
"Agustus 2034, hari ini kami akan memberikan sebuah berita yang akan membuat seluruh penduduk Jepang senang bukan main..[Tertawa]..Maaf atas ketidaksopanan saya karena saya adalah salah satu orang yang memilih beliau sebagai Pemimpin Pemerintahan Jepang dan inilah sebabnya saya sangat bahagia ketika beliau telah terpilih..[Bicara terus terang]..Perlu kalian ketahui bahwa beliau yang membantu desa saya sehingga bebas dari kesulitan ekonomi !" Ucap Perempuan Pembawa Berita
"..[Panik]..Jangan berbicara seperti itu nanti akan timbul keributan..[Melihat ke arah kamera]..Maaf atas perilakunya..[Menundukkan kepalanya]..Mohon maaf !" Teriak Pacarnya
Tiba-tiba siaran berita di jeda selama 5 menit ketika jeda sudah selesai terlihat perempuan tadi sudah kembali profesional.
"..[Menyusun kertas]..Maaf atas sikap saya yang tadi..[Tangan dekat mulut lalu pura-pura batuk]..[SFX: Batuk]..Berita hari ini adalah berita tentang terpilihnya Pemimpin Pemerintahan Jepang yang bernama Tuan Kyojuro saat ini beliau telah resmi di pilih oleh seluruh rakyat Jepang. Rakyat memilih beliau karena sikapnya yang peduli terhadap sesama tanpa memandang status walaupun beliau sering marah tapi rakyat tahu kalau beliau marah terhadap orang yang korup dan tidak peduli dengan rakyatnya sendiri, sekian dari saya terima kasih sudah mendengar berita hari ini !" Ucap Perempuan Pembawa Berita
Siaran berganti ke pusat berita.
"Maaf atas kekacauan tadi dan dari yag tadi dibicarakan bisa kita ketahui kalau negara kita sudah mendapatkan pemimpin yang luar biasa tidak seperti pemimpin dulu jadi para pemerintah meminta partisipasi rakyat untuk memajukkan negara bersama-sama !" Ucap Pacarnya Perempuan tadi
Terlihat seorang pria dengan tubuh yang kurus sedang baringan di sofa rusak sambil makan beberapa keripik menonton televisi.
"Pemimpin yang luar biasa..[Berdiri]..[Meregangkan tubuhnya]..[Berjalan menuju kulkas]..[Terlihat ada noda berwarna merah kental di setiap lantai]..[Membuka kulkas]..Ahhh, tidak ada lagi makanan..[Berpikir]..[Menghela napas]..Waktunya berburu rumah lagi !" Ucap Helix
Ketika Helix hendak keluar terlihat sejumlah mayat dengan tubuh yang terpotong-potong dan beberapa organ keluar berhamburan, Helix menginjak-injak mayat tersebut sebagai jalan keluarnya dari rumah itu.
Bisa kita ketahui kalau mayat yang ada di rumah itu adalah mayat manusia yang mana merupakan keluarga yang baru menikah atau lebih tepatnya pasangan muda.
Helix keluar dari rumah itu dengan wajah yang melas dan tatapan dingin kepada dunia luar, tidak lupa dia membawa koper yang isinya belum diketahui.
"Hari ini enaknya ambil rumah besar tapi jauh atau rumah sedang tapi dekat..[Berpikir]..Kedua-duanya menurutku menarik..[Tersenyum jahat].." Ucap Helix lalu dia turun tangga
Pagi mulai berganti menjadi siang kini Helix sudah sampai di rumah sedang yang baru dia katakan dengan memakai topeng purge sambil memegang koper, dia mengetuk pintu rumah sebanyak tiga kali.
"..[Membuka pintu]..Siapa..[Kaget melihat topeng purge]..Dude kamu membuatku kaget saja..[Memegang topeng Purge]..Dude ini belum hari Halloween dan kamu memakai kostum itu dasar aneh..[Menutup pintu dengan keras].." Ucap Pemilik Rumah
Sekali lagi Helix mengetuk pintu itu sebanyak tiga kali namun pria itu membuka pintunya dengan berbicara kasar.
