World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 42: Rumah Walikota Hometown Part 1


__ADS_3

Cuplikan Chapter 41.


"..[Mendengar setiap kata yang Shinigami ucapakan]..Dasar bodoh kamu sudah tertipu dengan sandiwaraku. Walaupun aku sudah menjadi sepertimu tapi jangan berharap teman-temanku akan ikut menjadi sepertimu !..[Mata Yuuto menatap dengan kosong saat mengubur jasad Pria bermantel di suatu tempat]..Tidurlah dengan tenang !" Ucap Yuuto


Selesai mengubur jasad pria bermantel, Yuuto mendoakannya lalu pergi meninggalkan kuburan tersebut.


Yuuto kembali ke Sekolah Hometown dengan menggunakan tiga kombinasi bentuk Akseleration yaitu Akseleration Mempercepat gerakan + Akseleration Air Gear + Akseleration Boost dengan beberapa detik Yuuto sampai di tempat Aula latihan di Sekolah Hometown.


"..[SFX: Gerakan Cepat]..Wusshh..[Yuuto langsung berada di Aula latihan]..Kombinasi ini terus berkembang setiap kali aku memakainya dan sekarang aku dapat mengendalikan atau mengatur kecepatannya sesuai yang aku inginkan..[SFX: Suara HP]..[Yuuto mengambil Handphone miliknya di dalam saku ]..[Yuuto melihat nama yang meneleponnya]..Professor Randolf !..[Yuuto menekan tombol panggilan hijau]..Halo Professor Randolf !" Ucap Yuuto


"Yuuto saat ini saya sudah di depan gerbang sekolah dan sekarang dimana kamu ?" Tanya Professor Randolf


"Baiklah, aku akan ke sana !..[Yuuto memikirkan nama untuk tiga kombinasi tersebut]..Hmm. bagaimana dengan Akseleration Air Step karena kombinasi ini dapat berjalan di udara dengan cepat..[Yuuto menutup matanya lalu dia memikirkan tiga kombinasi tersebut lalu menyatukannya menjadi satu]..[Yuuto membuka matanya]..Akseleration Air Step !..Wusshh..[SFX: Menghilang dari tempat]..[Tiba-tiba Yuuto langsung berada di atas Sekolah Hometown]..Woaahh luar biasa, ini seperti di Film Jumper..[Yuuto melihat mobil milik Professor Randolf lalu Yuuto memikirkan tempat pendaratannya tepat di hadapan Professor Randolf]..Baiklah mari kita lihat kemampuan ini..Wusshh..[SFX: Menghilang dari tempat].." Ucap Yuuto


Yuuto langsung berada di depan Professor Randolf sehingga membuatnya terkejut sampai terjatuh ke tanah.


"..[SFX: Terjatuh]..Aduhh, Yuuto bagaimana kamu bisa berada di depanku ?" Tanya Professor Randolf


"Aku menggunakan Akseleration Air Step yang aku kombinasikan dengan 3 bentuk lainnya jadi bagaimana menurutmu apakah hebat ?" Tanya Yuuto


"Sangat hebat bahkan aku melihatnya seperti Teleport !" Balas Professor Randolf


"Teleport mungkin aku akan mengubah namanya ketika bentuk ini semakin berkembang." Ucap Yuuto


"Hmm, Yuuto ternyata sekolah masih dalam perbaikan jadi kita membatalan pertemuan ini dan aku mengganti tempat pertemuannya di rumahku, bagaimana mau ?" Tanya Professor Randolf


"Baiklah aku ikut denganmu Professor..[Mengingat sesuatu]..Professor karena aku sudah sekolah di sini dan aku belum mempunyai seragam Sekolah Hometown jadi apakah aku di terima di sekolah ini atau tidak ?" Tanya Yuuto


"Tenang saja kamu sangat di terima di sekolah ini dan kamu sesuai dengan kewajiban untuk sekolah di sini !" Balas Professor Randolf


"..[Yuuto menjabat tangan Professor Randolf]..Terima kasih banyak Professor !" Ucap Yuuto


"Sama-sama. Baiklah, Yuuto kita akan ke rumahku dengan menaiki mobil ini !..[Professor Randolf masuk ke dalam mobil]..Cepat masuk Yuuto !" Ucap Professor Randolf


"Baiklah, Professor Randolf..[Yuuto masuk ke dalam mobil]..[Yuuto mulai bergumam saat menaiki mobil milik Professor Randolf]..Tempat duduknya..[Mengelus tempat duduk di dalam mobil]..Suasana sejuk di dalam mobil ini..[Melihat AC yang ada dua di dalam mobil]..Bahkan cemilan dan minuman ada di dalam mobil ini..[Yuuto mengambil beberapa cemilan dan minuman]..Professor apakah ini adalah rumahmu ?" Tanya Yuuto


