World Quiz Online

World Quiz Online
Chaper 60: Sedikit Terungkap Tentang Tujuan Yuuto


__ADS_3

Cuplikan Chapter 59.


"..[Wajah Serius]..Aku akan menceritakan pembicaraan ayah dan Yuuto saat di rumahku jadi kalian dengarkan dengan saksama karena ini menceritakan sedikit latar belakang tentang Yuuto dan tujuan Yuuto jadi aku akan mulai menceritakannya dari awal !" Ucap Yuna


Semua teman-temannya tidak mendengarkan ucapan Yuna karena mereka lebih memilih makan yang sudah Baron siapkan untuk mereka semua.


"..[SFX: Mengunyah]..Baron, daging ini sangat enak dan lembut !" Ucap Ran-Ran


"..[SFX: Mengunyah]..[SFX: Menelan]..Benar sekali daging ini seperti kita makan marshmallow !" Ucap Vino


"..[Melipat kedua tangannya]..Daging yang kalian makan merupakan daging sapi lokal..[Machi terkejut].." Ucap Baron


"Daging lokal..[SFX: Mengunyah]..Bagaimana caranya supaya dagingnya menjadi selembut ini ?" Tanya Machi


"Jika kamu penasaran dengan cara mengolahnya..[Tersenyum]..Aku akan mengatakan bagaimana cara mengolah daging selembut ini jadi dengarkan baik-baik !" Ucap Baron


Baron terus berbicara tentang cara dia mengolah daging sapi menjadi lembut sedangkan Tina dan Kevin sangat menikmati makanan manis sampai mereka berdua memakannya perlahan demi perlahan.


"Kakak coba kue ini..[Mengambil kue tar mini]..Kue ini sangat enak !" Ucap Kevin


"Mana sini kakak coba..[Membuka mulut]..[SFX: Mengunyah]..Hmm, isinya sangat lembut !" Ucap Tina


Baron masih terus berbicara tentang pengolahan daging sapi supaya menjadi lembut.


"Proses ketiga kamu harus merendam daging sapi bersama dengan buah yang mengandung enzim pelembut contohnya buah pir, pepaya atau nanas selama satu jam lalu..[Yuna menatap Baron dengan tatapan tajam]..Ahh, gawat !" Ucap Baron


"..[Menghela napas]..lanjutkan saja, selesai makan baru aku akan menceritakannya !" Ucap Yuna


"Yuna kamu kesal karena ayahmu pergi bersama Yuuto ke suatu tempat tanpa mengajakmu..[Tina berbicara dengan mulut penuh makanan].." Ucap Tina


"Telan dulu makananmu sebelum berbicara..[Mengangkat secangkir teh]..Enaknya jika aku mempunyai kemampuan seperti Tina mungkin aku akan membaca seluruh perasaan kalian jadi aku akan tahu apa yang kalian alami !" Ucap Yuna


"..[SFX: Menelan]..Kesan pertama saat aku menggunakan kemampuan Feeling lumayan mengganggu karena saat itu aku belum dapat mengontrolnya sehingga aku dapat membaca seluruh perasaan semua orang bahkan hewan sekalipun jadi itu membuat kepalaku menjadi pusing..[Mengambil pudding Coklat Keju]..Tidak semua perasaan bisa dibaca karena jika perasaan tersebut sangat dalam, membacanya akan sangat sulit !" Ucap Tina


"Hmm, ternyata kemampuan Feeling mempunyai efek samping dan juga kelemahannya..[SFX: Minum Teh]..[Meletakkan secangkir tehnya di meja].." Ucap Yuna


Machi terus mendengarkan ucapan Baron dengan saksama karena menurutnya ini adalah jalan menuju kenikmatan daging sedangkan Ran-Ran, Vino dan Ruina berhenti makan karena perutnya tidak dapat menampung makanan lagi.


"Aku kenyang..[Menutup matanya]..Terima kasih makanannya !" Ucap Ran-Ran


"Sesuai janji Baron kita bayar makanannya setengah harga !" Ucap Vino


"..[Ruina melupakan kejadian tadi pagi]..Aku kembali hidup !" Ucap Ruina


"Syukurlah kalau begitu..[Kevin tertawa].." Ucap Kevin


"Yuna bagi kuemu sedikit !" Ucap Tina


"Ehh..[Memberikannya sepotong kue]..Ini saja yang bisa aku berikan kepadamu !" Ucap Yuna


"..[Melihat jumlah kue yang sangat banyak di meja Yuna]..Yuna bukannya yang kamu makan sangat banyak ?" Tanya Kevin


"..[Merasa malu]..[Memberikan tiga kue kepada Tina]..Sebenarnya ini buat Tina !" Ucap Yuna dengan nada bohong

__ADS_1


"Aku bisa merasakan gelombang bunyi yang penuh kebohogan yang keluar dari mulutmu !" Ucap Kevin


"..[Wajah serius]..Tutup mulutmu Kevin dan diam !" Ucap Yuna dengan tatapan tajam


"..[Merinding]..Baik laksanakan !" Ucap Kevin


Semua makanan diatas meja telah habis mereka makan semua lalu Machi membayar makanan dengan setengah harga sesuai dengan janji Baron sedangkan Kevin dan Tina membayar sesuai dengan harganya.