"Dasar bajin*an aku sudah bilang hari ini bukan Halloween, apa kamu tidak mendengar ucapanku..Ohhh..Bagaimana kalau kamu tuli jadi tidak mendengar apa yang aku ucapakan kalau begitu..[Mengambil kertas lalu di tulis "Pergilah banci"]..Seharusnya kamu dapat membaca itu dasar bodoh !" Ucap Pemilik Rumah
"..[Membaca tulisan di kertas lalu menatap pemilik rumah]..[SFX: Tusukan]..[Pemilik rumah di bagian perut berdarah]..Trick Or Treat !..[Tertawa]..[Mengeluarkan pisaunya].." Ucap Helix
"Tolong...Tolo..[Mulut di tutup Helix dengan kain basah]..Ummm !" Ucap Pemilik Rumah
"..[Melihat beberapa sepatu yang tergeletak di lantai]..[Menarik mayatnya pemilik rumah
Di sebuah kamar terdengar sebuah lagu rock dengan nada nyaring, seorang pria duduk menonton televisi di ruang tamu dan seorang perempuan sedang mandi di kamar mandi semua itu bisa Helix rasakan.
"Luk cepat sini kamu akan ketinggalan hal yang menarik..[Sedang menonton film]..Luk ayolah, aku tidak mau mengulangnya ketika kamu kembali jadi cepatlah !" Ucap Temannya Pemilik Rumah
"..[Meletakkan mayat Luk di dapur]..[Menekan jakunnya]..Tidak apa teruskan saja, lebih baik menonton tanpa memberhentikannya !" Ucap Helix dengan suara Luk
__ADS_1
Helix duduk di sofa sembari menonton film sedangkan temannya Luk tidak memperhatikan wajah orang yang duduk di sebelahnya.
"Hey dude biasakan nyalakan lampu dan perhatikan suasana rumah nanti ada pembunuh masuk rumah !" Ucap Helix dengan suara Luk
"..[Tertawa]..Kawan kamu terlalu penakut..[Makan popcorn]..Aku tidak takut dengan namanya pembunuh kalau memang ada yang datang pasti aku akan menyiksanya dengan memotong beberapa bagian tubuhnya !" Ucap Temannya Luk
"Dude kamu sungguh keren, aku tidak sabar melihatmu menyiksa pembunuh yang ada di rumah ini !" Ucap Helix dengan suara Luk
"..[Tertawa]..Kalau ada..[Mengambil popcorn dengan tangan kirinya namun]..Aduh, kenapa tanganku terasa perih..[Melihat tangannya yang mana jarinya telah terpotong semua]..Aghhhh..[Menahan pergelangan tangannya]..Kawan bantu aku cepat !..[Gemetar bukan main melihat sosok di sampingnya].." Ucap Temannya Luk
"..[Mengeluarkan jarinya dari genggaman tangannya]..Ayo kita bermain !" Ucap Helix dengan suara aslinya
"Haaaa !..[Terjatuh ke lantai]..Siapa kamu..[Panik]..Apa yang kamu lakukan kepadaku, pergilah !" Teriak Temannya Luk
"Hey tadi tidak seperti ucapanmu yang barusan bukannya kamu akan menyiksa pembunuh yang ada di rumah ini..[Mengeluarkan jari di genggaman tangan kanannya].." Ucap Helix
"..[Melihat jari kakinya]..[Panik]..[Kesakitan]..Agghhhh, berhenti tolong berhenti..[Menangis]..Aku berbohong jadi lepaskan aku biarkan aku hidup, tolong jangan siksa aku !" Ucap Temannya Luk
"Hmm..[Menarik mayatnya Luk dari dapur]..Ajak dia bicara dan aku akan berhenti melukaimu !" Ucap Helix lalu melempar tubuhnya Luk ke tubuh temannya
Temannya Luk gemetar dan ketakutan melihat kondisi Luk yang mana usus dan beberapa organ lain keluar dari perutnya.
