
Cuplikan Chapter 70.
Semua orang terkejut melihat sosok orang yang dulunya masuk ke dalam sekolah dengan keadaan lumpuh langsung dapat berdiri tegak seperti orang sehat pada umumnya dan kini dia adalah orang yang akan memilih kandidat pelatihan militer untuk mengembangkan atau melatih kemampuan Akseleration.
Yuuto menaiki panggung dengan bersama Professor Randolf dan Professor Jack yang sudah lama baru keluar dari laboratoriumnya.
"..[Memegang pundak kanan Yuuto]..Yuuto apakah tubuh sudah sehat..[Kantong mata hitam]..Aku dengar kamu masuk rumah sakit di Kota White House !" Ucap Professor Jack
"Aku baik-baik..[Yuuto menyentuh dua kelopak mata Professor Jack]..[Professor Jack langsung menutup kedua matanya]..Jangan terlalu berlebihan !" Ucap Yuuto sambil berbaris di atas panggung
Saat Professor Jack membuka matanya, semua yang di lihat oleh Professor Jack lewat matanya menjadi sangat jernih dan bersih seperti keadaan saat tubuh dalam kondisi prima namun Professor Jack tidak terkejut dengan apa yang Yuuto lakukan karena sudah menjadi kebiasaan kalau Yuuto melawan hukum yang ada dengan kekuatan yang dia miliki.
Professor Randolf, Yuuto dan Professor Jack berdiri di depan panggung dan berdiri di hadapan seluruh murid.
Ada beberapa muridn yang tidak seragam sesuai dengan Sekolah Hometown karena itu Yuuto sedikit penasaran dengan murid yang berbeda seragam itu.
"Professor siapa mereka kenapa berbeda seragam ?" Tanya Yuuto dengan suara pelan
"Mungkin aku harus memperkenalkan mereka dahulu..[Berjalan ke arah mic]..[Berdiri di depan mic]..Salam semuanya apakah kalian baik-baik saja..[Semua murid berbaris sesuai dengan kelasnya]..Saya akan memperkenalkan murid terbaik dari Sekolah Yumei asal dari Kota White House !" Ucap Professor Randolf
Lima murid terbaik dari Kota White House berjalan menaiki panggung lalu berdiri di sebelah kiri Professor Jack bersama dengan wali kelasnya.
"Silahkan Pak Werlin !" Ucap Professor Randolf
"Terima kasih Professor Randolf..[Mengambil mic]..Salam semuanya saya Werlin Hendron Wali Kelas S..[Semuanya bingung dengan sebutan Kelas S]..Sepertinya murid sekalian belum tahu kalau terdapat perbedaan antara Kota White House dengan Kota Hometown..[Menggerakan tangannya seperti orang yang sedang rapat]..Di Kota White House semua kelas terbagi menjadi Kelas S, A, B, C, D, E dan F. Huruf itulah yang menjadi peringkat untuk semua murid di Sekolah Yumei !" Ucap Werlin (Wali Kelas S)
"Berarti S adalah kelas tertinggi dari semuanya dan Kelas F adalah kelas yang paling terendah !" Ucap Professor Randolf
"Benar sekali Professor Randolf tapi ada yang ingin saya perbaiki dari perkataan anda yaitu tentang Kelas F yang paling terendah..[Professor Randolf sedikit senang karena suatu alasan]..Yang paling tepat mereka lemah..[Alasan tersebut langsung sirna dari hati Professor Randolf]..Kelas F adalah kelas yang tidak mempunyai bakat sama sekali dalam menggunakan kemampuan Akseleration itu saja yang perlu saya sampaikan jadi intinya mereka kelas lemah !" Ucap Werlin (Wali Kelas S)
Murid dari Sekolah Yumei mulai dari S-F semuanya ikut serta untuk pemilihan kandidat pelatihan kemampuan Akseleration. Kelas F yang mendengar bahwa mereka sangat di rendahkan membuat mereka langsung menundukkan kepalanya karena malu lalu sang Wali Kelas F berjalan menuju panggung.
"..[Berdiri di hadapan Werlin]..Tarik ucapanmu barusan, mereka tidak lemah hanya saja mereka belum mengetahui seberapa hebatnya mereka jika berusaha !" Ucap Wali Kelas F
__ADS_1
Perempuan berdiri di hadapan Wali Kelas S yang menjelekkan nama Kelas F membuat dirinya tidak tahan dengan perilaku dari Wali Kelas S sehingga dia menampilkan wajah yang penuh kemarahan di hadapan Wali Kelas S.
