
Cuplikan Chapter 206.
"Pada akhirnya dia tidak meminta bantuan dariku...terserahlah, aku akan memintanya kepada kalian bertiga ada yang masih bisa kalian lakukan untuk menyelamatkan semuanya yaitu dengan meminta bantuanku sebagai gantinya aku akan meminta imbalannya nanti jadi bagaimana?"
Voice Head memberikan mereka sebuah harapan namun apakah itu baik atau tidak karena harapan itu meminta sebuah imbalan.
"Jika itu bisa menyelamatkan semuanya akan aku terima imbalan apapun darimu?"
Balas Rika dengan penuh keyakinan dan tekadnya sudah bulat membuat Olivia dan Ulma terkesan dengan keputusan Rika yang sangat berani.
"Lalu bagaimana dengan kalian berdua?"
Tanya Voice Head yang meminta lebih dan itu membuat Olivia dan Ulma marah karena Voice Head terlalu serakah.
"Kamu terlalu serakah bukannya Rika sudah menerimanya!"
Teriak Ulma yang tidak terima dengan keinginan yang serakah dari Voice Head.
"Pikirkanlah baik-baik saat ini kalian sudah terkepung dan akan mati jika aku menjalankan waktu lalu...Rika, adik yang kamu sayangi akan sedih melihatmu mati di sini!"
Ucapannya Voice Head seketika mengubah mentalnya Rika yang tadi tidak khawatir kini perasaannya mulai campur aduk lalu dengan penuh belas kasihan, Rika meminta kepada mereka berdua.
"Olivia, Ulma..[menangis]..aku mohon!"
Olivia dan Ulma yang melihat Rika menangis tidak tega membiarkan Rika menanggungnya sendirian lalu mereka berdua ikut menerima imbalan yang akan di minta oleh Voice Head.
"Kami akan menerima imbalan yang akan kamu minta nanti jadi apa yang bisa kamu lakukan?"
Tanya Olivia yang ingin melihat bagaimana Voice Head menyelamatkan mereka dalam kondisi ini. Pertama-tama, Voice Head menyembuhkan lukanya Laura hingga sembuh dan tidak berbekas hal itu membuat Rika, Olivia dan Ulma sangat terkejut melihat sebuah cahaya terang menyembuhkan punggungnya Laura dalam sekejap mata.
"..[Takjub sekaligus takut]..Siapa kamu sebenarnya?"
Tanya Ulma yang sangat penasaran dengan sosok Voice Head ini lalu dia menjawabnya dengan perkataan yang merujuk ke masa depan.
__ADS_1
"Aku...adalah seorang yang hanya menginginkan keinginan, tujuan dan harapanku tercapai di masa depan nanti, semoga timeline ini adalah hal yang sangat aku inginkan!"
Voice Head memasuki tubuhnya Laura untuk menggunakan kemampuannya, Laura bukan dia adalah Voice Head yang sedang memakai tubuhnya Laura terlihat Rika yang mengira kalau Laura sudah bangun dari tidurnya namun Olivia menghentikannya karena dia tahu kalau itu bukanlah Rika melainkan sosok lain.
"Olivia, bagaimana mengatakannya tapi..[merinding]..Aura yang dikeluarkan bukanlah Aura biasa..[melihat Aura di sekeliling tubuhnya Laura]..Aura ini terlihat seperti Aura kematian!"
Ucap Ulma tidak tahan dekat-dekat dengan Laura yang tubuhnya sedang di pakai oleh Voice Head.
"Hmm..[menggerakkan kedua tangannya]..kalau begitu mari kita mulai saja..[tersenyum].."
Ucap Voice Head yang sedang menggunakan tubuhnya Laura lalu waktu yang tadi berhenti kini berjalan dan di mulai dengan gerakan serigala yaitu terkaman ke arah mereka semua namun Ulma melihat sebuah gelombang bunyi yang melingkar seperti bola menutupi mereka semua dengan gerakan yang sangat cepat.
Seketika lima serigala yang menerkam terluka parah akibat gelombang bunyi itu dan akhirnya mati terbunuh dengan tubuh yang terkoyak-koyak akibat sebuah angin yang sangat tajam itu.
"Kekuatan itu asli keluar dari Laura..[menggelengkan kepalanya]..dia adalah Voice Head..[melihat Rika dan Olivia yang tidak tahu kenapa serigala dapat terbunuh]..mereka tidak melihatnya, apa hanya aku yang bisa melihatnya?"
Gumam Ulma saat melihat kekuatan Voice Head yang tidak masuk akal namun hanya dia yang bisa melihat kemampuan itu karena kemampuannya Ulma mampu melihat segala hal yang ada di sekitarnya dengan kedua matanya.
...
"..[melihat tatapan yang penuh amarah]..Ahhh, benar...aku hampir lupa..[melihat ke belakang]..Rika sebenarnya kawanan serigala ini sedang mengejar adikmu!"