"Cepatlah bicara dengannya !" Ucap Helix
"Apa yang kamu katakan sudah jelas Luk sudah mati dan kamu mau aku bicara dengannya jangan..[Marah]..Bercanda bajin*an kalau berani lawan aku tanpa benda tajam, dasar penge..[Suaranya tidak keluar]..[Panik]..Apa yang terjadi !" Gumam Temannya Luk
Berusaha mengeluarkan suara namun darah keluar dari lubang di tenggorokkannya dengan cepat Helix bermain tangan dan menunjukkan ginjal milik temannya Luk yang mana dia tidak sadar kalau sudah terluka.
"Kotor sekali..[Membuang ginjal]..Kamu seorang perokok kalau begitu lebih baik kamu mati secara perlahan seperti rokok yang kamu konsumsi untuk tubuhmu itu..[Meninggalkan temannya Luk dengan nadi di tangan di belah hingga mengeluarkan darah tanpa henti]..Ahh, aku hampir lupa..[Melirik ke arah temannya Luk]..Trick Or Treat !" Ucap Helix
Helix pergi ke kamar mandi dengan membawa tubuh Luk dengan perlahan dia membobol pintu kamar mandi hingga terbuka lalu masuk dengan perlahan. Terlihat seorang wanita mandi dengan menggunakan shower tiba-tiba Helix mempunyai ide untuk mengejutkan wanita ini.
"..[Bernyanyi]..[Memakai sampo]..[Menggosok di kepala]..[Mematikan shower untuk sementara]..No, not gonna die tonight..We've gotta stand and fight forever..[Menggosok rambutnya].." Ucap Wanita Mandi Yang Sedang Nyanyi
Helix menyambut selang shower lalu meletakkan selang itu tepat di lambungnya Luk yang isinya asam lambung lalu tiba-tiba mata wanita ini terkena sampo yang membuatnya matanya perih karena itu dia menyalakan shower tepat di bagian matanya untuk menghilangkan sisa sampo namun keluar asam lambung yang mana membuat matanya terbakar dan wajahnya juga ikut memanas.
"Aggghhh..[Menarik gorden]..Agghh !" Teriak Wanita Itu
"..[SFX: Bersiul]..Fyuhh, nice body..[Memukul kepala wanita itu hingga jatuh ke bak mandi]..[SFX; Brakk]..[Mengenai kepala hingga pingsan]..[Membuang mayat Luk]..[Menarik mayat wanita tadi]..Selanjutnya yang terakhir !" Ucap Helix
Helix menaiki tangga menuju kamar lalu dia memeriksa bagian jalan melalui lubang kunci yang mana terlihat pria sedang bernyanyi.
"Hmm..[Menggunakan tubuh wanita tadi]..[Menekan jakunnya]..Bisakah kamu pelankan suara speaker itu !" Teriak Helix menggunakan suara wanita di kamar mandi
__ADS_1
"..[Menghela napas]..Aku bilang jangan ganggu aku..[Memeriksa lewat lubang kunci]..[Melihat tubuh bugil dari teman wanitanya]..[Sesuatu berdiri]..[Membuka pintu]..Ada apa ini..[SFX: Tertusuk]..Ugghh !" Ucap Pria Rock dengan muntah darah
Helix menusuk perut wanita di kamar mandi hingga tembus mengenai perutnya pria rock lalu Helix memutar pisaunya layaknya jarum jam seketika pria rock tumbang ke lantai sedangkan wanita berteriak kesakitan dan terbangun dari pingsannya.
"Ehh, ternyata nice body masih hidup lalu bagaimana dengan pria rock..[Menendang kepala pria rock]..Hmm, kalian berdua masih hidup..[Tersenyum di balik topeng]..Kalau begitu bagaimana kita sedikit bermain sulap !" Ucap Helix
"Uggghhh..[Muntah darah]..Dasar bajin*an beraninya kamu menggunakan cara licik seperti ini !" Ucap Pria Rock
Helix menyeret mereka berdua turun ke ruang tamu lalu mengikat mereka berdua di kursi sambil dengan tubuh bugil.
