World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 143: Otak Duplikasi Yang Merupakan Artificial World


__ADS_3

Cuplikan Chapter 142.


Hiru kembali jalan menuju ruangannya namun sebelum itu dia ke mobilnya dulu untuk mengambil kotak yang isinya otak duplikasi Nisuta dan Yamada sedangkan Lucas langsung melakukan tugasnya.


"..[Membuka bagasi mobilnya]..[Mengambil kotak]..Akhirnya kamu berada di tangan yang benar !" Ucap Hiru lalu dia pergi ke ruangannya


Otak Duplikasi Nisuta dan Yamada adalah duplikasi otak yang terbilang istimewa karena otak duplikasi ini berkembang perlahan demi perlahan bahkan sekarang otak duplikasi ini berwarna biru terang dan menampilkan bentuk yang jaringan-jaringan yang ada tulisan dan jaringan tersebut saling tersambung satu sama lain.


Hiru yang sudah di dalam ruangannya langsung membuka kotak tersebut..[SFX: Blink]..Jaringan-jaringan tulisan tersebut bergerak sangat cepat dan memancarkan gelombang bunyi yang mana membuat Hiru sedikit pusing.


"Aku tidak salah mengambil otak duplikasi mereka berdua yang seharusnya otak duplikasi ini masih belum sempurna dan harus di proses ke Project Transfer Memory tetapi otak duplikasi mereka berdua seakan-akan hidup dan berkembang..[SFX: Blink]..Gelombang bunyi terus memancar dari otak duplikasi ini sedikit membuatku pusing !" Ucap Hiru


[Di lain sisi]


Voice Head sudah mendengar isi pikiran dari Hiru hanya sedetik waktu saya


"Hmm, orang yang ceroboh..[Melihat Yamada yang sedang sisir rambut di cermin melalui matanya Yamada]..Otak Duplikasi itu memang seharusnya kamu miliki Hiru karena kamu akan menciptakan dunia buatan dengan kedua otak duplikasi itu. Perbuatanmu akan menjadi sejarah yang di takuti oleh seluruh dunia dan sejarah kedua akan menjadi keputusasaan bagi seluruh umat manusia !" Gumam Voice Head


Yamada terus menyisir rambutnya dengan senyuman yang tidak ada tujuannya, menatapi cermin dengan tatapan kosong, dan menyisir rambut sampai rambutnya rontok.


"Hiru, kamu selamanya akan berada di telapak tanganku dan berusahalah bekerja dengan baik walaupun aku tidak memperintahmu lagi !" Gumam Voice Head


[Kembali ke Hiru yang masih di ruangannya]


"Otak duplikasi ini pasti akan ada manfaatnya di masa depan nanti lebih baik aku menyimpannya dan biarkan otak duplikasi ini berkembang !" Ucap Hiru


Hiru menyimpan kotak tersebut ke brankas yang menurutnya sangat aman dan tidak akan ada yang mengambilnya.


"..[Menutup pintu ruangannya]..Akhirnya..[Tersenyum]..Voice Head dimana kamu ?" Teriak Hiru


Sengatan listrik langsung menyambar otak Hiru yang mana itu adalah tanda kalau Voice Head berada di kepalanya Hiru.


"Kenapa kamu memanggilku ?" Tanya Voice Head di dalam kepalanya Hiru

__ADS_1


"Sebulan lagi aku akan membuat Nisuta menembak Yamada setelah itu apa yang akan kamu perintahkan untukku ?" Tanya Hiru


"Jarang sekali kamu bersemangat..[Hiru hanya tersenyum]..Bulan Juli kamu akan membuat dua orang yang merupakan sahabat dan saudaramu mati di depan matamu dan kamu yang membuat mereka berdua mati setelah Nisuta menembak Yamada pasti dia akan menembak dirinya, aku ingin kamu mengawetkan kedua tubuh mereka lalu biarkan sampai kamu menyelesaikan sifatnya Yuu setelah itu akan aku jelaskan lagi apa yang harus kamu lakukan !" Ucap Voice Head


"Mengawetkan tubuh mereka berdua..[Menghela napas]..Merepotkan sekali lebih baik aku langsung membakarnya sampai menjadi abu !" Ucap Hiru


"Tenang itu tidak akan lama lagi !" Ucap Voice Head


Hiru kembali ke ruangan khusus untuk Yuuto..[SFX: Membuka pintu]..Terlihat Yuuto masih menonton rekaman dengan matanya yang memerah karena tidak berkedip sama sekali.