Para pelayan pria mengambil seluruh piring kosong sambil menampilkan senyuman mereka kearah para malaikat (Maksudnya Yuna, Tina, Eina, Lisa dan Empat Sahabat) lalu pergi.


"Ehm, mari kita kembali ke makanan utama !" Ucap Yuna


"..[Berdiri]..Apa masih ada makanan utama !" Ucap Ran-Ran


"..[Menghela napas]..Ran maksudnya Yuna itu adalah topik pembicaraan bukan makanan !" Ucap Baron


"Ahh, maaf aku terbawa suasana !" Ucap Ran-Ran dengan senyum polosnya


"Latar belakang Yuuto mulai dari itu karena aku masih ingin mengenalnya !" Ucap Kevin


"Benar aku juga ingin tahu !" Ucap Tina


"Baiklah, aku akan mulai dari itu..[Memeriksa saku baju]..Sebentar aku akan memperlihatkan kepada kalian..[Mengambil selembar foto]..Foto ini adalah keluarga Yuuto !" Ucap Yuna


Semuanya melihat foto seorang pria bersama dengan wanita dengan memakai jas lab lalu saling tersenyum kearah satu sama lain


"Pria ini adalah Nisuta Kazuto, ayah Yuuto menurut informasi yang aku baca. Ayah Yuuto adalah seorang professor yang sangat pintar dan jenius tetapi beliau sedikit bermasalah dengan kerja sama  lalu wanita ini adalah ibunya Yuuto namanya adalah Yamada Kazuto sama dengan ayahnya Yuuto, beliau adalah seorang professor yang sangat hebat dalam bekerja sama bahkan proyek yang berada di tangannya bisa di selesaikan dalam waktu pendek." Ucap Yuna


"Kedua orang tua Yuuto sangat hebat tidak heran anaknya sangat pintar !" Ucap Machi


"Ibunya sangat cantik !" Ucap Ran-Ran


"Apa ini saja yang kamu ketahui Yuna ?" Tanya Vino


"Masih ada tapi ini akan mengejutkan kalian kalau orang tua Yuuto dulu bersama Professor Agurame Asura bahkan Yuuto memanggilnya paman !" Balas Yuna


"Apa jadi orang tua Yuuto sangat dekat dengan Professor Agurame Asura..[Menghela napas]..Ini sungguh diluar dugaan." Ucap Kevin


"Kenapa mereka bisa sangat dekat ?..[Memikirkan sesuatu]..Tunggu dulu kenapa Yuuto memanggilnya paman bukannya jika dia mengingat masa lalunya dia bisa sakit kepala ?" Ucap Baron


"..[Baru ingat]..Aku lupa memberitahu kepada kalian kalau Yuuto sebenarnya sudah mengingat masa lalunya walaupun hanya setengah !" Ucap Tina


"..[Terkejut]..Tina kapan kamu mengetahuinya ?" Tanya Yuna


"Hmm, sejak Yuuto bangkit untuk mengalahkan Eirchi saat pertarungan puncak di WQO. Waktu itu Yuuto sempat kalah tapi entah mengapa Yuuto kembali bangun dengan perasaan yang sedikit berbeda karena saat itu aku tidak merasakan perasaan Shinigami melainkan perasaan dari Yuuto saja !" Ucap Tina


"..[Wajah Serius]..Ini bukan lupa namanya tapi lupa ingatan !" Ucap Baron


"Kakak bagaimana bisa kamu melupakan informasi sepenting itu !" Ucap Kevin


"Maaf, maaf sungguh aku minta maaf karena saat kita keluar dari Artificial World lalu saat kita bertemu di restoran ini dan Yuuto tidak ada..[Menundukkan kepalanya]..Aku panik dan saat itu aku selalu berpikir mencari Yuuto karena itulah aku melupakan hal sepenting ini !" Ucap Tina


