World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 55: Day 1: Tanagi Baron


__ADS_3

Chapter kali ini akan menceritakan teman-teman dan keluarga Yuuto.


Ketika Yuuto pergi meninggalkan Kota Hometown menuju Kota White House untuk melakukan janji temu dengan Empat Pemerintahan.


[Restoran Tanagi]


Pukul menunjukkan 04.50, suasana gelap masih terlihat di langit lalu datanglah para pelayan dan koki yang dimana mereka datang ke Restoran Tanagi untuk melakukan persiapan karena Restoran Tanagi buka setiap hari pada pukul 07.00 dan pada waktu tersebut, para pelanggan banyak sekali datang ke Restoran Tanagi untuk melakukan breakfast.


..[SFX: Mobil]..Sebuah mobil besar berhenti di depan restoran dan orang itu adalah Tanagi Baron pemilik Nomor Dua dari Restoran Tanagi yang sangat terkenal sedangkan Restoran Tanagi Nomor Satu masih menjadi pemilik dari orang tua Tanagi Baron yaitu Tanagi Heiki.


Tanagi Heiki adalah seorang juru masak atau koki yang sangat terkenal akan kehebatannya dalam membuat dan menyajikan makanan sehingga dia membuat atau mendirikan restoran miliknya sendiri. Beberapa tahun kemudian Tanagi Heiki menikah dengan Miruka gadis dari China lalu lahirlah anak bernama Tanagi Baron. Ketika sudah menginjak umur 17 tahun, Tanagi Baron menjadi sosok yang sangat hebat dalam mengatur bisnis makanan atau kuliner sehingga ayahnya mendirikan cabang kedua dari Restoran Tanagi yaitu Restoran Tanagi Nomor Dua untuk di kelola oleh Tanagi Baron.


"..[Memberikan kuncinya ke salah satu pelayan restoran]..[Melihat jam di tangannya]..Pukul 05.15 masih ada waktu sebelum buka jadi kalian semua bisa istirahat setelah selesai mempersiapakan semua yang di perlukan !" Teriak Baron


Semua pelayan menjawab "Baiklah, manajer !". Koki yang mendengar hal tersebut hanya bisa pasrah dengan dirinya sendiri karena tugas koki sangat penting sehingga tidak mempunyai waktu untuk beristirahat.


Baron masuk ke restoran lalu dia memeriksa lantai tiga. Sekarang lantai tiga menjadi tempat khusus sehingga para pelanggan tidak bisa memesan lantai tiga dan untuk membuat suasana menjadi nyaman demi para pelanggan, Baron membuat satu tempat khusus untuk para pelanggan VIP yang siap untuk membayar berapapun untuk memesan tempat tersebut.


“Inilah mengapa aku menyukai orang kaya..[Berjalan menuju tempat khusus VIP]..Mereka akan membayar berapapun untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan dengan uang yang mereka punya..[Tersenyum]..Sungguh pemikiran yang bodoh bahkan uang sebanyak itu mereka gunakan untuk diri mereka sendiri..[Menghela napas]..[Berhenti tepat di depan ruangan khusus VIP yang barus setengah jadi]..Siapkan uang kalian karena aku akan membuat kalian semua menjadi pemasok untukku !” Gumam Baron


Saat Baron tersenyum sendiri salah satu pelayan baru melihatnya lalu segera menceritakan kepada pelayan senior.


“Senior tadi aku melihat manajer tersenyum sendirian ketika melihat ruangan VIP khusus yang baru setengah jadi !” Ucap Pelayan Baru dengan rasa penasaran


“Oh, kamu pelayan baru ya..[Melihat kearah ruangan VIP khusus]..Karena ini adalah waktu istirahat..[Duduk di kursi]..[Menyuruh pelayan baru duduk disebelahnya]..Aku akan menceritakan sesuatu tentang manajer kita !” Ucap Pelayan Senior


Semua pelayan senior ikut untuk mendengarkan pembicaraan tentang manajer mereka yaitu Tanagi Baron.


