
Setelah berbicara penuh dengan Yuuto dan perlahan-lahan mensugestinya kini Ruiki harus kembali ke rumahnya untuk melihat kondisi Alicia.
"..[Membuka pintu rumah]..Ibu pulang !" Ucap Ruiki
Ruiki melihat Alicia yang tertidur lelap di sofa sambil membiarkan televisi menyala.
"..[Menutup pintunya]..[Mematikan televisi]..Maaf..[Mengelus kepalanya Alicia]..Membuatmu menunggu !" Ucap Ruiki
Ketika Ruiki mau menggendong Alicia menuju ke tempat tidur tiba-tiba pintu rumah ada yang mengetuknya.
"Tunggu sebentar..[Meletakkan Alicia di sofa]..[Membuka pintu]..[Terkejut]..Apa yang kamu lakukan di sini ?" Tanya Ruiki
Sosok yang membuatnya terkejut bahkan membuat perasaanya menjadi berantakan dia adalah Hiru Okama.
"..[Menampilkan raut wajah datar]..Aku ingin berbicara denganmu Ruiki !" Ucap Hiru
Ruiki menutup pintu rumah dari luar lalu dia duduk di tangga sambil melihat suasana malam hari di langit hitam penuh bintang namun dengan perasaan yang aneh.
"..[Melihat Ruiki duduk di tangga]..[Bersandar di pintu]..Apa kamu membenciku ?" Tanya Hiru
"Bukankah sudah jelas, aku dan Alicia sangat membencimu bahkan kamu melakukan itu semua memangnya tujuanmu itu apa ?" Tanya Ruiki
"Saat itu aku mengikuti perintah dari seseorang yang ada di kepalaku bahkan suara itu memerintahkan diriku untuk membunuh Nisuta dan Yamada !" Ucap Hiru
"Sebuah luka tembak tepat di jantung mereka berdua !" Ucap Ruiki
"Benar !" Ucap Hiru
"Membunuh kedua orang tuaku yang sangat aku cintai dengan cara yang mengenaskan !" Ucap Ruiki
"Benar !" Ucap Hiru
"Tapi kenapa kamu sampai melakukan itu semua cepat jelaskan kepadaku !" Ucap Ruiki
"Itu semua demi tujuanku !" Ucap Hiru
"Tujuan ?..[Tertawa]..Benar itu semua demi tujuanmu bahkan kalau tujuanku adalah membunuhmu dan membalaskan semua dendam yang aku miliki adalah jalan yang benar !" Ucap Ruiki sambil melihat ke arah Hiru
__ADS_1
"Kalau begitu perlihatkan kepadaku bagaimana caramu melakukannya..[Ruiki tambah kesal]..Ruiki kalau tujuan itu sudah mengelapkan matamu semua cara yang ada pasti akan digunakan jadi perlihatkan kepadaku semua yang ada di dalam hatimu !" Ucap Hiru
"..[Berdiri menatap Hiru]..Aku yang akan membunuhmu, aku pastikan kalau aku yang akan membunuhmu !" Ucap Ruiki dengan tangisan dan amarah
"..[Melihat tatapan amarah dari Ruiki]..Kamu sudah siap untuk melakukannya tapi aku tidak ingin Alicia ikut dalam masalah ini lagipula aku ini sudah tidak pantas untuk menjadi ayahnya !" Ucap Hiru
"Alicia tidak mempunyai sosok ayah sepertimu !" Ucap Ruiki
"Aku mengerti karena itulah aku datang ke sini untuk membuatnya melupakan sosok ayahnya lalu aku ingin kamu memberikan kebohongan tentang ayahnya yang sudah meninggal dunia !" Ucap Hiru
"..[Membuka pintu]..Lakukanlah dan jangan kamu kembali ke sini !" Ucap Ruiki
"Baiklah..[Masuk ke dalam rumah]..Suasana ini membuatku nostalgia..[Melihat Alicia tidur di sofa]..[Mengelus kepalanya Alicia]..Akseleration !" Ucap Hiru
Saat Hiru sedang sibuk membuat Alicia melupakan tentang dirinya tiba-tiba Ruiki melihat sosok yang sangat tidak asing baginya yang mana dia adalah dua penjahat yang sangat terkenal akan kejahatannya.
"Aku tidak tahu kalau One mempunyai seorang istri !" Ucap Three
"Jangan berisik Three saat ini kita ada di lokasi yang tidak menguntungkan untuk kita !" Ucap Two
Hiru sudah mengubah ingatan Alicia yang mana ayahnya bukan Hiru tapi orang lain dan sudah meninggal ketika Alicia masih kecil.
