World Quiz Online

World Quiz Online
Chapter 117: Tragedi Di Mulai


__ADS_3

Tahun 2034, akhirnya mereka berempat berhasil mentransfer memory dari satu monyet ke monyet lain dan keberhasilan tersebut sudah sangat bagus karena tidak terjadi penolakan maupun kegagalan namun ini adalah saatnya.


"Nisuta...Yamada...Agurame...dan...Yuu...Maafkan aku !" Ucap Hiru Okama dengan tekad yang kuat


"Kenapa kamu minta maaf Hiru ?" Tanya Nisuta


"Kekuasaan dan kekuatan saat ini berada di tanganku bukankah begitu Voice Head !" Teriak Hiru


"Lakukanlah Hiru Okama !" Ucap Voice Head (Suara di kepala Hiru)


Terdengar suara dari setiap sudut Rumah Lab/Gedung Lab yang sepertinya Hiru Okama sudah mengaktifkan bom.


"Saat ini kalian bertiga tidak akan bisa kemana-mana karena tempat ini sudah aku berikan sensor dan alat pemicu bom yang berada di ibu jariku jadi dengarkan aku atau kalian akan mati di sini !" Ucap Hiru


Mendengar hal tersebut Nisuta sangat marah kepada Hiru hingga dia memukulnya dengan keras.


"Bajingan kamu Hiru...[Memukul wajah Hiru]...Aku akan membunuhmu !" Teriak Nisuta


"Hahahaa, bunuhlah aku Nisuta Kazuto..[Teriak Hiru]..Jika kamu membunuhku otomatis Gedung ini akan langsung meledak dan akan membunuh anakmu !" Ucap Hiru Okama


"Dasar kamu Bajingan...[Memukul wajah Hiru dengan keras]...Cepat nonaktifkan Bomnya !" Ucap Nisuta


"Tidak akan kulakukan Nisuta !...Sampai tujuanku terselesaikan baru aku akan melepaskan kalian." Ucap Hiru Okama


"...[Melempar tubuh Hiru]...Tujuanmu itu jelaskan kepadaku...[Wajah marah] !" Minta Nisuta sambil marah


"Tujuan pertama sudah sukses tetapi tujuan keduaku tidak berjalan dengan sempurna karena dia sama sekali tidak mempunyai sifat yang sama sepertiku jadi aku akan membangun sifatnya supaya sama sepertiku !" Ucap Hiru Okama


"Siapa yang kamu maksud dengan dia ?...[Hiru membisikan ditelinganya Nisuta "Anakmu, dasar bodoh !]...[Amarah Nisuta begitu tinggi hingga ingin membunuh Hiru tetapi dia pingsan karena Hiru menggunakan stun gun untuk melumpuhkan Nisuta]...Hiru kamu tidak akan kumaafkan !" Ucap Nisuta sambil terbata-bata


"...[Mendekati Nisuta]...Sayang bangun !" Ucap Yamada


"Senior bangun...Bangun Senior !" Ucap Agurame

__ADS_1


"Kalian berdua berisik sebaiknya kalian tidur seperti Nisuta...[Menggunakan Stun Gun kepada Yamada]...Giliranmu Asura...[Menatap dengan keji dan dingin] !" Ucap Hiru


Mereka bertiga pingsan karena terkena Stun Gun sedangkan Yuuto masih dibiarkan untuk melihat semua yang akan Hiru lakukan kepada keluarganya seperti halnya Hiru saat dia masih kecil yang hanya bisa melihat kedua orang tuanya di bunuh.


Hiru meletakkan mereka bertiga di ruang terpisah sedangkan Yuuto diberikan tempat khusus untuk melihat dari monitor supaya dapat melihat mereka bertiga. Hiru melakukan ini semua untuk menanamkan sifat yang sama seperti Hiru yaitu tidak bisa melakukan apapun di saat keluarganya sedang dalam bahaya.


Nisuta, Yamada dan Agurame pingsan selama satu hari penuh karena tegangan Stun Gun yang Hiru berikan lumayan tinggi sehingga membuat mereka tertidur begitu lama dan waktu selama itu sudah membuat Hiru dapat menyelesaikan rencananya.


"..[Memakai sarung tangan dan masker]..[Mengambil kursi lalu meletakkannya di depan Nisuta yang sedang terikat di kursi]..Sudah bangun jenius !" Ucap Hiru


"Aghh..[Kepalanya sakit]..Hiru apa yang sedang kamu lakukan..[Menggerakan tangannya namun tidak bisa]..Hiru..[Menatap dengan tajam ke arah Hiru]..Dimana Yuu ?" Tanya Nisuta


"..[Kaget]..Hahahaha, Nisuta kamu sungguh bodoh saat ini nyawamu sedang berada di tanganku dan kamu menanyakan hal itu daripada dirimu saat ini !" Ucap Hiru


"Aku sudah biasa seperti ini walaupun nyawaku sudah terancam akan mati, aku tidak perlu takut karena aku sudah merasakan hal lebih buruk daripada ini !" Ucap Nisuta sambil menatap tajam ke arah Hiru


"..[Hiru hanya bisa terkejut mendengar itu semua]..Kamu mengingat itu semua Nisuta bukannya kakekku sudah menutupi itu semua dari ingatanmu ?" Tanya Hiru


"Ingatanku kembali ketika nyawa Yuu terancam dan aku tidak bisa melakukan apapun tiba-tiba aku teringat akan diriku yang seperti dia yang hanya bisa diam dan menuruti semua yang orang tuaku mau..[Menghela napas]..Jadi Hiru kamu akan melakukan apa kepada Yuu dan aku pastikan tidak akan memaafkan dirimu jika itu membahayakan dirinya !" Ucap Nisuta


Cuplikan chapter 89.


