World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 134: Kakeknya Hiru Okama


__ADS_3

Hiru tinggal bersama dengan keluarganya membiarkan pelayannya yang mengurus mereka bertiga sampai bulan Juni hingga saat itu tiba, Hiru bersama dengan keluarganya melakukan banyak hal seperti berlibur, piknik dan belanja bersama.


Hiru sangat bahagia dengan keluarganya ini dan dia juga sadar mengapa saat itu Nisuta sangat bahagia ketika bersama dengan Yamada dan Yuuto jawabannya adalah keluarga adalah harta karun yang sangat tidak tertandingi nilainya.


Untuk itu kepala keluarga akan melakukan apapun untuk keluarganya itu namun Hiru tidak mempunyai jiwa seperti itu karena dirinya yang tidak ingin keluarganya tahu siapa dia sebenarnya jadi Hiru bukanlah kepala keluarga yang akan melakukan apapun untuk keluarganya, dia hanya seorang pengecut.


Hari demi hari terus terlewatkan sampai dimana hari penyiksaan tiba yaitu bulan Juni, Hiru berpamitan dengan keluarganya untuk pulang ke Rumah Lab.


"..[Angin pagi hari]..[Di depan pintu]..Bisakah kamu lebih lama lagi tinggal di sini ?" Tanya Ruiki


"..[Menghela napas]..[Menyentuh pipi Ruiki]..Bersabarlah sayang kalau Project ini selesai kita akan bersama selamanya !" Ucap Hiru


"..[Menyentuh tangan Hiru]..Kalau begitu cepatlah selesaikan dan jangan membuatku menunggu !" Ucap Ruiki


Suara mereka berdua terdengar sampai ke kamarnya Alicia sehingga dia terbangun dari tidurnya lalu Alicia turun ke bawah dengan mata yang buka tutup ketika di depan pintu.


"..[Menggosok mata kirinya]..Ayah kamu mau kemana ?" Tanya Alicia


"..[Jongkok]..Ayah harus bekerja dan pulangnya ayah tidak tahu jadi tunggu ayah sampai selesai bekerja !" Ucap Hiru sambil mengelus kepala Alicia


"Ehhh..[Memeluk ayahnya]..Ayah bakal pulangkan ?" Tanya Alicia


"..[Berdiri]..Benar, ayah akan pulang jika sudah selesai !" Ucap Hiru


"Baiklah, jangan sampai membuat ibu rindu dengan ayah !" Ucap Alicia sambil tertidur di samping pintu


"..[Menggendong Alicia]..Anak memang anak yang sifatnya dewasa kalau begitu, Hiru selamat bekerja !" Ucap Ruiki


"..[Matanya melotot]..[Matanya melayu]..Aku berangkat dulu !" Ucap Hiru


Hiru pergi ke Rumah Lab menggunakan mobilnya dengan cepat dia kembali Rumah Lab untuk memeriksa keadaan. Tidak memakan waktu lama hanya 25 menit, Hiru sudah sampai di Rumah Lab dengan beberapa pelayan yang menunggu kedatangan Hiru.


"..[Keluar dari mobil]..Hey kenapa begitu banyak pelayan di sini kalian sedang apa ?" Tanya Hiru

__ADS_1


Tiba-tiba keluar pelayan yang sangat terhormat bagi keluarga Hiru yaitu Pelayan bernama Alexander yang ingin bertemu dengan tuannya yang sudah lama tidak pulang ke rumah kakeknya.


"Tuan Hiru selamat datang..[Menyambut dengan sopan]..Mari bicara di dalam, saya akan menjelaskannya !" Ucap Alexander


"Alex..[Marah]..Bagaimana dengan Lucas, dimana dia ?' Tanya Hiru


Note.


Lucas adalah Pelayan Hiru yang sudah banyak membantu kegiatan Hiru selama ini bahkan hanya Pelayan Lucas yang mau bertahan melihat kenyataan bahwa tuannya adalah seorang psikopat sedangkan kalau orang lain yang melihat kenyataan itu akan melakukan sesuatu untuk melawan Hiru. Lucas sudah banyak dialog di chapter namun saya hanya menulisnya dengan 'Pelayan Hiru'.