“Sebelum itu..[Menjulurkan tangan]..Lebih enak dipanggil dengan nama daripada menggunakan kata formal bukankah begitu ?” Tanya Pelayan Senior


“..[Tersenyum]..Anda benar..[Menjabat tangan pelayan senior]..[Melihat semua para pelayan senior]..Perkenalkan saya pelayan baru disini..[Tangan kanan berada di dada kiri]..Hyung Nim itulah namaku !” Ucap Hyung Nim


“Pfftt, haha..[Berusaha menahan tawanya]..Kamu sungguh lucu, baru pertama kali ini aku melihat seseorang memperkenalkan diri seperti itu..[Berhasil menahan tawanya]..Aku Cuhan Fei panggil saja Fei, salam kenal Hyung Nim !” Ucap Fei


Semua pelayan senior memperkenalkan diri mereka masing-masing ada yang bernama Meilin, Chenji, Mayuki, Larry, Maron, Garnold, Funan, dan Eiri.


“Ehem, aku akan menceritakan apa yang aku ketahui sejak bekerja disini selama 2 bulan. Manajer kita sangat menyukai orang kaya karena uang yang mereka punya membuat manajer semakin ingin menguras semua kekayaan mereka dengan menggunakan kuliner yang hanya ada di Restoran Tanagi !” Ucap Fei


“Bukannya itu adalah perbuatan buruk ?” Tanya Hyung Nim


“Manajer tidak pernah mempunyai niat seperti itu !” Balas Larry


“Uang yang manajer terima dari orang kaya, sebagian diberikan kepada orang yang berhak dan sebagiannya digunakan untuk keperluan Restoran Tanagi !” Balas Meilin


“Hm..Hm..Hm..Hm..[Menganggukkan kepalanya]..Itulah tujuan manajer karena aku sudah mengetahuinya sejak manajer melakukan pemerasaan kepada orang kaya dengan memanfaatkan ruang lantai satu !” Ucap Chenji

__ADS_1


“Wuahh, bukannya saat itu kita sangat kelelahan karena banyak sekali pesanan yang meski kita antarkan !” Ucap Mayuki


“Hmm, jadi itulah mengapa manajer tersenyum sendirian dan manajer menyukai orang kaya karena uang yang mereka punya !” Ucap Hyung Nim


“..[Mengingat sesuatu saat kejadian tempo hari saat Yuuto datang ke Restoran]..Temannya manajer saat itu sungguh hebat !” Ucap Maron


“Kalau tidak salah itu karena orang menjijikkan yang menggunakan wewenangnya untuk menindas kaum bawah !” Ucap Garnold


“Tapi, sayang sekali orang menjijikkan itu salah memilih orang !” Ucap Funan


“Getaran yang terjadi saat itu bagaikan gempa bumi, aku tidak percaya ada orang dengan kekuatan seperti itu !” Ucap Eiri


Obrolan yang menyenangkan membuat waktu terus maju hingga menunjukkan pukul 06.45, Hyung Nim menyadari bahwa manajer mereka adalah orang baik dan sangat cerdas dalam mengurus usaha bisnisnya.


“..[Berjalan menuju tempat para pelayan beristirahat]..[Berhenti lalu memasang wajah sedikit marah]..Apa yang kalian lakukan disini..[Menunjukkan jam tangannya]..Segera bersiap-siap karena kita akan kedatangan para pelanggan !” Ucap Baron


Semua pelayan berdiri lalu bersama-sama menjawab “Baik, manajer !”. Baron terkejut dengan semangat para pelayan restorannya.


“..[Tersenyum]..Bagus tunjukkan kepadaku semangat kalian lalu tunjukkan semangat kalian kepada seluruh pelanggan kita, cepat laksanakan !” Teriak Baron


Pukul menunjukkan 06.55, waktu buka restoran akan dilakukan dan saat itu Hyung Nim yang bertugas berada di depan pintu untuk menyapa para pelanggan. Suara teriakan yang menyuruh untuk membuka restoran terus dan semakin keras, Hyung Nim yang baru bekerja pertama kali di Restoran Tanagi membuat dirinya semakin kagum dengan usaha keras manajernya dalam mengelola restorannya sehingga menjadi ramai dan sangat sukses.