"Baiklah sekarang kalian bisa buka mata..[Membuka tutup mata]..Tenang aku sudah menutup luka kalian dengan jahitan dan aku ingin kalian melihat trik sulapku !" Ucap Helix
"Apa yang kamu lakukan kepada kami !" Teriak Pria Rock
"..[Menangis]..Lepaskan aku tolong lepaskan aku..[Menangis]..Akan aku berikan segalanya kepadamu baik itu uang maupun tubuhku asal aku bisa hidup !" Ucap Wanita Kamar Mandi
"Hmm, aku tidak tertarik berhubungan badan karena itu tidak menyenangkan untukku lebih menyenangkan bermain sulap kalau kamu melihatnya dan tahu bagaimana aku bisa melakukannya akan aku bebaskan kalian berdua !" Ucap Helix
Mereka berdua setuju dan mulai memperhatikan dengan saksama trik dari Helix.
"..[Menyembunyikan tangannya di kain lalu meniup]..Fuhhh..[Membuka kain yang mana di tangannya ada sebuah telapak tangan]..Jeng-Jeng lihatlah !" Ucap Helix
"..[Melihat telapak tangannya yang hilang dan mengeluarkan darah]..Agghhh..[Memberontak dengan rasa sakit]..Agghhh !" Teriak Pria Rock
Tiba-tiba televis memberikan sebuah berita.
"Berita hari ini saya ingin semua pemilik rumah untuk lebih waspada karena ada seorang psikopat dengan memakai topeng purge sedang berkeliaran mencari mangsa saat ini dia masih menjadi buronan dan atas kesaksian para warga sudah ada sebanyak 20 orang telah meninggal dunia dengan kondisi yang sangat sadis dan salah satu korban yang menjadi siksaan untuk psikopat ini memberitahu kepada kami kalau Psikopat dengan topeng purge ahli menggunakan sulap yang mana kata korban sulapnya sangat aneh dan mampu mengambil semua bagian tubuh manusia dengan cepat tanpa diketahui, entah apa ini efek dari trauma atau ketakutan tapi para polisi akan mencari psikopat ini sampai ketemu lalu memberitahu kejadian aslinya. Sekian dari saya terima kasih lalu berita selanjut..." Ucap Pembawa Berita yang tiba-tiba di matikan oleh Helix
"Ahhh, aku harus pergi dari sini atau aku akan tertangkap lagipula aku sudah bersenang-senang selanjutnya rumah besar lalu dengan kalian sebaiknya aku selesaikan dengan cepat !" Ucap Helix
"Tolong berhenti jangan bunuh aku !" Teriak Pria Rock
"Siapapun tolong aku siapapun !" Teriak Wanita Kamar Mandi sambil menangis
"Berisik sekali asal kalian tahu aku ini lebih suka orang yang pendiam daripada berisik sepertimu dasar perusak suasana !" Ucap Helix
Tiba-tiba polisi menendang pintu dengan kuat hingga hancur membuat seluruh pasukan polisi mengepung Helix.
"Ehhh, keadaan yang tidak terduga..[Mengangkat kedua tangannya]..Namun kalian terlambat karena..[Memperlihatkan jantung di kedua telapak tangannya]..Aku sudah membunuh mereka berdua..[Tertawa jahat].." Ucap Helix
"..[Marah]..Kepung dia jangan kedipkan mata kalian tetap fokus sekarang setelah kita menangkap dia dan membawanya ke penjara segera kita akan memberikan hukuman mati untuk Helix Si Magic Killer !" Teriak Komandan Polisi
Helix melepaskan topengnya lalu tersenyum gembira.
__ADS_1
"Ahhh, aku tidak sabar di penjara nanti..[Tersenyum jahat]..Hahaha" Ucap Helix
Bersambung...