"Lucas ??..[Berpikir]..Anak itu sudah saya berhentikan karena kurangnya kompeten dalam bekerja !" Ucap Alix


"..[Kesal]..Apa kamu bilang, cepat kembalikan dia atau aku akan..." Ancam Hiru


"Tuan tenanglah mari kita bicara di dalam !" Ucap Alex


"Cepat  dan panggil Lucas kemari !" Teriak Alicia


"Ini perintah kakek !" Ucap Alex


"Perintah kakek adalah cepat selesaikan masalahmu, ada maslaah lain yang harus kamu selesaikan. Itu yang kakek bicarakan !" Ucap Alex


"Berikan balasanku kepada kakek kasih aku waktu beberapa bulan untuk menyelesaikan masalahku !" Ucap Hiru


"Tuan Hiru apa sebenarnya masalah anda, apa yang sedang anda kerjakan dan mengapa Rumah Lab sebesar ini hanya ada sedikit orang saja lalu kenapa aku selalu mencium bau darah dimana-mana ?" Ucap Alex


"Cih, itu bukan bau darah hanya bau pewarna berwarna merah yang ada di ruangan tunggu beberapa waktu yang lalu, aku mewarnai rumah ini dengan cat berwarna merah  !" Ucap Hiru


Hiru mengucapkan kebohongannya kepada Alex


"Lalu mana yang anda cat Tuan Hiru ?" Tanya Alex


"Jangan terkejut jika kamu melihat ini..[Berjalan masuk ke rumah]..Lihat di samping sana !" Ucap Hiru

__ADS_1


Sebuah boneka berwarna merah sedang duduk di lantai.


"Boneka..[Bingung]..Ehhh, bukannya mewarnai rumah ?" Tanya Alex


"Tertunda karena hujan di hari itu juga sebelum kami mengecat jadi kami tidak ingin cat itu basah karena hujan !" Ucap Hiru


"Hooo, seperti itu..[Duduk di kursi]..Baiklah..[Menelepon kakek Hiru]..Halo, Tuan saya ingin memberitahu anda kalau ada waktu !" Ucap Alex


"..[Duduk di sofa sambil menatap jendela kaca]..[SFX: Kringg]..[Kaget]....[Mengangkat telepon]..Alex JANGAN MEMBUATKU KAGET SEPERTI ITU ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU !" Ucap Kakeknya Hiru


"Baik, baik, baik Tuan tolong beri saya waktu sebentar untuk menjelaskan kalau Tuan Hiru tidak bisa datang karena dia masih ada urusan !" Ucap Alex di telepon


"Urusan..[Menghela napas]..Berikan telepon ini ke Hiru, Cepat !" Teriak Kakeknya Hiru


Alex langsung memberikan teleponnya ke Hiru lalu terjadi percakapan yang tidak biasa.


"Hey bodoh kamu lagi menyiksa bukan ?" Tanya Kakeknya Hiru


"Apa maksud kakek, aku tidak tahu apa yang kakek bicarakan ?" Tanya Hiru


"Jangan berbohong kepadaku, cepat bilang iya atau tidak !" Ucap Kakeknya Hiru


"..[Menghela napas]..Lakukanlah sendiri urusan kakek dan aku akan mengurus urusanku sendiri jadi pergilah dan diam di tempat tidur seperti biasanya !" Ucap Hiru


"Jahat sekali dirimu, kamu menyiksa saudaramu ?" Tanya Kakeknya dengan nada sedih


"Diam kakek..[Mematikan telepon]..Cih, Alex kalau kamu tidak mencari Lucas dan tidak membawanya ke sini jangan harap kamu bisa melihat permukaan lagi !" Ucap Hiru


"..[Takut]..Baik akan saya lakukan Tuan Hiru, semuanya bubar cari Lucas dan bawa dia kemari sekarang itu adalah tugas kita !" Teriak Alex


Hiru masuk ke dalam Rumah Lab dengan perasaan tidak senang membuat dirinya tidak terkendali sampai merusak beberapa barang di Rumah Lab.


Kakeknya Hiru adalah orang yang membantu Nisuta sekaligus adalah orang tua bagi Nisuta sehingga di antara mereka berdua saat itu terjalin sebuah hubungan cucu dan kakek karena itulah Kakeknya Hiru sangat sedih mengetahui kalau Hiru menyiksa saudaranya sendiri tapi bagaimana kakeknya tahu kalau Hiru sedang menyiksa saudaranya sendiri kita tidak ada yang tahu tapi ini akan di jelaskan nanti saat kakeknya Hiru memanggil Hiru lagi untuk datang ke rumahnya.

__ADS_1


Lucas entah kenapa pergi kemana karena sekarang dia sudah diberhentikan oleh Alex sang pelayan terhormat namun Hiru masih menbutuhkan pelayan setianya itu untuk mendampinginya. Di sini Alex beserta pelayan lainnya tidak mengetahui apa yang Hiru lakukan karena itu Hiru merasa masih aman untuk tidak membunuh pelayannya namun kalau sampai ketahuan, Hiru akan melakukan apapun untuk membungkam mulut mereka.


Bersambung...


__ADS_2