
Cuplikan Chapter 198.
"Yuuto kamu akan pergi ke mana?" Teriak Yuna
"..[melihat ke belakang]..Ada sesuatu yang ingin aku ambil di rumah lamaku..[Yuuto melompat ke atas]..tunggu sampai aku kembali dan pastikan kalian menjaganya sampai aku datang!..[SFX: Wusshh].." Teriak Yuuto
Yuuto menggunakan Akseleration Air Boost menuju ke Kota Hometown untuk mengambil sesuatu di rumah lamanya.
"..[mengingat kenangan dirinya bersama dengan ibunya]..Ingatan ini tidak berasal dari ingatan Shinigami..[SFX: Wusshh]..apakah ini ingatan dari Hollow?..[Yuuto melaju dengan sangat cepat hingga seperti roket]..pikiran dan sikapku sedikit demi sedikit mulai tidak teratur bahkan..[kesal]..aku memperlihatkan sisi buruk dan keji kepada mereka sebenarnya aku ini penjahat atau pahlawan?" Gumam Yuuto kepada dirinya sendiri
Batas Pikiran milik Yuuto masih dalam jangkuan aman tapi jika Yuuto bertarung seketika Batas Pikiran akan masuk ke dalam peringatan lalu dengan cepat masuk ke bagian akhir karena itu Yuuto berusaha semakismal mungkin menghindari pertarungan yang akan tiba-tiba terjadi ketika dia dalam perjalanan menuju ke rumah lamannya.
Yuuto melesat cepat bagaikan roket hingga hanya tiga jam saja, Yuuto sudah sampai di Kota Hometown tepatnya di bangkai Rumah Lab, banyak sekali jamur dan lumut yang menutupi sekitar area bahkan rumput liar sudah sepanjang perut Yuuto.
"Aku masih ingat di mana aku meletakkannya namun dengan kondisi seperti ini akan sulit untuk mencarinya kalau begitu..[menarik napas lalu menghembuskannya]..Akseleration!..[SFX: Sleettt]..[Yuuto memotong rumput liar dengan napas yang keluar dari mulutnya menjadi setajam pedang]..aku dulu mengubur topeng itu dan menganggap topeng itu sebagai harta karun milikku!" Gumam Yuuto sambil menunduk dan menggali
Yuuto terus mencari kotak yang isinya Topeng Halloween namun karena bidang tanah yang sudah berbeda dari ingatan Yuuto pada masa lalu membuat dirinya kesulitan untuk mencari posisi yang tepat.
Namun pada penggalian ke 30 kali ada sebuah benda keras menyentuh cangkul seketika Yuuto memeriksa dengan menggunakan kedua tangannya...akhirnya, Yuuto menemukan kota harta karun yang dia buat saat masih kecil.
"Akhirnya..[duduk di pohon yang mana ukurannya sangat besar]..pohon ini seperti di Dunia Artificial World kalau tidak salah namanya The Green!" Ucap Yuuto lalu dia membuka kotaknya
Ketika terbuka terlihat sebuah topeng dengan ukiran yang sangat bagus dan indah seketika membuat Yuuto mulai mengingat kenangan bersama dengan ibunya lalu Yuuto memasang topeng itu ke wajahnya..[SFX: Deg-Deg]..jantung Yuuto mulai berdegup kencang hingga dia kesakitan lalu Yuuto mulai mendengar suara Hollow dari topeng itu.
"Bagaimana apa kamu sudah mulai tenang?" Tanya Hollow yang tahu permasalahan sebelumnya
Detak jantung Yuuto mulai berdegup secara normal kemudian Yuuto yang sudah dapat mendengar suara Hollow mulai mempertanyakan percobaannya dalam permainan buatan Hollow.
Hari sudah mulai gelap dan Yuuto masih berdiam diri di pohon besar itu bersama dengan lawan bicaranya yaitu Hollow.
"Apa kamu yang memberikan ingatan kenangan itu?" Tanya Yuuto
__ADS_1
"Benar sekali bahkan Akseleration World Thread juga dariku seharusnya kamu senang!" Ucap Hollow
"Hollow...aku ingin menyelesaikan permainanmu yang mana tinggal lima kali percobaan lagi dalam sehari ini akan aku pastikan mendapatkan seluruh ingatanku!" Ucap Yuuto
"Hmm...apakah kamu sudah memiliki teman?" Tanya Hollow
"Kenapa kamu bertanya begitu tentu saja aku punya!" Balas Yuuto
"Baiklah, mari kita lakukan permainan yang sangat ingin kamu mainkan ini!" Ucap Hollow
Yuuto mulai kehilangan kesadaran dirinya dan dia tertidur di dahan pohon besar lalu dia tersadar kalau dirinya sedang berada di dunia Hollow.
"Mari kita mulai dari awal!" Ucap Hollow
Yuuto langsung bergerak dengan cepat. step by step dengan aman tanpa terluka karena sebelumnya dalam 85 kali percobaan...Yuuto sudah mengingat setiap serangan yang akan muncul pada akhirnya Yuuto berada di percobaan ke 86 yang mana dia sudah waspada dengan tiga serangan itu.