Pukul menunjukkan 07.00, waktu itu adalah waktu untuk membuka restoran. Semua pelanggan masuk dengan rapi sesuai urutan masuk dan karena tempat duduk di restoran sangat banyak sehingga mampu menampung banyak orang. Pukul 07.00-08.00 adalah waktu yang sangat melelahkan bagi semua pelayan


dan koki di Restoran Tanagi.


“Waktu istirahat selama 30 menit untuk kalian setelah itu mari kita bekerja lagi !” Teriak Baron


Semuanya merasa senang ketika mendengar mendapatkan waktu istirahat yang sangat banyak yaitu setengah jam. Baron menuju lantai satu untuk melakukan sesuatu.


“..[SFX: Lift terbuka]..[Baron berada di lantai tiga]..[Mengingat saat semua teman-temannya berkumpul]..[Melihat kepalan tangannya]..Aku dengan julukan yang aku terima mana bisa aku terus diam seperti ini !” Ucap Baron


Suasana lantai tiga digambarkan dengan suasana tempat duduk yang minimal ada sepuluh kursi lalu terdapat sebuah halaman atau taman dan tempat tersebut digunakan Baron untuk terus melatih kemampuan Akseleration miliknya.


“..[Konsentrasi Penuh]..[Menarik napas]..[Menghembuskannya]..Dinding bisa aku ciptakan tetapi aku perlu suatu bentuk lain yang dapat melindungi semua rekan dan teman-temanku..[SFX: Gelombang Bunyi]..Akseleration Chain Restraint !..[Gelombang bunyi membentuk menjadi sebuah rantai yang sangat panjang dan jumlahnya sekitar 10 buah]..[Melihat sepuluh rantai pengekang berada di sekitarnya]..Dengan rantai ini bukan hanya melindungi bahkan juga bisa menyerang..[Merasa pusing]..Cancel !..[Rantai Pengekang menghilang secara terurai]..Ternyata sungguh melelahkan tapi ini adalah sebuah kemajuan !” Ucap Baron


Baron terus melatih kemampuan Akseleration miliknya dalam beberapa bentuk seperti bentuk rantai pengekang, bola pelindung bahkan Baron berniat melatih membentuk Perfect Defends.


Perfect Defends yaitu bentuk yang Baron buat seperti dalam Game WQO dengan bentuk ini segala serangan dapat Baron tahan dengan cara membuat sebuah perisai yang sangat kuat bahkan sangat keras tapi dalam membentuk perisai tersebut sangat sulit bahkan selalu membuat Baron kelelahan.


Baron terus melatih kemampuannya hingga handphone miliknya berbunyi..[SFX: Nada Dering]..


“..[Yuna: xxx-xx-xx]..Yuna ada apa dia meneleponku..[Mengangkat telepon]..Halo, Yuna jarang sekali kamu meneleponku..[Duduk di kursi]..Ada apa ?” Tanya Baron


Yuna berjalan menuju pintu restoran lalu Hyung Nim yang melihatnya mempersilahkan masuk. Hyung Nim terpesona dengan kecantikan Yuna bahkan Chenji, Larry, Maron, Garnold, Funan dan Cuhan Fei ikut terpesona ketika melihat Yuna.

__ADS_1


“..[Handphone masih berada di telinga kirinya]..[SFX: Lift Naik]..Baron siapkan dirimu kita akan berlatih..[SFX: Lift Berhenti]..[SFX: Lift Terbuka]..” Ucap Yuna


“..[Menjatuhkan Handphone miliknya]..Tunggu, bersamamu ?” Tanya Baron


“..[SFX: Gelombang Bunyi]..Akseleration Coating !..[Tangan Yuna diselimuti gelombang bunyi]..[Kaki Yuna diselimuti gelombang bunyi]..[SFX: Hilang dari tempat]..Wushh..[Yuna langsung berada di belakang Baron]..” Ucap Yuna


“..[Terkejut]..Yuna dia menjadi sangat cepat..[SFX: Gelombang Bunyi]..Akseleration Body Protection..[Gelombang bunyi menjadi sebuah armor yang langsung menutupi lengan Baron]..[SFX: Benturan]..[SFX: Retak]..Crekk..Bahaya, Yuna saat ini serius untuk membunuhku !” Gumam Baron


“Kerahkan semua kemampuanmu Tanagi Baron !” Ucap Yuna yang sedang kesal


..[SFX: Pecah]..Baron sedikit terlempar karena serangan dadakan dari Yuna..[SFX: Gelombang Bunyi]..Baron membunyikan jarinya.


