Alternative/Overwatch

Alternative/Overwatch
Gog Magog vs Panthera (Bagian VI)


__ADS_3

"Ok, ada yang mau menyerah?" Tanya Tenzin melihat ke teman-temannya yang malah siap bertarung.


"Jangan melawak disaat seperti ini, Tenzin!" Bentak Nishimiya. Kali ini Master Mind Coat miliknya mengeluarkan banyak sekali manna dari sekujur tubuhnya. Kerikil-kerikil di sekitarnya mulai terangkat.


"Oh iya, maaf." Kata Tenzin dengan wajah takut dan menyesal karena menanyakan hal yang bodoh seperti itu.


"Ada yang punya rencana?" Mori mengetukkan gadanya ke tanah


Armor Hanoman pun terpakai secara otomatis di tubuhnya. Jenghis pun memulihkan diri menggunakan manna miliknya untuk memulihkan baju kirinya yang hampir lepas karena tusukan Smith tadi.


"Yuki, Mori, dan aku akan melawan Smith, sisanya kalian mau melawan siapa terserah. Ayo!" Kata Jenghis langsung menerjang menyerang Smith.


"Tindakan bunuh diri." Kata Smith dengan nada mengejek. Smith memutar-mutar kayaknya seperti kincir dan berusaha menebas dengan tebasan vertikal. Tapi Jenghis yang memiliki Class Chariot bisa berlari dengan cepat dan menghindarinya. Jenghis berusaha menarget untuk menusuk perut Smith. Tapi Smith tahu, dengan mengambil tindakan yang tepat Smith menggunakan tangan robotnya menjadi perisai bundar untuk menangkis tusukan Jenghis.


Meskipun berhasil di tangkis tapi Smith sempat terdorong ke belakang sebanyak 2 langkah.


"Pisah mereka! Mereka memiliki job class yang berbeda-beda. Jangan biarkan mereka bekerja sama." Perintah Yuki membantu Jenghis mendorong Smith menggunakan kemampuan kecepatan supernya. Smith mundur 4 langkah menahan dorongan Yuki.


"Masih belum cukup, gadis-gadis!" Kata Smith dengan bangga.


"Kalau begitu.... Bagaimana dengan ini!!!!" Mori yang melompat dan berada di udara mencengkram rahang Smith dan mendorongnya seperti sedang melakukan lempar cakram. Kali ini Smith terhempas menabrak tembok-tembok di belakangnya dan meninggalkan banyak lubang pada banyak dinding.


Tiba-tiba Smith meluncurkan dari lubang itu seutas rantai dengan ujung berupa bilah pedang. Yuki yang mengetahuinya, segera menebasnya sehingga bilah itu malah menancap di langit-langit.


Jenghis berlari ke arah Smith untuk menyerangnya diikuti Mori yang dibelakangnya. Ketika mereka berusaha menyerang bersamaan, serangan mereka terkena blocking. Terdapat sebuah barrier yang melingkup Smith.


"Barrier?!" Smith menoleh ke arah NPC pejuang kadal mumi yang menggunakan zirah prajurit Aztec itu.


"Ulahmu ya..." Melihat Mori lengah karena menoleh, Smith segera memukulnya menggunakan bagian pipi bilah mata kapaknya ke arah Mori. Suaranya benturan nya sama seperti gong yang dipukul. Smith pun menarik rantainya kembali.


Tapi rantai itu tidak hanya menarik bilah pedangnya kembali tapi juga membawa Yuki yang berpegangan kepada rantainya. Yuki kali ini mengincar batang leher Smith. Smith yang mengetahuinya segera mengarahkan bagian pipih mata kapaknya ke wajahnya untuk melindungi daerah kepalanya. Yuki pun berputar-putar seperti gasing mengayunkan pedangnya yang sangat cepat untuk menghancurkan barrier dan menyingkirkan kapak milik Smith.

__ADS_1


Mengetahui barrier itu menghalangi Shizuku mengambil inisiatif untuk berubah menjadi monster kuda untuk menyerang Shaman Lizard. Tapi tiba-tiba Shizuku merasakan ada yang menembakkan panah ke arahnya. Secara reflek Shizuku menebas sesuatu di udara dan terdengar seperti ada yang mengenai bilah pedangnya.