"Sedikit lagi, aku akan sampai ke pembatas hanya perlu waspada dan mempertajam indra..[fokus]..[SFX: Plasstt]..dua serangan dari kanan dan kiri yang harus aku lakukan adalah memilih racun atau penawar..[menghindari dua serangan itu lalu fokus melihat dua serangan itu]..tunggu..[serangan muncul dengan kecepatan yang luar biasa menembus paru-paru Yuuto]..[SFX: Buukkk]..aaggghh, serangan dari depan adalah racunnya..[tubuh menjadi lemas kemudian tubuhnya terjatuh]..aku sama sekali tidak bisa merasakan apapun dari dua serangan tadi!" Gumam Yuuto
"Tunggu, apa maksudmu?" Tanya Yuuto
"Hmm...intinya dua serangan tadi racun dan penawarnya saling berpindah-pindah secara cepat hingga susah untuk membedakannya!" Ucap Hollow
"Kamu tidak menjelaskannya dari awal!" Gumam Yuuto yang tergeletak lemas
Yuuto berkomunikasi dengan Hollow melewati telepati. Kemudian, Yuuto mati karena racun yang dia alami...keadaan terus sama yang mana Yuuto terus mati dalam permainan itu bahkan yang sekarang dia sudah tidak akan mempercayai keajaiban lagi karena trauma.
"Ini sudah kegagalan yang ke 50 kali, aku sangat senang melihatmu berjuang dengan keras bahkan rasa sakitmu itu sungguh memuaskan diriku!" Ucap Hollow dengan nada masokis
"Sial..[berhenti di percobaan ke 85]..perpindahan racun dengan penawarnya begitu cepat jadi aku tidak bisa memilih..[berpikir]..apa yang menjadi kunci selamat pada percobaan ke 86 ini?" Gumam Yuuto berbicara dengan dirinya sendiri
Yuuto terus berpikir dan akhirnya dia tahu kunci selamat dari percobaan ke 86 yaitu waktu. Perpindahan racun dengan penawar sangat cepat namun masih bisa di hitung setiap berada detik mereka berpindah karena itu Yuuto mulai maju ke depan dan mulai merasakan kedua serangan itu yang mana setiap 1 detik akan berganti.
__ADS_1
"..[membuka kedua matanya]..Ini dia!..[memegang salah satu serangan itu]..[SFX: Buuukkk]..[serangan yang sangat cepat itu menembus paru-paru Yuuto]..aaggghh, semoga ini berhasil..[memasukkan serangan itu ke dalam paru-parunya]..[SFX: Muntah Darah]..aku berhasil..[senang]..lihat Hollow keberuntungan dan keajaibanmu itu sama sekali tidak ada, ini semua murni teori dan pemecah masalah!" Ucap Yuuto
"Begitukah..[tersenyum]..silahkan nikmati percobaan ke 87!" Ucap Hollow
Sama seperti sebelumnya pada percobaan ke 86 yaitu akan ada tiga serangan dan salah satunya adalah penawar namun ada yang sedikit berbeda yaitu Yuuto tidak bisa menyelesaikannya dengan waktu karena serangannya muncul secara tiba-tiba lalu melukai tubuh Yuuto.
"Aaggghh..[dua serangan menembus perut dan paha]..aku tidak bisa melihat serangannya..[SFX: Tembus]..aggghhh..[Yuuto terjatuh]..apa ini?" Tanya Yuuto yang merasakan tubuhnya sangat lelah
Ternyata kelelahan itu disebabkan darah Yuuto yang keluar sangat banyak dari lubang bekas serangan itu seketika Yuuto mati dengan merasakan racun dan rasa sakit.
...
Pada akhirnya permainan terus berlanjut hingga Yuuto hanya bisa berhasil pada percobaan ke 88 yang mana Yuuto mulai menarik ucapannya barusan itu.
"Sudah menyerah bukankah kamu akan menyelesaikannya hari ini?" Tanya Hollow
"Aku menarik ucapanku dan aku sebenarnya harus berbicara dengan teman-temanku saat mereka melihat diriku ketika menyiksa Komandan Fuji!" Ucap Yuuto
"Dia sudah sepantasnya mendapatkan hal seperti itu...penebusan dosa, dia sudah berkhianat bahkan membuat sebagian nyawa temanmu melayang jadi apakah kamu akan memaafkannya?" Tanya Hollow
"Tentu saja tidak akan aku maafkan..[Yuuto marah ketika mengingat wajah Komandan Fuji]..sekarang aku sudah puas menyiksanya tapi itu meninggalkan kesan kepada teman-temanku karena itu aku ingin mendengar isi hati mereka ketika melihat diriku yang seperti itu!" Ucap Yuuto
"Pakailah topeng itu dan jangan lepaskan karena topeng itu bisa membantumu menjaga emosi dan pikiranmu lalu usahakan topeng itu tidak jatuh ke tangan musuh!" Ucap Hollow
...
Kesadaran Yuuto mulai kembali ke tubuhnya sambil bangun dan memakai topengnya lagi, dia menatap bulan dengan suasana gelap di sekitarnya.
"Aku akan menjaga topeng ini karena ini adalah harta karun dari ibuku!" Ucap Yuuto
Yuuto mulai menggunakan Air Boost lagi untuk sampai ke Kota White House dengan cepat dia melesat seperti roket.
__ADS_1
Bersambung...