
Tahun 2046 tepatnya pada bulan ke-5 yaitu bulan Mei akhirnya 10 juta umat manusia mendapatkan cahaya harapan untuk kembali ke dunia asli mereka. Di pagi hari yang cerah semua player berkumpul dan membuat barisan layaknya zaman romawi, semangat dalam hati mereka semua bagaikan kobaran api yang sangat besar walaupun juga terdapat perasaan gugup dan takut jika mereka tidak memenangkan pertarungan.
10 Pemimpin Besar berdiri tepat di hadapan masing-masing pasukan yang mereka pimpin.
"Gugup, semangat, takut. Itulah perasaan yang saat ini kita semua rasakan karena saat ini adalah penentuan bagi kita semua !" Teriak Baron
"Jadikan perasaan tersebut sebagai kekuatan untuk diri kita semua !" Teriak Yuna
"Keluarga sudah menunggu kedatangan kita semua, jadikan hal tersebut sebagai tujuan mengapa kita harus memenangkan pertarungan ini !" Teriak Kevin
"Perasaan kalian semua dapat saya rasakan..[Membuka topengnya]..Mari kita berjuang demi bersama-sama !" Teriak Tina
Semua pasukan yang mendengar motivasi tersebut seketika merasa merinding dengan teriakan para
Pemimpin Besar. Bukan merinding karena katakutan tapi merinding karena semangat yang membara dalam
jiwa mereka semua. Selanjutnya Yuuto berjalan dan berhenti di samping Baron karena Yuuto merasa
mempunyai hal yang membuat perasaan tidak enak.
"Kalian semua, maafkan aku yang dulu tidak bertarung bersama kalian !..[Yuuto menundukkan kepalanya]..Tetapi sekarang berbeda saat ini juga mari kita bertarung bersama !" Ucap Yuuto
Semua pasukan berteriak dengan penuh semangat. Di sisi lain 10 Pemimpin Besar berkumpul menjadi satu lingkaran setelah itu mereka saling merangkul.
"Ini merupakan pertarungan puncak bagi kita semua !" Ucap Eina
"Saat kita keluar dari sini, mari kita berkumpul bersama !" Ucap Machi
"Tahun 2046. Aku, Machi, Ranshi, dan Vino resmi berumur 17 tahun !" Ucap Ruina
"Ehm..Ruina kamu baru saja memberitahu nama asliku !" Ucap Ran-Ran
"Ohh, ternyata namamu Ranshi itu lebih cocok daripada nama Ran-Ran !" Ucap Baron
"Apa kamu bilang dasar om-om !" Ucap Ran-Ran
"..[Muncul Urat di kepala Baron]..Walaupun aku sudah berumur 25 tahun jangan memanggilku om bukannya itu masih tergolong muda !" Ucap Baron
"Hahah, Baron walaupun kamu sudah menjadi om-om..Kita tetap akan menjadi teman !" Ucap Yuuto
"..[Menutup matanya]..Kalian tahu aku memiliki sebuah restoran yang terkenal dan namanya adalah restoran Tanagi jadi saat kita keluar mari kita berkumpul di tempatku !" Ucap Baron
"Restoran Tanagi bukannya itu restoran termahal di Jepang !" Ucap Kevin
"Uwah..Aku selalu ingin pergi ke sana, kata ibuku yang pernah ke restoran Tanagi. Makanan disana sangat enak, Paman Baron aku pasti akan ke sana !" Ucap Tina
"..[Menghela napas]..Terserah kalian mau memanggil diriku apa !..[Semuanya tertawa mendengar perkataan Baron]..[Baron melirik Professor Jack]..Professor saat ini berapa umurmu ?" Tanya Baron
"Hmm..Bisa di bilang aku saat ini berumur 22 tahun sedikit berbeda tiga tahun denganmu Baron !" Ucap Professor Jack
"22 tahun sudah menjadi Professor !" Ucap Kaget Vino
__ADS_1
"Aku baru ingat..[Semuanya melihat Yuna]..Bukannya ada seorang Professor muda di Indonesia yang bernama Ahmad Jackie !" Ucap Yuna
"Benar itu adalah aku !..Saat aku bosan karena penelitian aku sering bermain game ini !" Ucap Professor Jack
"Aku sudah tahu kalau kau adalah Ahmad Jackie !" Ucap Yuuto
"Sejak kapan kamu mengetahuinya Yuuto ?" Tanya Yuna
"Saat kita bertemu di Lantai 50 Kota The Garden. Sejak aku sendirian di rumah aku sering membaca berita !" Ucap Yuuto