Shizuka kemudian menoleh ke arah White Angel yang mencoba melindungi Shaman Lizard dengan menembakkan panah yang tak terlihat ke arahnya.


"Cih!" Gerutu Shizuku. White Angel mencoba menembakkan anak panah yang tidak terlihatnya lagi ke arah Shizuku. Ketika ingin melepaskan panahnya, White Angel seperti dipaksa jatuh dan berlutut ke lantai. Nishimiya menarik gravitasi disekitar White Angel ke bawah sehingga White Angel tidak bisa menembakkan panahnya. Tapi White Angel memiliki level 95. Nishimiya cukup kesulitan untuk membuatnya tetap berlutut di tanah.


"Uuggh!!....Tak akan......kubiarkan! Tenzin!" Kata Nishimiya kewalahan. Tenzin pun melompat ke arah White Angel untuk menyerangnya.


"Maafkan aku, nona malaikat cantik!!!!" Jerit Tenzin dengan air matanya yang bertebaran di udara yang kalau dilihat malah bikin jengkel.


Tenzin terlempar menabrak tembok.


Shizuku yang terkejut melihat Tenzin terlempar menabrak tembok segera tahu kalau serangan itu berasal dari Shaman Lizard yang melemparkan magic skill : fireball ke arah Tenzin.


Dengan segera, Shizuku mengubah bagian pinggangnya menjadi badan kuda sehingga lebih cepat ketika berlari. Sang Shaman Lizard yang mengetahui dirinya terancam melepas sihir barrier nya sehingga membuat Smith tidak terlindungi.


Mengetahui efek barrier nya hilang, Smith menangkap tebasan Yuki yang sangat cepat dan menghantamkan nya ke arah Jenghis dan membuat ruang latihan menjadi hancur dan berdebu.


Shaman Lizard itu pun segera menyerang Shizuku menggunakan beberapa magic skill jarak jauhnya tapi itu tidak membuat Shizuku berhenti berlari ke arahnya.


"Woi! Siapa saja!! Cepat habisi malaikat ****** ini!!!! Aku sudah tidak sanggup menahannya!!!!" Jerit Nishimiya. Mendengar Nishimiya menjerit dan White Angel sebentar lagi terbebas, Tenzin segera berlari ke arah White Angel untuk menebas kepalanya.


Cakar Tenzin sudah dipertajam dan diperkuat dengan manna.


"Pukulan terakhir untukmu, nona malaikat!!!!"


Darah bersimpah. Tapi itu bukan darah dari White Angel. Nishimiya begitu terkejut dan syok bukan main melihat apa yang dia lihat. Tiba-tiba leher Tenzin mengucurkan banyak sekali darah.


"Eh?" Tenzin sendiri juga bingung apa yang sebenarnya terjadi. Tenzin juga memuntahkan banyak sekali darah dari mulutnya. Suaranya tidak bisa keluar. Karena merasakan pusing yang luar biasa dan tidak bisa bernapas Tenzin dengan segera terjatuh dan tergeletak di tanah.


Nishimiya yang sangat syok melihat kejadian itu membuatnya reflek meneriakkan nama Tenzin.

__ADS_1


"TEEEEENZIIIIIINNNN!!!!!!!!" jerit Nishimiya yang sampai menggema ke seluruh ruangan.


Tenzin kejang-kejang dan meronta-ronta sambil memegangi lehernya yang terdapat lubang tusukan karena tidak bisa bernapas. tenggorakan dan kerongkongan nya putus. Tapi lama kelamaan gerakan nya pun menjadi pelan seperti tidak bertenaga.


Nishimiya berlari sekuat tenaga mendekati Tenzin yang sudah tergeletak lemas. Tapi langkahnya terhenti dengan sosok yang tiba-tiba muncul di dekat Tenzin berbaring. Sosok itu adalah Ghost Assassin. Dialah yang menusuk batang leher Tenzin dari belakang sehingga mengakibatkan luka fatal di lehernya.


