Alternative/Overwatch

Alternative/Overwatch
PVP Para Pro Player


__ADS_3

"Gen, tujuan mereka juga adalah menghambatmu supaya Kraven bisa sampai ke Gate Of Shadow bersama dengan Yuna! Itu tujuan Envy melakukan kegilaan ini!" Teriak Alice dari dalam Barrier segi empat itu. Jadi begitu. Kurasa Envy cukup pintar untuk membuatku terkekang oleh rencananya. Dia bahkan tidak segan untuk menggerakkan 6 pemain berlevel 100 dari anggota Apocalypse untuk menahanku.


"Cih! Wanita ****** itu terlalu banyak berbicara." Serena ngedumel sampai-sampai aku bisa mendengarnya dengan jelas.


"Kalian tidak perlu turun tangan untuk menghadapi mereka berempat. Aku sendiri sudah cukup untuk membereskan mereka. Bantu Alice dan yang lain untuk keluar dari Barrier itu!" Perintahku. Tanpa banyak tanya Hideyoshi memukulkan tinjunya ke tanah di dekat dinding Barrier. Seketika dalam radius 1,5 km tanah disekitar pukulan Hideyoshi runtuh dan longsor. Formasi Barrier pun runtuh dan mengakibatkan Barrier pecah.


Ikaris, lindungi mereka. Perintahku melalui sambungan empati.


Tanpa banyak tanya, Ikaris berteleport di dekat Alice dan yang lain.


" Tak akan kubiarkan!" Kata Mukbang berlari ke arah Ikaris. Mukbang segera memasang cincin andalannya, Water Drive. Item magic dengan tier Epic dan sedikit dimodifikasi. Memungkinkan penggunanya untuk mengendalikan air disekelilingnya dalam jumlah dan skala yang besar. Modifikasinya adalah permata di bibir cincinnya. Permata itu berfungsi mengatur kepadatan air yang dikendalikan penggunanya dari wujud gas hingga bentuk es batu.


Tiba-tiba tubuh Mukbang berhenti bergerak. Iya, aku menembakkan sekitar 10 pedang dari belakangnya.


"Percuma Valon! Zirah ini berfungsi untuk menanggalkan semua wujud serangan fisik apapun!" Kata Mukbang dengan bangga.


Master, Jangan khawatirkan mereka! Biar saya urus gumpalan lendir ini! Kata Ikaris melalui telepati. Aku rasa jika Mukbang akan sangat tersinggung ketika Ikaris mengucapkannya dengan sangat lantang seperti orang bodoh.


Tanah pun bergetar begitu hebat. Retakan mulai melebar. Dari sela-sela retakan menyembur air yang sangat besar seperti ombak di laut. Ikaris pun mempersiapkan kuda-kuda untuk bertarung dengan listrik dan petir yang keluar dari aura tubuhnya.


Mengambil kesempatan ketika aku lengah, Screw you dan Exile menyerangku dengan sangat barbar. Kecepatan tebasan mereka sama-sama sangat sulit di prediksi. Aku harus segera memisahkan mereka dan menyingkirkan salah satu dari mereka terlebih dahulu. Serangan mereka membuat seluruh daerah sekitar menjadi lebih berantakan. Bahkan kamarku di istana terpotong menjadi 3 bagian.


Aku dengan cepat mengambil senjata magic beratribut es dari inventory-ku. Kutebaskan secara sembarang untuk mengacaukan serangan beruntun mereka. ledakan es pun terjadi begitu dahsyat membuat Exile terjebak di dalam gundukan batu es dan membeku di dalamnya. Ini membuatku lebih mudah untuk menyingkirkan Screw you.

__ADS_1


Screw you segera menepis dan membuatku membuang senjata esku. Itu celahnya, kutampar dada Screw You dengan sangat keras dengan magic skill : Giant Negative Impact. Serangan yang membuat penggunanya menghancurkan semua item yang disentuhnya dan membuat efek yang terkena mengalami stunt. Tapi sayangnya Perfect Protection termasuk item kelas Legendary dan memiliki resistensi dari serangan magic skill. Exile sebentar lagi terbebas dari efek cool stun-nya. Ku keluarkan artefak es berlevel 100 sehingga menambah dampak semua attack point dari semua atribut jenis es.


Serena yang mengetahui artefak itu segera menembakkan panah api untuk menghancurkan artefak itu. ketika tembakkannya di lepaskan panah Serena terpantul karena panahnya menabrak sesuatu. Atalanta dengan cermat membidik anak panah Serena sehingga anak panah Serena terpantul.