Perempuan tersebut bernama Reiza Tern dengan rambut panjangnya yang bernama hitam dan memakai kacamata walaupun dia menampilkan wajah marah tapi wajah marahnya menjadi pesona karena tampilannya yang sangat cantik membuat setiap emosi yang dia keluarkan menjadi pesona kecantikan.
"Aku mengatakan yang sebenarnya dan lagipula kenapa anda tidak menjadi Wali Kelas B saja bukannya pria yang Wali Kelas B adalah calon anda dengan cara itu mungkin anda bisa mendapatkan posisi tersebut !" Ucap Werlin (Wali Kelas S) dengan sombongnya
Lima murid Kelas S hanya menatapi adu mulut dua wali kelas dan tidak menanggapi apa yang sedang terjadi seakan-akan mereka tidak peduli dengan keadaan lingkungan tetapi mereka hanya peduli dengan diri mereka sendiri.
"Calon itukah yang kamu pikirkan tapi aku sama sekali tidak menganggapnya sebagai calonku !" Ucap Reiza (Wali Kelas F)
"..[Kerah bajunya di tarik oleh Reiza]..Apakah ini patut untuk di perlihatkan kepada seluruh orang yang ada disini atau kamu ingin memperjelek kelasmu lagi !" Ucap Werlin (Wali Kelas S) dengan nada mengejek
"..[Melepaskan kerah baju Werlin]..Professor Randolf maafkan atas apa yang saya lakukan !" Ucap Reiza (Wali Kelas F) dengan wajah menahan amarahnya
"..[Sebelum turun dari panggung Yuuto angkat bicara]..Wali Kelas F !..[Berhenti karena di panggil]..Bakat bukanlah satu-satunya yang bisa menimbulkan potensi dari seseorang namun kerja keras dan pantang menyerah juga bisa membuat batu biasa menjadi berlian !" Ucap Yuuto
Wajah yang tadi menahan amarah langsung menghilang karena ucapan Yuuto yang membuat dirinya tambah yakin bahwa muridnya bisa menjadi berlian.
"..[Melihat ke arah Yuuto]..Memang anda siapa..[Menatap Yuuto dengan tatapan sinis]..Bakat adalah hal yang menentukan potensi seseorang !" Ucap Murid Kelas S
"Perkenalkan nama saya Ryzen Ery !" Ucap Ryzen (Murid Kelas S)
Semua murid Sekolah Hometown terkejut dengan sebutan nama belakangnya Ryzen yaitu Ery.
Marga Ery adalah sebutan untuk orang yang terpilih menjadi sosok yang akan terus berkembang dan terus berkembang menjadi kuat karena itu Empat Pemerintah memberikan marga Ery untuk seseorang yang tidak mempunyai batasan untuk berkembang.
"..[Melihat Yuuto yang tidak terkejut]..[Tersenyum]..Sepertinya anda tidak mengetahui Marga Ery akan saya bantu jelaskan kalau orang yang mempunyai Marga Ery adalah seseorang yang tidak mempunyai batasan berkembang sehingga orang yang mempunyai Marga Ery akan terus menjadi kuat jadi anda tidak tahu soal itu..[Wajah mengejek]..Ternyata Kota Hometown hanyalah orang-orang lemah !" Ucap Ryzen dengan nada sombong
Yuuto hanya terdiam sedangkan Ryzen terus mengucapkan betapa hebatnya orang yang bermarga Ery bahkan dia mengatakan bakat adalah segalanya.
"Dengarkan ini semua ketika orang yang memilih kandidat telah datang aku yakin sekali bahwa murid Sekolah Hometown tidak akan terpilih satupun dari kalian tidak akan terpilih !" Ucap Ryzen dengan sombongnya
Ketika semua orang yang ketakutan dengan Marga Ery tiba-tiba sebuah Aura besar keluar dan jumlahnya adalah 5 orang yang dimana ini adalah Aura dari 10 Pemimpin Besar yaitu Baron, Yuna, Kevin, Tina dan Eina.
__ADS_1
Lima murid Kelas S langsung merespon Aura tersebut sehingga mereka ikut mengeluarkan Aura yang tidak kalah besar dengan Aura 10 Pemimpin Besar. Aura besar langsung menutupi seluruh sekolah dan membuat angin menjadi tidak bersahabat..[SFX: Angin Berhembus Kencang]..Mereka berlima saling berhadapan bahkan panggung langsung bergetar !
