ada kendala apa ?" Tanya Professor Randolf


"Ada keributan di jalan raya sehingga jalanan menjadi macet..[SFX: Lelah]..Saat ini saya menuju hotel penginapan dengan berjalan kaki mungkin sekitar 3 menit saya akan segera sampai di hotel penginapan !"  Balas Pelayan


"Baiklah..[Menutup telepon]..Yuuto kita akan berangkat setelah pelayan saya datang setelah itu pakailah pakaian yang saya belikan untukmu !" Ucap Professor Randolf


"Baiklah Professor dan terima kasih sudah banyak membantu saya !" Ucap Yuuto


"..[Tersenyum]..Yuuto apakah benar pembicaraan antara kamu dengan Empat Pemerintah adalah rahasia ?" Tanya Professor Randolf


"Pembicaraan yang akan aku lakukan sangat rahasia bagi Empat Pemerintah jadi siapkan hati Professor untuk mendengarkan seluruh pembicaraanku dengan Empat Pemerintah !" Ucap Yuuto


"Tunggu !..[Terkejut]..Aku akan ikut dalam pembicaraan kalian ?" Tanya Professor Randolf


"Tentu saja karena anda berhak untuk mengetahui ini semua !" Ucap Yuuto


Ucapan Yuuto membuat Professor Randolf penasaran dengan apa yang akan Yuuto bicarakan dengan Empat Pemerintah saat janji temu nanti...Tiga menit telah berlalu dan sesuai dengan ucapan dari pelayan, dia sampai tepat waktu di hotel penginapan segera dia membawakan pakaian menuju kamar Professor Randolf dan Yuuto.

__ADS_1


"..[SFX: Lelah]..[Bernapas dengan terengah-engah]..Terima kasih sudah menunggu Tuan !..[Memberikan pakaian jas hitam untuk Yuuto].." Ucap Pelayan


"Terima kasih Pelayan..[Menepuk pundak Pelayan]..Silahkan kamu nikmati pelayanan di hotel ini karena kami akan melakukan janji temu di Gedung Four Countries !" Ucap Professor Randolf


"..[Tersenyum dengan hati yang gembira]..Terima kasih atas semuanya Tuan Randolf selamanya saya akan terus mengabdi dengan anda !" Ucap Pelayan


Professor Randolf senang sekaligus kaget dengan sifat pelayan barunya..[Pukul menunjukkan pukul 11.29]..Yuuto memakai jas hitamnya lalu memperlihatkannya kepada Professor Randolf.


"..[Melihat Yuuto dengan setelan Jas hitam]..Woah, Yuuto pakaian itu sangat cocok denganmu !" Ucap Professor Randolf


"Terima kasih Professor Randolf..[Melihat ke arah pelayan]..[Mendekati pelayan]..Terima kasih telah memilihkan pakaian yang bagus ini..[Menyentuh pundak pelayan]..Akseleration..[Gelombang bunyi mengelilingi tubuh pelayan]..Recovery !" Ucap Yuuto


Gelombang bunyi langsung masuk ke dalam tubuh pelayan lalu beberapa detik kemudian tubuhnya menjadi sangat ringan, tidak lelah bahkan staminanya kembali pulih.


"..[Menggerakkan tubuhnya]..Hebat ini sungguh hebat..[Melihat wajah Yuuto dengan penuh kagum]..Anda benar-benar adalah pahlawan WQO !" Ucap Pelayan


"..[Tersenyum]..Terima kasih atas pujiannya..[Berbalik badan]..Professor aku akan menunggu dibawa sambil mencarikan taksi untuk kita pergi kesana !" Ucap Yuuto


"Mencari taksi akan sangat susah karena jalanan telah macet !" Ucap Pelayan


"Jika itu yang terjadi..[Berpikir]..Professor apakah kamu ingin menuju kesana sambil melewati awan langit ?" Tanya Yuuto


"..[Merinding]..Mendengarnya saja membuatku sedikit takut !" Ucap Professor Randolf


"Kita akan terlambat jika memakai taksi jadi lebih baik menggunakan segala cara untuk sampai disana !" Ucap Yuuto


"..[Menghela napas]..Baiklah, tapi jangan terlalu..[4 menit kemudian]..[SFX: Hembusan Angin]..[Memeluk erat tubuh Yuuto]..Yuuto jangan sampai aku terjatuh !!" Teriak Professor Randolf


