World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 191: Firasat Dan Ramalan


__ADS_3

Arena kini mulai memberikan suasana yang luar biasa penuh semangat dan rasa penasaran yang begitu besar akan siapa nanti yang memenangkan pertarungan, seluruh peserta mulai berdiri di arena sambil melambaikan tangan kepada para penonton.


"Baiklah, ini adalah pertarungan yang mana akan membuat kalian lebih bersemangat!..[tersenyum]..dan tentu saja ini adalah pertarungan yang selalu para pria inginkan bukankah begitu!" Teriak MC kepada penontonnya


Penonton mulai bersorak hingga bergema ke seluruh kota.


[Penonton utama]


"Pertarungan yang sebelumnya sungguh hebat dan membuahkan hasil dari latihan selama ini bukankah begitu Tuan Chen!" Tuan Kim


"Kamu benar sekali dengan ini mereka bisa menjadi aset untuk pertahanan negara!" Ucap Tuan Chen


"..[melihat Tuan Kyojuro yang diam saja bukan seperti biasanya]..Ada apa Tuan Kyojuro?..[melirik ke Tuan Zhafi]..apa ada sesuatu yang membuat anda melamun?" Tanya Tuan Zhafi


"Aku merasakan sesuatu yang mana ini adalah kenangan buruk untuk Negaraku..[berpikir dan merasakan]..ini tidak salah, benar...aku tidak salah kali ini!" Ucap Tuan Kyojuro


"Apa maksud anda?" Tanya Tuan Zhafi


"Ara, Tuan Kyojuro kenapa anda sangat gelisah?" Tanya Uliyana


"Tuan Kyojuro kalau anda tidak enak badan biar saya yang akan mengantar anda ke ruang perawatan!" Ucap Zen


"Aku tidak apa-apa!..[berdiri lalu mendekati ke Raja dan Ratu Kota Asteria]..Raja dan Ratu bolehkah saya berbicara sesuatu dengan putri anda?" Tanya Tuan Kyojuro


"..[berdiri]..Apa ini soal kemampuan putri saya, Tuan Kyojuro?" Tanya Raja Albert dengan wajah waspada


"Maaf, Tuan Kyojuro saat ini kami tidak ingin mengulang apa yang kami berbuat kepada putri kami!" Ucap Ratu Amari


"Kalau begitu..[melihat ke Calistia yang merupakan Walikota Empority]..Nona Calistia bisakah anda memberikan kami bantuan dengan teknologi di kota anda saat ini?..[melihat ke langit di luar]..senjata apapun itu yang mampu menahan kemampuan Akseleration!" Ucap Tuan Kyojuro


"Selain Pedang Sound Container ada beberapa peralatan yang mampu merusak Akseleration..[gugup]..aku tidak tahu apakah teknologi kami bisa digunakan atau tidak..[pusing]..ano, maaf kami akan segera menyiapkan teknologi kami untuk Tuan Kyojuro!" Ucap Calistia


Tuan Zhafi yang melihat keanehan dari Tuan Kyojuro kini mulai sadar akan ucapan sebelumnya dari Tuan Kyojuro yang mengatakan kalau dia merasakan sesuatu yang mengingatkannya dengan kenangan buruk di negaranya.


Tuan Zhafi mulai tahu apa yang sebenarnya Tuan Kyojuro rasakan melewati firasat miliknya dan ini terbukti kalau firasat milik Tuan Kyojuro sering terjadi karena itulah Tuan Zhafi berdiri dari kursinya lalu dia berbicara langsung kepada Raja dan Ratu Kota Asteria.


"..[melihat Tuan Zhafi mendekatinya]..Tuan Zhafi mohon maaf sebesar-besarnya tapi anda tidak boleh memperlakukan anak kecil sebagai alat terutama anak kami!" Ucap Raja Albert


Penjaga Raja dan Ratu Kota Asteria mulai agresif lalu Marga Ery langsung bertindak mencegah terjadinya pertikaian.


"Turunkan senjata kalian!" Ucap Hermes


"Aku tidak akan mengulangnya lagi..[jari dengan kuku tajamnya mengarah langsung ke leher penjaga]..tolong diam atau aku akan membunuhmu!" Ucap Michel


"..[berjalan menuju tengah antara Tuan Zhafi dengan Raja Albert]..Penonton dan seluruhnya melihat kita jadi mohon bicarakan ini dengan baik-baik tidak perlu dengan kekerasan dan sebagaimana kami yang sudah ditugaskan..[menatap Raja Albert]..kami akan melindungi Empat Pemerintah walaupun itu melawan Kota Asteria!" Ucap Mayuri


Tempat penonton utama kini menjadi medan untuk mengeluarkan ucapan yang mana belum ada kejelasannya lalu para penonton sekaligus MC mulai diam untuk melihat kejadian ini.


