
Cuplikan Chapter 141.
"Bagus kalau begitu aku akan pergi karena masih ada urusan yang harus aku lakukan..[Membawa kotak yang isinya otak duplikasi Nisuta dan Yamada]..Datanglah kepadaku jika kalian sudah menyelesaikan tugasnya !" Ucap Hiru
Hiru pergi dari Perusahaan New World lalu kembali ke Rumah Lab...
"Aku tidak menyuruhmu untuk mengambil otak duplikasi itu !" Ucap Voice Head di dalam kepalanya Hiru
"Benar sekali..[Tersenyum]..Ini untukku !" Ucap Hiru sambil masuk ke lift]..[SFX: Lift Bergerak].." Ucap Hiru
"Cepatlah kembali, aku ingin kamu melihat kondisinya Yuu !" Ucap Voice Head di dalam kepalanya Hiru
"..[Keluar dari lift]..Tunggu sebentar..[Jalan cepat..[Membuka pintu mobil]..[Menyalakan mesin mobil]..Aku akan sampai !" Ucap Hiru yang sudah masuk ke dalam mobil lalu jalan
Hiru dengan cepat mengemudi mobilnya tanpa mematuhi rambu lalu lintas karena dia ingin cepat melihat kondisi Yuuto bahkan sangat cepatnya membuat mobil polisi mengejarnya.
"..[SFX: Sirine Polisi]..Mohon untuk segera menepi karena anda melanggar beberapa pelanggaran lalu lintas !" Ucap Polisi melalui speaker
"Cih, merepotkan sekali..[Menepikan mobil]..[Keluar dari mobil]..[Polisi ikut keluar]..Lumayan gemuk juga polisinya ini !" Ucap Hiru
"Pak anda telah melanggar beberapa rambu lalu lintas, mengendarai mobil dengan kecepatan yang tinggi karena itu bapak saya tilang !" Ucap Polisi
"..[Menarik kerah baju polisi]..Dengarkan aku polisi mari kita main aman saja..[Menatap kedua matanya polisi]..Bukan aku saja yang melakukan pelanggaran tapi anda juga !" Ucap Hiru
"..[Bingung]..Apa maksud anda, aku melakukan pelanggaran dan kenapa anda bermain kasar kepada saya saat ini saya bisa melaporkan anda ke pihak polisi atas kekerasan !" Ucap Polisi
"Silahkan..[Menatap tajam]..Tubuhmu itu gemuk sekali seperti kamu makan uang yang sudah kamu dapatkan dengan melakukan hal seperti ini kepada yang lainnya, kamu itu tidak memberikan uang tilang kepada pihak polisi tapi kamu menggunakan uang itu untuk kebutuhanmu saja yang berarti anda ini sudah makan uang negara !" Ucap Hiru
"..[Panik]..Anda tidak punya bukti jadi jangan sembarangan berbicara !" Ucap Polisi
"Bukti..[Tersenyum]..Kalau begitu mari kita ke pengadilan dan akan aku selesaikan di sana jadi bagaimana mau ?" Tanya Hiru
__ADS_1
"Pengadilan..[Kesal]..[Bergumam]..Anak ini apa dia benar-benar punya bukti..[Bingung]..Cih, lebih baik aku main aman saja !..[Selesai bergumam]..Anda silahkan melanjutkan perjalanan dan lain kali jangan melanggar lalu lintas !" Ucap Polisi
"..[Kembali masuk ke dalam mobil]..[Menyalakan mobil lalu laju menuju tujuannya]..Membuang waktuku saja !" Ucap Hiru
"..[Melihat mobil melaju dengan cepat]..[Menghela napas]..Padahal sudah aku peringatkan untuk tidak melanggar rambu lalu lintas !" Ucap Polisi
Hiru melaju dengan cepat lalu berhenti dengan mendadak di depan halaman Rumah Lab.
"Lucas !" Teriak Hiru
Lucas mendengar teriakkan Hiru dengan cepat dia langsung menuju ke tempat suara tersebut ketika sampai wajah Hiru sudah tidak bisa tenang lagi seakan-akan dia sudah tidak mau di ajak berbicara.
