
Cuplikan Chapter 162.
...Pukul 00.00...
Pohon, tanaman dan rumput bergerak dengan cepat karena hembusan angin yang mana asalnya dari Hiru yang memperkuat gelombang bunyinya.
"..[SFX: Gelombang Bunyi]..Mari kita mulai pembantaian..[SFX: Jari berbunyi]..Tengah malam ini !" Ucap Hiru
Tuan Kyojuro mengangkat radionya tepat di depan mulutnya lalu menarik napas dalam-dalam, urat muncul di lehernya.
"TEMBAK !" Teriak Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)
Teriakan Tuan Kyojuro membuat hati seluruh pasukan berguncang, kulit merinding dan darah memanas. Serangan dari depan, belakang, sampin kiri dan samping kanan meluncur mengarah ke Hiru yang sedang berdiri.
"..[SFX: Tembakan]..Akseleration !..[SFX: Slow]..[Hiru mempercepat pikirannya melebihi manusia pada umumnya]..[Matanya membuka lebar]..Mereka menyerangku dari segala arah..[SFX: Slow]..Dari kecepatan peluru, aku bisa melompat ke atas dengan ini mereka akan terkena tembakan mereka sendiri..[Peluru bergerak lambat]..Kalau begitu..[SFX: Gelombang Bunyi]..[SFX: Lompat]..[Slow langsung menghilang kemudian peluru bergerak cepat namun tidak mengenai Hiru].." Gumam Hiru
..[SFX: Ting-Ting]..Hiru yang berada di udara mendengar suara yang membuatnya terkejut.
"Mereka..[Melihat dari atas]..Menggunakan perisai sambil menembak..[Tersenyum].." Ucap Hiru di udara
"Tembakan misil !" Teriak Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)
"..[SFX: Misil]..[Tersenyum senang]..[Enam misil meluncur tepat di seluruh arah jangkauan Hiru]..Akseleration !..[Memasuki Gelombang Bunyi ke dalam tubuhnya]..Anti Artillery !..[SFX: Cyuussss]..[SFX: Daarrrr]..[Ledakan besar di udara membuat seluruh pasukan melihatnya].." Gumam Hiru
"Apakah berhasil ?" Tanya Pasukan Khusus yang mengoperasikan misil
"Semua Pasukan Polisi Elit akan maju menyerang dan Pasukan Khusus Sniper bantu kami gunakan Barrett M82 buat pertahanannya pecah !" Teriak Pasukan Polisi Elit Number 1
Semua Pasukan Khusus bingung dengan perintah dari Polisi Elit yang maju ke depan menggunakan katana tapi sang kapten...
"Kalian dengar itu cepat follow Polisi Elit !" Teriak Pasukan Khusus Number 1
Para Pasukan Khusus langsung mengambil Sniper Barrett M82 ketika asap dari ledakan menghilang betapa terkejutnya mereka melihat sosok tubuh Hiru yang masih utuh terjun ke bawah dengan mata berwarna sedikit merah di tengahnya..[SFX: Darrr]..[SFK: Krekk]..Tanah retak karena Hiru jatuh dengan cepat.
__ADS_1
"Pasukanku jangan mati !" Teriak Pasukan Polisi Elit Number 1
"Siap Komandan !" Teriak Seluruh Pasukan Polisi Elit
Debu mulai menghilang terlihat Hiru dalam mode serius tidak ada senyuman lagi saat ini Hiru tidak meremehkan mereka semua..[SFX: Ting Tang]..Hiru dan seluruh Pasukan Polisi Elit saling baku hantam, mereka sangat terkejut karena Hiru mampu menahan katana yang di selimuti aliran listrik bahkan katana dengan kobaran api mampu Hiru tahan dengan tangan kosong lalu mematahkannya.
Hiru menghajar mereka satu per satu menari..menari..menari seperti penari profesional membuat Pasukan Khusus kaget melihat musuh mereka seketika membantu Pasukan Polisi Elit dengan menembakkan Sniper terkuat di dunia..[SFX: Tembakan]..Hiru menghindar setiap tembakan namun satu tembakan mengenai tubuh Hiru yang mana membuat pertahanan Hiru tembus mengenai bagian lengannya hingga memperlihatkan lubang yang lumayan besar.
Polisi Elit kembali menyerang dengan serentak menggunakan katana dengan lapisan suhu yang sangat panas..[SFX: Gelombang Bunyi]..Lengan kiri Hiru langsung tidak bisa bergerak karena tulang di dalamnya sudah retak karena tembakan tadi membuat Hiru berpikir harus bertahan dari katanan lapisan suhu panas.
"Akseleration !..[SFX: Slow]..[Matanya fokus dalam pertarungan]..Tinggal 20 pengguna serangan dekat..[Melihat dari kejauhan samping kanan dan samping kiri]..10 Penembak Jitu dari samping kanan dan kiri yang harus aku lakukan adalah bertahan lalu menghancurkan Artileri dan Sniper Barrett itu namun Katana Lapisan Suhu Panas ini..[Kagum]..Bagaimana bisa mereka berpikir sejauh itu tidak ada waktu untuk berpikir lagi saat ini otakku masih dalam keadaan normal belum mencapai batas kalau begitu..[SFX: Gelombang Bunyi]..[Tangan kanan Hiru menyentuh tanah]..Akan aku gunakan halaman rumahku ini sebagai senjata !..[SFX: Slow Menghilang]..Manipulation Akseleration: Throns !" Gumam Hiru
Sebuah Duri dari tanah muncul mengenai bagian perut dari sepuluh Polisi Elit..[SFX: Muntah Darah]..Yang lainnya berhasil selamat karena reflex langsung memotong duri yang muncul dengan cepat. Hiru langsung menekan pijakan tanah dengan kuat lalu melompat ke depan dengan kecepatan yang luar biasa bahkan membuat pohon tumbang.