Rika terkejut mendengar hal itu dan Rika memastikan apa yang membuat kawanan serigala menyerang mereka yang mana RIka tidak tahu permasalahan yang terjadi.
"Kenapa mereka mengejar adikku?"
Voice Head kembali mendekati dua serigala itu seketika kedua serigala itu menjauhkan diri dan memastikan adanya celah dari lawan. Hal ini membuat Voice Head terkejut melihat kecerdasan leader serigala ini bukan sembarangan dan juga bukan kebetulan saat ini Voice Head seperti melawan seorang manusia.
"Ahhh, serigala mistik jadi inilah alasannya kamu begitu cerdas sungguh langka dapat melihat satu dari sedikitnya spesies kalian!"
Ucap Voice Head membuat leader serigala itu semakin mengganas dan buas perlahan-lahan leader serigala itu fokus ke dalam pertarungan dengan mencari celah lengah dari musuhnya namun serigala itu tahu kalau tidak ada celah sama sekali dari musuhnya sehingga tidak ada pilihan lain selain menyerang membabi buta.
Rika yang pertanyaanya tidak di jawab oleh Voice Head membuatnya kesal dan marah dengan mengumpulkan suara, Rika teriak dengan keras ke arah Voice Head.
__ADS_1
"Voice Head kenapa mereka mengejar adikku?"
Teriakan dari Rika menjadi sebuah pembuka pertarungan antara leader melawan Voice Head dengan ganasnya, leader serigala menyerang seperti kerasukan tanpa henti melompat dan menerkam namun Voice Head dengan mudahnya menghindari seluruh serangannya lalu saat leader serigala menyerang dari depan dengan taringnya.
..[SFX: Syeett]..tubuhnya terpotong menjadi dua bagian yaitu bagian belakang dan depan terpotong mengeluarkan seluruh isi di dalamnya dan hal itu membuat satu serigala terakhir kabur ketakutan saat melihat leadernya mati.
"Akhirnya selesai juga..[menghela napas]..[melihat ke arah Rika]..adikmu itu membunuh keturunan dari serigala mistik!"
Jawaban dari Voice Head akhirnya membuka apa yang terjadi selama ini, Kyota membunuh keturunan dari serigala mistik sehingga leader serigala itu memutuskan untuk balas dendam dengan membunuh seluruh yang terkait dengan pembunuh dari keturunannya.
"Tidak mungkin adikku membunuh selama ini dia tidak membunuh hewan apapun bahkan dia tidak berani membunuh cacing saat berkebun bersamaku!"
Teriak Rika yang tidak percaya kalau adiknya sudah membunuh hewan untuk pertama kalinya pasti buat di antara kalian membunuh hewan kecil dan yang lainnya itu biasa namun bagi Rika itu semacam sebuah dosa karena membunuh hewan tanpa alasan tertentu baginya adalah sebuah dosa.
"Lebih tepatnya bicaralah kepada adikmu itu mungkin dia bisa memberitahu mimpi buruk seperti apa yang dia alami!"
Ucap Voice Head yang mana menjelaskan kenapa Kyota bisa mendapatkan mimpi buruk yang selama ini membuat Rika khawatir dan akhirnya Voice Head keluar dari tubuhnya Laura.
"Aku akan meminta imbalannya nanti jadi persiapkan diri kalian!"
Voice Head menghilang.
Olivia menggendong Laura sedangkan Ulma menenangkan Rika yang sedang marah kepada adiknya itu yang selama ini tidak bicara apapun mengenai apa yang dia lakukan hingga menyebabkan masalah besar seperti ini.
Olivia dan Ulma sangat tidak percaya dengan kemampuan yang di miliki oleh Voice Head walaupun pertarungan sudah selesai mereka berdua melihat leader serigala mistik itu dengan kedua mata mereka yang mana tubuh serigala itu mulai mengeluarkan asap yang mana memang menandakan kalau itu memang benar-benar serigala mistik.
"Serigala ini sangat langka..[melihat cahaya matahari]..sudah pagi sebaiknya kita pergi dari gua ini karena asap dari serigala mistik sangat beracun!"
Ucap Ulma yang langsung mencari jalan keluar lalu mereka berempat pergi dari hutan dengan berjalan kaki hingga sampai di jalanan yang mengarah ke satu-satunya kota yang mampu mereka kunjungi yaitu ibukota dari Kerajaan Asteria yaitu Kota Delos.
Kota Delos sudah berdiri sangat lama begitupun dengan Kerajaan Asteria dengan ini mereka berempat selamat dari bahaya itu dan Olivia merasa lega karena dapat menepati janjinya dengan Kyota walaupun begitu mereka sangat ingin mengetahui apa yang Kyota lakukan sampai membunuh keturunan serigala mistik sehingga terjadi hal besar seperti ini.
Bersambung...
__ADS_1