"..[Memasang wajah bingung]..Tidak ini adalah mobil pribadi milik saya !..[Professor Randolf melihat Yuuto yang begitu lahap memakan cemilan dan minum]..Yuuto saat kita dalam perjalanan menuju rumah saya sebaiknya jangan terlalu banyak makan dan minum atau kamu akan merasa mual saat sampai di rumah saya !" Ucap Professor Randolf

__ADS_1


"..[Memberikan jempol kepada Professor Randolf]..Tenang aku akan mengikuti nasihatmu Professor !" Balas Yuuto


Saat Yuuto sampai di depan gerbang rumah milik Professor Randolf..[SFX: Muntah]..[Yuuto terus memeluk erat perutnya]..[Yuuto terus muntah seakan-akan semua yang ada di dalam tubuhnya ikut keluar]..


"..[Melihat keadaan Yuuto yang sekarat karena rasa mual yang dahsyat]..Aku sudah memberikanmu sebuah nasihat lalu kamu tidak melakukannya..[Tubuh Yuuto terkapar di tanah dengan wajah pucat]..Sopir berikan dia obat pereda mual !" Ucap Professor Randolf


Beberapa menit kemudian Yuuto kembali pulih lalu dia perlahan mencoba bangun dan berjalan.


"..[Yuuto mengangkat tangannya]..Aku sudah sembuh Professor !" Ucap Yuuto dengan wajah terpaksa


"..[Professor Randolf tersenyum]..Mungkin kamu memang sudah sembuh..[Melihat CCTV di atas gerbang]..[Tiba-tiba gerbang terbuka lebar]..[SFX: Gerbang terbuka]..Yuuto selamat datang !" Ucap Professor Randolf


Yuuto masuk ke dalam yang dimana daerah tersebut masih halaman rumah milik Professor Randolf lalu di depan Yuuto terdapat rumah yang begitu besar.


"..[Merasa gugup]..Professor apakah Yuna juga tinggal di sini ?" Tanya Yuuto


"Benar sekali Yuna tinggal bersamaku !" Balas Professor Randolf


"Ibu Yuna apakah juga tinggal bersama anda Professor ?" Yuuto bertanya lagi


"..[Memasang wajah sedih]..Ibu Yuna tinggal di suatu tempat di atas langit..[Melihat ke langit].." Balas Professor Randolf


"..[Tersenyum]..Pada usia 5 tahun Yuna telah kehilangan ibunya..[Berjalan menuju rumahnya]..Istri saya meninggal karena kecelakaan mobil saat ingin pulang dan saat itu Yuna sering memasang wajah sedih bahkan dia sekarang sedikit tomboi..[Berhenti di depan pintu rumah]..Yuuto jika kamu bisa mengabulkan keinginan orang tua ini..[Berbalik badan lalu menatap Yuuto]..Tolong sekali lagi jaga dia untukku !" Minta Professor Randolf


"..[Yuuto memasang wajah serius]..Professor bukan hanya Yuna yang akan aku jaga melainkan semua orang yang berhubungan denganku akan aku jaga dengan sekuat tenaga yang aku miliki jadi tenanglah !" Balas Yuuto


"..[Meneteskan air mata]..[Menghampiri Yuuto]..[Memeluk Yuuto]..Karena kamu Yuna dapat selamat dari Peristiwa WQO..[Memeluk erat]..Terima kasih, aku selalu mendoakan untuk anakku karena kesalahanku membiarkan Program Imajination berada di tangan orang itu !" Ucap Professor Randolf


"Professor Agurame Asura..[Yuuto menutup matanya]..Bukan dia adalah Paman Asura dan paman bukanlah dalang dari itu semua melainkan orang yang bernama One. Aku akan membuatmu menyesal One !" Gumam Yuuto


Pintu rumah terbuka dan yang membukanya adalah Yuna sambil memakai pakaian terbagus dan terindah yang dia punya.


"Yuuto aku tidak tahu kalau kamu berkunjung ke rumahku..[Wajah panik]..Ehm Ehm, ayah kenapa Yuuto bersamamu ?" Tanya Yuna


"Pakaian yang dia pakai bukannya itu terlihat sangat jelas bahwa dia sudah tahu aku akan datang ke rumahnya mungkin saat Professor Randolf melihat CCTV untuk membuka gerbang rumah." Gumam Yuuto


"..[Berbalik badan lalu berlari menuju Yuna]..Yuna kamu dengan pakaian itu sangat cantik !" Ucap Professor Randolf

__ADS_1


"Terima kasih ayah !..[Yuna bergumam]..Padahal aku sangat ingin di puji oleh Yuuto." Gumam Yuna dengan wajah kesal


"..[Yuuto mendekati Yuna]..[Mengelus kepala Yuna]..Yuna kamu cantik dengan pakaian itu !..[Senyum]..[Wajah Yuna memerah]..Professor dimana kita akan melakukan pembicaraannya ?" Tanya Yuuto