"Hmm, bagaimana kalau kita memperkenalkan diri kita masing-masing !" Ucap Lisa
"Ide yang bagus Lisa !" Ucap Eina
"Baiklah pertama adalah aku. Perkenalkan nama saya Tanagi Baron, tempat asal Jepang dan umur 25 tahun salam kenal !" Ucap Baron
"Hmm, ciri khas seorang om-om..[Baron memukul kepala Yuuto]..Baiklah giliranku. nama Yu..[Tiba-tiba Yuuto merasakan sakit di kepalanya]..Maaf semuanya aku tidak bisa memberitahu nama asliku kalau tempat asal aku di jepang dan umur 19 tahun !" Ucap Yuuto
"Tidak perlu memaksakan diri Yuuto. Baiklah namaku adalah Karagiri Yuna, anak SMA, umur 18 tahun, tempat asal Jepang !" Ucap Yuna
"Kevin Weldrick, SMP kelas 3, umur 16 tahun dan tempat asal Korea !" Ucap Kevin
"Perkenalkan Tina Weldrick, anak SMA, umur 18 tahun dan tempat asal Korea !" Ucap Tina
"Hanami Eina, anak SMA, umur 18 tahun dan tempat asal Jepang !" Ucap Eina
"Karlina Lisa, anak SMA, umur 18 tahun dan tempat asal Jepang !" Ucap Lisa
"Ruina, sama seperti Machi !" Ucap Ruina
"Nama Vino dan sisanya juga sama seperti Machi dan Ruina !" Ucap Vino
"Ranshi Yama salam kenal !" Ucap Ran-Ran
"Perkenalkan nama saya Ahmad Jackie, umur 22 tahun dan asal dari Indonesia !" Ucap Professor Jack
Semuanya sudah memperkenalkan diri sedangkan Yuuto belum memberitahu nama aslinya kepada teman-temannya karena efek dari kekuatan Shinigami masih berada di dalam tubuh Yuuto. Kuro dan Nekora melayang di udara dan membuat teleport yang sangat besar untuk mereka semua menuju tempat Mini Bos Lantai 85.
"Miaww..[Menguap]..Aku sangat ngantuk, Hei kalian apakah sudah selesai memperkenalkan diri !" Teriak Nekora Pemilik Special Guide
"Kami akan segera menteleport kalian semua !" Ucap Kuro Pemilik Secret Dungeon
Kuro dan Nekora membuat sebuah Teleport yang sangat besar dan dalam hitungan detik mereka semua sudah berada di tempat Mini Bos Lantai 85. Kuro dan Nekora juga ikut bersama mereka dan ketika mereka semua sudah di teleport ke lantai 100, Kuro dan Nekora tidak lagi bersama mereka karena tugasnya sudah selesai.
Di depan mereka semua terdapat gerbang menuju tempat Mini Bos.
"Baiklah, mari kita selesaikan ini semua !" Ucap Yuuto sambil membuka gerbang
Suasana tempat Mini Bos Medusa yaitu terdapat banyak reruntuhan kuno yang sudah hancur dan di depan mereka terdapat wujud batu besar dan saat mereka mau memasuki zona bos seketika muncul ular hijau yang begitu banyak dan ular tersebut menyelimuti batu besar hingga semuanya tertutupi seketika muncul mata yang bersinar.
"Cepat tutup mata kalian !" Teriak Baron
__ADS_1
Mata Medusa bagaikan cahaya matahari yang menyinari dunia tetapi cahaya tersebut sangat mematikan.
Batu besar pecah menjadi wujud seorang wanita raksasa dengan tubuh separuh ular hijau..[SFX: Mendesis Ular]..Baron melemparkan Barel yang penuh dengan rune element cahaya dan Yuna menghancurkan Barel tersebut dengan tebasan pedangnya. Barel meledak menampilkan cahaya terang dan itu membuat mata Medusa buta sementara. Mini Bos Medusa teriak kesakitan karena cahaya tersebut dan untuk mengamankan dirinya dia mengeluarkan ular hijau yang sedikit besar sebanyak 10 ekor.
"Semuanya bunuh ular hijau itu !" Teriak Baron
"Skill Holy Place !...Skill Up Attribute !...Skill MP Zone !...Skill HP Zone !...Skill Sanctuary !" Teriak Eina
Semua mendapatkan buff yang luar biasa dari Eina bahkan mereka tidak terlalu terkejut karena sesuai dengan julukan Eina yaitu Master Buff. Lisa tidak iri hati dengan kekuatan temannya tapi dia bangga memiliki teman seperti Eina. Selanjutnya Kevin dan Baron bertarung dengan kekuatan penuh mereka saat membasmi ular hijau.