"Tenanglah Ruiki..[Keluar dari rumah]..[Menghampiri Graundila dan Helix]..Mereka berdua adalah rekanku !" Ucap Hiru
Ruiki sedikit panik dan takut melihat Graundila dan Helix karena Aura Membunuh yang mereka keluarkan lalu Hiru menutup Aura Membunuh mereka supaya Ruiki tidak merasakan Ketakutan.
"Dia masih hidup bukan ?" Tanya Hiru
"Yuu..[Hiru tersenyum]..Apa yang kamu inginkan darinya !" Ucap Ruiki
"Anak itu memiliki rasa dendam yang sangat dalam terhadapku jadi mungkin saja kalian akan bekerja sama karena itulah aku sangat tidak sabar !" Ucap Hiru
Hiru, Graundila dan Helix langsung pergi dari rumahnya Ruiki sedangkan itu Ruiki masih tidak percaya kalau Hiru sudah mempunyai dua rekan yang sangat buruk.
Untuk itu Ruiki harus bergegas membuat dua penjaga ingatan di dalam dirinya Yuuto dan membuat Yuuto memiliki teman sampai ingatannya kembali perlahan-lahan ketika waktunya tiba, dia dan Yuuto akan menjalankan rencana balas dendamnya.
Ruiki memaksa dirinya untuk dapat menciptakan dua penjaga ingatan selama 2 tahun artinya Shinigami selama satu tahun lalu Hollow selama satu tahun pada saat itu Yuuto akan memasuki usia 11 tahun.
__ADS_1
Di sini Ruiki menciptakan Shinigami untuk membuat Yuuto melupakan keluarganya dan hanya mengingat bibinya saja sedangkan Hollow membuat Yuuto melupakan rasa sakit yang dia alami ketika di siksa oleh Hiru Okama.
Dua tahun kemudian.
"Yuu sekarang kamu bisa tinggal di rumah ini, maaf bibi tidak bisa terus bersamamu !" Ucap Ruiki
"Bibi seharusnya aku yang bilang minta maaf karena terus membuatmu kerepotan karena mengurusku lagipula aku sudah bisa mengurus diriku jadi aku ingin bibi menghabiskan waktu bersama anak bibi !" Ucap Yuuto yang sudah normal
"Kalau begitu sampai jumpa lagi jangan lupa sekolah dengan benar !" Ucap Ruiki
Ketika Ruiki sudah pergi meninggalkan Yuuto di rumah yang Ruiki baru beli untuk Yuuto tiba-tiba terlihat wajah sedih dari Yuuto yang mana masih tidak kuat akan gangguan dari sekolahnya.
"Aku harus bertahan lagipula aku tidak ingin merepotkan bibi..[Menarik napas lalu menghembuskannya]..Hufftt, sekolah hanya tiga tahun saja dan aku harus berusaha untuk dapat masuk SMA yang dapat menunjang masa depanku !" Ucap Yuuto
Ruiki berhasil melakukan tugasnya sisanya hanyalah tunggu waktu saja sampai Yuuto mempunyai teman dan perlahan ingatannya mulai kembali.
Namun, Yuuto selama 3 tahun di SMP yang dia dapatkan adalah bully dari teman-temannya karena dirinya yang dulu pernah mengalami gangguan psikologis tapi Yuuto masih terus bertahan hingga dia lulus SMP dan tidak memiliki teman satupun.
Hidupnya di rumah selalu kesepian bahkan dia tidak mengingat nama orang tuanya terkadang bibinya datang untuk mengunjungi Yuuto tapi itu hanya sementara karena Yuuto selalu membuat bibinya untuk segera pulang ke rumah.
Yuuto tidak mau merepotkan orang lain lagi dan masa sekolahnya di SMA sekali lagi dia tidak mendapatkan teman. Yuuto merasa frustasi dengan kehidupannya itu lalu untuk menghilangkan rasa bosannya dan mencari teman dengan identitasnya yang belum diketahui, dia mencoba mencari di internet lalu dia menemukan sebuah Game.
Yaitu Game World Quiz Online.
PENGUMUMAN !!!
World Quiz Online Part Three: The Number telah selesai dan pada chapter selanjutnya akan di lanjutkan Part keempatnya yaitu World Quiz Online Part Four: Duel Festival !
Terima kasih atas dukungan para pembaca yang telah membaca WQO Part One, Part Two dan Part Three !
__ADS_1