"Pembicaraan..[Mencoba mengingat]..Aku ingat kalau Yuuto sangat ingin melakukan pembicaraan dengan ayahku. Hmm, bukannya kalian berdua akan melakukannya di sekolah ?" Tanya Yuna


"Karena sekolah masih dalam perbaikan, ayah memutuskan mengganti tempatnya di rumah ini !" Balas Professor Randolf


"Ayah dan Yuuto aku ingin ikut dengan kalian ?..[Memegang tangan Yuuto]..Yuuto saat aku melihatmu di Restoran Tanagi, aku selalu melihat wajahmu yang menunjukkan ada sesuatu yang harus kamu selesaikan sendiri dan itu membuatmu tidak menginginkan kami ikut terlibat jadi aku harus ikut dengan pembicaraan kalian berdua supaya aku tahu apa yang ingin kamu lakukan Yuuto dan perlu kamu tahu kami semua khawatir denganmu Yuuto !" Ucap Yuna


"Hanya saja aku tidak menginginkan kalian melihat perang yang suatu saat akan terjadi bahkan aku tidak ingin kalian melihat kekejaman dari Organisasi The Number. Banyak hal yang aku sangat ingin tidak melibatkan kalian dan rencana Shinigami aku tidak ingin kalian menjadi seperti aku atau yang dia inginkan tetapi kenapa kalian terus ingin terlibat." Gumam Yuuto


"..[Menundukkan kepalanya]..Jika kamu tidak ingin memberitahu kepadaku tidak apa-apa Yuuto tapi ingat jika kamu kesusahan kami akan membantumu !" Ucap Yuna


"Hanya satu hal yang dapat aku lakukan kepada kalian..[Gumam Yuuto]..[Yuuto balik memegang tangan Yuna]..Aku akan memberitahumu hal penting yang harus aku lakukan kepada kalian..[Mleihat ke Professor Randolf]..Mari kita mulai saja pembicaraannya Professor Randolf !" Ucap Yuuto


"..[Tersenyum]..Baiklah mari kita lakukan !" Ucap Professor Randolf


Sebuah tempat duduk telah di siapkan oleh Professor Randolf di rumahnya bahkan Yuuto sangat terkejut melihat betapa lembut dan rasa nyaman saat dia duduk di sebuah sofa. Yuuto duduk bersama dengan Yuna sedangkan Professor Randolf atau ayahnya Yuna duduk di sofa lain yang dimana arah mereka sekarang sedang berhadap-hadapan.


"Pembicaraan ini akan sedikit panjang jadi Professor Randolf dan Yuna dengarkan dengan saksama apa yang ingin saya ucapkan kepada kalian dan Professor Randolf aku juga menginginkan satu permintaan kepada anda setelah aku selesai berbicara jadi mohon bantuannya !" Ucap Yuuto


"..[Tersenyum]..Serahkan kepadaku Yuuto jika ada cemilan dan minuman aku akan dapat mendengarkan setiap kata yang kamu ucapkan !" Ucap Yuna


"Yuna aku sedikit heran dengan tubuhmu, kamu selalu cemilan tapi tidak pernah naik berat badanmu sungguh hal yang ingin wanita inginkan..Ehmm, Yuuto jika perlu kamu boleh tidak mempersingkat hal yang ingin kamu ucapkan supaya lebih terperinci dan jelas jadi silahkan !" Ucap Professor Randolf


Yuuto menutup matanya lalu dia memikirkan rencananya yang sudah dia susun di dalam otaknya.


Yuuto memasang wajah serius yang dimana wajah tersebut membuat Yuna teringat dengan wajah Yuuto saat bertarung dengan sekuat tenaga di dunia Artificial World melawan Human-AI, hati Yuna yang tadi gelisah kembali menjadi tenang karena dapat melihat sosok orang yang dia cintai kembali menjadi seperti dulu.


Selanjutnya Rumah Walikota Hometown Part 2.


Catatan Penting:


1. Program Imajination adalah program yang dapat membuat atau menduplikasikan otak manusia yang asli menjadi buatan yang sangat mirip dengan otak aslinya yang dimana program ini digunakan Professor Agurame Asura untuk membuat Empat Pemerintah kesusahan dalam mengulang atau mereset bahkan menghapusnya. (Di jelaskan di Chapter 8)


2. Akseleration Air Step adalah kemampuan yang dapat membuat penggunannya berpindah tempat secara instan bagaikan teleport dan dapat berjalan di udara untuk membuat bentuk ini di perlukan pikiran yang sangat fokus dan jernih karena harus dapat menggabungkan 3 bentuk Akseleration lainnya yaitu Akseleration Mempercepat Gerakan + Akseleration Air Gear + Akseleration Boost.

__ADS_1


 


 


__ADS_2