"Hiru aku pastikan akan menyelesaikan Project ini dan aku pastikan setelah Project ini selesai aku akan ********* ******* **** ******** !" Ucap Nisuta


"Project belum selesai..[Hiru terdiam]..Hiru kita telah dibodohi oleh suara yang ada di kepala kita !" Ucap Nisuta


"Apa maksudmu ?" Tanya Hiru yang belum yakin akan ucapan Nisuta


"Kamu mengatakan Voice Head jadi aku sudah tahu bahwa ini semua adalah perbuatan dia bukankah begitu Hiru Okama !" Ucap Nisuta


"Jadi kamu ingin memberitahu kepadaku kalau Voice Head juga berada di kepalamu dan mengatakan masa depan kepadamu ?" Tanya Hiru


"Benar semua Project ini sudah dia rencanakan dan aku hanya mengikuti alurnya karena Voice Head memberitahuku kalau aku akan bahagia dimasa depan bersama dengan Yamada karena itulah aku mengikuti perkataannya namun itu semua bohong, dia hanya ingin memanfaatkan diriku untuk menjalankan suatu rencana yang dia inginkan !" Ucap Nisuta

__ADS_1


Tiba-tiba kepala mereka berdua terasa pusing dan terasa berat.


"Tampaknya dia marah karena rencananya terbongkar !" Ucap Nisuta


"Aghh..[Mendengung]..Hentikan Voice Head !" Ucap Hiru


Sebuah gambaran mata dengan penuh kekejaman dan kejahatan tertampil di dalam kepala mereka yang sampai membuat mereka berdua merinding bukan main.


"Tampaknya aku tidak punya pilihan lain, Nisuta kamu memang seperti apa yang aku bayangkan dan aku senang karena aku mempunyai kemiripan denganmu dan sisanya kemiripan dengan Yamada sedangkan Hiru kamu adalah sosok yang aku banggakan saat dulu tapi ini semua adalah takdir kita, benar ini semua takdir kita karena menciptakan Project Transfer Memory !" Ucap Voice Head di kepala mereka berdua


Nisuta dan Hiru terdiam bukan main karena Voice Head memberikan sesuatu di ingatan mereka yang membuat wajah mereka keringat dingin dan penuh akan penyesalan.


"..[Menangis]..Benarkah itu terjadi, tidak mungkin aku melakukan itu semua dengan tanganku !" Ucap Hiru yang melihat sesuatu di masa depan yang akan datang


"..[Menangis]..Sepertinya kamu akan masih hidup di masa depan..[Tersenyum]..Hiru jalankan rencananya dan juga buat idealisme yang kamu punya menjadi kenyataan..[Tidak kuat akan masa depan yang akan datang]..Entah berapa kali ini sudah terjadi tapi tanganku sendiri yang akan membunuh Yamada sesuai dengan perintah Voice Head demi masa depan yang cerah bukankah begitu Hiru !" Ucap Nisuta


"..[Hiru semakin menggila dengan kenyataan yang dia terima]..Aghhhhh, Nisuta..[Terduduk di lantai]..[Menangis]..Jadi aku tokoh antagonisnya..[Tertawa]..Hahahah, ini sungguh lucu dan kamu bilang ini takdir..hahahha..takdir yang begitu kejam untukku dan aku tidak akan kuat menerima itu semua..[Menangis]..Yang aku inginkan adalah balas dendamku tercapai dan aku ingin dunia ini menjadi seperti yang aku inginkan..[Kepalanya menggila]..Cukup, berhenti mengeluh semua ini sudah tidak masuk akal..banyak sekali yang harus aku lakukan !" Ucap Hiru


"Aku tidak tahu siapa kamu Voice Head tapi saat ini jika kamu tidak menghapus ingatan Hiru, takdir akan berubah !" Ucap Nisuta


"Aku sudah tahu itu hanya saja aku ingin melihat apa kalian siap menerima kenyataan yang akan datang dan tampaknya Hiru sudah tidak kuat akan kenyataannya lebih baik aku memberikan ingatan tentang tujuannya sendiri dan perlahan aku akan membimbingnya !" Ucap Voice Head


"Terima kasih jika ini memang takdir kami, aku menerimanya tapi pastikan..[Tersenyum]..Saudara bodohku ini ikut bahagia ketika tujuannya tercapai !" Ucap Nisuta


"Itu akan tercapai jadi lebih baik kalian berdua melupakan ini !" Ucap Voice Head


"Sepertinya aku tidak akan bisa memberitahumu ketika Porject selesai jadi Hiru tetaplah tegar !" Ucap Nisuta


"..[Menatap Nisuta dengan tangisan]..Nisuta !" Ucap Hiru


Mereka berdua langsung pingsan ketika bangun semua yang Voice Head katakan, Nisuta dan Hiru tidak mengingatnya dan melakukan apa yang semestinya yang terjadi di waktu saat ini yaitu mencapai tujuan Hiru.


Entah siapa Voice Head yang mengetahui masa depan Nisuta dan Hiru tapi yang pasti Voice Head benar-benar berasal dari masa depan dan ucapan yang Nisuta katakan saat Project selesai merupakan ucapan yang Hiru sangat inginkan untuk mempertahankan mentalnya.

__ADS_1


Semua berjalan semestinya di timeline waktu saat ini.


Bersambung...


__ADS_2