"..[Yuuto menggendong Professor Randolf layaknya wanita]..[Menghela napas]..Sebaiknya tadi aku tarik ucapanku..[Yuuto malu karena menggendong pria tua dengan gendongan layaknya wanita].." Gumam Yuuto


Gedung Four Countries sangat besar dan berwarna putih oleh karena itu Yuuto dapat mengetahui letak Gedungnya..[Pukul menunjukkan 11.33]..Yuuto dan Professor Randolf mendarat di tempat sepi supaya mereka tidak dilihat banyak orang.


"..[Kepala Pusing]..Aku tidak akan melakukan hal seperti itu denganmu lagi !" Ucap Professor Randolf sambil terbatah-batah


Professor Randolf dan Yuuto berjalan menuju pintu Gedung Four Countries lalu dua penjaga melarang mereka masuk jika tidak membuat janji temu dengan Empat Pemerintah.


"Saya dan anak muda ini sudah membuat janji temu dengan Tuan Kyojuro !" Balas Professor Randolf


"Baiklah serahkan surat pernyataan janji temu kalian dengan Tuan Kyojuro !" Ucap Penjaga kedua


"Maaf saya membuat janji temu dengan Tuan Kyojuro lewat telepon !" Ucap Professor Randolf


"..[Menghela napas]..Maafkan kami tapi tanpa surat itu kalian berdua tidak akan bisa masuk ke dalam !" Ucap Penjaga pertama


"Sebenarnya Tuan Kyojuro belum datang dan kelihatannya kami belum tahu kalau akan ada janji temu yang akan dilakukan Tuan Kyojuro..[Merasa curiga]..Apakah kalian berdua tidak berbohong ?" Tanya Penjaga kedua


"Kami tidak berbohong memang benar bahwa kami membuat janji lewat telepon karena itulah kami tidak mempunyai suratnya !" Balas Yuuto


"..[Menarik baju Yuuto]..Hei, kawan jangan berbohong dihadapan penjaga elit..[Lebih keras menarik baju Yuuto]..Siapa kamu sebenarnya lalu berikan tujuanmu ?" Tanya Penjaga kedua


"Hmm, penjaga elit..[Memegang tangan penjaga kedua]..Lepaskan tanganmu dari bajuku..[Mengenggam kuat lengan penjaga kedua hingga kesakitan]..[SFX: Genggaman kuat].." Ucap Yuuto


"Aghhh, lepaskan..[SFX: Tulang Patah]..Agghhh!" Ucap Penjaga kedua


"..[Mengeluarkan pistol]..Lepaskan dia atau aku akan menembakmu !" Ucap Penjaga pertama


Yuuto melepaskan genggamannya tiba-tiba mobil berjumlah empat muncul di depan mereka semua..[SFX: Mesin Mobil]..Dari dalam mobil keluar Empat Pemerintah yaitu Tuan Zhafi, Tuan Kyojuro, Tuan Chen dan Tuan Kim bersama dengan Dokter Nigisima, Empat Bodyguard dari anggota terbaik militer, dan Asisten dari Dokter Nigisima yaitu Melinda.


"Hentikan itu semua !" Teriak Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)


"Apa Professor Randolf dan Yuuto adalah orang yang membuat janji temu dengan Empat Pemerintah !" Teriak Linda yang sangat terkejut


"Tunggu jadi anak itu yang memberikan aku sebuah peringatan !" Ucap Dokter Nigisima

__ADS_1


"Benar sekali Dokter dialah orangnya !" Ucap Linda


"Hmm, kelihatannya kalian sudah kenal satu sama lain !" Ucap Tuan Zhafi (Pemerintahan Indonesia)


"Kami bertemu di bandara lalu anak itu yang bernama Yuuto bilang kepadaku bahwa Dokter Nigisima dalam bahaya !" Ucap Linda


"Bahaya, maksudmu Dokter Nigisima telah diawasi oleh musuh !" Ucap Tuan Chen (Pemerintahan China)


"Bukan dia hanya ingin memberikan peringatan kepada Dokter Nigisima untuk lebih beristirahat setelah melakukan latihan keras selama 2 bulan !" Ucap Linda


"Kenapa bukannya Dokter Nigisima masih terlihat baik-baik saja !" Ucap Tuan Kim (Pemerintahan Korea)


"Benar sekali..[Memegang dadanya]..Saya baik-baik saja dan saya tidak merasa lelah atau sakit setelah latihan keras selama 2 bulan tersebut !" Ucap Dokter Nigisima


Penjaga pertama masih menodongkan pistol ke arah Yuuto sedangkan Penjaga kedua masih memegang lengan kanannya karena kesakitan.