Serena yang merasa terprovokasi segera mengeluarkan gulungan rune, Blessing dan Manna Boost. Untuk meningkatkan keberuntungannya dalam membidik dan menstabilkan manna-nya supaya tetap utuh karena Busur X memakan banyak sekali manna penggunanya.


Dengan begitu Atalanta bersaing sengit dengan Serena sesama marksman. " Bisa-bisanya kau berpaling ketika menghadapiku, Valon! Material Art : Wind Blast!" Bentak Screw You. Serangan tebasannya memang bukan main. Bahkan permukaan tanah sampai hancur setelah dilewati tebasan pedang itu.


"Wall!" Kujulangkan permukaan tanah setebal 2 meter untuk melakukan bloking serangan Screw You. Bahkan batu setebal 2 meter terpotong dengan mudah.


" Naif sekali! Material Art : Defense Boost!" Tiba-tiba dari sampingku, Screw You siap melancarkan serangan. Dia tahu aku akan mencoba menyerangnya menggunakan Giant Negative Impact lagi.


"Material Art : Wind Blast!" 5 tebasan dalam satu kali tebas. Aku dapat menghindari 2 tebasannya tapi 3 tebasan lainnya membuat tangan kananku terkena damage.


Tapi mengingat barusan Screw You menggunakan Defense Boost damage dari Iron Maiden tidak terlalu efektif. Maka....


"Magic Skill : Widen Circle!"


"Magic Skill : Bind!" Kuikat Screw You dengan rantai yang keluar dari bawah Widen Circle. Tidak se-efektif menggunakan rantai surgawi tapi cukup untuk menahannya untuk sementara.


"Kurang aj-?!!" Screw You hampir memakiku tapi dia tercekik ketika melihat Item yang ku keluarkan. Pedang Enuma Elish.


"Terimalah penghakimanmu di hari penciptaan, Screw You." Manna Yang berpendar di bilah Enuma Elish meluas dan melebar hingga membentuk sebuah pilar raksasa. Screw You yang berhasil dari Bind juga segera menggunakan Skill andalannya. Pedangnya juga berpendar mengeluarkan aura berwarna emas dan membentuk pilar.

__ADS_1


"Kau ingin beradu pedang denganku, Valon?! Baiklah akan kuladeni!" Kata Screw You dengan penuh percaya diri.


"Enuma Elish!!!!!!"


" Fallen Heaven!!!!!!"


Bentak kami bersamaan meneriakkan teknik kami masing-masing.


Sudah lama aku tidak terkena damage sebesar ini setelah melawan Jester si Badut. Ledakan dari 2 manna pun terjadi. Gelombang kejutnya bahkan membuat setengah dari ibukota Blizzard merasakannya.


HP-ku bahkan hampir terkuras lebih dari setengah bar dan hampir menyentuh warna merah.


"Si-sial!.....kau seharusnya menguap menjadi uap setelah terkena Fallen Heaven......Tapi bagaimana bisa?" Screw You tampak curiga dari hasil adu kekuatan tadi. tentu saja.


"Kau pikir aku akan melawanmu dengan jujur dan adil. Bukan tanpa alasan aku menggunakan Bind dan Widen Circle. Meskipun cuma beberapa detik bekerja sebelum kau menghancurkannya. Aku berhasil mencuri MP milikmu setidaknya beberapa persen sehingga menurunkan damage Fallen Heaven. Jika aku tidak menguranginya sudah jelas aku akan game over." Jelasku.


"Hahahahahaha! Sebagai pemain kuakui kecerdikanmu. Tapi sebagai magic caster kau yang sudah kehilangan banyak MP adalah kesalahan fatal dan bodoh." Screw You pun bangkit dan berjalan perlahan ke arahku. Bilah pedangnya siap membelah kepalaku menjadi 2.


"Dengan begini julukan top player akan menjadi milikku." Setelah Screw You mengatakan kalimat itu. Darah muncrat begitu deras.


"Menggunakan item yang tidak sesuai dari job class tidak membutuhkan MP, tolol. Itu salah satu keunggulan Magic Caster dengan level tinggi. Kau tidak akan terkena pinalty dari item yang kau pakai selama kau bisa menggunakan magic skill untuk mengakali system. Keunggulan ini banyak yang tidak mengetahuinya bahkan Alice sendiri saja tidak mengetahuinya." Kataku.


Tubuh Screw You sudah tertusuk 8 tombak dari portal Babylon Treasure. Alasan aku menggunakan Iron Maiden juga bukan tanpa alasan. Iron Maiden membuat semua stat dari item kelas apapun akan menurun sampai 20% secara rata. Sehingga item Great Protection menjadi memiliki celah untuk diserang dan ditembus. cukup sepele tapi magic skill ini sering diremehkan oleh pemain TSO.

__ADS_1


__ADS_2