"..[berdiri]..Tuan Zhafi dan Tuan Kyojuro mohon tenang dan kembali duduk saat ini kita sedang di lihat banyak orang!" Ucap Tuan Chen

__ADS_1


"Itu benar sekali mohon sopan santunnya!" Ucap Tuan Kim


"Maaf...Tuan Chen dan Tuan Kim saat ini bukanlah masalah sopan santun lagi..[menatap tajam]..aku benar-benar merasakan ini sesuai dengan apa yang terjadi di negaraku dulu!" Ucap Tuan Kyojuro


Raja dan Ratu Kota Asteria menjaga Putri Ria untuk tidak digunakan kekuatannya lalu para Walikota yang melihat itu mulai memperhatikan kondisi dengan tenang lalu Professor Randolf buka suara.


"Kalian semua dengarkan dengan baik!..[seluruh orang yang menatap ke arah Professor Randolf]..Tuan Kyojuro apa itu ada hubungannya dengan perang itu?" Tanya Professor Randolf


"Itu benar..[panik]..Professor Randolf kamu pasti tahu apa itu bukan?" Tanya Tuan Kyojuro


"Yuuto menghilang..[ada yang kaget dan ada yang tidak karena belum kenal].." Ucap Professor Randolf


"Apa..[kaget]..kenapa di saat seperti ini dia menghilang...tch, aku tidak bisa menunggu lama..[mulai panik]..akan aku bongkar rahasia negaraku..[semuanya mendengarkan]..1 Januari 2035, telah terjadi perang dengan skala musuh dalam kategori Penjahat Class Negara..[Lima Walikota akhirnya tahu kejadian ledakan itu]..musuh yang kami lawan tidak sembarangan saat itu yang kita lawan adalah seorang monster dengan Aura yang akan membunuh siapapun yang merasakannya walaupun perang sudah kami menangkan tapi rasa takut yang musuh bawakan untuk kami sudah tertanam erat di hati kami saat itu dan saat inilah aku kembali merasakan Aura itu..[menunduk]..mohon Raja dan Ratu Kota Asteria saat ini aku tidak ingin itu kembali terjadi!" Ucap Tuan Kyojuro


Semuanya terkejut melihat Tuan Kyojuro yang sangat tegas dan pemarah mulai menunjukkan sifat paniknya dengan keadaan yang belum terjadi kepastiannya lalu Putri Ria keluar dari pelindung ayah dan ibunya dan mulai menatap Professor Randolf yang mana tadi membicarakan tentang Yuuto.


"..[putrinya di depan matanya]..Ria kembali aku mohon!" Ucap Raja Albert


"Sayang, aku tidak ingin kamu menjadi sebuah alat lagi!" Ucap Ratu Amari


"Ibu, ayah tenang..[tersenyum]..sekarang aku sama sekali tidak peduli tentang hal itu selama kalian masih menyayangiku dan mencintaiku..[tersenyum tulus]..aku akan selalu mencintai kalian berdua!" Ucap Putri Ria


Raja dan Ratu Kota Asteria merasakan sentuhan yang hangat dari putrinya yang mana selama ini itulah yang ingin mereka dengarkan lalu Putri Ria mulai mengeluarkan kekuatannya tapi sebelum itu dia bertanya kepada Professor Randolf.


"Apa yang terjadi dengan Yuuto?" Tanya Putri Ria dengan wajah takut


"Aku akan berbicara yang sebenarnya!" Ucap Professor Randolf


"Mata-mata itu mustahil saat ini kami sudah mengecek seluruh tempat ini!" Ucap Mayuri


"Itu benar kalau ada mata-mata pasti sensor gelombang bunyi milikku bisa merasakannya!" Ucap Michel


"Professor Randolf mohon untuk tidak mengarang cerita!" Ucap Hermes


"..[mengabaikan mereka]..Putri Ria tolong ramalkan apa yang akan terjadi dalam beberapa detik kemudian di masa depan!" Ucap Professor Randolf


"Saat Yuuto menjagaku, aku meramalkan dirinya..[semuanya mendengarkan]..matanya itu terang di luar tapi tidak terang di dalamnya, ramalan ini tidak begitu pasti karena aku merasakan sesuatu yang berusaha mengubah takdir di dalam dirinya Yuuto dan yang aku dapatkan saat Yuuto menjagaku adalah Kota White House akan hancur lembur!..[semuanya terkejut dan tidak percaya]..namun itu hanya bagian tengahnya saja, seorang anak dengan tampilan yang mengerikan melindungi kota ini sendirian melawan sosok yang sanggup melawan balik, selama ini aku belum pernah merasakan ketidaknyamanan dalam meramal dan hanya satu kali ini saja saat meramal Yuuto!" Ucap Ria


"Aku ingin kamu meramal diriku!" Ucap Professor Randolf


"Baiklah..[menatap kedua matanya Professor Randolf]..[kaget]..Kak Yuna..[semuanya bingung]..gawat, ada penyusup dan dia membuat Kak Yuna marah besar!" Ucap Ria


"Evakuasi seluruh penduduk ke tempat yang aman begitupun dengan para kandidat..[serius]..segera!" Teriak Tuan Zhafi menyuruh seluruh prajurit yang di pimpin oleh Jenderal


Kini, Tuan Kyojuro tubuhnya mati rasa karena merasakan sesuatu yang membuatnya mengingat perang itu lalu sosok pria bersandar di pintu keluar dari ruang penonton utama.