"Penjaga letakkan pistol itu di lantai karena dua orang itu adalah tamu saya !" Ucap Tuan Kyojuro


"Baiklah Tuan Kyojuro..[Meletakkan pistolnya di lantai]..!" Ucap Penjaga pertama


Penjaga kedua yang kesal dengan Yuuto tiba-tiba matanya melirik ke arah pistol lalu dia mengambilnya.


"..[Memegang pistol]..Kamu sudah membuat lenganku patah jadi aku akan membunuhmu !..[Mengarahkan pistol ke arah Yuuto].." Ucap Penjaga kedua


Semua orang melihat Yuuto yang akan ditembak seketika Empat Bodyguard langsung melindungi Empat Pemerintah yang kemungkinan bahwa Penjaga kedua sudah tidak waras atau tertelan oleh amarah.


"Aku akan membunuhmu dasar anak ingusan..[Jari telunjuk siap untuk menembak]..Rasakan ini !..[SFX: Tembakan].." Ucap Penjaga kedua


Semua orang melihat dengan jelas bahwa kepala Yuuto sudah di tembak oleh Penjaga kedua tapi tubuh Yuuto tidak menunjukkan tanda-tanda luka di kepalannya. Professor Randolf sudah yakin kalau Yuuto akan selamat.


"Hmm, jadi benar bahwa anak ini adalah pahlawan WQO !" Gumam Tuan Zhafi (Pemerintahan Indonesia) dengan wajah serius


"Yuuto menjauh dari sana !" Teriak Linda


"Mungkinkah pistol tersebut tidak ada senjatanya !" Ucap Dokter Nigisima


"..[Mencium bubuk mesiu]..Senjata itu memiliki peluru !" Ucap Bodyguard pertama


"Nama Yuuto kalau tidak salah dia adalah Pahlawan Peristiwa WQO !" Ucap Tuan Chen (Pemerintahan China)


"Pahlawan WQO !" Ucap Linda dengan wajah terkejut


"..[SFX: Tembakan Kedua]..Mati..[SFX: Tembakan Ketiga]..Mati..[SFX: Tembakan Keempat]..Mati !!..[SFX: Peluru Habis]..Kenapa kamu tidak mati ?" Tanya Penjaga kedua dengan wajah marah


"Akseleration Wall itulah yang aku gunakan untuk melindungiku !" Balas Yuuto


Penjaga kedua langsung di tangkap oleh Empat Bodyguard Militer lalu Yuuto menyuruh mereka berempat untuk memberikan waktu sejenak.


"Tanganmu aku akan menyembuhkannya..[Semua orang terkejut mendengar Yuuto yang akan menyembuhkan tangan Penjaga kedua]..Akseleration..[Gelombang bunyi mengelilingi tangan Penjaga kedua]..Recovery..[Gelombang bunyi langsung masuk ke dalam tubuh Penjaga kedua lalu perlahan menyembuhkan tangan patahnya]..Sudah selesai !" Ucap Yuuto


"..[Menggerakkan tangannya]..Sembuh, hahah..[Tersenyum ketakutan]..Kamu monster !" Ucap Penjaga kedua


"Dia memiliki dua Class !" Ucap Dokter Nigisima yang sangat terkejut


"Yuuto kamu.." Ucap Linda yang sangat terkejut


"Ehm, sekarang semuanya mari kita mulai janji temunya !" Ucap Yuuto


Selanjutnya Chapter 48 Janji Temu Part 1.


Catatan Penting:


1. Update akan di perbarui yaitu update setiap hari jumat\, sabtu dan minggu

__ADS_1


2. Nama Empat Bodyguard Militer akan diberikan nama Bodyguard Pertama\, kedua\, ketiga dan keempat


Sekian Terima kasih !!


__ADS_2