"Dimana musuhnya ?" Teriak Pasukan Khusus Sniper
Penjaga Artileri terkejut melihat Hiru tepat di depannya karena rasa takutnya yang membuat jantung berdegup lalu Hiru memanfaatkan suara jantung itu kemudian meledakkan jantung penjaga Artileri.
Dua belas penjaga Artileri terbunuh dan tidak ada lagi yang bisa mengoperasikan Artileri namun Hiru tidak membiarkan Artileri digunakan lagi dengan mengumpulkan Gelombang Bunyi..[SFX: Gelombang Bunyi]..Hiru Menekan tangannya seperti mau mencengkeram sesuatu lalu perlahan-lahan Artileri hancur lembur saat Hiru menekan cengkeramannya.
"Lupakan Artileri tetap di posisi kalian jangan membuka diri tetap tekan musuh lalu Polisi Elit, aku serahkan sandera di dalam Rumah Lab segera amankan sandera !" Teriak Tuan Kyojuro di radio
Hiru tertekan karena tembakan Sniper Barrett membuatnya terus menahan segala peluru yang mengenai tubuhnya sedangkan Polisi Elit masuk ke dalam Rumah Lab dengan cepat mereka memeriksa setiap ruangan lalu menemukan tubuh seorang anak-anak sedang tertidur.
"Tuan Kyojuro kami menemukan sandera !" Ucap Polisi Elit Number 1 sambil kelelahan
"Amankan sandera jangan sampai musuh tahu lokasi keluar dari sangkar burung !" Teriak Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)
Suara Pasukan Khusus Sniper tidak terdengar sama sekali tiba-tiba terdengar suara yang membuat seluruh pasukan merasa kesal dan marah di dalam radio.
"Ehhh, kalian sudah mengamankan sandera..[Hiru menekan tenggorokkan salah satu anggota Pasukan Khusus Sniper hingga patah]..[Mengangkat Radio]..Lumayan kalian sangat hebat bahkan aku sudah tidak lama bersenang-senang seperti ini !" Ucap Hiru di radio
"Tch..Komandan Pasukan Khusus dan Elit beritahu aku sisa para pasukan ?" Tanya Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)
__ADS_1
Hiru duduk dengan santai di batang pohon yang tumbang karenannya.
"Pasukan Khusus tersisa 60 anggota dan yang terbantai habis adalah Pasukan Artileri dan Pasukan Sniper kami sudah hilang koneksi dari pasukan mereka !" Ucap Pasukan Khusus Number 1
"Pasukan Polisi Elit tersisa 10 anggota saat ini kami sedang mengamankan sandera, Tuan Kyojuro saya ingin anda mempermainkan papan dengan formasi jarak dekat..[Mengeluarkan katana berwarna merah]..Lima orang dari Polisi Elit termasuk aku akan melawannya jadi saya serahkan sandera kepada sisa anggota saya dan Pasukan Khusus tolong jangan ganggu kami !" Ucap Polisi Elit Number 1
"Tuan Kyojuro apa perintah anda ?" Tanya Pasukan Khusus Number 1
"Utamakan sandera dan amankan !..Beri kami waktu untuk menyiapkan persenjataan selama mungkin !" Ucap Tuan Kyojuro (Pemerintahan Jepang)
"Ehhh..Kalian serius meninggalkan mereka..[Berjalan kembali ke tengah halaman rumah]..[Melihat katana dengan warna merah]..[Hiru langsung menggunakan mode seriusnya]..Aku tahu Polisi Elit ini bukan sembarangan pasukan kalian ini adalah keturunannya bukan ?" Tanya Hiru
Lima Polisi Elit mengarahkan katana mereka ke Hiru dengan mata yang penuh tekad.
"Bukan..[Melihat mereka berlima dengan memegang katana merah]..Kalian ini adalah Marga Ery yang mampu melawan Akseleration dengan kemampuan berpedang kalian sungguh membuatku bahagia karena dapat melihat para tetua Marga Ery !" Ucap Hiru
"Hoose Ery, aku akan memotongmu !" Ucap Hoose dengan tarikan napas
"Rimyu Ery, aku akan menebasmu !" Ucap Rimyu sambil menutup matanya
"Enji Ery, aku akan menahan segala serangan yang kamu lakukan !" Ucap Enji sambil fokus ke pendengarannya
"Kamuri Ery, aku akan mencari kelemahannya !" Ucap Kamuri sambil memfokuskan matanya
"..[Berdiri di depan]..Tonari Ery..[Menancapkan katananya di tanah]..Seluruh aliran, akan aku kalahkan kamu saat ini juga Hiru Okama !" Ucap Tonari dengan wajah yang serius seperti Hiru
"Aku tidak akan meremehkan kalian berlima..[SFX: Gelombang Bunyi]..Akseleration !..[Tanah, batu dan angin berguncang, terbangan dan menyabit]..Break Mind Limit !" Ucap Hiru
Lima Marga Ery berhadapan dengan Hiru yang mana sampai merusak batas pikiran Akseleration saat ini Hiru mampu menggunakan seluruh kemampuannya.
Bersambung...
__ADS_1