"Langsung intinya saja, ada apa dengan keadaan Yuu !" Ucap Hiru dengan wajah kesal
"Maaf Tuan Hiru saat ini anda harus melihatnya sendiri karena Voice Head menyuruh saya untuk tidak memberitahukan anda !" Ucap Lucas
"Cih, siapa sebenarnya tuanmu ?..[Lucas tetap diam]..Cih, terserah dirimu saja..[Pergi ke bawah]..[Membuka pintu ruangan khusus dengan keras]..[SFX: Brakk]..[Lampu menyala]..Yuu..[Kaget]..Astaga kamu pasti bercanda !" Ucap Hiru
"..[Mendengar suara pintu terbuka dengan keras]..[Membalikkan badan]..Yoo, Hiru Okama bagaimana keadaanmu saat ini..[Tertawa]..Kamu tahu saat ini, aku benar-benar luar biasa..[Meregangkan tangannya selebar-lebarnya]..Lihat aku bisa melepaskan ikatan itu dengan mudahnya..[Darah menetes ke lantai]..[Yuuto melepas dengan paksa sambil melukai pergelangan tangannya]..Menakjubkan bukan ?" Tanya Yuuto
"Kamu sama seperti ayahmu yang tiba-tiba terlepas dari ikatan yang aku buat..[Menghela napas]..Jadi apa kamu ingin melawanku sekarang ?" Tanya Hiru
"Melawan ?..[Berjalan mendekati Hiru dengan tubuhnya yang sempoyongan]..[Mendekati Hiru lalu berbicara di samping telingannya]..Aku tidak akan melakukannya karena ini belum saatnya..[Tertawa]..Hahaha, Hiru mau bermain denganku ?" Tanya Yuuto
"Bermain apa ?" Tanya Hiru
"Saat ini apa aku sudah mempunyai sifat sepertimu atau belum ?..[Tertawa tidak jelas]..Cukup mudah bukan ?" Tanya Yuuto
"Kamu sudah memilikinya Yuu..[Menunjukkan jarinya ke arah kepala Yuuto]..Hanya sedikit lagi dan kamu akan berhasil sesuai apa yang aku inginkan !" Ucap Hiru
"Begitukah..[Berhenti tertawa]..Hiru..[Membuka kedua matanya]..[Terlihat matanya Yuuto yang sangat merah menatap ke arah Hiru dengan tajam]..Aku masih tidak lupa akan perbuatanmu !" Ucap Yuuto
__ADS_1
"..[Tersenyum]..Itulah yang aku inginkan !" Ucap Hiru
Yuuto kembali ke kursi khususnya lalu Hiru yang tahu maksud dari Yuuto langsung mengikatnya kembali dengan kuat sampai Yuuto tidak akan mau memberontak melepaskannya lagi.
"Istirahatlah Yuu dan kamu akan kembali seperti semula !" Ucap Hiru
Lucas membuka pintu ruang khusus dengan membawa kain dan air untuk membersihkan Yuuto.
"Lucas, aku serahkan Yuu kepadamu saat ini karena ada yang harus aku lakukan jadi jangan sampai Yuu terlepas dari ikatannya lagi !" Ucap Hiru
"Baik Tuan Hiru lalu jika saya boleh tahu apa yang anda lakukan ?..[Hiru sedikit kesal dengan Lucas yang ingin tahu]..Maaf Tuanku karena saya adalah bodyguardnya tuan jadi saya mau tahu keberadaan tuan saja untuk memastikan tuannya aman hanya itu saja !" Ucap Lucas
"Aku akan berada di ruanganku, aku membawa barang yang ada di bagasi mobil dan barang itu sangat penting buatku karena itu selama aku berada di ruanganku jangan memeriksa apalagi mengganggu diriku jadi apa kamu mengerti ?" Tanya Hiru
"Saya sangat mengerti tuanku kalau begitu selamat menikmati waktu anda !" Ucap Lucas
"..[Jalan menuju ruangannya lalu berhenti]..Lucas lainkali jangan menerima perintahnya Voice Head..[Menatap tajam ke arah Lucas]..Kamu itu salah satu bagianku atau bagiannya ?" Tanya Hiru
"..[Merasakan tekanan membunuh dari Hiru]..Tuan saya ini akan tetap berada di bagian anda jadi jangan khawatirkan itu !" Balas Lucas
Hiru kembali jalan menuju ruangannya namun sebelum itu dia ke mobilnya dulu untuk mengambil kotak yang isinya otak duplikasi Nisuta dan Yamada sedangkan Lucas langsung melakukan tugasnya.
[Di dalam ruangannya Yamada]
Terlihat Yamada mengelus rambut-rambutnya yang panjang dan mengambil sisir untuk merapikan rambutnya.
"Bagaimana keadaamu Yamada, apa kamu sudah lebih baik ?" Tanya Voice Head di dalam kepalanya Yamada
Yamada hanya diam.
"Melihatmu dalam keadaan seperti ini sangat membuatku menderita tapi aku tidak bisa begitu saja merubah apa yang sudah aku jalankan jadi maaf sudah membuatmu seperti ini Ibu !" Ucap Voice Head dengan nada penuh kasih sayang
__ADS_1
Bersambung...