"Hmm..[Marga Ery langsung dalam posisi siaga]..Akseleration In Poker!..[tekanan gelombang bunyi membuka celah dimensi]..Empat Marga Ery ini cukup beruntung, kami akan segera membunuh kalian!" Ucap Helix


"Helix, dia masih hidup!" Ucap Tuan Chen

__ADS_1


"Semuanya jangan mengedipkan mata kalian..[panik]..Helix mampu membunuh kalian dalam sekejap mata!" Teriak Tuan Kim


"Kamu tahu banyak tentang diriku tapi aku tidak akan membunuh kalian hanya mereka berempat saja!" Ucap Helix


Seorang terbang di langit dan berteriak kencang, seluruh penonton keluar dari arena sesuai apa yang Tuan Zhafi minta kini suasana arena menjadi kosong namun satu kandidat di arena masih berdiri tegak tanpa bergeming sedikitpun dari Aura membunuh milik David.


"..[SFK: Jentikkan Jari]..[Marga Ery langsung menghilang dari tempatnya]..Graundila, aku akan membiarkanmu mengurus di sini..[celah dimensi terbuka di belakangnya]..selagi aku bertarung dengan mereka berempat!" Ucap Helix kemudian masuk ke dalam celah dimensi kemudian menghilang


"Apa yang terjadi saat ini?" Tanya Zen


"Marga Ery menghilang begitu saja dan juga orang aneh itu juga menghilang!" Ucap Calistia


"Calistia tenang jangan panik!" Ucap Uliyana


"Ria sini jangan lepaskan genggaman tangan kami!" Ucap Raja Albert


"Ria mari cari saudaramu!" Ucap Ratu Amari


"Ibu tunggu..[menangis]..Kak Yuna jangan biarkan dia sendirian..[meneteskan air matanya]..aku tidak ingin dia kesakitan!" Ucap Ria


Tiba-tiba pintu ruang penonton utama di tendang dengan keras hingga rusak lalu Kevin dan Baron serta yang lainnya mulai membantu mereka semua.


"Kevin, Baron apa yang terjadi!" Ucap Professor Randolf


"Semuanya dengarkan dengan baik segera keluar dari sini saat ini Yuna akan mengamuk!" Ucap Kevin


"Ria, aku tahu ini..[lelah karena lari]..Baron, aku ingin kamu membantu evakuasi seluruh yang ada di sini tapi serahkan Ria kepadaku!" Ucap Tina


"Apa maksudmu saat ini kondisi sangat berbahaya mana mungkin aku membiarkan putriku bersamamu!" Teriak Ratu Amari


Seluruh perempuan teriak histeris di luar karena melihat kondisi Alicia yang mana sangat menyakitkan untuk di lihat dengan kedua mata.


"Tolong, aku sangat minta tolong kepada kalian saat ini Ria dan aku adalah pengguna kemampuan spesial jadi kita berdua bisa menolong Alicia yang terluka parah!" Ucap Tina


"Kemampuan Spesial?" Gumam Tuan Kyojuro


"Ayah, ibu biarkan aku ikut dengan Kak Tina..[orang tuanya memarahi Ria namun Ria tetap teguh dengan pendiriannya]..kekuatanku ini akan aku gunakan untuk membantu yang kesulitan jadi ayah, ibu aku mohon lepaskan aku untuk saat ini saja!" Ucap Ria


Keadaan menjadi sangat panik namun keadaan itu mulai berganti menjadi pertahanan mental.


"Gawat, Akseleration!..[menarik napasnya hingga perut terhisap]..Mental Blok!" Ucap Baron


"Tch...[berlari ke depan lalu teriak dengan keras]..Alicia masih bisa selamat dasar bodoh jangan emosi!" Teriak Kevin


Aura mematikan ini mulai menyebar ke seluruh arena yang mana David menunggu dengan tenang di sekitar arena beserta dengan darah yang ada di wajahnya dan juga tangannya. Yuna mulai menunjukkan taring buasnya kepada dua orang musuhnya karena dia merasakan kalau Alicia saat ini terluka parah.


"Dengarkan aku semuanya!..[teriakan Yuna sangat kencang]..[matanya sangat serius]..[mengeluarkan pedangnya]..selesaikan ini dan selamatkan Alicia jangan sampai Yuuto melihat kejadian ini..[menatap Kevin dengan tatapan tajam]..kalian tahu bukan apa yang akan terjadi kalau Yuuto melihat keadaan Alicia!" Teriak Yuna


Semua yang mendengar perkataan Yuna mulai tahu apa yang Yuna maksud dan segera mereka mulai evakuasi dan mulai menyelamatkan Alicia sekaligus menyembuhkannya. Kondisi Alicia saat ini terluka sangat parah hingga butuh perawatan yang luar biasa fokus dengan kesembuhan seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2