"Kau!..... Kau......!! TIDAK AKAN KUMAAFKAN!!!!!!!" Jerit Nishimiya dengan penuh keputusasaan. Dengan sangat murka bercampur sedih manna Nishimiya meluap seperti ledakan. Ghost Assassin tanpa sempat bertindak tergantung diudara. Nishimiya kemudian mengambil sekitar 5 senapan dari lemari senjata menggunakan kekuatan psikisnya dan diarahkan moncong senapan-senapan itu ke arah Ghost Assassin.


"MATI KAAAAAUU!!!!!!!" Dengan sangat brutal, Nishimiya menembakkan 5 senapan itu ke arah Ghost Assassin. Tapi Ghost Assassin dengan cepat berubah menjadi wujud tembus dan tidak terlihatnya.


Mengetahui Nishimiya tenggelam dalam kemarahan dan menjadi tidak fokus, White Angel mengarahkan panahnya ke arah Nishimiya. Mengetahui itu, Shizuku yang ingin menghabisi Shaman Lizard segera berbalik dan berlari ke arah Nishimiya.


Panah pun terlepas dari tapi busurnya. Dengan cepat Shizuku mendorong Nishimiya sehingga tembakan panah White Angel meleset dan hanya mengenai tanah.


"APA YANG KAU LAKUKAN, SHIZUKU?!!! JANGAN MENGHALANGIKU!!!!" bentak Nishimiya.


"Begitukah caramu berterimakasih kepada orang yang sudah menyelamatkan nyawamu?" Dengan kesal Shizuku menanyainya.


Ghost Assassin pun secara tiba-tiba dan mengejutkan sudah berdiri dihadapan mereka. Pedangnya yang bersimpahkan darah Tenzin siap untuk digunakan untuk menebas Nishimiya dan Shizuku.


"Sudah kubilang...... JANGAN MENGHALANGIKU!!!!!" Dengan sangat marah Nishimiya melempar Shizuku hingga dia membentuk salah satu samsak yang berdiri di pojok ruang latihan.


Aura manna milik Nishimiya mulai berubah warna. Yang awalnya berwarna pink cerah menjadi berwarna ungu gelap dengan listrik yang menjalar-jalar di sekujur tubuhnya.


Ghost Assassin dengan cepat bertindak dan mencoba menebas Nishimiya selagi dia masih berdiam diri. Tapi dengan dahsyat Tanah pijakan Ghost Assassin hancur membentuk kawah karena tarikan gaya gravitasi yang Nishimiya buat.


Saking kuatnya tarikan gaya gravitasi itu, Kedua kaki Ghost Assassin bahkan sampai putus seperti kayu yang patah.


"Tak akan kubiarkan kau mati dengan mudah! Kau akan merasakan bagaimana rasanya kematian dengan cara yang paling menyakitkan dan yang paling hina!" Kata Nishimiya yang mulai suaranya mulai berubah seolah ada ribuan orang suara berbeda yang keluar dari mulut Nishimiya.


Nishimiya pun tertutup oleh bola hitam energi yang ia ciptakan hingga tidak terlihat. Ruangan mulai berantakan karena energi bola hitam itu yang sangat luar mengamuk seolah di dalam ruang bawah tanah ini terdapat tornado. Bola hitam energi itu pun menyusut hingga ukuran tak kasat mata kemudian meledak dan mengeluarkan gelombang kejut yang bahkan Smith dan Mori saja hampir terhempas padahal badan mereka besar-besar.

__ADS_1


Sesosok terbentuk dari bara api ledakan itu dan membentuk sosok wanita. Sosok berambut hitam panjang dengan beberapa helai rambut ungu, Memakai gaun yang lebar berwarna hitam dengan plat zirah berwarna hitam yang melindungi dada, lengan bawah dan kaki dari lutut ke bawah, menggunakan sarung tangan hitam, dan selendang berwarna hitam yang tersandang di bahunya. Sosok cantik namun lebih mengerikan daripada iblis. Nishimiya ber-evolusi karena emosinya.


"Jadi.... Mari kita mulai.... Upacara pemakaman yang hina untukmu." Kata Nishimiya dengan sangat mengintimidasi.


__ADS_2