“Akseleration..[Sepuluh Rantai pengekang mengelilingi Yuna]..Chain Restraint !..[Sepuluh Rantai langsung menuju Yuna]..Tahan dia !” Ucap Baron


“..[Yuna memperkuat kakinya lalu menghindari setiap serangan Baron]..[Yuna seperti sedang menari]..Lumayan tapi..[Tersenyum]..Akseleration !..[Yuna sedang berada di udara]..[Jari Yuna mengarah ke Baron]..Pistol Wave !..[SFX: Tembakan]..Swuss..[Sebuah peluru gelombang menuju perut Baron]..” Ucap Yuna


“[Waktu menjadi slow motion]..Gawat jika aku tidak menghindari serangannya mungkin aku akan pingsan..[Mengingat julukannya]..Akan aku tahan..[Menarik napas]..Sssttt..Akseleration !..[SFX: Gelombang bunyi]..Perfect Defends..[SFX: Benturan]..” Ucap Baron


“..[Yuna menginjak tanah]..[Terkejut melihat sebuah perisai]..Tunggu dulu bukannya tadi kamu menyebutkan Perfect Defends berarti…” Ucap Yuna yang sangat terkejut


“Benar..[Gelombang bunyi bagaikan angin mengelilingi Baron]..Akhirnya, aku mencapai bentuk yang sempurna..[Merasa pusing]..[Merasa lelah]..Ah..Ahh..Ahh..Ah..[Perisai langsung terurai]..Yuna pertarungan mari kita akhiri..[Badan menjadi lelah]..Aku terlalu banyak berpikir dan konsentrasi !” Ucap Baron dengan suara lelah


“Baiklah tapi aku sungguh kagum denganmu Baron bukannya kemampuan seperti itu sulit untuk dibentuk ?” Tanya Yuna


“Hanya saja karena aku sudah sering menggunakannya dalam permainan..[Melihat tangannya]..Sepertinya perisai ini selalu berada di tanganku !” Ucap Baron


Baron langsung duduk di kursi lalu meletakkan kepalanya di meja sedangkan Yuna duduk di sebelahnya.


“Yuna sejak kapan kamu mempunyai bentuk lain ?” Tanya Baron


“Entahlah bentuk ini langsung ada di kepalaku lalu aku membentuknya !” Balas Yuna


“..[Tersenyum jelek]..Kamu dan Yuuto sepertinya mudah sekali dalam membentuk Akseleration !” Ucap Baron


“Baron ada sesuatu yang ingin aku bicarakan tetapi bisakah kamu memanggil semuanya !” Ucap Yuna


“..[Menghela napas]..Apa yang ingin kamu bicarakan ?” Tanya Baron


“Ini tentang Yuuto !” Balas Yuna


“Kenapa dengannya..[Mengambil handphone miliknya]..Apakah dia melakukan sesuatu secara sendirian atau dia sedang bahaya ?” Tanya Baron


“Bukan hanya saja ada sesuatu yang Yuuto sembunyikan dari kita !” Balas Yuna


Baron menelepon semuanya untuk datang ke Restoran Tanagi untuk membicarakan tentang hal yang Yuuto sembunyikan dari mereka semua.

__ADS_1


Catatan Penting:


Novel  World Quiz Online memiliki satu permintaan untuk para pembacanya yaitu tentang alur cerita dan sesuatu yang menurut kalian kurang jadi bantu author dengan memberikan tanggapan kalian tentang WQO Part 1 jika kurang jelas atau alurnya kurang. Saya akan memperbaikinya dan jika perlu saya akan melakukan pembaruan chapter jika ada yang menurut kalian alurnya terlalu terbelit-belit atau tidak memuaskan untuk para pembaca.


__ADS_2