"Bukan kamu saja yang panik sebenarnya aku juga !" Ucap Yuna

__ADS_1


"..[Mengangkat tangan]..Aku juga !" Ucap Machi


"Aku bahkan sulit tidur karena selalu memikirkan Yuuto !" Ucap Ruina


"Ruina bukannya itu rute roman !" Ucap Vino


"Kita semua panik saat itu !" Ucap Ran-Ran


"Kamu benar Vino..[Mengangkat cangkir lalu memainkannya]..Orang yang sudah mempertaruhkan nyawanya demi keselamatan seluruh manusia saat itu lalu dia menghilang atau lebih tepatnya dia lebih memilih terus maju mencari seluruh permasalahan dan mencari solusi hingga dapat itulah Yuuto tidak peduli akan dirinya jika itu demi keluarga, temannya ataupu orang lain pasti dia akan melakukannya namun saat aku ingin memberikannya ucapan terima kasih dia tidak ada !" Ucap Kevin


"..[Melihat Kevin yang sangat emosional]..Yuna lanjutkan !" Ucap Baron


"Baiklah, ayah dan ibunya Yuuto mengerjakan Project Transfer Memory dan project ini merupakan bagian dari Program imajination yang ayahku buat !" Ucap Yuna


Teman-Teman Yuna sudah mengetahui kalau Program Imajination adalah buatan ayahnya Yuna yang merupakan seorang Professor terkemuka. Mereka mengetahuinya saat dua bulan yang lalu setelah mereka keluar dari dunia Artificiall World yaitu keluar dari permainan WQO.


"Project Transfer Memory..[Berpikir]..Menurut dari namanya sepertinya bagian ini yang menyimpan isi dan memori dari seseorang !" Ucap Baron


"Benar sekali !" Ucap Yuna


"Jadi fungsi dari Program Imajination yaitu menduplikasikan otak manusia saja !" Ucap Kevin


"Jangan lupa dengan AI-hard yang merupakan alat pembawa bencana !" Ucap Tina


"Kalian cepat sekali menangkap setiap informasi..[Kesal]..Aku saja mendengarkan ucapan Yuuto membuat diriku mengantuk !" Ucap Yuna


"Sebaiknya kamu memperbaiki diri karena jalan kita masih penuh dengan Quiz-Quiz yang belum bisa kita jawab dan jika kita salah menjawabnya, selamanya kita akan tertinggal !" Ucap Baron


"Quiz jika di pikir-pikir kata Quiz selalu ada di setiap kali kita mempertanyakan sesuatu !" Ucap Tina


"..[Menulis di sebuah kertas]..Kita sebenarnya selalu masih memainkan permainan WQO !" Ucap Machi


"Maksudnya ?" Tanya Yuna


"Lihat..[Menunjukkan kertas tulisan World Quiz Online]..World jika kita artikan yang dimana artinya adalah dunia jadi bisa dibilang bahwa yang dimaksud adalah dunia kita saat ini yaitu bumi selanjutnya Quiz yang artinya pertanyaan jadi bisa di simpulkan kalau pertanyaan akan selalu muncul jika kita ingin mencari tahu seperti kita saat ini lalu Online yang artinya sedang aktif tetapi jika diartikan ke makhluk hidup bukannya akan menjadi manusia hidup yang dimana manusia masih aktif berada di dunia atau bumi lalu selalu mendapatkan Quiz lalu menjawabnya untuk mencari tahu jawaban yang sebenarnya !" Ucap Machi


Semua orang terkejut dengan yang Machi simpulkan tentang arti dari WQO.


"Machi ini seperti kamu mengetahui apa yang musuh pikirkan !" Ucap Yuna dengan wajah sangat terkesan


"Tunggu sebentar kalau saat ini seperti permainan WQO berarti Game Over itu !" Ucap Kevin dengan nada panik


"..[Baron akhrinya sadar dengan tujuan Yuuto]..Saat ini bukan dunia ini mengalami bahaya yang sangat besar jika benar hal itu akan terjadi bukannya akan terjadi pembantaian massal bahkan lebih besar dari Peristiwa WQO !" Ucap Baron dengan wajah panik


"Berarti kejadiaan itu bisa terjadi..[Merasa mual].." Ucap Lisa


"Lisa tahan jangan memikirkan hal itu !" Ucap Eina


Ran-Ran, Vino dan Ruina hanya bisa terdiam karena jika hal tersebut benar-benar terjadi yaitu meledakkan kepala semua orang seperti permainan WQO.


"Kalau tidak salah aku mendengar sebuah kata organisasi dari ucapan Yuuto yang dimana organisasi ini memaksa Professor Agurame Asura untuk melakukan pembunuhan massal yang sudah terjadi saat itu !" Ucap Yuna dengan pelan-pelan


Suasana menjadi suram karena semakin mereka mencari tahu semakin mereka mengetahui kebenaran dari tujuan Yuuto bahkan rasa takut mereka tidak dapat disembunyikan lagi saat mendengar kata Game Over.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2