"Hiru apakah itu kamu ?" Tanya Yuuto


"Benar ini aku !" Balas Hiru


"Lucas di pelayan yang sangat setia bukankah begitu ?" Tanya Yuuto


"..[Bergumam]..Jarang sekali dia mengajakku berbicara..[Kaget]..[Selesai bergumam]..Lucas memang pelayan setiaku bahkan dia mau mengikuti semua perintahku apapun itu bahkan harus membunuh dia mau melakukannya !" Ucap Hiru


"..[Tertawa]..Yang benar saja, aku ini belum pernah melakukan pembunuhan !" Ucap Hiru


"Terserah dirimu..[Suasana menjadi sunyi]..Hiru sedikit lagi, aku kurang sedikit lagi yang akan membuat kepalaku meledakkan rasa sakit yang sangat menyakitkan dan kamu akan mendapatkan sifat yang kamu mau jadi sebulan lagi kamu akan memberikan aku rekaman yang sangat menyakitkan untukku bukankah begitu ?" Tanya Yuuto


"Benar..[Tertawa kecil]..Kamu ini senang sekali mendengar percakapan kami berdua !" Ucap Hiru


"Pikiranku selalu berubah-ubah yang dulu ingin membunuhmu dengan cepat kini perlahan menghilang sebenarnya ada apa dengan pikiranku itulah yang selalu aku pikirkan tapi aku tidak menemukan jawabannya dan sekarang aku sudah tahu saat ini pikiranku memaksa untuk melupakannya !" Ucap Yuuto


"Yuu kamu ini sudah aneh sejak dulu..[Yuuto menatap Hiru]..Sembuh dengan cepat dari kondisi menerima dua Memory yaitu Memory Nisuta dan Yamada, Sembuh dengan keadaan yang aneh dariĀ  kondisi menerima Memory milikku lalu apa lagi yang akan kamu tunjukkan kepadaku..[Mendekati Yuuto]..Dari dulu sampai sekarang kamu ini berbeda dengan manusia lainnya bukankah menurutmu begitu ?" Tanya Hiru


"Mungkin kamu ada benarnya tapi apa aku ini benar-benar manusia ?..[Memberikan pertanyaan untuk dirinya sendiri]..Sudah terjawab kalau aku ini masih manusia. Merasakan rasa sakit, merasakan perasaan dan apa yang ada di manusia, aku memilikinya itu sudah cukup membuktikan aku ini manusia !" Ucap Yuuto dengan tegas


"Baiklah biarkan aku menganggap dirimu sebagai manusia..[Melihat matanya yang tidak pernah kedip]..Hebat kamu tidak berkedip selama 10 menit !" Ucap Hiru


"Cukup dengan pujianmu sekarang keluar dan berikan aku rekaman yang selanjutnya saat sudah bulan Juli !" Ucap Yuuto

__ADS_1


"Sebaiknya kamu tidak perlu mempertahankan mental yang kamu miliki itu karena yang ada hanya rasa sakit yang menyakitkan !" Ucap Hiru lalu menutup ruangan khusus Yuuto


"Mentalku sudah hancur lembur karena dirimu jadi tidak perlu memberikan peringatan !" Ucap Yuuto


Hiru berjalan menuju ke teras rumah untuk memandang langit dan bersantai dengan meminum beberapa secangkit teh yang hangat.


"..[Duduk di kursi]..Lucas buatkan aku teh hangat !" Ucap Hiru


"Baik tuanku !" Ucap Lucas


Beberapa menit kemudian


"Tuanku ini adalah teh hangat yang anda minta !" Ucap Lucas


"Terima kasih..[SFX: Seruppp]..Ahhh, mantap sekali minum di saat seperti ini !" Ucap Hiru


"Anda benar sekali tuanku !" Ucap Lucas


"..[Mencium aroma yang tidak enak]..Lucas apa kamu mengubur mayat di halaman ?" Tanya Hiru


"Ahhh. maaf tuan saya tidak bisa mengubur di tempat lain karena akan bahaya jika diketahui oleh polisi !" Ucap Lucas


"Hmm, bau ini mengingatkanku dengan bau kotoran anjingku saat buang air besar di dekat tempat tidurku !" Ucap Hiru


"Kalau begitu saya akan membakar mayat mereka lebih baik anda menunggu di dalam kamar anda untuk beberapa jam !" Ucap Lucas


"Bau rumput hijau di halaman rumah itu sangat menyegarkan daripada bau mayat yang sudah membusuk !" Ucap Hiru


Hiru pergi ke kamarnya dan menonton Lucas yang menggali setiap halaman yang mana ada mayat dari pelayan dengan memakai masker dan sarung tangan, Lucas mengambil mayat dengan mudahnya lalu menyalakan api besar untuk membakar tubuh mayat tersebut sampai menjadi abu.


Asap dari api tersebut sangat besar namun tidak akan sampai ketahuan oleh orang lain karena itu Hiru terus melanjutkan pekerjaannya sedangkan Hiru meminum teh dengan santai menunggu waktu dimana NIsuta dan Yamada akan tiada.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2