"Apa kalian ingin berhadapan dengan kami sungguh tidak masuk akal bukankah begitu kaum lemah !" Ucap Ryzen dengan wajah sombong
Empat Murid Kelas S mengikuti setiap perintah kaptennya yang terdiri dua laki-laki dan dua perempuan. Wali Kelas S dan F langsung menjauh dari lokasi bentrokan begitupun dengan Professor Randolf dan Professor Jack.
"Cukup dengan ucapan kalian !" Ucap Baron yang sudah marah karena memakai seragam sekolah padahal dia tidak mau pakai
"Marga Ery itu hanyalah omong kosong jadi jangan menggunakannya sebagai senjata !" Ucap Yuna
"Aku tertarik denganmu Ryzen, mari kita saling membunuh !" Ucap Kevin yang siap bertarung kapan saja
"Kevin jangan berlebihan saat ini kita hanya perlu menutup mulut mereka supaya tidak berkata aneh lagi !" Ucap Tina
"Aku sangat setuju denganmu Tina, mari langsung kita tutup saja !" Ucap Eina
Aura bentorkan menjadi tidak terkendali membuat sebagian murid terkena efeknya seperti terluka ringan karena sayatan dari angin saat mereka berlima siap bertarung terdengar suara menghembuskan napas seakan-akan lelah dengan apa yang terjadi.
"..[Menghela napas]..Sepertinya sekolah kalian tidak ada tata krama tapi yang ada hanyalah deskriminasi..][Menatap tajam]..Cukup disini saja kalian tidak perlu membuat hal seperti ini..[Angin kencang langsung hilang]..[Yuuto mengeluarkan Aura yang sanggup menutupi seluruh kota]..[Angin kencang kini menjadi sebuah badai yang bisa menghembuskan mereka kapan saja]..Kalian para murid sekalian jangan khawatir kalian tidak akan terkena dampak hanya mereka berlima saja !" Ucap Yuuto dengan senyuman kecil
"Apa ini..[Menahan hembusan angin]..Aura apa ini, Aghhh..[Melihat Yuuto yang terus menatap mereka berlima]..Akseleration Coating !" Ucap Ryzen
"Hoo, lumayan..[Menggerakan tangannya]..Akseleration Sound Wave Pressure !..[Tekanan Gelombang membuat lima murid langsung terbaring di lantai]..Cobalah berdiri wahai Kelas S atau wahai Marga Ery !" Ucap Yuuto
"Aghh, bagaimana mungkin ada orang seperti dia bahkan aku tidak sanggup menahan tekanan semacam ini..[Bergumam]..Sial, sial, sial apa-apaan dengan kekuatan ini !" Gumam Ryzen
"Sepertinya kalian berempat tidak perlu ikut seperti kapten kalian..[Melepaskan tekanan]..Namamu Ryzen Ery mari kita lihat seberapa kuat anda dengan Marga Ery !" Ucap Yuuto
Empat temannya Ryzen hanya bisa diam ketika melihat Aura yang sangat besar bahkan siap untuk memakan mereka semua. Ryzen terus mencoba berdiri namun kekuatan Yuuto tidak bisa dia tembus.
"Kamu cukup seperti itu saja..[Mendekati mic]..Baiklah, kalian semua mari kita mulai pemilihan kandidat..[Semua para staff guru memberikan sebuah lencana kepada yang terpilih. Lencana tersebut adalah tanda masuk pelatihan]..[Semua orang terkejut kalau orang yang memilih kandidat adalah Yuuto]..Akan aku tunggu kalian yang terpilih di pelatihan militer sekian terima kasih !" Ucap Yuuto yang langsung turun tangga menuju lokasi pelatihan militer
Yuuto langsung hilang dari panggung dan itu membuat tekanan yang terjadi di tubuh Ryzen langsung hilang dan terjatuhlah sebuah lencana pelatihan militer yang menandakan bahwa Ryzen terpilih.
__ADS_1
"..[Memukul lantai dengan keras]..Sial, kenapa dia sangat kuat. Aku sebagai Marga Ery tidak sanggup melawannya..[Merasa kesal bahkan ketakutan saat Aura Yuuto menyelimuti seluruh tubuhnya]..Sial, sial, sial !" Teriak Ryzen
Bersambung...