"Paman jangan terlalu menghambatku !" Ucap Kevin
"Hhaha, bocah apakah aku harus membantu membuka lebar matamu !" Ucap Baron
"Cih, laksanakan tugasmu saja Paman..Lindungi aku !" Ucap Kevin
Kevin dan Baron bertarung dengan hebat dan mampu membasmi 4 ekor ular putih sedangkan Yuna dan Tina bertarung dengan kombinasi yang luar biasa yaitu Tina bertarung dengan pedang Combo miliknya dan juga Yuna bertarung dengan pedangnya yang sudah menjadi Frozen Sword mereka berdua mampu membunuh 5 ekor ular hijau. Tiba-tiba satu ekor ular hijau demi melindungi tuannya dia menjadi lebih besar dan saat itulah Yuuto menggunakan Sword Skill ke-3 yaitu Double Exe Sword.
"Sword Skill Double Exe Sword..[Pedang Executioner menjadi api dan membelah menjadi dua]..[Yuuto memegang 2 pedang api di tangannya]." Aksi Yuuto
"Sword Skill terbaru milik Yuuto !" Ucap Baron
"Cih, dia bertambah kuat !" Ucap kevin
Ular hijau besar menuju Yuuto sambil menghantamkan ekornya ke arah Yuuto...Yuuto menahan ekor tersebut dengan kedua pedang apinya..["Terima ini !" Ucap Yuuto]..Yuuto menghempaskan tubuh ular hijau besar hingga terjatuh setelah itu Yuuto melompat di atas tubuh ular tersebut sambil membelah tubuh ular hijau dengan tebasan api yang sangat cepat, setiap tebasan yang dilakukan Yuuto hanya memerlukan waktu 2 detik. Yuuto terus menebas tubuh ular hijau hingga HP-nya terus menurun, Kecepatan tebasan Yuuto membuat mata semua orang tidak bisa berkedip melihatnya.
Ketika HP ular hijau mau habis, Yuuto menusuk tubuhnya setelah itu melemparkannya ke udara searah dengan leher Mini Bos Medusa. Dua pedang api Exe kembali menyatu setelah itu Yuuto mengumpulkan energi di pedangnya hingga keluar badai api di sekitar Yuuto..[SFX: Badai Api].
"Mamalia, apakah Yuuto mampu melawan Erichi ?" Tanya Kuro Pemilik Secret Dungeon
"Reptil jangan meremehkannya, aku sudah lama mengawasi Yuuto bahkan saat aku mengeluarkan Aura-ku saat di ruangan rapat dia sama sekali tidak merasakan Aura dariku !" Ucap Nekora Pemilik Secret Dungeon
"Kamu benar, dia pantas disebut sebagai monster !" Ucap Kuro Pemilik Secret Dungeon
Badai Api menjadi besar setelah itu Yuuto menebaskan pedangnya ke arah leher Medusa..[SFX: Tebasan Api]..Kepala Medusa yang tadi satu dengan tubuhnya kini terlepas dari tubuhnya karena tebasan api dari Yuuto yang begitu besar dan panas. Semua yang melihat itu tidak lagi merasa ragu tetapi mereka merasa yakin menghadapi Pertarungan Puncak di Lantai 100.
"..[Api di pedang Yuuto mulai padam]..[Setelah padam, Yuuto memasukkan pedangnya ke sarung pedang di punggungnya]..Fuuuhhh, cukup atau tidak kekuatan ini melawan Human-AI jika tidak cukup aku akan memakai Skill God Mode dan jika tidak cukup melawannya mungkin sekali lagi aku harus memakai kekuatan Shinigami." Gumam Yuuto
Congratulation For Player !!!
"Baiklah, ini saatnya waktu bagi kalian menghadapi Pertarungan Puncak !" Ucap Nekora Pemilik Special Guide
Bersambung...
Catatan Penting:
1. Skill Attribute adalah Skill yang meningkatkan segala aspek bertarung seperti Crit. Damage\, Up Attack dan lain-lainnya. Skill ini merupakan Skill terlangka bagi peran player Give.
2. Jika ada salah pengetikan mohon di maafkan dan selanjutnya chapter yang akan datang mohon di tunggu
__ADS_1